Yolanda

Yolanda
Bab 59


__ADS_3

2 bulan telah berlalu, setelah menyelesaikan skripsi nya tepat waktu dan mendapatkan applaus dari para dosen pembimbing.hari ini Ola beserta beberapa rekan mahasiswa lain nya sedang bersiap-siap menghadiri acara dies natalis universitas.sedangkan untuk ketiga sahabat Ola masih belum beruntung dan harus mengulang kembali sampai semua tugas mereka di nyatakan sempurna dan baru bisa melangkah ke tahap berikutnya.


Dalam acara wisuda ini Ola maju sebagai mahasiswa yang mendapatkan IPK paling tinggi,meski kesulitan dan terasa pengap dengan perut yang sudah mulai kelihatan ,tapi tak membuat wanita hamil ini bersedih hati dan malah tersenyum manis di tengah bisik-bisik manja yang di lakukan oleh teman-teman yang hadir di aula universitas ini.


" Kami sangat puas dengan pencapaian Kamu ,meski dalam keadaan hamil sekali pun tapi tak membuat semangat belajar Kamu menurun." bisik Pak rektor ketika menyerahkan piagam penghargaan kepada Ola yang merupakan salah satu mahasiswi berprestasi.


" Terimakasih Pak." balas Ola menjabat tangan Pak rektor dan melangkah menatap orang tua dan juga mertua nya yang duduk di barisan depan dengan wajah tersenyum bahagia menatap ke arah nya.di samping Ibu mertua nya ada sosok pendamping sekaligus pembimbing jika mereka ada di rumah.siapa lagi jika bukan suami tercinta nya.


Dalam acara wisuda hari ini ,Pak Dion memanfaatkan waktu luang yang ada untuk memperjelas status Ola di mata semua orang yang hadir di sini,Pak Dion terpaksa harus turun tangan dan mengumumkan pernikahan Rendi dan juga Ola ketika telinga nya juga tidak sengaja mendengar cemoohan dari mahasiswa tentang Ola yang diam-diam sudah hamil di luar nikah.ingin sekali dia menampar mulut yang sudah meremehkan menantu dan juga calon cucu nya,tapi Pak Dion masih cukup waras untuk menjaga wibawa nya di hadapan semua orang dan lebih memilih membalas dengan cara halus.


"Dalam kesempatan kali ini Saya akan memperkenalkan menantu atau istri dari putra Saya Rendi Irwan yang mana dia juga merupakan mahasiswi di kampus ini.Yolanda Zevanya Himawan adalah istri sah dari putra Saya dan mereka sudah sah menjadi suami istri sejak 7 bulan yang lalu,mereka menikah karena perjodohan yang Saya lakukan dengan sahabat dekat Saya sendiri dan kami memilih sepakat menyembunyikan semua nya karena beberapa hal termasuk juga status menantu saya yang masih tercatat sebagai seorang mahasiswi,saya harap kalian memaklumi semua nya dan tak lagi mempermasalahkan keadaan menantu saya yang sedang hamil ini." Kata sambutan sekaligus penegasan status tentang Ola membuat banyak orang terdiam dengan rasa malu dan juga kaget, terlebih lagi untuk mereka yang sudah terang-terangan menghina Ola sebagai wanita tidak baik-baik.Dosen wanita yang bernama Andin yang sempat menaruh rasa kepada Rendi juga di buat kicep di pojokan sambil meratapi nasibnya yang tidak bisa menggapai Rendi sebagai calon kekasih hati.


Sikap Rendi yang membantu Ola berjalan menuju kursi nya membuat semua orang terhipnotis dan tanpa sadar riuh tepuk tangan memenuhi aula kampus ini.


Upacara wisuda itu berakhir pada pukul 12.30 siang, mahasiswa ataupun mahasiswi yang sudah menyadari kesalahannya datang berbondong-bondong ingin meminta maaf kepada Ola sehingga membuat Rendi terpaksa memanggil para penjaga untuk mengawal mereka sampai keluar.


Mobil yang membawa Ola langsung bertolak menuju kediaman pribadi nya dengan di ikuti 4 mobil lain yang ada di belakang sana.

__ADS_1


" Selamat ya sayang untuk penghargaan yang Kamu dapatkan,Bunda sangat bangga sama Kamu." Bu Yesi memeluk putri nya dengan sedikit memberi ruang agar calon cucu kesayangan nya tidak terhimpit oleh tubuh mereka berdua.


" Terimakasih Bunda! Ini semua berkat doa dan kerja keras Bunda juga." balas Ola lirih.


