WANITA PELAMPIASAN 2

WANITA PELAMPIASAN 2
Bersama Sahabat


__ADS_3

...🤍Selamat Membaca 🤍...


Zaf membaringkan tubuh Mei dengan pelan. Dan bibirnya tak lepas dari pagutan bibir Mei.


Ci*man panas yang menuntut .


Zaf melepas pagitan bibirnya dan beralih turun ke gundukan dadanya. Zaf mere*as Payu*ara kenyal milik Mei.


Zaf melapas pakaian Mei dengan tetap mengulum nipel . Zaf melepaa pengat branya.


Tangan satunya menelusup di tubuh bawahnya. Jarinya mengelus Belahan wanita Mei yang masih dengan CDnya 


Oouhh..pekik Mei.


Zaf langsung meraih bibir Mei dengan bibirinya agar suara Mei tidak terdengar oleh orang tuanya.


Jari jari Zaf menelusup ke Lubang Wanita dan memainkan jarinya denan memaju mundurkan. Tangan satunya bermain dengan gundukan dada yang kenyal..


Zaf sudah tak bisa menahanya. dan segera melepas pakaian miliknya. dan melempar ke sembarang arah.


Zaf menuluspkan wajah di belahan paha dan Memsinkan lidahnya di sana.


Oouuhh.. Zaffhh..Ushhh.. Zaf memasukkan ke jantananya di Wanita Mei. Bless.. oouhhsss.. desa*n mereka berdua bersamaan saat panyatuan berhasil dalam dorongan kedua.


Zaf memainkan tempo nya sangat pelan.. Oouuhh.. Des*h Mei sat Zaf mencabut dan memasukkan kembali milknya.


Zaf membungkuk di atas tubuh Mei. Sambil mengh*sap Nepil Zaf juga memainkan Pinggulnya .


Zaf mengangkat Mei untuk didu di antara pahanya . Zaf menuntun Mei untuk ikut memainkan.


karena Mei masih awam jadi peainan Mei sangat lambat. Zaf memainkan dari bawah dan lebih cepat.


Oouhhh.. Desa*n mereka bersamaan saat Mei sudah berada di puncaknya  dan Zaf pun menyusul Meraih madu kenik*atanya.


Zaf langsung Memeluk Mei yang ada di atasnya. Menci*m bibirnya berkali.


Air percintaan itu meleleh keluar dari wanita Mei.


"Tidur Mei.. apa kau akan membersihkan dulu?" tanya Zaf


Mei kembali menggeleng. Mei sangat menyukai Posisi ini. Air cinta Zaf yang membanjiri tubuh dalamnya.


"Kenapa kau tak pernah membersihkan dulu Mei?" tanya Zaf


"Aku menyukainya Zaf. biarkan seperti ini." jawabnya.


Zaf krmbali memeluk Erat sang istri. dan kembali mengecup keningnya.



"Kalo begitu kamu harus memakai alat kontrasepsi Mei." usul Zaf


Mei mengernyitkan keninganya. "Apa kau tidak suka jika aku hamil lagi ?" tanya Mei


"Aku hanya tidak ingin kau hamil lagi. sedangkan Alv Masih terlalu kecil. kasian dia jika kurang perhatian." ujar Zaf


Mei diam. mencerna setiap ucapa Zaf. "tapi justru Aku suka punya anak banyak dan masih kecil kecil." balas Mei


'Jangan Dulu Mei.. Kasian Alv." sahut Zaf


Mei pun mengangguk. dan akan mempertimbangkan ucapan Zaf.


...🍃🍃...

__ADS_1


Satu minggu Sudah Mei berada di rumah orang tuanya 


Hari ini Zaf dan Mei memutuskan untuk kembali ke kota.


Karena cuty Zaf hanya 1 minggu.


tangis perpisahan antara Mei dan ibunya.


"Ibu jangan sedih. nanti Mei ke sini lagi." ujar Mei


"Ibu hanya selalu membayangkan kalian. Semoga Zaf bisa menjaga kalian dengan baik." balasnya


"Ibu.. Zaf akan selalu menjaga mereka untuk ibu. ibu jangan hawatir." ujar Zaf


"makasihh nak." balas ibu Mei. dan ibu Mei mengantar mereka sampai ke mobilnya.


Mereka segera berangkat dan si sopir segera melajukan mobilnya.


Mei menatap sang ibu dan bapaknya. hanya Mei lah anak satu satunya mereka.


"Mei.. jsngan sedih.. kalo keberatan kita akan membangun rumah di sini. agar kamu bisa berdekatan dengan orang tuamu." ujar Zaf sembari mengelus punggung Mei. Sedang Alv berada di pangkuan Zaf.


