World Online The Forgotten Legend : Next Stage!!!

World Online The Forgotten Legend : Next Stage!!!
Chapter 398 Monster Panggilan Lich


__ADS_3

Mari, berikan karcis vote kalian serta like dan komennya.


**


Chapter 398 : Monster Panggilan Lich.


Bottlomless Gap.


Entah apa yang sebenarnya terjadi, tetapi saat ini Lyon tengah dihadapi oleh sesuatu yang berbahaya. Dari kemampuan Prediksinya dia melihat munculnya dua jenis monster yang dimana mereka muncul tepat di belakang Gluch. Lyon belum bisa memastikan jenis apakah monster-monster itu karena sebelum kemampuan prediksinya melihat lebih lanjut, cahaya putih seketika menutupinya. Itu berarti dia langsung mati.



Dan benar saja, saat Gluch telah sepenuhnya bangkit, aura yang dia keluarkan semakin melebar, tongkat yang dia pegang di naikkan setinggi mungkin. Cahaya ungu terang muncul dari tongkat tersebut. Tepat di belakangnya, muncul beberapa kabut asap yang kemudian membumbung tinggi di udara. Kabut tersebut bahkan hampir menutupi Gluch dan hanya menyisakan cahaya dari kedua matanya serta tongkatnya yang bercahaya terang. Tidak lama setelah itu, cahaya tersebut bertambah, kali ini dua pasang cahaya muncul dari balik kabut dengan tingkatan yang berbeda. Satu dari sepasang cahaya terebut berada lebih tinggi dari sepasang cahaya satunya lagi.



“High-Death Creature Summoning : Elicpcatus and Kaisel!”



Itulah kata-kata yang Gluch ucapkan. Sesaat setelah itu, dia menatap Lyon dengan ekspresi yang begitu menakutkan.


“Kamu ... apakah kamu pikir jika manusia seperti dirimu dapat mengalahkanku, walaupun kamu adalah mewarisi kekuatan dari orang itu? Ingat, saya tidak akan melakukan kesalahan yang sama di masa lalu. Kali ini kamu akan menghadapi kematianmu yang sesungguhnya.” Dan dia mulai mengarahkan tongkatnya ke arah Lyon dan memberikan perintah kepada salah satu dari makhluk panggilannya,



“Elicpcatus, serang dia!”



Dan salah satu dari makhluk panggilannya keluar dari balik kabut dan bergerak dengan begitu cepat menghampiri Lyon. Kabut yang tadinya hanya membumbung tinggi menutupi area itu, seketika menghilang digantikan oleh bayangan hitam panjang bentuk bayangan yang melesat pergi.



“Eh, itu kan?!”



Lyon tidak mampu untuk membendung rasa terkejutnya lagi pada saat dia melihat monster yang barusan muncul dari kabut itu. Bahkan kedua kakinya bergetar serta keringat dingin memenuhi punggung dan kepalanya. Lyon secara refleks segera menghindar ketika monster tersebut sudah hampir mencapai dirinya.



“Wushh!!”



Monster tersebut tidak berhasil menabrak Lyon dan terus bergerak hingga menabrak dinding es yang berada di sisi lain. Monster tersebut terus menabrak dan menabrakkan hingga ada belasan lapisan es yang sudah dia tembus. Di sisi lain, Lyon yang berada di dekatnya tadi, seketika terduduk lemas saat melihat sebuah tubuh panjang dengan kulit yang dilapisi oleh tulang seperti baja yang berbentuk pedang dan perisai terus melesat di hadapannya. Dia tidak bisa mengomentari apa-apa lagi, di tambah ketika dia melihat Status yang ditunjukkan oleh monster itu.



...-Giant Bone Centipede  (Elicpcatus)...


...Peringkat  : Legendary...


...Level : 400...

__ADS_1


...Kesehatan : [75.000.000 / 75.000.000]...


