WANITA PELAMPIASAN 2

WANITA PELAMPIASAN 2
Nafas hangat


__ADS_3

...🤍Happy Reading 🤍...


Zaf Membawa Mei masuk. setelah merasakan hawa dingin yang dengan tiba tiba menyerang mereka berdua.


Zaf memasuki kamar Mei bersama putranya. Zaf menci*um ceruk leher Mei. dan memainkan lidahnya di telinga Mei.


"Zaf.. jangan sekarang" ujar Mei. Mei tidak ingin kedua orang tuanya mendengar keributan saat mereka berdua asyik Berci*ta. dan di tambah Saat melihat Alv juga tidur bersamanya .


Zaf tersenyum mengerti. lalu membawa Mei tidur di tempat tidur Alv. Mereka tidur bertiga di atas tempat tidur dengan ukuran 2 x 2 .


Zaf kembali tidur dengan nyaman dan tenang. saat dirinya berada di samping Mei.


Merekapun tak bisa memejamkan matanya. mereka sibuk denga  perasaan mereka masing masing.


Zaf yang di rundung rasa bahagia. karena bisa mendapatkan hati Mei seutuhnya.


Dan Mei Yang merasa bahagia sekaligus bimbang. "Apa Zaf benar benar sudah melupakan Kak Clara?" batinya. Namun saat mengingat ucapan Zaf tadi. Mei merasa tenang . Lagi pula yang menjadi saingan Mei adalah kakaknyasendiri dan kini telah tiada.


Mei membalilkan tubuhnya karena merasa kebas saat dari tadi dirinya hanya miring ke kanan.


Mei menatap Zaf saat wajah Mei berada tepat di depan wajah Zaf.


Mei menatap wajah Zaf dengan intens. "Alis tebal. bulu mata lentik. hidung mancung. dan rahang yang begitu tegas . namu ada sifat lembut dan penyayang itu. telah membuuatku benar benar jatuh cinta." gumam Mei pelan. Mei tidak tau jika Zaf mendengar. karena Zaf pun tak bisa sepenuhnya memejamkan matanya.


Cupp...


Mata Mei membola..saat menyadari yang di tatapnya itu juga menatapnya. dan mendengar gumaman Dari dirinya..


"ka..kauu..belum tidur?' tanya Mei sedikit gugup. dan menampakkan wajah yang begitu memerah.


"Nafas hangatmu telah membangunkanku" ucap dengan Satai .


"Maaf. " ujar Mei.


Zaf terdiam. "kenapa kamu juga belum tidur?" tanyanya 


"Aa..aku.. tak bisa tidur. karena terlalu sempit." ucapnya  yang dengan kesadaranya Mei memang sedang mengisir Zaf. agar pergi. dan Mei yang sedang di landa jantung yang berdegup begitu sangat cepat,  saat pandangan mata tajam Zaf pada dirinya.


"kalo begitu..besok kita akan kembali ke kota." ujarnya.


"Zaf.." panggil Mei

__ADS_1


"kita bisa ke sini lagi suatu saat nanti." ucapnya. Namun Zaf tetap Zaf. yang tidak peka dengan keadaan Mei yang sudah mengusir secara halus 


Zaf kembali memiringkan wajahnya pada Mei. lalu kembali mengecup bibirnya. "tidurlah.. jika tidak  aku akan memakanmu." ucapnya


Mei pun bergidik. lalu kembali ke arah yang semula.



Zaf tetap tidak mengindahkan tanganya dari pinggang Mei. dan kembali menelusupka  wajahnya di ceruk leher Mei.


Hingga membuat Mei tak bisa memejamkan matanya.


"Zaf.. jangan mengganggu. aku mau tidur." ujar Mei. namun yang di pangg pun tidak mengindahkanya. Mei mendengar dengkuran halus Zaf.


Mei mende*ah kesal. "bisa bisanya dia bisa tidur di tengkuk leher seperti ini." gumam Mei


...🍃🍃...


Pagi sudah tiba.


Zaf sudah bersiap dan menggending Alv . Sedangkan Mei.. Mei tengah sibuk membersekan semau perlengkapan Zaf dan juga Alv .


