
Kring..kring...suara alarm di meja rias menunjukan pukul 6.30."Aaaa...gue kesiangan lagi"teriak Anisa sambil lari ke kamar mandi,saking terburu-buru dia menabrak ember di depan pintu."Brukk...."aduh..kaki gue"Anisa meringis kesakitan,selanjutnya dia langsung masuk kamar mandi,hanya membutuhkan waktu lima menit Anisa kini sudah selesai dengan ritual di kamar mandinya dia langsung berpakaian dan makeup natural saja.Anisa yang cantik tidak perlu berpakaian ribet dia hanya memakai rok denim biru dongker dan kemeja pich polos yang ngepas di badan hingga terlihat sexi untuk sepatu dia tetap setia dengan sepatu kets putih kesayangannya.Rambutnya yang hitam dia biarkan tergerai.
Anisa langsung meluncur dengan ojol untuk segera ke tempat kerjanya yaitu sebuah perusahaan di bidang agenci modeling,tapi sekarang dia bukan lagi bekerja di bagian admin tapi sekarang jadi asisten pribadi model ternama.Hanya butuh lima belas menit perjalanan Anisa sudah sampai kantor dan menuju lantai lima ruangan tempat sang bos berada.Anisa sudah pasrah kena omelan lagi sang model karena terlambat.
Baru saja masuk lansung di sambut teriakan Monica"Nisa...cepetan kita lansung ke tempat pemotretanan ini sudah terlambat dasar asisten lemot..."Anisa sudah biasa mendengar teriakan Monica walaupun baru dua Minggu jadi asistennya.
Monica akan mengadakan pemotretan di sebuah bangunan tua di pusat kota.Akhirnya Monica dan Anisa sampai tempat pemotretan,semua kru sudah siap dengan tugasnya masing-masing tidak terkecuali Anisa dia sudah memegangi perlengkapan Monica dari minum,kipas,payung dan segalanya.
Akhirnya Monica sudah siap pemotretan dia sudah bergaya lenggak-lenggok dengan arahan fotografer profesional.Akhirnya Anisa bisa duduk sebentar sambil terus melihat ke arah Monica,takut sewaktu-waktu memanggilnya."Aduh..gue kebelet pipis,mendingan ketoilet dulu deh..mumpung Monica masih pemotretan."gumam Anisa di hati.
Anisa buru-buru lari menuju toilet,"akhirnya..lega.."kata Anisa.Anisa lalu membuka pintu toilet menuju wastafel untuk merapikan rambut hitamnya yang panjang,dia memang jarang mengikatnya karena lebih suka di gerai saja,dia bercermin sekalian."upsh..Monica,"Anisa ingat bosnya pasti sudah nyariin dia.Maka dengan cepat Anisa berlari keluar dari toilet,tanpa memperhatikan sekitarnya.
__ADS_1
Brukkk..
Tubuh Anisa terpental menabrak tubuh bidang seorang laki-laki di depannya yang tidak dia liat sebelumnya.
"Aaww...pantat gue tepos deh,"gerutu Anisa tanpa melihat orang di depannya yang mengulurkan tangan untuk membantunya bangun."Bangun..."ucap laki-laki di hadapannya sambil mengulurkan tangan.Anisa menengadahkan wajahnya ke atas dan seolah mimpi dia melihat oppa Korea yang ganteng sambil berkata di hati,"oppa..Lee min Kho atau so Jong Ki ya ini."Bukannya bangun Anisa malah bengong hingga laki-laki di hadapannya berlalu dan tidak jadi membangunkannya. sambil berkata laki-laki itu pun pergi"Cewek aneh.."Laki-laki yang tadi mau membantu Anisa bangun tidak lain adalah Aditya suaminya Monica yang nyusul ke tempat pemotretan.
Akhirnya Anisa bangun dan celingukan mencari kemana laki-laki tadi yang di hadapannya sambil berkata"mana oppa ganteng tadi,apa gue mimpi."Anisa berjalan menuju tempat Monica dan ternyata Monica masih belum selesai pemotretan.Akhirnya Monica selesai pemotretan dengan sigap Anisa langsung menghampirinya dengan membawa kipas dan botol minuman."Silahkan duduk bos,"kata Anisa sambil menyediakan kursi santai untuk Monica.Monicapun langsung duduk dan minum air di botol yang di sediakan Anisa.
