
**Banyak Typo Bertebaran ๐
...๐ค Selamat Membaca ๐ค**...
"Aku telah di perkosa lagi dengan orang yang sama. sebenarnya apa salahkuu?" tangis Meiri
"Pria Bia*ap itu telah memperkosaku lagiย dan lagi. Aku benar benar benci pria itu." hikzzz...
Meiri kembali memungut pakaian dan ingin segera pergi.
Meiri pergi ke salah satu taman. dirinya benar benar tidak bisa mempertahankan kehormatanya.
Meiri duduk dengan meringku di bawah pohon dan kepalanya menunduk di atas tumitnya.
Hikkzzz... "Aku sudah benar kotor. Aku ingin mati saja. Aku tak ingin melihat bayangan pria itu lagi."Hikzzz...
Meiri berdiri dan kembali berjalan. dirinya tak ada tujuan mau ke mana. mobil ramai berlalu lalang.
Meiri tetap melangkah di trotar. Meiri teringat senyum bahagia ibunya.
Yaa ibunya adalah sumber kekuatanya. Jika dirinya gagal mempertahankan kehormatanya . setidaknya dirinya tidak ingin mematahkan kebahagiaan ibunya.
"Ibuuhhh... Maafin Meii.. Ibuu Mei ingin pulang saja." tangisnya.
Meiri sudah berada di depan apartemenya.ย Meiri segera menghapus air matanya.
Meiri masuk apartemenya. kedua sahabatnya tengan berduaan dengan pacarnya mereka masing masing.
"Meiii.. kau kenapa? kau menangis lagi?" tanya Raya dan segera menghampiri sahabatnya.
"Akuhh akuhh kangen ibuku Ray." jawab Meiri berbohong.
Raya menuntun Meiri ke dalam. dan segera memberi sedikit rasa nyaman.
"Ceritakan Mei.. apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Raya.
Denna masuk kamar dan membawakan air buat Meiri.
"Aku tidak tau.. aku kangen ibuu Ray." ujarnya masih menutupi. kejaduan terburuk pada dirinya.
"Apa kau akan pulang?" tanya Denna
Meiri menggeleng. tidak mungkin dirinya pulang. Bagaimana nanti kedua orang tuanya.
Meiri sudah meminta kedua orang tuany untuk berhenti bekerja. dan Meiri yang akan mencukupi kebutuhan mereka berdua.
"Kalo begitu.. Ceritakan apa yang terjadi padamu Mei.. kau berubaj saat kepulanganmu dari pesta iru ?" tanya Raya
Meiri belum bisa menceritakan musibah yang menimpa dirinya.
Meiri hanya berharap jika Pria brengsek itu tidak menibggalkan miliknya di rahim Meiri.
karena jika sampai terjadi. Meiri benar benar telah membuka irang tuanya kembali.
Meiri ingat ingat betul. betapa hancurnya kedua orang tuanya.saat mendapati putri sulungnya telah mengahiri hidupnya dengan sangat tragis.
...๐๐...
Satu minggu setelah kejadian itu.
Meiri Berniat mengajukan surat perpindahan kerja.
__ADS_1
karena Meiri benar benar tak bisa terus di kota ini.
Dirinya akan menjauh dari Pria yang sudah memperkosanya dua kali.
Setelah proposal pengajuan perpindahan selesei.
Ahirnya Meiri di pindahka ke kota yang lain. kota yang lebih maju.ย
Meiri bersyukur. perpindahanya di percepat. Meiri juga dapat rekomend pekerjaan sampingan setelah di rumah sakit.
Meiri benar benar ingin menata hidupnya kembali.
beruntung Meiri langsung mendapat teman teman baik.
...๐๐...
Suatu hari
"Den.. Ray.. maaf yaa aku harus ninggalin kalian. aku dapat tawaran kerja di kota lain." ucapnya
"kok mendadak sih Mei.?" Tanya mereka berdua
"Ini kesempatan yang bagus untukku Ray. Aku tidak boleh menolaknya." Ujar Mei
"kami pasti akan merindukanmu Mai."ucap Denna
Merekapan saling berpelukan untuk berpisah. "Aku pasti akan datang kesini jika libur." ujar Meiri
"kamu jaga dirimu baik baik yaa di sana." ucap Denna
Meiri mengangguk. dan mereka pun mengantar kepergian sahabatnya.
Tangis haru perpisahan pun memenuhi kesedihan Mereka. baru kali ini mereka berpisah.