"Ibu.. besok besok Mei akan menginap di sini lebih lama. ibu jangan hawatir." ujar Mei


Lalu Mei memeluk ibu teecintanya dengan menahan air matanya. dirinya tidak ingin terlihat bersedih saat satu keputusan sudah Mei Ambil.


Mei surah menerima lamaran Zaf. dan itu artinya Mei juga harus mempersiapkan segala keperluanya di kota. Sedangan Zaf sudah merencanakab sesuatu untuk kebahagian Mei. Zaf sudah merencenakan kejutan besar di hari yang bersejarah 


Merekapun sudah memasuki mobil Zaf. dan mobil pun segera melaju dengan pelan. karena jalan di daerah sini sangat tidak nyaman.


Dering ponsel milik Zaf mengagetkan Alv yang sedang tertidur di pangkuanya. sehingga dirinya menangis dengan sangat kencang. Mei segera membawa Alv dalam pangkuanya. dan memberi ASI padanya.  Zaf hanya menata dada Mei yang sedang di his*ap oleh putranya. Zaf menelan ludahnya dengan kasar.


Sudah lama dirinya tidak merasakan gundukan kenyal itu . Otak Zaf mulai mengarah kesana . "Demmnn.." Zaf mengumpat pelan saat merasakan kejantananya ikut mendukung.


Zaf segera mengalihakan pandanganya pada layar ponselnya .


"Iya bund.  ada apa?*


"kamu kapan sampai di rumah bunda? bunda sudah menunggu." ucapan wanita dari seberang sana


"ini Zaf lagi di jalan." jawabnya 

__ADS_1


panggilanpun Zaf ahiri dan segera memasukkan kembali ke kantong celananya.


Zaf kembali menoleh ke arah Mei dan Alv. Namun Zaf sudah tidak melihat gundukan kenyal itu menggoda.


Zaf bernafas lega. Dan dirinya kembali menyandarkan kepalang pada penyanggah kepala.


Setelah menempuh perjalanan yang sedikit jauh. ahirnya mereka telah sampai di Rumah Zaf.


Zaf segera menggendong Alv dari pangkuan Mei  dan membawanya ke kamar.


2Koper telah di keluarkan oleh sopir pribadinya.


Mei melangkah masuk dan menuju ke dapur  karena sangat merasakan tenggorokanya begitu kering.


Zaf langsung memeluk Mei dari belakang dan menci*m ceruk lehernya.  Ashhh... Mei mendesis saat merasakan geli yang Zaf timbulkan.



"Aku sudah sangat merindukanmu Mei." ujar Zaf. lalu menggendong Mei ke kamar. dengan tidak melepas pagutan bibirnya. Ciu*an yang saling menuntut. hingga lidah Zaf berhasil masuk membelit lidah Mei. Mei tak bisa bernafas karena ulah Zaf. yang terus menyesap Lidahnya dan semakin buas permainan bibir nya.


Mei mendorong pelan tubuh Zaf agar melonggarkan pelukanya. Zaf yang menyadari itupun langsung melepas pagutan bibirnya. dan membiarkan Mei mengambil pasokan udara.


"Maaf Aku teelalu hanyut dalam gai*ah Mei." ucapnya yang tidak Mei sadari. Ders yang Mei pakai sudah terlepas dari tubuhnya.


Zaf melepas bra yang masih menempel di dada putih Mei. dan kembali mengulum pu*ing yang masih berwarna ping. dan sudah mulai mengeras karena ulah Zaf.


Zaf meninggalkan jejak di dada Mei dan juga di lehernya.


Aahhh... Desa*an Mei yang nyaring. membuat Zaf semakin berga*rah 


Tanhan satu Zaf memainkan di belahan wanita Mei. dan satunya meremas gundukakan dadanya. Aahhh.. zaff.. tanpa aba aba Mei mendapatkan org*sme nya.


Zaf mengeluarkan jarinya dan mengulumnya. "Rasanya sungguh nikmat Mei." ucapnya


Setelah di rasa cukup basah. Zaf pun melepas celananya dan mengurut kejantananya..


Zaf memasukkan ke dalam wanita Mei. Zaf merasa milik Mei semakin sempit.


Bleesshhh... Aahhsss.. Desa*an bersamaan mereka saat kejantanan Zaf berhasil masuk.


...🍃🍃...

__ADS_1


__ADS_2