Aku, Kamu Dan Suami Kita

Aku, Kamu Dan Suami Kita
Monica kembali lagi


__ADS_3

Anisa sudah sampai butik,ini adalah hari pertamanya bekerja di butik milik mamih Aditya.Anisa langsung di sambut hangat oleh karyawan butik mereka taunya Anisa adalah saudaranya nyonya Pratama,Anisa memang meminta mamih Aditya agar tidak memberitahu karyawan lain tentang dirinya yang berstatus istri dari anak pemilik butik tersebut.


Adityapun sudah sampai kantornya,dia di sambut para karyawan PRATAMA GROUP dengan penuh kegembiraan, mereka senang pimpinannya sudah pulih dan mulai memimpin kembali.


"Selamat pagi pak"sapa semua karyawan yang sudah berbaris menyambut pimpinan mereka.


"Pagi,"jawab Aditya singkat lalu berjalan menuju ruangannya.


"Selamat pagi pak, selamat datang kembali,"sapa Dinda sekertaris Aditya.


"Pagi,kamu sekertaris saya ya? siapa nama kamu?"tanya Aditya karena dia tidak mengingat Dinda.


"Saya Dinda,"jawab Dinda tersenyum karena dia tau kalau bosnya sedang mengalami hilang ingatan.Boy memang sudah memberitahu para kepala bagian divisi kalau Aditya sedang hilang sebagian ingatannya.


Di dalam ruangannya Aditya masih mengingat kejadian tadi di jalan bersama Anisa, mengingat pengakuan Anisa kalau dia adalah suaminya perempuan cantik itu.Aditya meraba bibirnya,dia masih merasakan lembutnya ciuman dari bibir Anisa lalu dia tersenyum"apa sebelum hilang ingatan,aku begitu mencintai Anisa? seperti apa cerita cinta aku sama Anisa?"


Tok..tok..


"Masuk"


"Selamat pagi pak,ini jadwal bapak hari ini,"ucap Boy.


"Pagi Boy, duduklah ada yang ingin saya tanyakan,"Aditya duduk di sofa diikuti Boy duduk di depannya.


"Ada apa pak?"tanya Boy.


"Santai saja Boy,Kitakan lagi berdua gak usah formal gitu,"ucap Aditya.


"ok,apa yang ingin kamu tanyakan Dit,"ucap Boy.


"Apa benar Anisa istri ku?"tanya Aditya.


"Kamu sudah tau?"Boy balik bertanya.


"ya..tadi saat aku mengantarkan dia ke butik,Anisa bilang kalau aku suaminya,"ucap Aditya.


"Kamu gak akan kenapa-kenapa, kalau aku ceritakan tentang hubungan kalian?coba tarik nafas jangan terlalu tegang mendengar kannya dan jangan memaksa untuk mengingatnya,"ucap Boy khawatir terjadi apa-apa pada Aditya.


"Tenang saja,ayo.. ceritakan,"ucap Aditya tak sabar.


"Ya..memang kalian sudah menikah,dia istri kamu yang ke dua,"ungkap Boy dengan hati-hati mengucapkan nya.


"Istri kedua, memangnya aku punya istri dua terus istri pertamaku siapa?"tanya Aditya sedikit kaget.


"Ingat Dit waktu kuliah dan baru menjabat CEO kamu kan di jodohkan sama Monica lalu setahun kemudian kalian menikah jadi istri pertama kamu adalah Monica."ucap Boy.

__ADS_1


"Aku sama Monica sudah menikah berarti aku selingkuh sama Anisa?"tanya Aditya.


Lalu Boy pun menceritakan bagaimana terjadinya pernikahan antara Aditya dan Anisa dari mulai A sampai Z.


Aditya diam mendengarkan cerita Boy di kepalanya seperti berputar kejadian demi kejadian bagaikan kaset kusut.


Awww...


"Dit,tenanglah ayo tarik nafas,di mana obatnya?"tanya Boy panik melihat Aditya meringis kesakitan sambil memegangi kepalanya.


