WANITA PELAMPIASAN 2

WANITA PELAMPIASAN 2
Hujan


__ADS_3

...🤍Selamat Membaca 🤍...


Mei mendongak menatap Zaf.


Mei Menggeleng. Mei akan menghabiskan 2bulan ini hanya bersamanya.


Zaf merasa lega dengan penolakan Mei. sebenarnya Zaf hanya ingin mencoba Mei. jika masih merindukan orang tuanya.


"Besok kita nonton di bioskop yaa." ujar Zaf. Mei mendongak menatap Zaf.


"ada film yang baru rilis di bioskop. Toy Story. Apa kau mau?" tanya Zaf


Mei mengangguk. ada wajah bahagia yang terpancar dari Bibir Mei.


Mereka kembali duduk. Zaf pergi ke dapur untuk mengambil jus dari kulkas.


Ingin Sekali Zaf menanyakan tentang Clara padanya. Namun Zaf ingat jika keluarga nya sangat terpukul atas musibah itu.


"Haruskah aku cerita tentang Clara oada Mei? atau aku diam saja. seolah seolah tidak tau." batin Zaf.


🍃


Malam sudah semakin larut Zaf tengah duduk di ruang kerjanya.


Banyak sekali pekerjaan Zaf kali ini. Mei masih setia duduk di sofa ruang kerja Zaf.


"Mei kalo sudah ngantuk tidur dulu nggak apapa." ujar Zaf


Mei menggeleng. dirinya tetap menunggu Zaf selesei.


Hampir 2 Jam Mei menemani Zaf. sesekali dirinya menguap karena begitu sangat mengantuk.


Zaf pun segera menyudahi pekerjaany. saat melihat mata Mei yang berusaha di buka. Melihat hal itu Zaf jadi gemas pada Mei.


"Sudah.. ayo kita tidur." ajak Zaf


Mei pun segera bangkit dan berjalan menuju kamarnya.


Sampai di kamar Mei segera membaringkan tibuhnya. Begitu juga dengan Zaf.


Seperti biasa Zaf akan menjadikan tangan kirinya sebagai bantalan kepala Mei. dan tangan kananya di gunakan untuk memeluk pinggangnya.


"Tidur Mei." ucap Zaf

__ADS_1


Mei mulai memejamkan matanya. tidak butuh waktu lama. Mata Mei pun terpejam.


Zaf menatap wajah Mei. Zaf baru menyadari jika Wajah Mei ada miripnya sama Clara. entah itu beneran atau Zaf yang mulai terbayang dengan wajah Clara.


"Cla. maafin aku. Aku tidak tau jika hidupmi begitu sulit." Batin Zaf.


"Cla.. aku berjanji padamu. selagi aku bisa menjaga Mei. aku akan selalu menjaganya." ucapnya dalam hati. Zaf mengecup kening Mei begitu lama. tak terasa buliran hangat membasahi kelopak matanya. Zaf teringat akan semua perilaku buruknya pada Mei.


🍃


Mendung menyapa pagi ini. cuaca yang dingin membuat dia insan yang berada di kamar dengan nuansa putih itu. enggan untuk Bangun.


Mereka masih tertidur di atas tempat tidur King Size dengan berbalut selimut tebal.


Hingga Suara petir telah mengagetkan mereka berdua.


Zaf melihat arloji yang ada di atas nakas. "ternyata sudah jam 8pagi" gumam Zaf.


Zaf segera beranjak dari tidurnya. dan segera membersihkan dirinya di kamar msndi.


Setelah ritual selesei Zar segera keluar dan pergi ke dapur 


Zaf membuatkan Susu dan juga roti bskar untuk Mei.


Zat kembali berkutat dengan sayur mayurnya.


"Duduk Mei dan segera minum susu juga Rotinya." ujar Zaf


Mei duduk dan menikmati sarapan yang di siapkan Zaf.


Mei berdiri dan membawa sepotong roti untuk Zaf.


"Zaf.. buka mulutnya." ucap Mei


Zaf pun membuka mulutnya. dan Mei menyuap sepotong roti untuk Zaf.


Mei tersenyum saat melihat Zaf mau membuka mulutnya.


Zaf menatap tajam senyum Mei. Mei pun mulai gemetar ada rasa gelisah.


Zaf memajukan wajahnya di depan wajah Mei..


Zaf mengecup bibir Mei dengan lembut. begitu juga dengan Mei.

__ADS_1


Mei membuka mulutnya yang membuat Zaf leluasa menguasai Bibir Mei. kecupan yang tadinya lembut kini berubah jadi Ciu*an yang menuntut untuk keduanya 



Mereka saling menautkan bibir mereka hingga Mereka tidak ada akses untuk mengambil nafas.


Zaf melepas kan bibirnya mereka segera menghirup udara sebanyak banyaknya.


"Mei.."


...Mei tau yang di ingin Zaf. Mei memeluk Zaf dengan begitu erat. ingin sekali dirinua mengucapkan kata. "Aku mencintamu". namun bibir ini begitu berat. ...


Zaf membawa kembali Mei dalam pelukanya. Dan menggendong ke dalam Kamar.


Mei kembali terbuai dengan sentuhan Zaf.  Semenjak kejadian Malam itu Mei selalu merindukan sentuhan lbut Zaf.


Zaf menci*um wajah Mei. dan kembali menguasai bibir Mei yang manis 


Hujan di luar semakin deras. membuat dua insan yang berada dalam ruangan bernuansa putih kembali meneguk madu. Nimatnya Pergumulan pagi ini.


Zaf mengh*ap nipel Mei. dan melu*atnya. Zaf meninggalkan jejak merah di dada Mei. dan kembali mengecup seluruh tubuh Mei .


Aahhh.. Zaff..


Zaf tersenyum mendengar rintihan Mei. Zaf melebar paha Mei dan mengelus wanitanya dengan lembut. "kau sudah basah Mei." ucap Zaf


Wajah Mei memerah saat ketahuan bagian bawahnya sudah basah.


"kau jahat." ucap Mei


Zaf kembali men*ium bibir Mei. "Maaf.. kau yang menggoda dulu." ujar Zaf


Mata Mei melotot Lebar. Namun Zaf segera mengusai Kemarahan Mei dengan memainkan jarinya di wanitanya.


Cd yang belum terlepas membuat sang empunya merasa geli geli nik*at.


Zaf pun melepas pakaianya dan juga pakaiam Mei. Zaf kembali menghujani Ciu*an untuk Mei.


...🍃...


Kini mereka telah berada di klinik terapi wanit hamil. Zaf masih setia menemani.


__ADS_1


Menemani Mei bukanlah beban untuknya. Melainkan suatu kebahagiaan. kebahagiaan yang tidak akan terulang kembali.


...Bersambung...


__ADS_2