
Waktu menunjukan pukul 15.00 WIB,Anisa dan Aditya masih tertidur di atas sofa dalam keadaan berpelukan.
oammm...
Anisa menggeliat dan membuka matanya perlahan,dia menatap suaminya yang tidur pulas dalam pelukannya.Anisa memandang wajah tampan suaminya,dia mulai membelai wajah tampan di mulai dari mata,hidung sampai bibirnya.
ih ngegemesin banget sih kamu,sutamku,
apa mungkin aku udah jatuh cinta sama suamiku ini dan gak mau kehilangan dia walau aku sadar kalau pernikahan kami hanya
sebuah perjanjian,gumam Anisa dalam hati
Tanpa sadar Anisa meneteskan air matanya,dia sedih kalau ingat pernikahannya hanyalah sebuah perjanjian yang suatu waktu akan habis masanya.
Karena belaian lembut Anisa,Adityapun membuka matanya dan melihat istrinya sedang melamun dengan raut muka sedih.
"Hai..Icanku kok melamun,gak suka ya..lihat wajah tampan suamimu ini,"goda Aditya.
"eh..Sutam,ngagetin aja,"jawab Anisa singkat.
Adityapun bangun dan duduk sambil memangku Anisa di pahanya.
"Kenapa Icanku,ada yang kamu pikirkan?"tanya Aditya.
"gak kok,aku cuma takut..takut semua ini hanya mimpi dan ketika aku terbangun semuanya hilang,"jawab Anisa sedih.
Aditya tau apa yang Anisa maksud,Anisa pasti memikirkan pernikahan mereka.
"Ican,dengerin aku ya..kita menikah sah dan untuk perjanjian itu biar waktu menjawabnya,yang penting untuk sekarang aku sudah mencintai kamu dan ingin selalu berada dekat kamu dan aku janji akan pertahankan hubungan kita ini,"ucap Aditya sambil mengecup kening Anisa.
Anisa tersenyum dan memeluk Aditya.
"Sutam,akupun mencintaimu semoga kita selalu bersama,"ucap Anisa senang.
"Ican,entar malam temenin aku ke acara ulang tahun rekan bisnisku ya.."kata Aditya.
"aku malu Sutam,entar mereka tanya siapa aku,"kata Anisa.
Aditya terdiam sejenak dan langsung memeluk Anisa.
"Ican,pokoknya aku ingin kamu temenin aku malam ini,untuk status kita bisa bilang kalau kamu sahabat aku atau TTM nya aku,"ucap Aditya.
"apa TTM?maksudnya?"tanya Anisa.
"ya..TTM(teman tapi mesra)jadi aku masih bisa bermesraan sama kamu di sana,"jawab Aditya.
Anisa hanya tersenyum mendengar jawaban suaminya.Sebenarnya Aditya ingin sekali mengakui pada semua orang ataupun dunia ini bahwa Anisa adalah istrinya tapi keadaan yang tidak memungkinkan.
"Ican,ayo kita jalan-jalan dulu dan beli gaun kamu untuk entar malam,"ajak Aditya.
Aditya dan Anisapun pergi ke mall untuk membeli beberapa perlengkapan untuk Anisa,mulai dari toko busana pesta,toko sepatu,toko tas sampai toko perhiasan.
Sebenarnya Anisa menolak ajakan Aditya untuk membeli semua itu namun Aditya terus memaksanya dan Anisapun pasrah menerimanya.
*malam hari**
Aditya menunggu Anisa yang sedang berdandan, tiba-tiba Aditya bengong melihat penampilan Anisa yang begitu cantik.Anisa memakai gaun warna gold,gaun yang pas memperlihatkan lekukan tubuhnya yang sexi dan leher putihnya yang jenjang karena bagian bahunya terbuka.
"Ican gak jadi pergi deh,kamu di sini aja gak usah temenin aku,"ucap Aditya.
"sutammm...kenapa?aku kan udah dandan kaya gini,"ucap Anisa kesal.
__ADS_1
"aku takut kalau orang-orang di sana terus menatap kamu,karena kamu terlalu cantik,"ucap Aditya.
Anisa kaget mendengar ucapan suaminya.
"apa sih Sutam,emang aku mau godain laki-laki selain kamu,"ucap Anisa.
Aditya berdiri dari duduknya dan langsung merangkul pinggang Anisa sambil berkata
"ya maaf,abis aku takut kehilangan kamu,ya..udah ayo kita berangkat."
Lalu Aditya dan Anisapun keluar kamar dan berangkat menuju tempat acara.
*Di sebuah hotel**
Aditya dan Anisa melangkah masuk ke sebuah ruangan di hotel mewah,ternyata acara sudah di mulai.Aditya menggandeng tangan Anisa mesra,namun Anisa mencoba melepaskannya karena takut orang-orang curiga.
"kenapa kok tangan aku di lepasin?"tanya Aditya berbisik pada telinga Anisa.
"Sutam,aku takut orang-orang curiga sama kita,"jawab Aditya.
"gak apa-apa tenang aja,"ucap Aditya sambil menggenggam tangan Anisa erat.Anisapun tidak menolaknya dia melangkah mengikuti Aditya.
Di dalam ruangan mewah itu banyak hadir para tamu undangan yang terdiri dari pengusaha-pengusaha sukses.Aditya dan Anisa berjalan menuju yang empunya hajat namun di sepanjang perjalanan banyak mata laki-laki yang menatap Anisa dengan penuh kekaguman,itu tidak luput dari pandangan Aditya,sontak saja Aditya lebih mempererat genggaman tangannya pada Anisa.
Akhirnya Aditya dan Anisa sampai di dekat pak Handoko si empunya hajat.
"Selamat malam pak Aditya, terimakasih anda sudah menyempatkan datang ke acara saya,"sapa pak Handoko.