...[Monster jenis kelabang raksasa yang seluruh tubuhnya ditutupi oleh tulang belulang berwarna hitam pekat, dan memiliki kekerasan melebihi baja. Salah satu makhluk panggilan dari Gluch, Lich Legendaris yang berbahaya. Makhluk yang bisa memorak-porandakan suatu wilayah hanya dengan pergerakannya saja. Salah satu monster yang memiliki keunggulan di bagian serangan, kesehatan, dan pertahanannya.]...



Monster yang amat mengerikan berada di hadapannya. Itu adalah monster jenis kelabang yang memiliki ukuran yang amat panjang bagaikan kereta api, mungkin beberapa kali lebih panjang dari kereta api serta ukuran tubuhnya yang sama persis sebesar gerbong kereta terbesar di dunia asli. Saat ini Lyon tengah memandangi tubuhnya yang terus bergerak layaknya kereta api yang sedang melewati stasiun. Kesehatan yang dimiliki oleh monster ini tidak main-main. Ada total 75 juta poin kesehatan. Itu adalah jumlah yang amat banyak, bahkan bisa dibilang monster ini adalah monster yang memiliki bar kesehatan terpanjang yang pernah dia temui selama bermain World Online.



Dan setelah beberapa saat, akhirnya dia sudah melihat ekor yang merupakan ujung tubuh dari monster tersebut, dan setelah itu menghilang. Lyon perlahan mencoba untuk kembali berdiri, berusaha untuk memenangkan dirinya sambil berpikir tentang apa yang harus dia lakukan.



Sial, kenapa semuanya menjadi seperti ini. Kukira dia sudah memunculkan semua monster panggilannya, tapi dia malah menyembunyikan sesuatu seperti ini .... Eh, apakah ini dipicu ketika barnya berada di angka kritis? Mungkin ini masuk akal. Ah, tapi tidak ada gunanya memikirkan hal itu, semuanya sudah terlambat. Sekarang aku harus memikirkan apa yang harus kulakukan.



Perkiraannya yang mengatakan kalau Gluch sudah mengeluarkan semua kartu as nya, yaitu semua monster panggilannya, ternyata adalah sebuah kesalahan. Dia masih bisa memanggil monster semengerikan ini. Tapi semua ini masuk akal jika mengingat status dari Gluch itu sendiri. Ada saatnya ketika bos monster mengeluarkan kemampuan tertentu pada saat tertentu, contohnya ketika bar kesehatannya berada di angka-angka tertentu, mereka akan mengeluarkan kemampuan lain untuk terus bertahan. Dan lawan kali ini adalah Lich yang merupakan monster tingkat tinggi yang bisa memanggil makhluk yang dia punya.



Dan secara tidak disengaja, arah pandangan Lyon mengarah ke tempat Gluch berada. Dia dapat melihat bar kesehatan yang Gluch punya berada di angka kritis. Itu memberikan dia sebuah jalan.



Monster panggilan akan menghilang ketika si pemanggil itu mati, yang itu berarti aku harus bisa membunuh Lich itu supaya monster ini juga menghilang. Ya! Kurasa itu ada benarnya. Dari pada harus kabur, lebih baik akan kuselesaikan sekarang.



Itulah jalan keluar satu-satunya, yaitu membunuh Gluch itu sendiri. Ya, apabila si pemanggil itu mati, maka makhluk panggilannya juga akan mati/menghilang. Dari pada dia harus berurusan dengan kelabang ini yang memiliki persentase kemenangan yang amat rendah, lebih baik dia membunuh Gluch yang tengah sekarat.




Lyon pun segera pergi dari sana sembari mengaktifkan ulang keterampilan yang bisa diaktifkan dan beberapa ramuan. Bar kesehatannya kembali penuh di tambah dengan beberapa pemurnian yang bisa menekan penindasan Gluch.



Elicpcatus pun seketika menabrak tanah tempat Lyon berdiri sebelumnya, dan bergerak dengan begitu liarnya di atas tanah, mengejar Lyon. Terjadi kejar-kekuatan di antara mereka. Lyon terus melesat maju, berusaha ke tempat Gluch berada. Akan tetapi Elicpcatus yang memiliki pergerakan lebih cepat malah menutup jalannya. Lyon pun tidak ambil pusing dan mencari jalan lain.