Beruntung Meiri mendapat teman yang baik seperti Denna dan Raya. walau pergaulan mereka sangat bebas. namun mereka tidak ingin Meiri mengikuti jejak Mereka.
Meiri merasa lega telah pergi dari tempat yang banyak dengan kenangan buruk.
Meiri berharap setelah ini dirinya tak akan bertemu lagi pada pria itu.
Meiri menarik nafas pelan dan mengeluarkanya.
Meiri menghirup udara kebebasan dan ketenangan.
Meiri berharap di sini dirinya akan mendapatkan teman teman yang baik. seperti di kota kemarin.
Meiri melangkah menuju rumah kontrakan yang sudah dia cari lewat online. Meiri mencari kontrakan yang lebih dekat dari tempatnya dia bekerja.
Dokter Vanya telah merekomendasikan temanya untuk mempekerjakan Meiri.
Vanya meyakinkan Temanya. bahwa Meiri anak yang bertanggung jawab dalam pekerjaanya.
...๐๐...
Sudah satu bulan Meiri di tempat kerja yang baru. beruntung di sini Meiri mendapat teman yang baik.
Arnetta dan Freya adalah teman baru Meiri.
Meiri mudah mendapatkan teman baru. mereka akan menyukai Meiri setelah mengenalnya. Kelembutan dalam tutur katanya. membuat mereka nyaman bertema dengan Meiri
Ini adalah hari cuty mereka. Meiri dengan kedua temanya berjalan jalan untuk belanja.
__ADS_1
semenjak mempunyai teman Arnetta dan Freya. Mairi mulai mengubah penampilanya.
Mereka berbelanja pakaian dan juga mak-up.
Dirinya mulai memakai pakaian yang sedikit se*i. Meiri hanya ingin melupakan kejadian terburuk yang pernah dia alami.
lambat laun Meiri mulai melupakan pria bia*ab itu.
"Mei.."panggil seorang Pria
Meiri menoleh dan menatap tak percaya dengan orang yang ada di depanya.
"Aldrick " Pekik Meiri
"Kau apa kabar Mei?" tanya Aldrick
"Baik Al.. kenalin ini teman temanku. namanya Arnetta dan Freya" ucap Meiri
Merekapun saling mengenalkan.
"Mei.. apa kau ada waktu? aku pingin bicara sama kamu." tanya Aldrick.
Mei menoleh kepada dua temanya. Kedua temanya pun mengangguk.
Mei menepi dari kedua temanya dan berjalan ke tempat yang beda dari mereka.
"Mei.. maafin aku yaa.. atas sikapku waktu itu." ucap Aldrick
Mei tersenyum.. "Aku sudah memaafkanmu Al. tenang saja." jawabnya
"Mei.. apa kau mau melanjutkan hubungan kita?" tanya Aldric lagi
Meiri menatap Aldrick. dirinya belum bisa memberi jawaban. rasanya tidak mungkin menerima Aldrick kembali. setelah dirinya bukan wanita yang suci lagi. Meiri yang sekarang beda dengan Meiri yang dulu.
"Al.. maafin aku." ucapnya
...๐๐...
"Mei.. minggu depan kita ke club ya." ajak Freya
Meiri menimbang sesaat. sudah menjadi kebiasaan mereka saat ahir pekan akan pergi ke club malam. untuk sekedar karaoke atau minum minuman yang ringan.
Meiri belum terbiasa dengan minum minuman yang tinggi Alkohol.
"Ok aku usahain." ucap Meiri. Sebenarnya Meiri enggan mengikuti dua temanya. namun pergi ke club adalah salah satu hiburan yang akan melupakan segala urusan yang membuat dirinya stres.
Setelah mereka selasi makan. Freya dan Arnetta mengantar Meiri pulang ke kontrakanya.
Meiri masuk dan segera merebagkan tububnya.ย Meiri menatap layar ponselnya. sudah tiga hari ini Meiri tidak melakukan panggilan kepada kedua sahabatnyaย
Meiri menekan tombol kontak Raya. namun tak ada jawaban. dan beralih ke nomer Denna.
Denna juga sama.
Mei pikir mereka tengah bersenang senang dengan pacar mereka.
ahirnya Mei pun segera membersihkan dirinya. dan segera merebahkan tubuhnya.
Meiri menatap langit langit kamarnya. " ibu.. bagaimana kabar ibu?" tanya Mei pada dirinya.
Ibunya tidak memiliki ponsel. jadi Meiri tak bisa menghubungi orang tuanya.
__ADS_1
...Bersambung...