World Online The Forgotten Legend : Next Stage!!!

World Online The Forgotten Legend : Next Stage!!!
Chapter 388 Pertemuan Kelompok Lyon dan Lich Legendaris


__ADS_3

Chapter 388 : Pertemuan Kelompok Lyon dan Lich Legendaris.


Bottlomless Gap.



Kembali ke tempat Lyon berada.


Sesudah Lyon menghubungi mereka berdua, dia pun menutup panggilannya dan pergi ke tempat Armegon dan lainnya berada, yaitu di bagian atas kepala Ardes. Sesaat setelah berjalan, Lyon muncul dari balik semak yang terhubung dengan kepala Ardes. Lyon dapat melihat mereka semua yang terlihat sedang menatap sesuatu. Dia pun berjalan tanpa  berbicara, diam, dan melewati mereka semua. Sekarang dia sudah berdiri di tempat paling depan. Lyon pun pergi melihat ke depan. Pada saat dia melihat ke sana, Lyon merasa jika ada sesuatu yang aneh.



Eh, sepinya... kayak novel ku.... Mengapa tidak ada satu pun monster yang berdiri di depan sini, dan juga... Lyon melihat ada satu monster yang kelihatannya dia merupakan si Lich. Itu adalah si Lich, tetapi mengapa dia hanya sendiri??



Lyon melihat jika di hadapan mereka sudah kosong. Tidak ada satu pun Undead yang berkeliaran. Padahal sebelum-sebelumnya dia melihat jika Undead berkeliaran di sana sini, namun sekarang sudah hilang. Sekarang yang dia lihat hanyalah si Lich itu, yang sedang berdiri di seberang mereka. Dia mulai merasa curiga jika si Lich itu akan melakukan sesuatu.



"Hei Armegon, apakah kamu tidak merasakan sesuatu yang aneh? Tiba-tiba saja monster Undead yang berada di sekitar Lich itu sudah tidak ada berita dengan yang lainnya di sekitar sini tadi dan hanya tersisa dia sendiri."



Lyon pun mencoba membicarakan hal ini kepada Armegon, karena dia yang lebih dahulu tiba di sini daripada dirinya. Kemungkinan dia tahu akan sesuatu.



Akan tetapi ternyata Lyon salah. Armegon menggeleng-gelengkan kepalanya menandakan kalau dia tidak tahu. "Saya tidak tahu juga. Ketika tadi pas kami berada di sini, seluruh Undead yang ada, malah pergi menjauhi kita hingga hanya tersisa kita dan Lich itu."



"Hm, mereka pergi menjauhi kita...? Apa jangan-jangan, Lich itu sudah mempersiapkan jebakan??"



Lyon mulai merasa jika si Lich sudah mempersiapkan sebuah jebakan untuk mereka. Tanda-tandanya ialah para Undead di suruh untuk menjauh dari mereka. Sudah pasti ada yang akan terjadi.



"Jebakan? Mungkin saja kamu benar,"



Armegon juga ternyata setuju dengan apa yang dia katakan. Akan tetapi, itu hanyalah kemungkinan baginya. "tetapi kita tidak tahu pasti apakah memang dia sudah membuat jebakan atau tidak."



"Iya sih, kamu ada benarnya juga. Lebih baik tidak usah dipedulikan. Sekarang, yang terpenting adalah mengalahkannya."

__ADS_1



Kalau mereka terus-terusan memikirkan soal jebakan ada atau tidak, maka pembahasan itu tidak akan ada habis-habisnya. Pilihan yang tepat adalah melupakannya dan fokus dengan tujuan utama, yaitu mengalahkannya.



 


**



Beberapa saat berlalu. Akhirnya tibalah rombongan Lyon di tengah-tengah tanah tandus yang begitu kosong. Tepat di depan mereka, sudah ada si Lich, yaitu Gluch yang sudah berdiri. Sepetinya dia sudah menunggu kedatangan mereka.



Armegon, Liseas, Gordon pergi turun dari Ardes. Sementara itu untuk Lyon, Snowly, Ruby dan Salsa masih berada di atas. Semua ini sudah mereka putuskan ketika sebelum tiba di sini. Lyon telah mengajukan rencana lagi yang kali ini bisa diterima oleh mereka. Ya, rencana kali ini dia menyelipkan keseriusannya akan tetapi tanpa diketahui oleh mereka.  Kalau mereka sampai sadar, ya pasti sudah dapat diketahui, sekali lagi rencananya akan ditolak seperti sebelumnya.



"Baiklah Ruby, Salsa. Kalian sudah paham kan dengan tugas kalian tadi??" tanyanya kepada mereka berdua.


""Em, em.""



Mereka berdua mengangguk secara bersama-sama, paham dengan maksud dari perkataan Lyon, walaupun Salsa terlihat agak sedih pada saat ini. Mungkin saja dia masih tidak terima mengapa dirinya bisa berada di sini lagi. Padahal tadi dia sudah terbebas dari kekangan Lyon layaknya memulai kehidupan baru, tetapi semua sirna ketika Lyon dan Ardes mendatangi mereka dan tiba-tiba mengangkat mereka, masuk ke punggungnya.




