Yolanda

Yolanda
Bab 51


__ADS_3

Niat hati ingin mengantarkan istri nya pergi berobat dan mencari tahu penyakit apa yang sedang di derita oleh istri nya.namun apa boleh buat ketika Fadel sang asisten tiba-tiba saja meminta dia untuk segera terbang ke negara tetangga di mana cabang perusahaan nya sedang mengalami penurunan besar dan terdapat masalah yang cukup besar yang mengharuskan dia sendiri sebagai CEO untuk terbang ke sana.


" Aduh gimana ini?" gumam Rendi lirih sambil menggaruk kesal kepala nya.


Ola yang sayup-sayup mendengar suami nya menggerutu di samping nya dengan cepat membuka kedua mata nya.


" Ada apa Mas?" tanya Ola yang merasa tubuh nya sudah lebih enakan sambil menghirup dalam-dalam aroma tubuh milik suami nya.


" Fadel tiba-tiba saja mengirim pesan dan juga email untuk tiket keberangkatan Aku besok pagi ke negara tetangga.terjadi masalah pada cabang perusahaan yang ada di sana." ucap Rendi pelan terdengar sangat putus asa.


" Terus kenapa wajah mu kusut begitu? Ya tinggal berangkat aja dan Aku yakin Kamu bisa menyelesaikan masalah yang terjadi di sana." Ola semakin merapat kan tubuh nya menyandarkan kepala nya di lengan suami nya.


" Masalah nya Aku nggak mungkin meninggalkan Kamu sendirian di sini dalam keadaan masih sakit begini? Lagian besok pagi kita akan pergi ke rumah sakit dan Aku sudah membuat janji dengan dokter milik keluarga Papa." ucap Rendi melingkarkan tangan di perut Ola yang bertingkah manja kepada nya.


" Aku sudah baikan kok Mas! Kamu boleh pergi dan Aku janji nggak akan terjadi apapun kepada ku." tukas Ola merasa senang dan terselamatkan ketika dia baru mengingat bahwa besok pagi suami nya sudah merencanakan mengajak dia ke rumah sakit.


" Kamu pergi sama Mama aja ya sayang? Aku nggak akan bisa tenang kerja kalau Kamu belum aman." Rendi berulangkali menghela nafas panjang nya,entah kenapa kemalangan ini terjadi secara bersamaan di saat dia benar-benar bingung harus mendahulukan yang mana, sementara dua-duanya sama-sama membutuhkan kehadiran nya.


" Udah tenang aja Mas! Nanti setelah Kamu pulang dari luar negeri kan masih bisa check up nya.sini biar Aku bantuin Kamu beres-beres nya." Ola langsung bangkit dari ranjang dan hendak berjalan masuk ke dalam ruang ganti.


" Nggak usah sayang! Biar Aku aja,sebaiknya Kamu tidur lagi aja supaya besok pagi lebih sehat lagi." Rendi menahan pergelangan tangan Ola dan meminta nya untuk tetap duduk di tempat,namun sayang nya Ola menolak dan bersikeras tetap melakukan kewajiban nya membantu sang suami.


Kedua nya berjalan bersamaan masuk ke dalam ruang ganti,Rendi yang tidak ingin terjadi apa-apa kepada sang istri memilih mengekor dari belakang dari pada terjadi sesuatu yang tidak dia ingin kan nanti nya.


" Kamu berapa hari di sana nya Mas?" tanya Ola membuka perlahan koper kecil yang baru saja di turunkan oleh Rendi.

__ADS_1


" 2 atau 3 hari lah sayang,jika bisa lebih cepat maka akan Aku usahakan nanti untuk segera pulang." jawab Rendi mengamati sang istri yang mulai menata semua barang-barang keperluan nya ke dalam koper,termasuk juga gosok gigi,sabun dan perlengkapan mandi lain nya.


" Baju santai nya 3 potong aja udah cukup yank,Aku palingan cuman ke kantor dan selebihnya di hotel, seperti nya jadwal Aku selama di sana sangat padat sekali." tukas Rendi yang sudah bisa menebak bagaimana kesibukan yang akan dia jalani nanti di negeri tetangga.apalagi Fadel tidak bisa menemani dia ke sana karena harus mengontrol perusahaan yang sudah cukup lama dia tinggalkan.


" Mas! Kamu lapar nggak?" tanya Ola ketika sudah selesai membereskan semua keperluan suami nya.


" Kamu lapar?" tukas Rendi dengan cepat karena sudah bisa menebak isi hati istri nya.