"Di tas,"jawab Aditya.


Aditya sudah mulai tenang dan rasa sakit di kepalanya sudah hilang dia beristirahat di ruangan pribadinya.Hari pertama Aditya masuk kantor belum bisa bekerja secara efektif dia menyerahkan semua pertemuan dengan klien pada asistennya Boy.


**Pukul 19.00WIB,di kediaman pak Pratama**


"Nis,gimana hari pertama kamu di butik?"tanya mamih Aditya.


Hampir semua anggota keluarga kini sedang berada di ruang keluarga kecuali pak Pratama yang sedang di luar kota dan Aditya yang belum pulang dari kantor.Kakak Aditya sudah kembali lagi ke luar negeri.


"Mam,Nisa sangat senang bisa membantu mamih di butik,semua karyawannya sangat baik pada Nisa,"jawab Anisa sambil memakan camilan kesukaannya.


"Assalamualaikum,"ucap Aditya yang baru masuk rumah.


"Walaikumsallam,"jawab Mamih dan Anisa serempak.


"Selamat malam Anisa,"ucap wanita itu.


"Malam bak Monica,"jawab Anisa.


"Kamu ngapain ke sini?"tanya mamih Aditya berdiri melihat perempuan yang ada di belakang Aditya.


"Mamih,aku kan menantu mamih apa gak boleh ke sini hiks...hiks..,"jawab Monica pura-pura sedih.


"Mam,Aditya sudah tau kalau Monica istri pertama Aditya dan kini dia sedang mengandung dan Anisa istri ke dua Aditya karena suatu perjanjian itupun karena permintaan Monica demi kalian yang selalu menuntut kami untuk segera mempunyai anak namun sekarang Monica sudah hamil jadi aku akan segera menyudahi perjanjian itu namun Aditya tetap akan bertanggung jawab atas anak yang di kandung Anisa dan kenapa mamih malah mengusir Monica bukannya mamih dulu yang memaksa Aditya untuk menikahi Monica,mam walaupun Aditya tidak mencintai Monica tapi Aditya sebisa mungkin akan menjadi suami yang bertanggung jawab untuk istri sah Aditya yaitu Monica,"ungkap Aditya dengan nada suara tinggi.


Mamih dan Anisa kaget mendengar ucapan Aditya,apa yang mengakibatkan Aditya mengatakan semua itu padahal kenyataannya tidak benar,namun mereka sadar kalau kini Aditya sedang mengalami hilang ingatan dan semua itu pasti karena ulah Monica yang mempengaruhi Aditya dengan kebohongannya.


*Flashback on*


"Sayang..."Monica masuk ruangan Aditya tanpa mengetuk pintu,Aditya yang sedang duduk di kursi kerjanya kaget.


"Monica... kenapa gak ketuk pintu terlebih dulu,"ucap Aditya.


"Sayang..maaf karena aku sangat merindukanmu,"Monica langsung memeluk Aditya.

__ADS_1


"Lepas Mon,ini di kantor,"Aditya melepaskan pelukan Monica lalu dia beranjak pindah tempat duduk ke sofa diikuti Monica.


"Sayang...apa kamu gak merindukan aku padahal kita sudah lama gak bertemu karena aku di usir dari rumah kamu,"ucap Monica sengaja berbohong karena dia tau Aditya sedang hilang sebagian ingatannya.


"Kenapa mamih mengusir kamu?"ucap Aditya.


"itu karena istri kedua kamu yang sudah mempengaruhi mamih hiks...hiks.."ucap Monica sambil menangis.


Aditya tidak tau kalau Monica sudah di usir dari rumahnya dan Aditya pun tidak tau penyebabnya apa karena Boy tidak sempat cerita mengenai Monica,Boy hanya bercerita tentang bagaimana Aditya bisa menikah dengan Anisa saja jadi Aditya belum tau kelakuan dan kebohongan Monica dan Adityapun belum tau kalau dia akan segera menceraikan Monica.


