
Niat Ola yang ingin mengajak Rendi keluar dari kamar mereka akhirnya harus pupus sudah setelah mendengar larangan keras yang di ucapkan oleh suami nya.tak ingin membantah atau pun memancing keributan lain nya,Ola memilih mengalah dan kembali tiduran di atas ranjang yang cukup luas jika hanya di tempati berdua saja.
Rendi kemudian menarik tangan Ola hingga sang wanita merapat ke tubuh nya hingga tak ada jarak yang memisahkan lagi.
Tanpa di sadari kedua nya pun semakin merapat dan dalam sekejap bibir kedua nya sudah saling bertautan membelit satu sama lain.Rendi menyesap lembut bibir Ola dan di balas oleh Ola dengan begitu nikmat nya.
" Boleh?" tanya Rendi memastikan dan Ola membalas dengan mengangguk kan kepala nya.setelah mendapatkan jawaban dari istri nya,Rendi kembali menautkan bibir kedua nya sehingga membuat suasana kian terasa panas dan bergelora.
Ola melenguh ketika merasakan bibir Rendi mulai bermain di leher nya dan bahkan menghisapnya bagaikan seorang vampir lalu meninggalkan banyak jejak merah di sana.tidak ingin ada kain yang menjadi penghalang kegiatan enak-enak nya, Rendi lalu melepas seluruh pakaian tidur yang di pakai oleh Ola sehingga membuat tubuh putih mulus milik Ola terpampang nyata di depan mata nya.
" Kamu semakin seksi sayang." bisik Rendi lalu melepas semua baju yang di pakai nya termasuk juga dalaman,sehingga membuat kedua nya sama-sama polos.
Ola tiba-tiba saja bergidik ngeri menatap benda panjang,besar dengan urat yang menonjol keluar.
Rendi yang sudah tidak kuat lagi menahan segala sesak di benda panjang itu lantas naik ke atas tubuh Ola dan mengungkung nya di bawah tubuh kekar nya.
Rendi kembali melahap dengan rakus benda kenyal yang begitu menggoda,dan tidak lupa juga mengemut puncak nya seperti sebuah permen manis.satu tangan nya lagi juga aktif bergerak memainkan dan memijit benda kenyal yang lain nya sehingga membuat Ola mendesis pasrah dengan tubuh yang meliuk-liuk seperti seekor ular kobra.
" Sayang...Hhhhh..." Ola menjerit ketika Rendi semakin menggilai benda kembar nya.
" Sayang...." racau Ola lagi dan semakin menekan kuat kepala Rendi di belahan benda kenyal nya.
Seluruh tubuh Ola terasa di landa rasa nikmat yang sangat luar biasa ketika Rendi yang sangat mahir bermain lincah di bawah sana.
Setelah merasa cukup dan sangat puas membuat istri nya kepanasan hingga mengeluarkan cairan kental nya,kini giliran Rendi yang akan memainkan pusaka sakti nya dan langsung memasukkan ke dalam kamar sempit yang begitu menggigit.
" Sayang." pekik kedua nya secara bersamaan.
__ADS_1
Rendi bergerak dengan lincah, semakin lama semakin cepat dan semakin menuntut sehingga membuat kedua nya mencapai puncak pelepasan yang begitu indah.
" Sayang..." racau Rendi tak terkendali lagi.
" Mas...Sayang.." balas Ola juga ikut menggapai nikmat nya surga dunia.
Dengan tubuh yang masih basah dan berkeringat sekali,Rendi langsung ambruk di atas tubuh Ola yang sama-sama basah seperti tubuh nya.
" I love you sayang." bisik Rendi lalu mengecup seluruh wajah Ola seraya menggulirkan tubuh nya ke arah samping.
Ola yang sudah lelah hanya membalas dengan tersenyum hangat dengan nafas yang masih memburu hebat.
Rendi lalu menarik selimut untuk menutupi tubuh polos mereka berdua dan menarik Ola untuk masuk ke dalam pelukan nya.
Keesokan pagi nya,kedua pasangan suami istri ini sama-sama terbangun saat matahari sudah meninggi di atas kepala mereka.bahkan panas nya udara yang masuk ke celah jendela kamar tidak membuat kedua nya terusik dan semakin merapat kan tubuh saling memeluk satu sama lain.akibat ulah Rendi yang terus saja meminta hak nya tadi malam sampai pagi menjelang, membuat kedua mata Ola terasa perih jika di buka lebar-lebar.