" Selamat ya anak Mama! Meskipun sedang hamil begini dan sering mual tapi tidak membuat Kamu ketinggalan dan justru menyelesaikan kuliah mu lebih awal dari yang kita duga." giliran Bu Nala yang memeluk menantu nya sambil mengusap lembut perut Ola yang menggembung di balik baju kebaya modern yang dia ke kenakan.


" Terimakasih Ma! Ini juga atas doa dari Mama." Kata Ola lagi.


Ketiga sahabat nya yang juga baru keluar dari mobil langsung berhambur memeluk Ola sekaligus sambil menggumam kan kata bangga mereka untuk Ola yang super Jenius.


" Happy graduation ya Bumil( ibu hamil).Aku kalah jauh deh pokoknya sama Kamu! Aku juga yakin nanti nya calon anak kalian pasti akan mewarisi gen kepintaran kedua orang tua nya.dan mungkin saja umur 15 tahun nanti dia sudah lulus kuliah dengan gelar cumlaude." Ucap Meri tak habis pikir dengan best couple ini.


" Kalian main kesini saja! Kalau Aku yang keluar sudah pasti nggak akan dapat izin dari Mas Rendi." Ola yang merasa Kasihan akhirnya berniat mengajar kan ketiga sahabat nya,dia tahu betul apa yang harus dia lakukan nanti sebelum ketiga sahabat nya ini benar -benar ketinggalan jauh dari mahasiswa yang lain.


" Siap 86, pokok nya Kamu nggak usah gerak dan biarkan kami saja yang datang menemui Kamu." Meri yang awal nya lesu kini nampak lebih bersemangat ketika Dewi Fortuna sedang berpihak kepada nya.


" Kamu kok bisa pintar dan cerdas banget sih La! Tante Yesi kasih Kamu makan apa waktu kecil?" tanya Risa ingin tahu,desakan dari kedua orang tua nya membuat Risa selalu stres jika sudah berada di rumah, apalagi kedua orang tua nya yang selalu mengungkit tentang Ola yang sangat pintar dan berbeda jauh dari diri nya.

__ADS_1


" Ya makan kayak yang kalian bertiga makan,maka nya kalau dosen lagi menjelaskan di depan kelas itu dengar bukan malah buka online shop." ledek Ola membuat ketiga nyengir kuda.


Pak Dion yang datang membawa fotografer profesional langsung meminta Ola untuk bergaya dengan begitu apik, setelah itu dia berdiri dengan di dampingi Rendi di samping nya, setelah puas dengan foto berdua barulah bergantian para orang tua mengambil bagian masing-masing dan terakhir di ikuti oleh ketiga sahabat nya.


" Benar-benar sultan mertua nya Ola! Udah kaya dari lahir di tambah lagi mendapatkan jodoh yang juga kaya! Mulus banget sih hidup Ola yang nggak perlu susah payah mikirin berasa dan minyak yang habis lagi."batin Meri terus menatap lekat wajah Ola yang memiliki kehidupan yang begitu sempurna di mata nya.


Setelah selesai mengabadikan momen penting ini dengan ratusan hasil jepretan,Bu Yesi dan Bu Nala langsung mengajak mereka semua untuk menikmati hidangan yang sudah di siapkan kan, berikut dengan tukang fotografer dan juga asisten nya.para penjaga dan security yang ada di depan rumah juga bergantian masuk untuk mengambil makanan.


" Dek! Mama Kamu hebat banget kan? Udah cantik,hebat dan semakin membuat Aku tambah jatuh cinta sama Kamu." bukan nya mengambil nasi untuk istri nya ,Rivan malah mengajak Ola untuk bermesraan di dekat meja makan.sehingga membuat semua orang mengulum senyum karena tidak berani mengeluarkan secara langsung.


" Nanti Aku minta hadiah ya Mas! Kemarin kan Kamu sudah janji sama Aku?" tagih Ola yang masih mengingat dengan jelas bagaimana janji Rendi kepada nya malam kemarin.


" Iya sayang, untuk sekarang harus di luar kota dan tidak boleh meminta yang ada di luar sana.Kamu sedang hamil dan Aku takut membawa Kamu bepergian jauh." sanggah Rendi sebelum istri nya meminta hal aneh yang mungkin saja akan sulit untuk dia kabulkan.


" Baiklah! Tapi nanti setelah dedek nya lahir Kamu harus membawa Aku ke Korea."Ola mengacungkan jari kelingking untuk mengikat janji dengan suami nya.


"Iya janji sayang." Rendi terpaksa mengalah sebelum Ola kembali pada mood sensitif nya.

__ADS_1


Jangan lupa Like, Vote dan Komen ya guys 😍🥰🥰


__ADS_2