"Snowly, hm... aku ingin menyuruhmu untuk berjaga di atas sana, tetapi kurasa itu pilihan yang buruk. Pastinya nanti ada pertarungan yang berbahaya. Aku khawatir jika nanti kamu jatuh karena dampak pertarungannya. Jadi setelah dipikirkan, lebih baik kamu ikut turun bersama dengan mereka lainnya."



Lyon sudah membuat tugas untuk Snolwy untuk berjaga di atas pohon yang tertanam di punggung Ardes, namun setelah Lyon pikirkan lagi, dia merasa jika pilihan itu bukanlah pilihan yang baik. Dia takut nanti Snolwy terjatuh karena dampak pertarungan nanti, apalagi dia adalah seorang Archer. Bar kesehatannya tidak sebanyak pemain yang lain. Jadi lebih baik jika dia turun bersama yang lain.



Snowly memberikan senyuman kecil ketika mendengarkan ucapan Lyon, kemudian menjawabnya, "Baiklah, aku akan turun." Dan setelah itu dia turun ke bawah.


Pada saat Snowly sedang turun, dia merasa ada suatu kebahagiaan. Sudah terlihat jelas dari wajah yang agak merona.


 


Dia mengkhawatirkanku....


 

__ADS_1


**



Ketika mereka sudah siap sepenuhnya, Ardes yang berada di barisan terdepan, bergerak maju dengan Lyon yang sudah berada di atas kepalanya. Sementara itu, Armegon, Liseas, Gordon, dan Snowly  berada tepat di samping Ardes, kemudian mengikutinya dari belakang. Di sisi lain, Lich yang merupakan Gluch itu sendiri, juga ikut berjalan. Petir serta kilat hitam terus berjatuhan, menghantam tanah, memekakkan telinga bagi siapa saja yang mendengarkan.



Pada akhirnya, mereka sudah saling bertatap pandang antara Lich dan mereka ber-enam.


Sesaat, Gluch yang sudah mantap mereka, menyebarkan aura penindasannya. Aura hitam dalam jumlah besar seketika menutupi mereka. Sesaat aura tersebut melewati mereka, rasa penekanan misterius langsung dapat dirasakan. Tidak lama setelah itu, pemberitahuan sistem juga ikut masuk.



...[Anda terkena aura Penindasan dari Gluch, Sang Lich Legendaris. Aura terlalu kuat. Seluruh atribut Anda berkurang -20%] ...


...[Pergerakan Anda dikurangi sebesar 15%] ...


...[Kerusakan yang Anda terima ditingkat sebesar 20%]...


...[Penindasan menyebabkan Anda mengalami ketakutan. Pendinginan keterampilan diperpanjang 25%]...


 



Penindasan yang sungguh berbahaya. Semua atribut dikurangi, kecepatan gerak juga dikurangi, bahkan menerima kerusakan dari musuh akan ditingkatkan serta durasi pendinginan yang juga ikut ditingkatkan.



Sesudah itu, Si Lich mulai berbicara, "Akhirnya, kita bertemu lagi..." Tatapan mata merah terang yang begitu tajam mengarah kepada Lyon. "Wahai musuhku pada masa lalu. Eh, lebih tepatnya si Pewarisnya."



Pada saat Gluch mengatakan hal itu, orang-orang yang mendengarkan mulai merasa bingung. Soalnya perkataannya seakan menyebutkan seseorang yang pernah dia temui pada masa lalu, dan orang  yang dimaksud adalah Lyon.



Apakah tuan Lyon memiliki hubungan dengan monster ini...? ucap Gordon dalam hati.



Sementara itu, Armegon yang ada di sisi lain juga berbicara dalam batin, mengapa Lich itu mengatakan bahwa si Lyon pewaris? Apakah saat ini dia sedang mengerjakan sebuah Quest tersembunyi. Itu membuatku lebih yakin lagi. Pantas saja sebelumnya dia ingin mengalahkan monster itu sendirian, dia ingin menyelesaikan Quest itu.



Awalnya Armegon mencurigai jika Lyon  ingin memiliki bos itu sendiri untuk dirinya sendiri, tetapi setelah mendengar  pembicaraan yang berasal dari Lich tersebut, dia memiliki firasat jika Lyon saat ini mengerjakan suatu Quest tersembunyi.


__ADS_1


Sementara itu, Lyon yang juga sudah mendengarkan, tidak tinggal diam saja. Dia pun melangkah maju, berjalan sedikit ke depan, dan berkata, "Oi, Lich sialan, saya tidak akan membiarkanmu hidup lagi seperti yang pendahuluku lakukan. Saya pasti akan mengalahkanmu dan mengakhiri Semua ini!" Kemudian menghunuskan pedangnya, tepat mengarah ke Gluch, memasang wajah yang penuh keyakinan.


Stop! ini Pemalakan. Cepat! Serahkan semua gift dan kartu vote mu. Jangan lupa like dan komennya.


__ADS_2