"Aku kasian pada Mereka Zaf." ujarnya.


Mei pun menyenderkan kepalanya di bahu Zaf. Dan dengan Rasa kasian mengelus punggung Mei.


...🍃🍃...


Pagi ini Zaf sudah bersiap ke kantor.


Zaf menghampiri Mei yang tengah berkutat di dapur. .


Zaf memeluk Mei pinggang Mei. "Zaf.." panggil Mei. Zaf tak berkuti tetap menopangkan dagunya pada Pahu Mei. "Zaf.."


Mei berbalik dan menatap Sang suami. Zaf tersenyum lebar pada Mei. Dan mereka saling pandang. Zaf berailih ke bibir mungil Mei. Lalu mendekatkanya Cupp.. Bibir Zaf mengecup bibir Mei.



"Sudah ?" tanya Mei


"Belum." jawabnya


Mei tersenyum geli dengan tingkah suaminya. Merekapun kembali berci*man. Hanya berciu*an. karena Zaf segera ngantor


"Zaf.. hari ini Aku mau ketemu temanku. boleehh??" tanya Mei


"Boleh.. tapi aku pulang kau sudah di rumah. biarkan Om Rocky yang mengantar." balas Zaf. Sembari memakai sepatunya.


Lalu Zaf berdiri dan kembali menci*m Mei. Sembari menyerahkan kartu ATM pada Mei.


"pakailah sesuai kebituhanmu. Pinnya Tgl lahir Alv " ucap nya


"Ti.."


"Jangan menolak Mei. itu untukmu." lalu kembali mengecup kening Mei.


"Aku berangkat dulu." pamitnya.


Mei mengecup kening suaminya. Lalu Mei segera masuk dan membangunkan Alv.



"Alv. bangun yuk. kita jalan jalan."ucap Mei.

__ADS_1


Namun Alv tetap tak bergerak. Mei menci*mi pipi Alv. hingga Alv pun terganggu dan langsung membuka matanya.


"Haii.. baby.." sapa Mei


Alv melenguh Sembari menarik tangan mungilnya ke atas. Sangat lucu sekali sangat menggemaskan. batin Mei.


Lalu Mei membawa Alv kedepan. dan memberi susu buat Alv.


Setelah suhu tubuhnya normal. Mei segera membawa Alf ke kamar mandi..


Setelah selesei Mei segera membawa Alv keluar. Mei akan bertemu dengan Denna Dan Juga Soraya. Teman yang masih setia dengan pacaran.



Mei pergi dengan di antar om Rocky sopir yang setia dengan keluar Zaf


Tak butuh waktu lama. Mei pun sampai di tempat tujuan dan celinguk an mencari Kedua sahabatnya.


"Meirii.." panggil Raya sembari melambaikan tanganya.


Meiri segera menghampiri kedua sahabatnya.


"Heii.. duh Alv ganteng banget." puji Denna dan langsung menoel pipi Alv.


Lalu menggendongnya Sedangkan Raya mengambilkan kursi bayi yang tidak jauh dari mereka.


Mereka pun Melapas rindu. Setelah lama tak bertemu. ahirnya Zaf memberi izin.dan harus pulang sebelum suaminya itu pulang.


Saat Mereka tengah Asyik bercanda .


"Meiriska.." panggil Seseorang dari belakang mereka


Sontak merekapun menolehkan kepalanya ke arah suara itu.


"Jose" Pekik mereka bertiga


Pria itu adalah Joseph. Teman semasa kecil mereka bertiga.


"Tidak menyangka kita bisa bertemu kembali." ujar Denna


"Kebetulan.. aku di kasih tigas papi untuk menyeleseikan pekerjaan yang di sini." balasnya


"Mei.. kau makin cantik aja" puji Jose


Mei hanya tersenyum. lalu mengambil Alv dari kursi babynya.


"Mei.. dia. ?" tanya Jose


"Ini putraku Jose." ucapnya srmbari mencium pipi Alv.


Jose diam terpaku. padahal rencana Jose setelah urusan pekerjaan papanya selesei. Jose berniat untuk pulang ke kampung halaman yang dulu. ingin melanjutkan hubungan mereka yang belum pernah di seleseikan.


Namun buat Mei hubungan mereka hanya sebatas teman saja tidak lebih.


"Oohh iyaa.. sepeetinya sudah hampir sore.Aku pulang dulu yaa.. Suamiku sebentar lagi pulang." pamit Mei pada tiga temanya.


"Mei.. tunggu.. aku ingin bicara sesuatu padamu." ujar Jose


"Sepertinya tidak ada yang perlu di bahas lagi Jose." ujar Mei.


Mei pun segera pergi. tidak ingin ada kesalah pahaman dari suaminya.


...Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2