
Ola yang masih menunggu penjelasan yang akan di berikan oleh suami memilih tetap diam sambil bermain ponsel.berbeda dengan Rendi yang merasa tidak di tanggapi oleh sang istri memilih masuk ke kamar mandi terlebih dahulu sebelum menyelesaikan nya.
Ola yang melihat pintu kamar mandi sudah tertutup rapat menatap heran dengan tingkah suami nya.
5 menit kemudian Rendi sudah keluar dari kamar mandi dan melihat sang istri masih berada di posisi yang sama sambil tersenyum menatap layar ponsel nya.
" Sayang! Baju akyu mana? Jangan kayak anak kecil terus." ucap Rendi menatap tajam Ola.
Mendengar kata pedas yang sudah keluar dari mulut suami nya memaksa Ola untuk berdiri dan berjalan ke arah lemari untuk mengambil baju dan celana ganti untuk suami nya dan meletakkan begitu saja di atas tempat tidur.
Setelah melaksanakan tugas nya,giliran Ola yang masuk ke kamar mandi dengan membawa rasa kesal dan emosi yang bercampur di dada nya.
" Sayang sini." panggil Rendi ketika melihat Ola malah duduk di sofa.
Ola yang masih kesal memilih diam dan mengabaikan perintah yang keluar dari mulut suami nya.
" Sayang! Yolanda Zevanya Himawan." teriak Rendi ketika Ola mulai menguji kesabaran nya.
Dengan langkah pelan Ola bergerak naik ke atas ranjang tanpa berniat menatap wajah suami datar nya.
Pembicaraan yang akan segera di mulai tiba-tiba saja harus ter jeda dengan suara ponsel Rendi yang berbunyi.
" Aku bukan orang bodoh yang bisa Kamu tipu! Sampai kapan pun Aku tidak akan mau mengeluarkan sedikit pun uang ku untuk anak yang jelas-jelas bukan merupakan darah daging ku."
__ADS_1
" Istri ku akan segera mengetahui nya dari mulut ku sendiri dan Aku pasti kan rencana busuk mu itu tidak akan berhasil menghancurkan rumah tangga ku! Setelah semua bukti Aku dapat kan,bersiap lah untuk mendapatkan hukuman yang setimpal karena bagi ku penjara terlalu nyaman untuk wanita berhati iblis seperti Kamu."
" Dengar Bunga! Aku sama Kamu tidak punya hubungan apa-apa.Dan Aku juga selalu memakai pengaman jika sedang membeli mu! Kamu salah memilih lawan bermain dan Aku pasti kan besok pagi anak buah ku sudah membawa semua bukti kebohongan mu."
Sekujur tubuh Ola merinding mendengar ucapan suami nya, genggaman erat tangan Rendi pada tangan kanan nya membuat Ola sadar jika benar wanita yang menelpon suami nya itu adalah wanita sama yang berada di kantor tadi sore.
Setelah mematikan sambungan telepon nya,Rendi mengelus lembut tangan Ola dan menatap lekat manik mata yang selalu menenangkan jiwa nya.
" Apa yang sedang Kamu sembunyikan dari Aku Mas?Ada Urusan apa antara Kamu dan wanita itu? Kenapa Kamu masih menyimpan nomer ponsel nya di handphone mu?"tanya Ola mengeluarkan tatapan tajam penuh intimidasi.
Rendi menarik nafas begitu dalam saat mulut nya terasa kelu untuk menceritakan semua nya kepada Ola,tapi dia juga tidak ingin membiarkan sang istri terus berpikiran buruk kepada dia.
" Mas! Apa yang sedang Kamu tutupi?" teriak Ola tepat di samping telinga Rendi.membuat Rendi langsung menoleh kepada nya.
" Sudah beberapa hari ini Bunga datang ke kantor dan mengaku jika dia sedang mengandung anak ku.tapi sumpah demi tuhan sayang! Aku memang suka menyewa wanita di club malam tapi Aku tidak pernah lupa untuk menggunakan pengaman.Kamu harus percaya kepada Aku." pinta Rendi tidak ingin istri kecil nya pergi hanya karena masalah masa lalu nya.
" Terus?" tanya Ola semakin penasaran.
