World Online The Forgotten Legend : Next Stage!!!

World Online The Forgotten Legend : Next Stage!!!
Chapter 424 Penjahat Perang


__ADS_3

Chapter 424 Penjahat Perang.


Kerajaan Heaven.


Setelah melalui perjalanan yang cukup panjang, akhirnya rombongan besar yang dipimpin oleh Lyon telah tiba di wilayah Kerajaan Heaven. Tepatnya mereka sudah bisa melihat dinding yang mengelilingi kerajaan tersebut dari kejauhan. Mereka terus melanjutkan perjalanan hingga tiba di depan pintu gerbang.


 


Selama perjalanan itu, Lyon tengah memikirkan sesuatu, Biasanya, setelah perang ini berlalu, aku akan mendapatkan berbagai hadiah dari pihak kerajaan karena telah berkontribusi besar atas perang ini. Hehehe, ini aku sangat tidak sabar dengan hadiah yang akan mereka berikan. Ku harap aku bisa mendapatkan tombak yang dipunyai oleh Isabella. Itu bisa ditambahkan dalam koleksi  peralatan hebatku, sekalian untuk investasi di masa depan nanti.


 


Lyon kepikiran akan hadiah yang nanti dia terima oleh raja dan ratu. Sekarang, posisi Lyon adalah pahlawan yang telah memenangkan perang ini. Sama seperti di Reihant, dia akan menerima hadiah berupa emas dan beberapa perlengkapan hebat yang berasal dari kerajaan. Tentunya ini akan menambah pundi-pundi kekayaannya. Dari semua hadiah yang dia pikirkan, dia berharap bisa mendapatkan tombak Isabella.


 


Itu adalah Light Heart Spear, senjata milik Isabella yang membuatnya tertarik sejak pandangan pertama, dari segi efek dan juga tipe, semua itu sungguh menggiurkan. Benda yang memiliki tipe pertumbuhan adalah benda yang langkah, dan juga memili harga yang tidak usah diremehkan. Dia harus mendapatkan hasil yang benda itu. Dan hari ini lah hari yang menentukan. Dia tidak sabar lagi.


 


Tapi, tanpa Lyon sadari, dia membuat wajah dengan senyum menyeringai yang seakan memperlihatkan adanya niat jahat sehingga membuat orang yang berada di sana menatapnya dengan penuh keheranan. Ruby dan Snowly yang melihat hal itu, langsung menjadikan Lyon  sebagai bahan pembicaraan,


 


"Snowly, coba kamu lihat kakak, pasti dia sedang memikirkan sesuatu yang buruk lagi, lebih baik kita menjauh saja darinya atau kita juga akan kena imbasnya," ucap Ruby yang kemudian perlahan-lahan melangkah mundur.


 


Snowly tidak bisa berkomentar lebih lanjut juga ikut mundur. Yah, sudah jelas pancaran niat jahatnya tersebar dengan cepat sehingga mereka menyadari. Jadi yang Ruby pikir adalah untuk menjauh darinya. Anggap saja itu adalah lubang hitam yang jika mereka berada di dekatnya, maka mereka akan tertarik dan tidak bisa kembali.


 


**


 


Sesaat, pintu gerbang masuk telah dibanjiri oleh lautan manusia. Dari ujung ke ujung, mereka telah memenuhi tempat. Lyon dan mereka lainnya segera turun dari punggung Ardes, lalu si Ardes berubah menjadi kecil kembali dan naik ke atas pundak Lyon. Mereka pun berjalan maju hingga sampai ke gerbang, kemudian masuk ke dalam. Para prajurit dan pemain juga ikut berjalan masuk ke dalam.


 


Di saat mereka sudah masuk, ada banyak penduduk yang berdiri di pinggir jalan menyaksikan kedatangan mereka. Mereka bersorak dengan begitu semangat, menyuarakan mereka semua. Bunga-bunga dilemparkan ke arah mereka  disertai dengan ucapan penuh pujian. Lyon hanya diam di sana dan melambaikan tangannya kepada mereka sembari memberikan senyuman. Yang lain pun begitu melakukan hal yang sama dengannya.


 


Tujuan mereka kali ini adalah ke istana untuk melaporkan hal ini kepada pihak kerajaan, dan setelah itu memberikan pengumuman kepada seluruh rakyat kerajaan Heaven tentang hasil perang ini. Dan nama Lyon serta Guild-nya akan semakin terkenal lagi.


