
Chapter 410 Serangan Serentak.
Bottlomless Gap.
Beberapa saat telah berlalu, tepat di depan para pemain dan NPC sedang melihat pemandangan ratusan bola energi hitam yang tengah melayang di atas udara. Semua bola-bola itu berasal dari Lyon. Dia telah selesai mempersiapkan serangan kejutannya. Perlahan, dia melangkahkan kaki kanannya ke depan, lalu diriku dengan ayunan tangan kanan yang mengendalikan semua energi hitam dengan kuat.
"Wush!!!"
Secara serentak semua bola energi itu lepas dan melesat dengan kecepatan yang tinggi, pergi ke tempat yang telah ditargetkan. Yah, targetnya tidak lain dan tidak bukan adalah para Undead.
Jadi, dalam waktu sekejap, semua bola-bola itu menghantam tanah, kemudian menciptakan sebuah ledakan ungu. Begitu pun dengan bola-bola lainnya. Hanya berbeda tidak sampai masuk satu detik, mereka meledak dan meledak.
"Boom!"
"Boom!"
"Boom!"
"Boom!"
.....
Ledakan-ledakan itu menciptakan api ungu membara di sepanjang lapangan. Para Undead masih bertahan setelah ledakan, kini terbakar oleh kobaran api yang panas. Satu persatu dari mereka pun terjatuh tidak bernyawa lagi. Mahluk mati yang sekali lagi mati. Kedengarannya itu lucu, tapi inilah kenyataannya.
Sementara itu, para pemain yang melihat kejadian itu, tidak berkutik dari tempatnya. Pandangan mereka hanya terfokus kepada semua ledakan itu. Satu serangan besar yang hanya dilakukan oleh satu orang. Itu adalah hal yang mengerikan. Dengan mudah, Lyon bisa membantai mereka.
"Serangan yang mengerikan ...."
"Apa kalian lihat itu?? Itu serangan yang mengerikan."
"Hanya mengeluarkan satu keterampilan, dia dapat membantai semua monster-monster itu ..."
"Coba kalian bayangkan kalau kita ada di sana."
"Ih, pasti kita yang mati secara instan."
"Hm, itu benar."
Mereka sibuk mengomentari tentang serangan yang Lyon lakukan sehingga mereka tidak sadar dengan perintah yang mereka terima. Lyon yang berada di garis depan, juga ikut memperhatikan hasil serangan yang dia buat.
Hmm, ini diluar ekspektasiku. Ternyata serangannya lebih besar dari apa yang dibayangkan.
Lalu, dia tersasar ada sesuatu yang janggal. Lyon pun memalingkan wajahnya ke arah belakang, melihat para pemain. Lah, kok mereka tidak ada yang maju? Kan seharusnya setelah serangan ini, mereka semua maju dan memulai serangan. Heh, mereka ini ... m3mang harus diberitahu dua kali, baru bergerak.
Lyon menjadi agak kesal melihat para pemain yang tidak bergerak sedikitpun dari sana. Jadi, dia pun segera berbalik penuh dan berteriak dengan lantang, melontarkan perintah.
"Semuanya! Kenapa kalian diam saja? Cepat beregak dan lakukan serangan serentak!!"
Setelah teriakan itu telah selesai di ucapkan, mereka semua kembali tersadar. Tugas yang mereka lupakan akhirnya dapat kembali teringat.
"Ah, hampir saja kita lupa?!"
"Oi, semuanya, mari kita bergerak!!"
"Ayo!!"
""Oo!!""
Mereka berseru dengan penuh semangat sembari mengangkat senjata mereka ke atas langit. Semua pemain dan NPC seketika bergerak secara serentak. Langkah kaki yang gemuruh bergetar hebat melewati tanah tandus. Dalam waktu yang singkat, para pemain menerobos Undead dengan begitu agresif. Jauh di sepanjang lapangan, mereka pun saling berbentrokan, dan bentrokan di tempat bekas ledakan yang Lyon buat menjadi tempat yang paling bagus. Berkat ledakan itu, barisan Undead menjadi kacau sehingga mereka dapat menerobos dengan jauh.
Melihat pergerakan yang mereka lakukan membuat perasaannya menjadi sedikit lega. Lyon pun mulai berispa-siap untuk maju. Tapi, sebelum itu dia sempat kepikiran akan sesuatu.
