WANITA PELAMPIASAN 2

WANITA PELAMPIASAN 2
Rintihan Seorang Gadis


__ADS_3

Hari ini Mei menghadiri undangan kepsek. Mei sudah tau pasti ujungnya Alv akan di keluarkan.


karena ini bukanlah kesalahan Alv yang pertama. Ini adalah sudah yang 4 kalinya.


Mei berjalan melangkah ke ruang guru.


dan bebar saja di sana sudah ada Papa mertuanya juga selaku Donatur Rutin Sekolahan Alv.


"Papa.." panggil Mai lalu mengecup punggung Ansel dan Juga Marlena.


di tengah tengahnya Ada Alv. "pasti Alv mengadu pada Kedua orang paruh baya ini." batin Mei. "Jika suaminya tau kalo Alv mengadu. pasti akan sangat murka." batinnya


"Duduklah Nyonya Zafindar." ucap kepsek mempersilahkan Mei untuk duduk.


"Apa yang di lakukan Keturunan Zavindar. kenapa kau harus mengumpulka di sini.?" tanya Ansel


"Maaf tuan. Kami hanya ingin meluruskan persoalan yang Menimpa cucu anda." Jawab Kep sek


"Katakan.. aku tak banyak waktu jika hanya duduk duduk di sini." tekan Ansel


Kemudian kepsek itu meminta maaf atas kejadian yang menimpa Alv. Setelah tadi pagi mendapat berita tentang orang yang sengaja membuat Alv menjadi buruk yang dangat berpengaruh pada perusahaan Ayahnya.


"Saya akan tarik cucu saya dari sekolah sini. dan saya akan menghentikan Sebagai Donatur tetap." tegas Ansel


Sedangkan Anak Andi sudah langsung di keluarkan.


"Ayoo.. kita segera tinggalkan tempat ini." Ajak Ansel pada keluarganya.


Mei, Marlena dan kedua anaknya ikut mengikuti sang kakek.


Ansel tidak suka jika anak turunnya di perlakukan tidak adil.


Menurut Ansel sekolah ini terlalu teledor menerima siswa. Tidak di lihat dari riwayat Kehidupan keluarganya.


Yaa Walaupun Ansel mempunyai Masalalu yang buruk.dirinya tidak ingin anak turunnya mengikuti jejaknya.


Ansel sudah menyiapkan sekolah yang baru untul Alvaro dan Azkana.


Di sana sudah ada Zaf. Yaa Zaf pun sepakat memindahkan sekolah Alv.


...🍃🍃...


Dua bulan kemudian


Alv berjalan dengan gagah dan rambut yang basah karena keringat. yang sangat menambah ketampanan Alv.

__ADS_1


Yaa Alv habis mengikuti kegiatan Exkulnya dengan bermain Volly. Alv lebih suka olah raga Volly di banding dengan basket.


Alv tidak suka jika dirinya di tatap oleh para gadis gadis yang super cerewet.


Brughhh... Auhhh..Rintihan seorang gadis yang bertabrakan dengan Alv.


"Sorry.. Sory.." ucap Zaf.


Gadis itu hanya menatap sekilas. "Tidak apa apa kak." jawabnya


Lalu Gadis itu segera pergi meninggalkan Alv yang masih terbengong.


Alv mendengkus pelan. lalu melanjutkan langkahnya. Sebelum Alv melangkah kakik Alv menginjak sesuatu. Alv pun segera mengambilnya.


"Haii Alv.." sapa James. sahat Alv yang baru.


"kenapa lo mukamu panik gitu?" tanya Nickolas.


"Nggak.. gue nggak papa." jawabnya


Alv pun segera memasukkan sesuatu yang terinjak tadi.


"Ke kantin Yuk." ajak Samuel pada ke tiga sahabatnya.


"Ayukk.." ujar Nicko dan James . sedangkan Alv. dirinya hanya mengangguk.


"Al.." panggil Arnetta. Wanita yang selalu ngejar ngejar Al.


Arnetta pun bergelayut di lengan Al. "Isshh apaan sih. jauhin tangan lo dari gue." tegas Al.