 


Kemudian, mereka sudah berada di tengah perjalanan menuju ke istana. Pada saat itu, muncullah segerombolan prajurit  berkuda yang datang dari arah istana. Jumlah mereka cukup banyak untuk memenuhi satu jalan, di tengah prajurit ada satu kereta kuda mewah yang merupakan kertas bangsawan. Tentunya itu menghalangi jalan mereka. Lyon dan seluruh orang secara serentak berhenti di tempat.


 


Eh, ada apa ini?? Lyon sempat bingung kenapa para prajurit ini berdatangan. Lalu telinganya merespons pembicaraan lain yang dimana itu berasal dari tiga Jendral kerajaan yang juga ikut membicarakan soal prajurit-prajurit itu.


 


"Mereka kan prajurit dari istana. Kenapa mereka malah datang ke sini??" ucap Gordon yang bertanya.


 


Liseas pun berbicara, "Dan juga itu adalah kereta milik raja dan ratu. Apa mereka ingin menyambut kita di sini? Tapi, tidak biasanya mereka melalukan hal ini. Kan, biasa kita yang datang ke istana dan mereka yang menyambut kita dari sana. Ini malah mereka yang datang menyambut kita."


 


Setelah itu Heraces juga ikut berbicara, "Saya merasakan ada sesuatu yang aneh, tapi tidak tahu apa ini??"


 


Dari balik pembicaraan mereka kayaknya ada suatu hal yang ganjal. Yang Lyon dengar baru kali ini raja dan ratu turun tangan untuk datang ke sini terlihat dari tanda prajurit istana yang turun ke jalan disertai kereta kuda milik mereka yang ikut bersama dengan mereka.


 


Eh, apa jangan-jangan ini berhubungan dengan Quest kelas ku?!


 


Tiba-tiba Lyon kepikiran akan Quest kelasnya. Jika keanehan ini terjadi dan saat ini dia sedang menjalani Quest kelasnya, maka semua itu masuk akal. Berarti tidak lama dia dapat memicu Quest kelasnya.


 


Tidak lama kemudian, para prajurit yang datang mulai membentuk barisan rapi dan membuka jalan untuk kereta kuda. Lalu, ada satu prajurit datang ke arah mereka. Sesaat setelah berada di sana, dia pun berbicara, "Kedatangan kami di sini atas perintah raja dan ratu yang berada di kereta kuda untuk penangkapan seorang petualang yang bernama Lyon."


 


""Apa?!""


 

__ADS_1


Seketika suasana di sana menjadi panik. Perkataan dari prajurit itu langsung membuat kericuhan di tempat itu. Lyon sendiri begitu terkejut sekaligus bingung akan perintah itu yang menyebutkan kalau dia harus ditangkap.


 


Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa aku harus ditangkap.


 


Sama seperti Lyon, Heraces, Gordon, dan Liseas juga bingung dengan ucapan prajurit itu. Dengan cepat Heraces maju dan menanyakannya kepada dia. "Apakah kamu tidak salah memberikan perintah untuk menangkap dia?!" melihat sekilas ke arah Lyon dan berbalik lagi. "Dan apa alasan sampai dia ditangkap?"


 


Prajurit itu pun menjawabnya, "Sesuai dengan perintah yang ada, Lyon adalah dalang dibalik perang ini. Dia sengaja memberitahu kita soal kebangkitan Lich yang dia bangkitkan kemudian mengalahkannya. Dia berniat untuk membangkitkan Lich itu di tengah kerajaan ini."


 


Mereka semua semakin bingung. Heh, aku dalang dari perang ini? Yah, memang sih Lich itu bangkit karena dipicu oleh Quest ku, tapi kan ... aku hanya disuruh mengalahkannya. Bukan berarti aku juga yang membangkitkannya. Terus, alasan apa itu yang mengatakan kalau aku membangkitkan Lich itu di sini?? Quest kelas itulah yang memicu perang besar Itu dan mengungkap kebangkitan Lich, akan tetapi bukan dia lah yang membangkitkan Lich itu. Terus alasan lainnya, dia ingin membangkitkan si Lich si tempat ini. Itu sangat tidak benar.


 


Heraces segera berbalik lagi ke arah Lyon dan berkata, " Tidak mungkin Tuan Lyon melakukan hal sekejam itu. Padahal selama ini dia-!" Kata-katanya tiba-tiba dipotong oleh seseorang yang berasal dari balik kereta. Yah, pintu kereta itu telah dibuka. Di dalam sana memperlihatkan raja dan ratu dan yang berbicara itu adalah sang raja.