"Tadi kalau tidak salah tadi ..."
Dia mengambil sebuah senjata dari Inventarisnya. Itu adalah pedang besar berwarna hitam pekat dengan aura menakutkan yang menyertainya.
"ah, ini dia."
...Spectblood Corrupted Sword...
...Rating : Legendary...
...Level : 320 (Hanya yang memiliki atribut ber-elemen kegelapan)...
...Daya tahan 4.250 /4.250...
...Serangan : 4.786 - 5.782...
...Kekuatan : 4.865...
...Stamina : 3.590...
...Mantra : 1.750...
...-Kesehatan maksimum meningkat sebesar +55.000...
...-Kecepatan Menyerang berkurang 12%...
...-Memiliki kesempatan 30% untuk mendapatkan bonus 10% poin pengembalian Kesehatan dari jumlah 100% kerusakan yang dihasilkan...
...-Memberikan bekas kutukan kepada target berupa bekas sayatan dari serangan, dengan mengurangi seluruh status sebesar 1% setiap 10 kali tebasan. Dapat di tumpukan hingga 15%...
...-Meningkatkan kerusakan sebesar 35% Ketika melawan musuh pengguna elemen cahaya....
...-Ketika pedang ini digunakan, secara otomatis Undead tingkat rendah tidak akan mendekatinya....
...-Dark Explosion...
...Memberikan ledakan kegelapan yang muncul dari tanah dengan cara menancapkan ujung pedang ke tanah dari jarak 7 meter dari target yang dituju....
...Kerusakan yang dihasilkan : 34.550-45.850 (Akan bertambah sesuai dengan statistik Pengguna.)...
...Jumlah ledakan : 3-5...
...Cost Mana : 50.000...
...Cooldown : 450 detik...
...[Sebuah pedang besar yang selalu digunakan oleh Death Coach yang dimana ada kekuatan kegelapan yang ada di dalam dengan kemampuan mengerikan.]...
__ADS_1
Itu adaalah Spectblood Corrupted Sword, pedang yang dia dapatkan dari Coach, si Dullahan peringkat legendaris sewaktu dia berada di Dead Valley Road. Lalu setelah pedang itu keluar, Lyon membuka panelnya. Dia mulai memilah hingga berhasil menemukan apa yang dia cari.
...Senjata pedang : Tipe Ganda...
...Pedang 1 : The Forgotten Aura Sword....
...Pedang 2 : (Silakan tambah pedang) ]...
Di panel tersebut terbentang tentang pengunaan senjata tipe ganda yang dia dapatkan setelah melewati level 250. Yah, bonus level tersebut bersifat sementara karena dia mendapatkannya saat bertranformasi. Jadi pada saat dia kembali ke semula, semua bonus yang dia dapatkan termasuk ini, akan hilang. Jadi selama ada bonus ini dia akan menggunakannya sebaik-baiknya. Lyon segera mencantumkan nama pedang itu.
...Senjata pedang : Tipe Ganda...
...Pedang 1 : The Forgotten Aura Sword....
...Pedang 2 : Spectblood Corrupted Sword.]...
Kini dia telah menggunakan dua pedang sekaligus, pengunaan secara permanen, namun terbatasi oleh waktu tranfomrasi. Jika dilihat ini sama seperti penggunaan dari keterampilan Dual Spirit Sword, namun itu hanya dari penampilan, bukan dari kelebihannya. Saat ini Lyon menggunakan dua pedang dengan status dari masing-masing pedang yang berbeda. Jelas, tingkat kerusakan yang dia buat pasti akan semakin bervariasi dan tetap di atas 100%, berbeda dari Dual Spirit Sword, yang mengurangi kekuatan serangan sebesar 30%.
ini juga semakin diuntungkan sebab Spectblood Corrupted Sword ternyata bisa dia gunakan berkat kekuatan Iblis yang dia punya saat ini. Jadi bisa dibilang ini adalah keberuntungan besar baginya.
Lyon pun melihat masing-masing dari kedua pedangnya itu. Di sebelah kanan, ada The Forgotten Aura Sword yang menunjukkan aura hijau hijau terang, melayang-layang di sekitar tangannya. Sementera itu di bagian kiri, sudah ada Spectblood Corrupted Sword, yang mengeluarkan aura ungu hebat. Lyon merasa kagum akan dirinya saat ini..