"Maafin aku gak tau kejadian yang menimpa kamu,ya sudah nanti kita pulang dan aku akan menegur mereka yang menyakiti kamu,"ucap Aditya.


Monica menampilkan senyuman devilnya,lalu dia pun bercerita pada Aditya kalau Anisa bersedia mengandung anak Aditya dengan imbalan uang yang cukup banyak,dia bercerita bohong mengenai perlakuan mamih Aditya dan Anisa yang buruk terhadap Monica, mendengar ucapan Monica membuat Aditya murka pada mamih dan Anisa.


*Flashback off**


"Aditya,apa yang kamu dengar dari Monica itu tidak benar nak,Anisa memang istri kedua kamu,kalian memang menikah dengan perjanjian tapi kamu sudah mencintai nya sekarang bahkan kamu sudah membuang surat kontrak itu dan akan melanjutkan pernikahan kalian tanpa embel-embel perjanjian,"ucap mamih Aditya mencoba menjelaskan dengan pelan-pelan.


"Mamih,di perjanjian itu di sebutkan kalau kontrak akan berakhir setelah Anisa melahirkan anaknya lalu anak itu akan dia serahkan pada kami dan Anisapun setuju dia bahkan sudah menerima uang cukup banyak dari kami dan siapa bilang Aditya mencintai Anisa,dia hanya ingin bertanggung jawab pada anak dalam perut Anisa,benar kan sayang?"ucap Monica sambil bergelayut pada tangan Aditya.


"eh...ya.."jawab Aditya ragu.


apa memang aku tidak mencintai Anisa?kenapa hati aku sedih kalau harus berkata kasar pada Anisa dan aku sedih melihat dia menangis seperti itu gumam Aditya dalam hati sambil melirik ke arah Anisa


Anisa tidak bisa berkata apa-apa dia hanya diam menunduk sambil menangis,dia gak mau kalau dia ngotot dan menceritakan kebenaran nya malah membuat Aditya kesakitan lagi.


"Ya sudah,mamih tidak mau membuat kamu berpikir lebih dan memaksa mengingat semuanya,mamih ijinkan Monica tinggal lagi di sini dan mamih gak mau kamu mengusir Anisa,kamu tidur di kamar atas Dit gak di kamar kedua istri kamu,o..satu lagi Monica belum bisa melayani kamu berhubungan suami istri karena kandungannya lemah ya..kan Monica?"ucap mamih Aditya menatap Monica tajam.


Mamih Aditya tau ini sebagian dari rencana licik Monica tapi demi Aditya dia harus menerima kembali Monica di rumahnya dan untuk menghindari Monica lebih mempengaruhi anaknya maka mamih Aditya memberi syarat seperti itu.


"i..ya.."jawab Monica dengan terpaksa.


sialan nih nenek-nenek pakai syarat segala tapi yang penting aku sudah bisa kembali ke sini ucap Monica dalam hati


"ya sudah kalau begitu Aditya mau ke kamar,Monica kamu di antar biJum ke kamar kamu,"Aditya berjalan menuju lantai dua.


Monica di antar Bu Jum menuju kamarnya sedangkan Anisa masih duduk di temani mamihnya Aditya.


"Nis,maaf ya..mamih ambil keputusan ini,mamih gak mau Aditya kenapa-kenapa kalau kita memaksa dia mengingatnya,"mamih Aditya menggemgam tangan Anisa.


"Gak apa-apa mih,Anisa baik-baik aja,"Anisa tersenyum lalu memeluk mamih Aditya.


aku akan bersabar menunggu mas Aditya mengingat kembali hubungan kita tapi akupun gak akan tinggal diam membiarkan bak Monica mempengaruhi suamiku,aku akan membuat mas Aditya mencintai aku seperti dulu sebelum hilang ingatan gumam Anisa dalam hati


**apa cara Anisa membuat Aditya jatuh cinta untuk kedua kalinya 🤔🤔🤔

__ADS_1


**tunggu up lagi ya....


__ADS_2