WANITA PELAMPIASAN 2

WANITA PELAMPIASAN 2
Milikku


__ADS_3

...🤍 Selamat Membaca 🤍...


...🍃🍃...


Mentari begitu indah menyambut pagi ini..


Zef terbangun dari tidurnya saat Alrm berbunyi.


Zaf Masuk ke kamar Meiri. dan melihat Meiri masih tertidur di atas tempat tidurnya.


Zaf menatap nakasnya. makanan itu masih utuh. Zaf mendengus kesal dengan sikap Mei.


Zaf membuka horden jendela. agar matahari bisa masuk. dan menggantikan cahaya lampu.


Zaf menaruh susu hamil untuk Meiri. dan duduk sebentar mengamati Mei. Zef kembali keluar dengan nampam yang masih utuh.


Meiri menggeliat dari tidurnya saat ada cahaya yang menyinari wajahnya.


Mei menatap kembali jendela itu.  "ihh.. sudah tidak bisa di buka."  gumam Mei dengan rasa sebal.


Lalu Mei segera bangun dan pergi ke kamar mandi. segera mengganti bajunya.  Mei keluar sudah memakai baju yang sudah di siapkan oleh Zaf yang ada dalam almari.


Mei kembali duduk dan menatap luar jendela.


Zaf masuk dengan membawa Nampan makanan untuk Mei.


Zaf melihat susunya masih utuh. Zaf tidak bisa untuk diam. jika melihat apapun yang Zef siapkan untuk Mei tidak di sentuh


"Mei.. minumlah.. demi anak kita" ucap Zef


Mei hanya diam tak menangganggapi ucapan Zaf.


Zaf mendekat dan menyentuh bahu Meiri.


"Meii.. minumlah.. kau jangan egois, itu demi anak kita?" ujar Zaf lagi


Mei menoleh menatap wajah Zaf.


"Apa kau bilang.? aku egois? kau tidak ngaca , kau yang egois . kau memaksaku untuk tinggal disini. padahal kau tau. jika aku tak mau tinggal di sini. siapa yang egois ? kau atau aku?" tanya Mei sedikit meninggi.


"Ok aku memang egois.. tapi aku hanya ingin merawatmu dan bayi kita. jadi beri aku kesempatan untuk itu Mei." ucap Zef


"tapi aku tidak menginginkanya. Aku masih bisa hidup tanpamu. Aku masih punya orang tua yang sanggup membiayaiku  jadi lepaskan aku." pinta Mei


"tidak.. aku tidak akan melepasmu. kau milikku sampai kapanpun kau tetap milikku." ucap Zaf lalu berdiri dan ingin segera keluar agar tak 


"KAU EGOISS.. KAU PARANOID.. KAU KEJAM.. KAU PRIA KEJAM. PRIA YANG PERNAH AKU TEMUI HANYA KAU PRIA YANG KEJAM AKU MEMBENCIMUUU." teriak Mei.


Zaf seketika menghentikan langkahnya dan berbalik ke arah Mei. Zaf dengan paksa mengangkat Mei ke tempat tidur. melepas paksa pakaian Mei.. "kau selalu memancingku untuk melakukan ini Mei." ujar Zaf sembari men**um bibir Mei..

__ADS_1


Mei berusaha mendorong Zaf. namun kekuatan tak sebanding dengan kekuatan Zaf.


Zaf kembali melampiaskan Emosinya dengan melepas hasratnya pada Mei.


Setelah selesei Zaf langsung keluar dari kamar Mei.


Mei kembali meringkuk. "lagi lagi dan lagi.. kau selalu melampiaskan Amarahmu dengan Hasrat. kau tidak pantas di sebut manusia. kau lebih pantas di sebut binatang yang yak punya hati." teriak Mei. Lalu meringkuk kembali. Mei benar benar tak tau apa yang ada di kepala Zaf.


Selalu saja begitu melampiaskan Emosinya.


Mei malah semakin membenci Zaf. Dirinya tak mau melihat lagi wajah Zaf..


Mei berdiri dan masuk kamar mandi. Mei menyalakn air dalam Bathroop dan segera berendam. Mei ingin melepaskan sejenak semua masalahnya dengan berendam di air hangat.


Zaf masuk ke dalam kamar Meiri dan mencari keberadaanya.


Zaf menatap pintu kamar mandi yang tertutup.


"Mei.. apa kau di sana?" tanya Zaf Sembari ngetok ngetok pintunya.