" Aku masih ngantuk Mas! Kamu sih minta jatah nya nggak pernah ngira- ngira." Ola mengomel dengan kedua mata yang masih tertutup rapat.Rendi yang merasa bersalah hanya bisa nyengir kuda seraya kembali mengendus leher yang sudah belang-belang akibat keganasan nya tadi malam.
Tepat pada pukul 1 siang, baru lah kedua nya memutuskan untuk segera bangun akibat mendengar suara perut Ola yang sudah berbunyi nyaring mencari makanan yang sudah sangat telat untuk di jadikan sarapan.
Kedua nya menikmati makanan pagi sekaligus makan siang di dalam resort dengan menu yang berbeda dari tadi malam.
Ola makan dengan begitu lahap sekali dan bahkan menambah makanan nya hingga beberapa kali dan hanya di biarkan saja oleh Rendi yang mengerti jika sang istri sudah benar-benar kelaparan.
Diam-diam Rendi mengambil gambar Ola yang tampak tersenyum menghadap ke arah laut.wajah cantik Ola terlihat jelas di kamera ponsel canggih suami nya.bukan hanya satu gambar saja, tetapi ada beberapa macam gaya Ola yang di jepret diam-diam oleh suami nya.
" Berdiri di di dekat jendela itu sayang." titah Rendi yang ingin mengambil gambar Ola dengan view terbaik yang ada di labuhan bajo.
__ADS_1
" Oke." balas Ola langsung berdiri dengan gaya andalan nya.
Kedua nya bergantian mengambil gambar dari pasangan masing-masing untuk di jadikan koleksi pribadi, setelah itu mereka berdua langsung turun ke bawah dan berjalan ke arah kapal pesiar yang berukuran besar dan tentunya sudah di sewa oleh Rendi.
Berada di atas kapal yang begitu besar membuat kedua nya dengan bebas ingin melakukan apapun tanpa merasa malu ataupun sungkan.
Rendi dan Ola menghabis waktu selama 4 hari di atas kapal besar yang terlihat kuno tapi sangat unik sekali jika sudah masuk ke dalam nya.mereka berdua hanya berdiam diri di atas kapal karena Rendi yang tidak mengizinkan Ola untuk turun ke laut walaupun hanya sekedar berenang atau apa lah nama nya.
" Kita akan kembali ke resort sekarang juga ya Mas?" tanya Ola bingung.
" Iya sayang,sudah cukup waktu di laut nya dan nanti sore kita harus kembali ke bandara lagi." jawab Rendi yang membantu Ola merapikan barang-barang yang ada di dalam kamar yang mereka tempati di dalam kapal.
" Kan baru 5 hari Mas! Kata nya kemarin kita di sini selama satu mingguan." sanggah Ola tidak terima karena masih merasa kurang puas.
" Kita tidak akan kembali ke ibu kota dulu sayang,Aku akan membawa Kamu mampir ke jepang selama 3 hari untuk menemui kedua orang tua mu." Ola yang mendengar kata orang tua langsung berhambur memeluk suami nya.
" Ini beneran kan Mas? Kamu nggak lagi bohongi Aku kan Mas?" tanya Ola bertubi-tubi.
" Nggak sayang,Aku mana berani membohongi Kamu lagi.ayok kita kembali ke resort mengambil barang-barang yang sudah di rapikan oleh anak buah Tante dan langsung menuju ke Bandara setelah itu." begitu sampai di hotel, ternyata barang mereka berdua sudah di turunkan di lobby oleh karyawan resort atas perintah langsung dari Tante Rivan.
" Terimakasih ya Mbak." ucap Ola memberikan beberapa helai lembar uang ratusan kepada 2 orang wanita yang menolong nya siang ini.
Pesawat pribadi milik keluarga Irawan langsung terbang menuju negera jepang.seperti biasa nya,Ola akan kembali muntah-muntah tanpa mengeluarkan apapun dari mulut nya,padahal selama ini Ola tidak pernah punya penyakit mabuk perjalanan.tapi entah kenapa sekarang semua nya berubah seperti yang berada di tubuh nya bukan lah Ola yang asli.
" Kamu tiduran aja sayang,nanti kalau sudah sampai akan Aku bangunin." ujar Rendi membawa Ola masuk ke dalam kamar yang di sediakan khusus untuk keluarga nya jika ingin bepergian yang jauh.
Jangan lupa like,Vote dan Komen ya guys 😍🥰🥰
__ADS_1