WANITA PELAMPIASAN 2

WANITA PELAMPIASAN 2
Ungkapan Hati


__ADS_3

...🤍Happy Reading 🤍...


...🍃🍃...


Sudah selama satu bulan Zaf melakukan pengobatan. Segala masa yang pernah di lalui bersama Mei. sudah mulai sedikit di ingat.


Malam ini Zaf tengah bersenda garau dengan Alv. Sedangkan Mei tengah sibuk di dapur.



Zaf sedang duduk sambil menggoda Alv.


"Zaf.. ayo makan dulu. dan setelah itu kau harus minum obat." ujarnya. Melihat Mei yang setiap hari menyiapkan obat untuk. membuat Zaf ingat sesuatu. Zaf coba mengingat ngingat dengan mencerna setiap yang dia lakukan. Zaf ingat dulu dirinya pernah melakukan untuk Mei.


"Mei.. Maafkan atas perlakuan kasarku padamu dulu." ujar Zaf


"Zaf apa maksudmu ? kau tak pernah memperlakuka  aku dengan kasar."jawabnya


"Aku pernah. bahkan Aku pernah mengurungmu kan?" tanyanya untuk meyakinkan.


"Zaf.. kau sudah mengingatnya?" tanya Mei


"Aku ingat ketika kau berteriak minta untuk di keluarkan. dan Aku selalu menyiapkan obat untukmu.' ujar Zaf


"Syukurlah.. kau sudah mulai mengingat." sahut Mei Antuasis.


"Katakan Mei.. obat apa yang pernah aku berikan padamu?" tanyanya kemudian


"Apa maksudmu Zaf ? tentu saja itu obat untuk wanita hamil."jawabnya


Zaf hanya mengangguk. Wlau dirinya ragu. Namun Zaf berusaha untuk percaya pada Mei. karena hanya Mei yang dia ingat saat ini.


...🍃🍃...

__ADS_1


Hari ini Mei Akan mengajak Zaf berkunjung ke ruamah Orang tua Mei. Karena orang tua Mei sangat merindukan Cucunya.


Mei tengah menyiapkan segala kebutuhan Zaf juga Alv.


Mei sangat bersyukur Alv begitu ceria saat berada di gendongan Zaf.


Mereka kelihatan selalu kompak. "Anak Mama" ucap Zaf pada Alv. karena anak ini begitu menggemaskan. Suka sekali saat di ajak becanda.



"Anak papa." ucap Mei pada Alv. Namun bukan ciuman yang di dapat oleh Mei dari Alv. Melainkan Wajah yang cemberut  seolah ingin menangis.


Zaf yang melihar expresi anaknya jadi tertawa. ternyata anaknya tidak mau jika di bilang anak papa.


Sedangkan saat di bilang anak mama. Alv akan memberi ciumab pada papanya.


🍃🍃


Setelah perjalanan yang melelahkan  ahirnya mereka sampai juga di rumah Orang tua Meiri.


Sore yang begitu indah buat Orang tua Mei. Sore ini Orang tua Meiri membawa Alv jalan jalan ke pantai. sedangkan Mei dan Zaf Meninggu di rumah. sambil melepas lelah.


"Zaf.. istirahatlah. biar aku yang menunggu Alv." ujar Mei


Zaf hanya mengangguk namun tidak segera bangkit dari duduknya 


Zaf menarik tangan Mei. Dan mendudukkan di pangkuanmya.


"Mei.. Aku ingat satu hal tempat ini." ujarnya


"Apa yang kau ingat Zaf?" tanya Mei


"Aku ingat.. dulu aku pernah membawa kabur kamu dari sini. saat kamu akan menikah. Kenapa aku lakukan itu Mei?" tanya Zaf

__ADS_1


"Aapa msksudmu Zaf?" tanya balik Mei


"Ceritakanlah Mei.. aku ingi  tau tentang itu." ujarnya


Meipun mulai menceritakan semua yang terjadi. Dan Semua yang Zaf lakukan padanya. Walau Zaf sudah mulai ingat semuanya. namun Zaf ingin meyakinkan jika itu benar .


Ternyata yang Mei ceritakan adalah tentang kebaikan Zaf. Bukan sikap buruknya padanya.


Zaf Memeluk Mei.." Aku dulu telah merampas kehormatanmu juga kan Mei ? kenapa tidak kau ceritakan. aku hanya ingin mendengar sikap burukku padamu. tapi kenapa kau selalu menutupinya ?" tanya Zaf


"Hikkzzz.. aku tak sanggup cerita tentang keburukanmu. karena kau tidak pernah perlakuka  aku denga  buruk. semua itu kau sudah menebusnya hikkzz.." ucap Mei sembari menangis. karena Mei sudah ingin melupakan semua yang buruk tentang Zaf.


"Kenapa kau lakukan itu Mei?" tanya Zaf dengan tetap Memeluk Mei


"Karena.. karena aku mencintaimu hikkzzz." ucap Mei yang sangat pelan. Namun Zaf masih mampu mendengarnya 


Zaf semakin erat memeluk dan kembali menghujani kecupan kecupan mesra pada Mei. "Aku juga.. aku juga sangat memcintaimu Mei." sahutnya kemudian.



Merekapun saling memeluk. Cinta yang selama ini terpendam. ahirnya bisa di utarakan.


"Mei.. boleh aku cerita sesuatu padamu?" tanya Zaf. Zaf ingin Mei tau semua dari mulutnya. Walau tidak ada yang mengenal Mei. Zaf yakin suatu saat Mei akan tau masa lalu dirinya dengan kakaknya yang bernama Clara.


Zaf tidak ingin saat Mei tau dari orang lain. malah akan memperburuk hubunganmya dengan dirinya.


"Ceritalah Zaf. aku siap mendengarnya." ucap Mei


Zaf pun mulain  cerita tentang dirinya dan Clara. yang tidak lain adalah kakak Mei.


Mei mendengar semua. dan Zaf bercerita karena kesalah fahaman itu. membuat Zaf mengasingkan diri dari keluarganya. dan mulai tidak percaya dengan wanita.


Mei hanya diam. Tak terasa air matanya lolos begitu saja. Bukan benci pada Zaf. namun kerinduan pada sang kakak. dan teringat Mei melihat sang kakak terbujur kaku. sungguh sangat mengenaskan keadaan saat itu.

__ADS_1


"Mei.. maafkan aku. Aku tidak bermaksud untuk membalas dendam padamu." ucap Zaf.


...Bersambung...


__ADS_2