WANITA PELAMPIASAN 2

WANITA PELAMPIASAN 2
Salah Orang


__ADS_3

...🀍Happy Reading🀍...


"Ans.. Cepat cari Zaf. kasian Mei dan bayinya mereka butuh seorang bapak di sisinya" ujar Merlena.


Ansel segera menelpon nomer Zaf. namun sudah tidak aktif.


lalu Ansel menelpon seseorang untuk mencari tau Data yang masuk dalam penerbangan pagi ini.


"Putramu itu benar benar.. bikin aku kesel Ans." ujar Marlena


"Tenang.. Zaf pasti kembali pada Putra dan wanita yang dia cintai." hibur Ansel


Orang tua Mei pun datang setelah di jemput oleh Sopir dari Zaf.


"Ibuu..." panggil Mei yang masih terisak.


"Ada apa denganmu nak?" tanya Safia


"Di mana bayimu?" tanya Safia


Suster datang dengan membawa Baby Alf di tengah tengah mereka.


Kedua orang tua Zaf dan jufa Mei begitu bahagia melihat baby Alf yang menggemaskan.


Sesaat mereka melupakan Zaf. Namun tidak dengan Meiri. Meiri masih tetap


memikirkan Zaf.


...πŸƒπŸƒ...


Zaf sudah berada di bandara.


Zaf melepas kaca mata hitamya dan menyapu airmatanya dengan jari telunjuknya.


Zaf membuka ponselnya dan mengambil simcard nya. Zaf mematahkan simcard dan segera membuangnya.


Zaf kembali pada Zaf 6 tahun lalu. Zaf yang temperamental dan semaunya . Zaf akan kembali pada minumman yang setia.


Zaf kembali mengasingkan dirinya dari keluarganya.


Zaf segera beranjak ke pesawat yang sudah di pesan.


Zaf menatap bayangan Di belakang. Zaf Seolah melihat Mei tengah berjalan mendekatnya. namun saat di tunggu wanita itu bukan Mei.


lalu Zaf kembali melangkah. Zaf segera duduk menunggu Pesawat akan terbang.


Lagi lagi Zaf Melihat bayangan Mei. yang ikut duduk di sampingnya.


Zaf berusaha memejamkan matanya. Zaf telah di buat tergila gila pada Mei. hampir semua wanita yang di temui semuanya mirip Mei.


...πŸƒπŸƒ...

__ADS_1


Mei sudah berada di rumah kedua orang tuanya.


Karena badanya begitu tidak enak. Mei segera membersihkan dirinya. Mei akan mandi sebentar dan segera memakai baju yang yang lebih nyaman untuk di rumah. Mei membuka Almari bajunya. Mei kembali menangis. saat aroma Parfum Zaf ada baju bajunya. Mei mengambil salah satu bajunya dan memeluknya


"Zaf.. apa kabarmu di sana? apa kau bahagia dengan wanita itu?" tanya Mei


Oweekkk... oweekkk..


Mei segera tersadar dari lamunanya saat baby Alf menangis.


"Sayangnya Mama lapar yaa?" tanya Mei.


Mei segera merebahkan dirinya di samping Alf dan mulai menyusuinya. "Hanya kau sumber kekuatan Mama sayang. kita akan saling menguatkan." ujar Mei


Setelah Baby Alf tertidur Mei segera mandi. "Mei ada ibu Marlena." ucap ibunya sembari mengetuk pintu kamar putrinya.


Mei segera keluar dengan membawa Baby Alf .


"Cucuku.. makin berisi saja." ungkap Marlena dan langsung menggending Cucunya


"Bagaimana kabarmu Mei?" tanya papa Ansel


"Baik pa.." jawabnya


"Apa rencanamu selanjutnya." tanya Ansel


"Mei belum punya rencana. Mei masih ingin fokus dulu pada Alf." ujarnya


Mei mengangguk. "Apa Zaf tidak ada kabarnya Mei?" tanya Marlene. Yang di jawab dengan gelengan kepala.


"Papa sudah berusaha mencarinya. Papa sudah menyebarkan anak buah papa. tapi belum ada hasilnya. kamu yang sabar yaa." ucap Marlena


Mei mengangguk. Merekapun kembali berceloteh sama Baby Alf.


Hari sudah semakin Sore .


Ansel dan Marlena segera berpamitan. Karena Alf harus tidur.


...πŸƒπŸƒ...


Meii.. tungguu Meiii.. teriak Zaf dan berlari mengejar Mei. Dirinya hanya memakai piyama keluar dari apartemenya.


Setelah dekat Zaf mencekal pergelangan tangan wanita itu dan membalikkan badanya.


"Meii.. aku merindukanmu." ucapnya


"Maaf anda siapa? saya bukan Mei." ujar wanita itu


"Maaf saya salah orang." ucap Zaf lalu menunduk.


"Dasar orang aneh, gila." racau wanita itu

__ADS_1


Lagi dan Lagi Zaf telah salah orang. Zaf kembali terduduk lemas di trotoar jalan raya.


Zaf menunduk. dan kembali berjalan ke apartemen.


Zaf menjadi pusat perhatian orang orang yang berlalu lalang.


Mereka menatap Zaf aneh. rambut yang berantakan dan tanpa alas kaki.


Zaf baru menyadari jika dirinya tak memakai alas kaki.


Zaf segera mempercepat jalan pulang . Sesampai nya di apartemen Zaf segera membersihkan tubuhnya.


Setelah selesei ritual membersihkan tubuh. Zaf segera keluar untuk mencari makan.


Zaf kembali berjalan ke restaurant tempat terdekat dengan tempat tinggalnya.


Saat Zaf Mau nyebrang. Zaf melihat wanita dengan Menggendong bayinya.


Zaf segera berlari mengejar wanita itu. dan bibirnya mulai berteriak memanggil nama Mei dan Alf.


Namun wanita itu malah semakin cepat larinya. karena merasa takut. Dan Zaf semakin cepat mengejar. hingga wanita itu berteriak minta tolong.


karena jam makan siang, jadi banyak orang yang sedang berada di pusat kuliner.


Mereka pada keluar dan menolong wanita itu. Zaf pun di hajar ramai ramai karena mencoba mengganggu wanita istri dari Orang terpenting di kota ini.


Wanita itu Istri dari Walikota di tempat Zaf tinggal sekarang.


...πŸƒπŸƒ...


"Zaf... bangun. hikkzzz.. kita besarkan Alf bersama sama." tangis Meiri


Sudah selama satu minggu Meiri menemani Zaf yang masih belum sadarkan diri. Dengan telaten Mei merawat Zaf. Di samping nya ada box Baby Alf yang selalu Mei bawa.


Agar Zaf segera tebangun jika ada suara Mei dan juga tangisan Alf.


...πŸ‚...


Zaf di temukan anak buahnya Ansel. Mereka melihat rame rame di depan pusat kuliner kota.


Saat mereka mendekat. Mereka begitu terkejut Tuan mudanya sudah babak belur dan banyak darah yang keluar dari kepalanya.


Anak buah Ansel segera menghubungi Tuan. bahwa tuan Muda sedang kena musibah.


Merekapun membawa Zaf kerumah sakit. selama Satu minggu tidak ada perubahan.


Ansel segera memindahkan Zaf ke negaranya.


Ansel dan Marlena sepakat untuk mendekatkan mereka kembali. Karena bibir Zaf selalu memanggil nama Mei.


...πŸ‚...

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2