Hahaha, ini hebat ... sekarang aku merasa seperti orang terkuat di dunia ini.
Lyon merasa bangga akan kekuatannya saat ini. Dia merasa jika dirinya adalah orang terkuat di dunia ini. Sudah kekuatan Iblis, kelas rahasia, barang hebat, senjata hebat, serta keterampilan hebat, jelas dia adalah orang terkuat di dunia ini.
Baiklah, mari kita coba kemampuan ini.
Lyon pun bersiap untuk maju. Kali ini dia akan memulai melakukan penyerangan. Dia mulai membentuk sikap kuda-kuda, lalu menatap ke depan dengan tatapan tajam. Hanya berselang beberapa detik, kakinya mulai menguatkan tumpuan, lalu dilepas dengan kuat. Lyon pun melesat ke depan.
"Wushh!!"
Lyon bergerak dengan begitu cepat. Dia terlihat seperti garis hitam yang terus melaju memasuki rombongan Undead.
...[Dark Aura Speed]...
...[Kekuatan kegelapan yang menyelimuti Anda, memberikan efek kecepatan kepada Anda ketika sedang bergerak dengan kecepatan penuh. Peningkatan Kelincahan sebesar 30%...
...Durasi: 180 detik...
...Cooldown: 5 menit.]...
Sesaat, Lyon berhenti. Kini dia sudah keping oleh Undead, mereka terdiri dari Bone Knight, Death Knight, Dullahan, Dark Witch, Giant Bone, dan masih banyak lagi. Lyon hanya santai saat melihat mereka semua mencoba untuk menghampirinya. Dia mengangkat kedua pedangnya, lalu berputar 360°, lalu menebas mereka dalam satu waktu. Itu adalah serangan yang kuat. Mereka semua terhempas karena satu serangan itu.
Setelah Lyon selesai menyerang, dengan cepat dia beregak ke tempat lain dan memberikan serangannya. Kedua pedangnya bergerak sedemikian rupa menebas target yang ada di hadapan mereka, secara acak. Dan juga, Lyon terus berpindah-pindah dengan sangat cepat bagaikan garis hitam yang bergerak ke segala sisi. Hampir setiap kali dia berhenti pada suatu tempat, ada dua sampai sepuluh Undead yang terlempar, melayang di atas langit, dan lainnya sudah tidak bernyawa. Serangan yang begitu Agresif dan ganas. Tidak lupa Lyon juga mengeluarkan keterampilan lainnya sehingga menimbulkan efek ledakan begitu banyak.
Lyon sangat menikmati pertarungan ini. Dengan semua manfaat serta pengalamannya, dia dapat mengeluarkan 100% kemampuannya. Kecepatan yang tidak pernah dia rasakan serta teknik serangan yang lebih bervariasi. Ini adalah pengalaman yang hebat.
Aku sangat bersemangat! Tidak ada yang dapat menghentikanku!!
Pada saat dia di kepung oleh Giant Bone yang begitu besar, dengan begitu mudahnya dia mengalahkan mereka. Para Giant Bone hancur lebur menjadi tulang-belulang, yang meninggalkan barang jarahan mereka. Lalu, setelah itu Death Knight yang tidak berdaya melawannya karena kalah adu serangan dengan Lyon, diikuti dengan Dullahan yang bernasib sama dengan mereka juga ikut mati di tangannya, dan begitu juga dengan para Undead lainnya. Tidak ada yang bisa menghentikan keganasan Lyon saat ini. Dia lah yang menguasai pertarungan.
**
Tidak jauh di seberang sana, Ardes yang juga ikut bertarung, melihat aksi yang sedang dilakukan oleh Lyon. Matanya tidak bisa beregak dari sana. Dia memandagi bagaimana Lyon bergerak dengan cepat dan mengajar mereka semua dalam waktu yang singkat.
"Tuan Lyon, hanya dengan kekuatan Iblis itu, dia sudah berkembang sejauh ini. Saya tidak tahu apakah saya harus senang atau takut."
Perkataan itu menarik perhatian orang di punggung mereka. Satu persatu dari mereka menunjukkan dirinya, lalu salah satu dari mereka bertanya, dia adalah Ruby.
"Apa maksud Anda, Tuan Ardes? Bukannya ini bagus. Dengan begini kakak bisa dengan mudah mengalahkan Lich itu."