Ola dengan cepat mengangguk kan kepala nya sambil mengusap perut yang terasa sangat kosong.


" Mau makan apa?" tanya Rendi memeluk Ola dari belakang sambil mengendus leher jenjang milik Ola.


" Mmmm...Kalau Mie instan buatan Kamu boleh nggak?" tanya Ola begitu menemukan ide yang cukup membuat saliva nya menetes.


" Jangan mie instan sayang! Nggak baik buat kesehatan,yang lain aja ya." bujuk Rendi yang memang tidak suka makan segala sesuatu yang instan.


" Nggak boleh sayang! Aku nggak akan pernah mengizinkan Kamu makan makanan seperti itu." tolak Rendi lalu membawa Ola naik ke atas ranjang dengan dia yang berada di posisi bawah.


" Mas...Jangan jahat deh Kamu jadi suami,Kamu boleh deh minta apapun tapi izinkan Aku makan mie instan malam ini." Ola kembali merayu suami nya dengan wajah di tekuk dan mulut di majukan.


" Kamu sengaja menggodaku ya sayang? " Rendi langsung menyesap dan mengigit mesra bibir yang di majuin oleh Ola,bahkan kedua tangan nya sudah menjalar kemana-mana membuat Ola tak lagi bisa menolak dan semakin terbuai dengan permainan sengit yang di mulai oleh suami nya.


" Tapi setelah ini Kamu harus janji untuk masakin Aku mie instan." ucap Ola tak ingin kalah .


" Iya,tapi kita olahraga dulu." Rendi kembali menyatukan bibir keduanya dengan begitu lahap dan juga penuh nafsu.Rendi terus mengabsen satu persatu rongga mulut istri nya dengan begitu lembut,tubuh istri nya sudah menjadi candu bagi Rendi, Ola mulai mendesis merasakan aliran panas yang suami nya lukis di tubuh nya,cuaca malam yang terasa sangat dingin membuat kedua nya semakin larut dengan permainan panas yang sangat memabukkan.

__ADS_1


" Auhhhgggg Mas..." Ola meracau hebat dengan tubuh yang meliuk-liuk.


" Sayang Mas Mau keluar..."


" Aaahghhh..."teriak kedua nya secara bersamaan.


Rendi ambruk di atas tubuh istri nya dan Kembali melahap habis bibir milik istri nya.


" Makasih sayang." bisik Rendi mencium kening Ola sebelum pindah ke arah samping.


Rendi terus memeluk tubuh istri nya menumpahkan rasa rindu yang akan dia pendam selama berpisah dari istri nya nanti.Rendi terus saja menciumi wajah istri nya sehingga membuat kedua pipi Ola sudah lembab basah oleh saliva suami nya.


" Mas! Ayok bikin mie nya,Aku sudah lapar sekali." rengek Ola kembali merasa lapar setelah selesai berolahraga.


" Lapar kali ya? Nggak mau makan nasi aja?" tanya Rendi kembali memastikan.


" Mas! Tadi Kamu udah janji loh mau ngikutin mau nya Aku." ketus Ola merasa kesal.


" Iya...Iya...Jangan marah dong sayang! Aku cuman nanya aja dan kalau Kamu nggak mau juga nggak papa kok." Rendi kembali memakai baju yang sudah teronggok di atas lantai dan tidak lupa ikut memungut baju milik istri nya.


" Ini sudah jam 00.18 WIB loh sayang,Kamu mau ikut ke bawah atau mau nunggu di kamar aja." tanya Rendi lagi.


" Aku mau ikut aja,Aku mau lihat sendiri bagaimana cara Kamu memasak mie nya." Ola menggandeng tangan suami nya dengan hanya memakai baju tidur saja.


Begitu sampai di lantai bawah,Rendi segera membuka kulkas mencari bumbu yang akan dia gunakan untuk membuat kan pesanan istri nya.cukup lama tinggal di luar negeri membuat Rendi sedikit banyak nya paham tentang cara membuat mie instan.dengan begitu lincah Rendi memotong semua bahan yang sudah dia cuci bersih.sedangkan Ola memilih duduk di dekat meja makan sambil memperhatikan suami nya yang semakin tampan menggunakan celemek,dia juga diam-diam mengambil gambar Rendi menggunakan ponsel Rendi yang di tinggal di depan nya.

__ADS_1


Jangan lupa Like,Vote dan Komen ya guys 😍🥰🥰


__ADS_2