"Malam,o..ya..selamat ulang tahun pak Handoko semoga tambah sukses,"ucap Aditya.
"terimakasih pak Aditya,silahkan duduk dan menikmati jamuan nya,"ucap pak Handoko sambil menarik kursi untuk duduk Aditya.
"Maaf anda bersama siapa pak,"tanya pak Handoko.
"o..ya..ini sahabat saya,namanya Anisa,"jawab Aditya sambil memperkenalkannya pada pak Handoko.Anisapun tersenyum sambil mengulurkan tangan bersalaman.
Anisa dan Adityapun duduk di sebuah meja di temani pak Handoko dan beberapa rekan bisnisnya.
Tiba-tiba seorang laki-laki menepuk pundak Aditya sambil berkata"hei..bro apa kabar?"
Aditya menatap laki-laki itu dan langsung berdiri mendekati laki-laki itu sambil berkata"wow..Mr.playboy Angga putra ada di sini juga?"
Ya laki-laki itu adalah Angga sahabatnya Aditya,mereka bersahabat semenjak SMA.
"Aditya pa kabar Lo?lagi ada urusan apa di Bali?"tanya Angga.
"gue ada proyek di sini,"jawab Aditya.
Angga melirik pada wanita yang ada di samping Aditya yang tak lain Anisa.
"bro..siapa cewek di samping Lo?cantik banget,"tanya Angga penasaran.
Karena setau Angga Aditya jarang menghadiri acara dengan seorang wanita walaupun itu Monica dan yang Angga tau juga kalau Aditya tidak pernah punya sekertaris atau asisten perempuan.
"emmm...dia ...temen gue,"jawab Aditya singkat.
Mendengar jawaban Aditya,Angga semakin kaget sejak kapan Aditya mempunyai teman cewek yang Angga tau Aditya orangnya dingin sama cewek kecuali sama Monica.
"hai..cewek kenalan dong?aku sahabatnya Aditya,Angga putra pengusaha tampan dan terkenal,"ucap Angga sambil duduk di sebelah Anisa.
Anisa tersenyum sambil menjawab "saya Anisa."
__ADS_1
Aditya geram melihat kelakuan sahabatnya dan melihat Anisa yang tersenyum pada Angga namun bagaimana lagi dia harus menahannya,Aditya mengepalkan tangannya tanda kesal.
"bro..boleh dong gue kenal lebih dekat sama temen Lo ini?"ucap Angga sambil melirik pada Aditya.
"Gak"jawab Aditya singkat tapi membuat Angga kaget.
"Hai..slow bro kan cuma teman Lo,lagian kan lo udah punya Monica,"ucap Angga.
Aditya tidak bisa menjawab Angga karena tidak ingin rahasianya ketahuan.
Angga semakin mendekati Anisa dengan cara menggodanya dengan beberapa pertanyaan itu semakin membuat Aditya kesal.
Angga apaan sih nih orang bikin kesal,Anisa juga malah kegenitan ama playboy tengik ini gumam Aditya dalam hati
Melihat Angga dan Anisa ngobrol seru,Aditya tambah geram sontak dia menumpahkan minuman di gelas dan mengenai gaun Anisa.
Anisa di buat kaget dan berkata"aw...bajuku."
Aditya tersenyum licik.
emang enak dari tadi sih nyuekin aku malah ngobrol ama play boy tengik
"oh..maaf,aku gak sengaja ya..udah sini aku bersihin,"ucap Aditya sambil mengambil tisu.
"gak usah biar aku aja,"ucap Anisa.
"Baju kamu jadi basah,gimana kalau kita pulang aja kan ini jadi gak nyaman buat kamu,"ucap Aditya sambil berdiri menarik tangan Anisa.
"hai..bro mau kemana sih,kan gue masih mau ngobrol ama Anisa,"kata Angga.
"gue pulang duluan mau antar Anisa pulang,"ucap Aditya sambil berpamitan pada pak Handoko.
"Anisa kapan-kapan kita ketemuan ya..biar lebih saling kenal,"ucap Angga mendekat pada Anisa
Aditya langsung menjauhkan Anisa dari Angga sambil berkata"gue pulang duluan,jangan modusin dia kalau gak mau berurusan ma gue."
Angga terdiam kaget mendengar sahabatnya, jarang-jarang cowok dingin itu posesif pada wanita apalagi cuma teman,Angga jadi tambah curiga sama kelakuan sahabatnya itu.
Aditya dan Anisa keluar meninggalkan acara dan langsung masuk mobil.
"Sutam..kok kita pulang kan belum selesai?"tanya Anisa.
"Aku gak mau kamu genit-genit sama play boy tengik itu,"jawab Aditya.
"Sutam.. maksudnya Angga?dia kan sahabat kamu,masa aku ngobrol gitu di bilang genit,"ucap Anisa sambil bergelayut pada tangan kekar Aditya yang duduk di kursi kemudi.
"pokoknya aku gak suka kamu genit ke laki-laki selain aku suami tampanmu ini,"ucap Aditya.
"o..jadi ceritanya suami tampanku ini lagi cemburu ya..,"goda Anisa.
"gak kok,siapa yang cemburu,"bantah Aditya.
Anisa tersenyum melihat raut muka Aditya yang makin menggemaskan kalau lagi cemburu.
"ya..udah kita kembali ke hotel aja ya..nanti aku kasih sesuatu agar kamu gak bete lagi",ucap Anisa sambil mengelus tangan Aditya yang berada di kemudi.
Adityapun tersenyum mendengar kata-kata Anisa yang pasti pasti di kamar hotel Aditya akan menagih janji Anisa.
Aditya mulai melajukan mobilnya menuju hotel.
******
__ADS_1