 


"Heraces, apakah kamu tidak tahu kalau sebenarnya itu hanyalah akal-akalan busuk yang diberikan oleh dia," ucap sang raja.


 


Heraces terkejut mendengarnya. Dia berbalik dan menatap sang raja. "Raja, apakah yang Anda katakan itu semuanya benar?" Sepertinya Heraces masih tidak mempercayai hal ini. Dilihat dari semua kejadian yang telah terjadi usaha keras yang diperlihatkan oleh Lyon, dia tidak bisa mempercayai ini. Heraces membutuhkan bukti yang kuat.


 


"Iya, raja. Saya setuju dengan Heraces, kami membutuhkan sesuatu yang bisa dijadikan bukti bahwa tuan Lyon memang dalang dibalik perang ini. Sejujurnya saya tidak mempercayai jika memang Lyon orang yang begitu."


 


Sesaat, sang raja kembali berkata, "Jika kalian memang membutuhkan bukti maka silakan periksa dia. Dia masih membawa kepala Lich itu agar dia bisa membangkitkan kembali."


 


Lyon berada di sana langsung terdiam bagaikan patung. Dia mengingat betul di salah satu pemberitahuan sistem setelah berhasil mengalahkan Lich, dia memperoleh kepalanya dan secara otomatis masuk ke dalam tasnya.


 


Sekarang, periksa dia!" ucap raja yang memerintahkan para prajuritnya untuk memeriksa Lyon.


 


 


"Raja, kami telah menemukannya!!" teriaknya yang memberitahukan kepada Raja.


 


Itu adalah tengkorak kepala dari Lich legendaris. Terlihat jelas kalah Tengkorak itu masih mengeluarkan aura gelap dan kedua matanya masih menyala meredup.


 


Raja pun kembali memalingkan pandangannya ke arah Heraces dan Gordon, kemudian berkata, "Apakah kalian melihatnya? Dia memang membawa kepala itu ke tempat ini agar dia bisa membangkitkan monster itu. Sebenarnya aku sudah mulai mencurigai dirinya ketika mengetahui kalau orang yang mengabarkan tentang kebangkitan Lich itu adalah dia. Dia sengaja melalukan hal itu dan membatalkan pasukan kita yang sedang melakukan perjalanan menuju benua timur. Dia merencanakan semua ini agar bisa masuk ke istana dan membuat kekacauan di sana, kemudian menyulap seluruh orang di Kerajaan ini menjadi Undead."


 


Perkataan itu tidak bisa diterima oleh Lyon. Dia pun segera maju dan berbicara, "Raja, saya tidak pernah kepikiran untuk melakukan hal semacam itu. Semua ini bukanlah hal yang disengaja. Saya tidak tahu soal kebangkitan Lich itu. Ketika saya melakukan penelitian soal keanehan di Bottlomless Gap, saya menemukan lokasi mereka berada. Jadinya saya pun segera melaporkan hal ini ke pihak kerajaan dan akhirnya terdengar ke telinga Anda."


 


Raja pun langsung mengenalnya, "Tapi, kenapa kamu tidak memberitahukan hal itu secara langsung kepada saya. Pasti ada suatu hal yang ingin kamu sembunyikan kan??"


 


Lyon Kembali terdiam. Bagaimana caranya aku untuk menjawabnya. Yah, mana mungkin aku bilang kalau aku membicarakan hal ini kepada kalian karena sifat dingin kalian yang tak acuh kepada apapun dan pastinya nanti ucapanmu akan ditolak. Sewaktu dulu Lyon tidak memberitahukan kejadian itu secara langsung kepada raja dan ratu sebab dia sudah menebak jika mereka akan menolaknya, sama seperti kejadian yang menimpa Under Heaven. Jadi, dia memberitahukan kepada anak mereka sehingga ada cara supaya mereka tidak menolaknya.


 


Tapi, tanpa disadari, Lyon telah membuang banyak waktunya karena terus mencari alasan yang tepat untuk menjawabnya.


 


"Kalau kamu tidak menjawabnya, berarti jawabannya adalah iya. Kita tidak perlu membicarakan hal ini lebih lanjut karena semuanya sudah terjawab, Baiklah dengan  begini saya tetapkan, bahwa Lyon adalah seorang penjahat perang! Semuanya prajurit, cepat tangkap orang itu. Untuk kalian berdua, kalian penjarakan dia di penjara bawah tanah!!"