Tiba-tiba seorang laki-laki yang di bilang Anisa oppa ganteng menghampiri Monica sambil menciumnya dan berkata lembut"Hai..sayang."Monica menoleh sambil menjawab"Hai..beb..,kamu kesini?ko ga bilang-bilang sih."Aditya menjawab"kejutan say.."Akhirnya Adityapun duduk di samping Monica."sayang kamu udah selesai?"tanya Adit pada Monica."Sudah",jawab Monica singkat.
Monica pun berbicara pada Anisa dan memperkenalkan Aditya biar asistennya tidak bergosip aneh-aneh,karena Monica sudah berbicara pada Anisa kalo dia menikah dengan suaminya Aditya tanpa publik tau,jadi publik taunya kalo Monica pacaran saja sama sang pengusaha tajir itu.memang Anisa belum pernah lihat suaminya Monica sebelumnya bahkan Anisa tidak tau pengusaha tajir yang bernama Aditya Pratama yuda yang terkenal dan sering terpampang fotonya di majalah-majalah,karena memang Anisa tidak begitu suka gosip2 atau kepoin orang orang terkenal.
__ADS_1
Anisa pulang ke kostan sekitar pukul 20.00,ya memang kerjaannya yang sekarang tidak tentu jam kerjanya tapi Anisa tetap senang karena gajinya dua kali lipat dari gaji yang sebelumnya.Anisa tinggal di kostan karena dia seorang perantau yang datang ke kota besar demi mengejar impian menjadi orang sukses.Anisa mempunyai ibu yang sering sakit-sakitan dan dua orang adik laki-laki yang masih bersekolah SMP dan SMA yang tinggal di kampung,jadi dengan alasan itu dia jadi tulang punggung untuk keluarganya setelah ayahnya meninggal.
Anisa merebahkan tubuhnya pada ranjang kecil di kamar kostnya dia cukup lelah hari ini,dia menatap langit-langit di kamarnya sambil berkata"ternyata oppa yang ku lihat di kamar mandi itu pak Aditya suami bos Monica,ahh...,tidak ada harapan"Anisa terperanjat kaget kenapa dia bilang begitu seolah berharap Aditya singgel atau oppa ganteng yang di kirim Tuhan untuk dia."khayal apa sih aku.."gumam Anisa di hati.
Krukkk..
Terdengar bunyi perut Anisa yang kelaparan.Anisa pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya,selesai mandi dia keluar kamar untuk membeli nasi goreng langganannya ,di depan kamar kost Anisa ketemu teman kostnya sekaligus sahabatnya Tari.Tari sahabat Anisa semenjak kost di rumah itu sudah hampir dua tahun mereka bersahabat,Tari bekerja di perusahaan PRATAMA GROUP yaitu perusahan besar yang di pimpin CEO ganteng tapi serem Aditya Pratama Yuda.walau sudah lama bersahabat Tari tidak pernah cerita pada Anisa tentang nama bosnya yaitu Aditya suaminya Monica.Tari hanya bercerita kalau bosnya ganteng tapi serem.
Anisa mengajak Tari makan nasi goreng di depan"Tar..ayo kita makan nasi goreng,gue dah tiga hari ga makan nasi goreng mang Diman."ajak Anisa pada Tari."bayarin ya.."goda Tari pada Anisa."tanggal tua,ntar kalau gue gajian lu gue traktir deh kan gaji pertama jadi asisten model,"ucap Anisa sambil menarik tangan Tari menuju Abang nasi goreng
Tiba di tukang nasi goreng langganannya(mang Diman)mereka langsung duduk dan serempak berkata"mang..biasa.."dengan anggukan mang Diman menjawab"ok."Tanpa harus pesan aneh-aneh karena mang Diman sudah hapal betul pesanan kedua gadis ini.
__ADS_1
sambil menunggu pesanannya jadi Anisa bercerita tentang kejadian tadi siang kalau Anisa bertemu oppa ganteng seperti yang sering dia lihat di drama Korea kesukaannya.
"Tar..tadi ada oppa ganteng nabrak gue di depan kamar mandi"dengan semangat Anisa bercerita."siapa??"Tari bertanya."oppa ganteng yang sering gue khayalin,tapiii..."ucapan Anisa menggantung.Tari di buat penasaran dengan ucapan Anisa.Taripun cepat-cepat bertanya lagi"kenapa??"ihkks..ihks..Anisa meratap"dia suami bos gue"Tari kaget hampir teriak"gila lu masa mau embat suami bos,"buru -buru Anisa menutup mulut sahabatnya itu.Dan pembicaraan merekapun berhenti setelah pesanan nasi goreng mereka sudah siap.Tanpa basa basi mereka langsung menyantap nasi goreng tersebut.