"Iihh kenapa sih Al ? apa gue kurang cantik? kenapa lo selalu ngehindar daei gue ?" tanya Arnetta


"Dengarr.. gue di sini untuk belajar. bukan mainin cewek. Jadi menjauhlah dari gue." ujar Al.


Arneta pun berdecih kesal dengan sikap Al. Namun Arnetta tetap membuntuti Al. dan duduk di sampingnya.


Al merasa jengah dengan Arnetta. selalu saja dia keras kepala.


"Maora." panggil Seorang pria yang tidaj asing di telinga Al. siapa lagi kalo bukan Azkana. Adek Al yang bawel.


Al menoleh ke sumber suara itu. dan menatap Azka tengah berjalan dengan dua gadis. gadis satunya adalah wanita yang tadi bertabrakan dengan Al.


Yaa.. Azka dan Al. sudah berjanji pada mereka masing masing. jika di sekolahan mereka akan melakukan seolah olah tidak saling mengenal.


Jadi semua teman Al dan Azka tidak ada yang tau jika mereka adalah kakak beradik.

__ADS_1


Azka duduk di samping Maora dan di depannya ada dua gadis.


Mereka adalah satu kelompok belajar. Azka lebih menyukai berteman dengan Wanita. itu karena Azka tidak suka dengan gaya kehidupan teman teman prianya.


Al berdiri meninggalkan tiga sahabatnya. dan segera ke toliet. Setelah itu Ak akan segera masuk kelas untuk membereskan Buku bukunya.


Ini adalah jadwal terahir belajar. Arnetta datang dengan membawa minuman kesukaan Al.


"Al.. Nanti kita nonton yuk." ajak Arnetta


Al hanya menatap sekilas. lalu kembali melanjutkan kegiatanya.


Tidak bosan bosanya Wanita ini mengajak Al nonton. padahal Al selalu menolak.


"Berhentilah mengajak gue. karema gue nggak akan pernah pergi sama lo. dan sekarang cepat tinggalin gue." ucap Al penuh penekanan.


Lagi lagi Arnetta di buat kecewa sana Al. Arnetta menggigit bibir bawahnya. merasa marah dan kecewa untuk kesekian kalinya.


Arnetta berlari meninggalka  Al di kelas. Sedangkan Al hanya menatap sekilas kepergian Arnetta. lalu kembali ke buku bukunya.


Setelah bel pulang. Al segera pergi ke parkiran. di sana sudah Tiga temannya yang menunggu. Nicko, James, dan Samuel.


"Hai bro.. jadi nggak kita sore ini ke Clab?" tanya Nicko


"Sorry gue nggal bisa keluar." jawab Al


"Yaa elo Al. berhentilah menjadi anak mami. Kita habiskan ahir pekan ini di club. ngaak asyik lo Al." cerisos James yang di setujui Sam dab Nicko.


"Sampai kapanpun gue tetap akan jadi anak mama. jadi jangan pernah mengubah Nya." ujar Al.


Yaa.. Zaf pernah mengancam Al. jika dirinya tidak menuruti kata mamanya dan membuatnya bersedih. maka Zaf akan memberi hukuman Pada Al. dengan tidak memberi fasilitas apapun selama Satu tahun.


Tentu saja Al dan Azka menurut. Karena mereka berdua sadar jika papanya sangat mencintai mamanya. jadi mereka berdua tidak berani membantah.


Al segera masuk ke mobilnya. dan segera menyalakan Mesinnya.


"Al.. tungguu.." teriak Wanita yang begitu kencang. Namun Al tidak mendengarnya. karena Al segera menyalakan musiknya.


"Ada apa sih Net. lo kok nggak bosen bosenya ngejar Al." tanya Sam


"Iyaa mending sama kita kita saja. " ujar James. Sedangkan Nicko. Nicko pun sama seperti Al. tidak menyukai wanita yang selalu mengejar priam


Zaf Melajukan mobilnya dengan kencang. Namun matanya mendapati seorang gadis yang bertubuh kecil. sedang di tarik tarik oleh beberapa wanita.


Ciiitttttt...

__ADS_1


Al menghentikan mobilnya secara tiba tiba


"lepaskan gadis itu." teriak Al dengan lantang.


__ADS_2