Lyon terus berlari dan berlari, melewati setiap tubuh panjang dari Elicpcatus yang menghalangi jalan dengan berbagai cara serta menghindari serangan tiba-tiba melalui kemampuan prediksinya. Untuk saat ini Lyon bisa aman. Tapi itu tidak akan lama.



Arah pergerakan Elicpcatus mulai menunjukkan perubahan dan perlahan membentuk sebuah lingkaran yang dimana lingkaran tersebut menutup semua jalan. Saat ini Lyon sedang terjebak.



Sial, aku malah terjebak di sini!


__ADS_1


Tidak lama setelah itu, kepala dari Elicpcatus muncul dan melihat Lyon dari atas. Lyon pun juga ikut menatap balik dirinya. Sesaat, secara spontan, dia melesatkan kepalanya, ke tempat Lyon berada dengan kecepatan yang sangat cepat. Lyon segera menghindar ketika kepalanya hampir mengenainya. Akan tetapi walaupun dia sudah menghindar, tetap saja dia menerima kerusakan akibat tekanan angin yang Elicpcatus buat.



Tapi, hal itu tidak dipikirkan oleh Lyon. Dia dengan cepat kembali bangkit dan langsung menebas kepalanya.



“Shing!”


“Slash!”


“Shingg!!”


“Pang!!”



Lyon melakukan beberapa tebasan dan hasilnya dia memperolehnya kerusakan sebesar 29 ribu hingga hampir memasuki 50 ribu poin. Kekuatan pertahanan miliki kelabang ini memang sesuai dengan deskripsi yang ditunjukkan.



Setelah ke sekian kalinya Lyon menebas, kepala Elicpcatus kembali ke tempatnya  semula, kemudian sekali lagi melesat turun dan menabrakkan dirinya di area tempat Lyon berpijak. Hal itu terus dilakukan beberapa kali dan membuat Lyon kesal.



Sampai kapan dia terus-terusan seperti ini? Bar-ku terus-terusan disedot. Kalau ini terus berlanjut, aku akan mati di sini. Aku harus mencari cara agar bisa keluar dari sini.



Lyon terus berpikir hingga ketika dia melihat kepala dari Elicpcatus berada di depannya, sebuah ide terbesit di otaknya.



Ah, itu dia!



Lyon pun segera bergerak mendekati kepalanya secepat mungkin sebelum kepalanya kembali terangkat, kemudian menancapkan pedangnya di sela-sela tulang yang terbuka. Di saat itu juga, Elicpcatus mengangkat kepalanya. Lyon pun langsung ikut terangkat. Lyon memanfaatkan kepalanya untuk keluar dari lingkaran tubuhnya karena hanya kepalanya saja yang berada di luar.



Lyon terus melesat hingga akhirnya dia berada di atas langit. Secara bersamaan juga dia melepaskan tancapan pedangnya dan terbang. Tepat di jalur jatuhnya ternyata searah dengan Gluch, ini adalah kesempatan emas baginya untuk segera membunuhnya.



Hehe, ini bagus ... kalil ini aku pasti akan membunuhmu!



Lyon berusaha menyeimbangkan tubuhnya mencari posisi yang pas dan setelah itu menukik turun semakin secaea tajam, ke bawah sana. Elicpcatus saat ini tidak menyadari akan dirinya yang sudah di belakangnya. Ini akan menjadi kesempatannya.



Namun, itu juga adalah hal yang baik bagi Gluch. Dia dapat melihat Lyon yang keluar dari cengkeraman Elicpcatus dan saat ini sedang mengarah ke dirinya. Gluch pun segera mengarahkan tongkatnya ke Lyon sembari memberikan perintah,

__ADS_1



“Kaisel, serang dia.”


__ADS_2