" Dia meminta Aku untuk bertanggung jawab bahkan rela menjadi istri kedua." sambung Rendi lagi.
" Dan Kamu menerima tawaran itu?" tanya Ola penuh selidik.
Rendi dengan cepat menggeleng kan kepala nya.sedikit pun dia tidak pernah kepikiran untuk menduakan cinta dan pernikahan mereka yang sudah terlalu sempurna menurut nya.
__ADS_1
" Ya nggak lah sayang! Aku masih normal dan Istri ku hanya Kamu seorang.tidak akan pernah berubah ataupun berganti." Rendi ingin mengecup kening Ola namun dengan cepat di tangkis oleh Ola yang sedang kesal.
" Percaya lah sayang! Anak itu bukan anak ku dan wanita itu hanya ingin menjebak ku saja." tukas Rendi mulai mengubah posisi supaya dia bisa meyakinkan istri nya.
" Aku nggak tahu harus percaya atau nggak! Aku juga bingung dengan masa lalu mu itu.kalau sampai anak yang ada di rahim Bunga itu anak mu? Apa yang akan Kamu lakukan?" tanya Ola memastikan karena tidak ingin terjadi kesalahpahaman di antara mereka.
" Nggak ada yang harus Aku lakukan karena jelas-jelas itu bukan anak ku,besok pagi anak buah ku akan membawa semua bukti nya.dan Aku harap Kamu tetap berada di samping ku." pinta Rendi mengiba.
Ola menghela nafas panjang sembari otak pintar nya berpikir mencari solusi terbaik.mau bagaimana pun juga setiap orang sudah pasti punya masa lalu dan jauh sebelum kejadian ini terjadi dia sudah mendengar kan secara langsung dari mulut suami nya bagaimana kelam nya masa lalu yang pernah suami nya lewati dulu.
" Terserah Kamu saja Mas! Yang jelas saat ini Aku sedang tidak baik-baik saja dan sangat syok dengan apa yang Aku dengar malam ini." ucap Ola tersenyum miris sambil merebahkan tubuhnya di atas ranjang dengan satu tangan yang sengaja di jadikan penutup mata nya .
Rendi terdiam dengan rasa bersalah nya,begitu juga dengan Ola sibuk dengan perasaan nya sendiri.tak ada pembicaraan lagi yang terjadi di antara mereka berdua kecuali hening.
Sedang kan di dalam sebuah hotel,Bunga yang sedang merayakan kemenangan nya datang langsung menemui sang kekasih yang sudah menanam bibit di rahim nya.mereka berdua rupa nya sudah merencanakan semua ini dan berniat ingin merusak rumah tangga Rendi dan menguasai harta kekayaan yang di miliki oleh Rendi.
" Kamu sangat pintar sekali sayang,tapi ingat ya! Setelah kalian menikah nanti,Kamu harus tetap melayani Aku karena Aku harus sering -sering menjenguk anak ku." pria tua itu mengelus perut Bunga yang belum terlalu kelihatan.
" Iya sayang,jangan khawatir dan Aku pastikan Aku dan anak kita akan segera menjadi bagian dari keluarga Irawan. " Bunga tersenyum lebar mengingat bagaimana pias nya Wajah Rendi ketika melihat hasil testpack dan juga kertas USG yang dia bawa tadi sore.
" Jangan lupa bagian ku." pria tua yang merupakan musuh bisnis Rendi langsung meremas gundukan kenyal yang melebihi genggaman tangan nya.sehingga membuat Bunga kelimpungan di tengah rasa nikmat yang dia rasakan saat ini.
Tanpa kedua nya sadari,bahwa semua yang mereka lakukan dan bicara kan saat ini sudah masuk ke layar laptop anak buah Rendi dan sudah mereka copy paste.termasuk juga dengan adegan menjijikkan yang sedang mereka lakukan di dalam kamar hotel itu.suara jeritan dua insan manusia yang saling bersahutan-sahutan membuat kuping meraka terasa terganggu tapi apa boleh buat demi hasil yang baik,mereka bahkan rela berkorban untuk Tuan muda.
__ADS_1
Jangan lupa Like, Vote dan Komen ya guys 😍🥰😍