"Yah ..." Ardes menjawab, "Memang ini adalah hal yang baik karena dengan kekuatan itu dia pasti bisa mengalahkan Lich itu. Akan tetapi, aku merasa khawatir jika kekuatan yang dia pakai itu masih menyimpan jiwa dari si Iblis itu."
"Apakah Ada sesuatu dengan jiwa dari iblis itu?" tanyanya lagi.
"Hm, kita tahu kalau kelautan Iblis yang Lyon gunakan adalah kekuatan Iblis tingkat tinggi, tapi kita tidak tahu setinggi apa tingkatannya. Yang saya takutkan adalah kalau kelautan itu malah mengambil alih jiwa tuan Lyon. Para Iblis terkenal akan kekuatan kegelapan mereka, bahkan sampai mereka mati, mereka meninggalkan bola kekuatan beserta dengan jiwa mereka agar suatu saat nanti jika mereka dipakai, mereka dapat mengambil alih tubuh orang itu, dan kembali hidup sepenuhnya. Jika kekuatan itu sampai mengambil alih tubuh tuan Lyon, maka pasti kejadian ini akan semakin buruk."
"Ih, kedengarannya itu mengerikan. Aku baru tahu." Ruby merasa agak takut dengan cerita yang dia dengar dari Ardes.
Tidak lama setelah itu Liseas juga ikut berbicara, "Seharusnya memang benar kalau dia harus melepaskan kekuatan itu. Kalau tubuhnya diambil alih, bisa-bisa kita mempunyai musuh berbahaya lainnya."
Sementara itu Snowly yang juga ikut mendengar cerita itu, mulai merasa khawatir. Dia menatap ke tempat Lyon berada, tempat dia bertarung dengan ribuan Undead.
Lyon ... semoga kamu baik-baik saja.
Snowly hanya dapat berharap yang terbaik untuk Lyon. Dia tidak bisa berbuat apa-apa sebab ini adalah pilihan dari Lyon itu sendiri. Dia yang harus menanggung risiko yang dia perbuat. Dia berharap hal buruk yang dia dengar dari Ardes tidak akan mejadi kenyataan..
__ADS_1
**
Sementara itu di tempat Lich berada ...
Saat ini perasaanya sedang masih riang, sebab beberapa hari sebelumnya dia sudah berhasil mengalahkan salah satu musuh dan belas dendamnya. Hari ini dia sudah yakin akan kemenangannya.
Akan tetapi, perasan itu berubah. Dia merasakan aura dari orang itu. Kedua matanya kembali bercahaya, merah terang, lalu menatap tajam ke depan sana.
"Kekuatan manusia itu ... kenapa dia masih bisa selamat?"
Tidak lama kemudian, dia merasakan aura lain, aura itu memiliki rasa seperti dirinya namun agak berbeda. Kekuatan kegelapan yang lebih murni dan pekat, dan kekuatan itu bercampur dengan kekuatan manusia yang dia maksud. Hal itu pun menimbulkan kebingunan pada kepalanya.
"Kenapa kekuatannya bercampur aduk dengan kekuatan kegelapan. Dan kekuatan ini ... terasa lebih gelap. Rasanya sama seperti kekuatan seorang iblis."
Si Lich kembali menatap ke depan. Aku tidak tahu apakah dia itu musuh atau bukan. Tapi ... aku harus mencari tahu dulu.
Dia masih belum tahu apa-apa soal kekuatan itu karena kekuatan seperti ini baru dia rasakan hari ini. Jadi dia berencana untuk mencari tahu.
"!"
Tapi baru saja dia berniat untuk mencari tahu, tiba-tiba dia mendapatkan pesan dari depan melalui perantara sihirnya. Para Undead yang dia miliki mati dengan cepat setelah bertemu dengan kekuatan kegelapan itu. Kekuatan terkejut hanya mengincar para Undead-nya saja. Dari pesan itu sudah dapat disimpulkan kalau dia adalah musuh.
"Arghhh! Dia membunuh semua ciptaanku. itu berarti dia adalah musuh yang harus ku musnahkan!"
Maaf lambat up-nya, Author sedang sibuk bermain game. Wajar aja sih, Author butuh hiburan dunia sejenak. Semoga kalian tidak merasa jenuh menunggu up novel ini.
__ADS_1