Tak ada sahutan. Zaf segera membuka paksa pintu BRAAKKK.... "Meii.." panggil Zaf saat melihat Mei tengah tertidur di Bathroop. Zaf mengangkat Mei dan Memakaikan pakaianya.


Mei terbangun saat merasakan tubuhnya merasa hangat. Mei mengerjap ngerjap Matanya. mendapati dirinya berada di pelukan Pria yang tak di kenal.


Mei hanya menatap benci wajah pria ini.


Mei lagi tenang di samping Zaf. itu karena daya ingat Mei sudah menurun.


...🍃...


kadang dia nurut sama Zaf. kadang dia berontak dan mengeluarkan semua kebencian terhadap Zaf.


Malam begitu larut. Zaf datang dan mendapati Mei tengah duduk termenung.


"Mei.. kau sedang apa?" tanya Zaf


Mei hanya menatap Zaf sekilas. dan tidak membalasnya.


Zaf mengupaskan buah untuk Mei. jika saat Mei tenang dan lupa akan siapa dirinya. Mei akan menerima semua perlakuan baik Zaf. Dan itu membuat Zaf senang. tapi juga hawatir.


Senang karena Mei mau menuruti yang di bilang Zaf. termasuk makan.


Tapi Zaf juga hawatir. jika Keadaanya seperti ini terus. kemunginan besar Mei akan mengalami gangguan kejiwaan.


seperti malam ini. Zaf memberi Mei buah dan menyuapkanya. Mei menerima suapan Zaf. Mei begitu menikmati perlakuan baik Zaf.


"Sudah Mei?" tanya Zaf


Mei hanya diam. lalu dirinya kembali berbaring untuk tidur.

__ADS_1


Mei selalu merasa ngantuk dan lelah. padahal dirinya tidak melakukan apapun


...🍃...


Hari sudah pagi.


pagi ini Keadaan Mei kembali seperti Awal bertemunya Zaf. Daya ingat yang normal


Meiri terbangun karena merasaka. perutnya yang begitu lapar.


Meiri terbangun. seperti biasa Zaf sudah menyiapkan Kebutuhanya di atas Nakas.


Meiri nggan meraih makanan yang di siapkan Zaf. bukan apa apa.. agar pria itu bosan dan membenci Meiri lalu mengusir Meiri.


Mei terduduk di depan Jendela.


pintu kamar terbuka dan Zaf masuk. melihat Mei terduduk di tepi jendela. dan melihat nakasnya. lagi lagi Zaf di buat kecewa oleh ulah Meiri.


Ingin sekali Zaf memaksa Meiri untu makan. namun Hatinya mengatakan jangan.


Zaf mendekat ke Meiri..


"Mei.. segitu bencikah kau padaku?" tanya Zaf.


Mei diam dan tak menyahut pertanyaan Zaf.


"Mei.. ok... jika kau benci aku itu tidak apa apa. setidaknya kau beri anak kita makan. kau jangan Egois." ucap Zaf lagi.


Lagi lagi Mei hanya menatap Zaf tanpa ingin memblas. karena jika Mei menjawab sudah tentu pria itu akan marah dan berahir di tempat tidur.


Zaf merasa geram dengan Mei..  dirinya mengepalkan  kedua tanganya. ARGGHHHH... Bughhh... teriak Zaf sembari memukul dinding. sehingga membuat dinding itu bergetar.


Mei begitu takut Saat Zaf berteriak dan menghantam dinding. Mei menangis histeris.. Mei ketakutan dan meringkuk.


Lalu Zaf jongkok dan mensejajarkan dirinya pada Mei.


"kenapa kau lakukan ini Mei? Aku hanya ingin merawatmu, merawat anak kita. tapi kau selalu menghukumku dengan membuat Aku emosi.. kenapaaa??" Bentak Zaf


"hikkkzzz... hikkzzz..  Jangann.. jaangaann.. Aku takuutt.. lepaskannn akuuhhh.." tangis Mei


"Kenapa kau memperlakukan aku seperti ini Mei?" Teriak Zaf lagi.


Dan lagi Zaf tak bisa mengendalikan emosinya  Zaf langsung melepas pakasa pakaian Mei..


Zaf kembali lagi melakukan itu.


...Bersambung....


🍃

__ADS_1


(kak.. jangan di bullyng yaa.. Emang saya membuat alur yang agak menegangkan dan bikin emosi. tapi jujur Saya sebenarna juga tak tega dengan tokoh Meiriska. tapi mau bagai mana lagi.)


__ADS_2