 


Sang raja pun segera memerintahkan para prajuritnya untuk menangkap Lyon dan menyuruh Heraces dan Gordon untuk membawanya ke penjara bawah tanah yang ada di Istana Heaven. Sekarang Lyon telah ditetapkan sebagai penjahat perang.


 


...[Anda telah ditetapkan sebagai penjahat perang secara tidak jelas oleh Raja Heaven. Ungkap keanehan dibalik semua ini]...

__ADS_1


...-Benua Tengah Kerajaan Heaven...


...Progres : 76%...


...- Selidiki Organisasi Dark Cruels...


...Petunjuk : Selesai...


...-Kunjungi Bottlomless Gap...


...Petunjuk : Selesai...


...-Selidiki Raja dan Ratu Kerajaan Heaven...


...Petunjuk : Cari keanehan pada Raja dan Ratu...


... ...



 


Lyon pun langsung menerima pemberitahuan lebih lanjut soal Quest ini, walaupun itu masih belum jelas. Itu berarti dia harus tetap mengikuti alurnya dan membiarkan dirinya di tangkap. Sementara itu, Ardes yang berada di pundaknya tidak terima bahwa Lyon telah ditetapkan sebagai penjahat perang.


 


"Kalian ....!"


 


Dia ingin berubah ke mode monsternya. Akan tetapi sebelum itu terjadi, Lyon telah menahannya. "Tuan Ardes, tenanglah. Jangan bertindak gegabah. Serahkan saja kepadaku."


 


Mendengar ucapan itu, Ardes hanya bisa terdiam tidak bisa membalasnya.


 


Jadi, Lyon pergi melemparkan pedangnya ke atas dan merubahanya menjadi Flying Star Sword. Belasan pedang terbang dan langsung mengelilinginya. Dia sedang membuat pertahanan agar pasukan tidak mendekat. Benar saja, secara otomatis seluruh pasukan langsung membuat jarak. Sang raja pun melihatnya, dia tersenyum.


 


"Lihatlah, dia mencoba memberontak. Itu sudah membuktikan kalau dia memang adalah penjahat yang sebenarnya!"


 


Perkataan raja membuat semua orang yang melihatnya (NPC) semakin yakin, mereka semua seakan percaya kalah Lyon melangkah penjahatnya. Mereka pun mulai membicarakan soal Lyon.


 


Tapi di sisi lain, Lyon tidak peduli dengan ocehan yang datang. Selama bisa memberikan waktu baginya, maka itu tidak apa-apa. Dia pun langsung berbalik dan mencari Ruby dan Snowly. Hanya sesaat, dia sudah menemukan mereka berdua. "Ruby, Snowly, cepat ke sini!!"  Ruby dan Snowly pun datang ke arahnya. Setelah mereka datang, Lyon langsung datang memberikan sesuatu kepada mereka.


 


"Nih, kalian gunakan ini dan cari putri Isabella di dalam istana, Snowly tahu tentang dia. Kalian dapat bicarakan soal ini kepada dia dan cari solusi buat bebaskan aku. Nah, Tuan Ardes, Anda turun juga."


 


Ruby pun menerima benda yang Lyon berikan. Itu adalah lencana spesial yang bisa membawa orang masuk dan keluar dengan mudah di Kerajaan. Saat Ruby menerima lencana itu, dia pun bertanya, "iya  ... tapi kak, apakah betul yang mereka katakan soal kakak??"


 


Lyon hanya menatap dengan datar. "Heh, kamu percaya juga. Adik seperti apa kamu yang tidak mempercayai kakaknya ??"


 


"Iyalah, Kakak kadang tidak dipercaya," jawabnya dengan spontan.


 


"Hahh, iyalah  ... pokoknya bicarakan hal ini dan katakan ada hal yang aneh pada Raja dan Ratu."


 


"Mm, baik,"


 


Kemudian, Snowly pun bertanya, "Jadi Lyon, bagaimana denganmu? Apakah kamu akan tetap tertangkap??"


 


Lyon hanya tersenyum dan berkata, "Yah, begitulah, mau bagaimana lagi. Jadi aku akan mempercayakan hal ini kepada kalian."


 


Ardes juga ikut berbicara, " Tuan Lyon jaga diri Anda."

__ADS_1


 


Lyon memberikan dengan dan segera berbalik dan kembali ke tempatnya semula. Semua pedang yang tadi menjadi perisainya, kembali menjadi pedangnya semula, dan kembali masuk ke dalam sarungnya. Sesaat, setelah itu dia berkata, "Baiklah, saya siap ditangkap."


__ADS_2