Aku, Kamu Dan Suami Kita

Aku, Kamu Dan Suami Kita
panggil saja mamih


__ADS_3

**Di sebuah mall xxx**


Dua orang wanita berbeda usia sedang berada di sebuah salon kecantikan di sebuah mall ternama, mereka melakukan perawatan dari mulai rambut sampai ujung kaki.


"Nis,gimana kamu senang?"tanya mamih Aditya.


"iya nyonya terimakasih sudah mengajak saya ke sini,"jawab Anisa sopan.


"Nis, panggil saya mamih biar lebih akrab,"ucap mamih Aditya mengagetkan Anisa dengan ucapannya itu.


"baik nyo..eh mamih,"Anisa melirik ke arah mamih Aditya yang sedang melakukan pedicure.


Kini mereka selesai perawatan lalu mereka menuju sebuah restoran internasional.


"Nis, silahkan pesan makanan dan minuman, kan kita belum makan siang entar mamih di marahin bos kamu yang galak itu,"ucap mamih Aditya sambil melihat-lihat buku menu.


Drettt..


📱 Aditya:Hallo mam,mamih masih di mall?


📱Mamih:iya


📱 Aditya:Mam jangan lupa ajak Anisa makan siang


📱Mamih:Iya ini juga lagi makan pak bos


📱 Aditya:Mamih..


📱Mamih:kamu sih protektif banget,takut anak buahnya gak di kasih makan.


📱 Aditya:Mam,bukan kaya gitu


📱Mamih:mamih tau,ya sudah ini mamih mau makan


Anisa mendengar samar percakapan mamih Aditya di telepon,dia merasa takut kalau ada kata-kata Aditya yang akan membuat mamihnya curiga.


aduh mudah-mudahan mas Aditya gak ngomong macam-macam gumam Anisa dalam hati


"Mam, telepon dari siapa seru banget kayanya?"Anisa mencoba bertanya walaupun sedikit takut.

__ADS_1


"Telepon dari bos kamu,dia bertanya apa kamu sudah makan siang?kayanya anak itu sangat mencemaskan kamu Nis,"Mamih Aditya menatap Anisa sedikit curiga.


"o ya, mungkin karena Nisa adalah karyawannya dan kami berteman pula,dan pak Aditya tau kalau Nisa sedang hamil,"ucap Anisa ragu takut nambah curiga mamih Aditya.


"Kalian berteman?"mamih Aditya sedikit curiga karena setau dia Aditya jarang mempunyai teman wanita.


waduh mati aku, jawab apa kalau mamih nanya-nanya hal pribadi gumam Anisa dalam hati


"eh..ya mam,itu karena Anisa dan suami adalah sahabatnya asisten Boy jadi pak Aditya menganggap kami teman juga,"Anisa menjawab ngasal tapi ada benarnya juga kalau dia sama suaminya Aditya temannya Boy.


Akhirnya mereka makan siang sesuai pesanannya.


"Nis,kamu alergi udang?"tanya mamih Aditya yang saat memilihkan menu udang Anisa menolaknya.


"ya mam,Anisa alergi udang seperti ibu Nisa,"jawab Anisa.


"Suka banget ayam bakar bumbu rujak ya?"mamih Aditya melihat Anisa yang sedang menikmati makanannya dengan lahap.


"Ini makanan kesukaan Nisa, karena ibu Nisa sering membuatnya di rumah, karena akhir-akhir ini Nisa juga kangen ibu,"jawab Anisa dengan wajah berubah menjadi sedih.


"Maafin mamih jadi buat kamu sedih,memangnya ibu kamu di mana?"tanya mamih Aditya.


"ibu Nisa di kampung,"jawab Anisa.


Mamih Aditya menatap intens wajah perempuan yang di hadapannya itu.


siapa kamu Nis?apa suatu kebetulan wajah,sikap bahkan makanan dan minuman kesukaan kamu serta alergi itu mirip dengannya gumam mamih Aditya


Selesai makan mereka melanjutkan mendatangi sebuah toko pakaian eksklusif di mall tersebut.


"Nis,ayo pilih pakaian yang kamu suka,"mamih Aditya menarik tangan Anisa pelan menuju baju-baju yang terpajang rapi dan terlihat berkelas.


"Maaf mamih,gak usah,Nisa cuma nemenin mamih aja,"Anisa merasa canggung.


"Nis,mamih serius,kamu kan udah nemenin mamih jadi anggap ini hadiah buat kamu,ayo pilih,"ucap mamih Aditya.


Drettt..


✉️"Sayang,masih di mall?"(Pesan dari Aditya)

__ADS_1


✉️"ya mas "(Anisa)


✉️"jangan sampai kecapean"(Aditya)


✉️"ok my love"(Anisa)


"Pesan dari siapa Nis, sampai senyum-senyum gitu?"tanya mamih Aditya.


"suami Nisa mam,"jawab Anisa keceplosan.


Suami,aduh aku keceplosan, gimana kalau mamih Aditya nanya-nanya tentang suamiku gumam Anisa dalam hati cemas


"o..ya dia marah kamu pergi sama mamih?"tanya mamih Aditya.


"gak mam,"Anisa menjawab dengan senyuman.


"Nis, emangnya suami kamu kerja apaan?"tanya mamih Aditya.


"Suami Nisa karyawan biasa dia lagi tugas di luar kota,"jawab Anisa berbohong.


Maafin Nisa mih, kalau Nisa bohong ini semua karena keadaan dan gak mungkin Nisa ngaku kalau mas Aditya suami Nisa namun suatu hari nanti mamih pasti tau kenapa Anisa bohong,maaf,ucap Anisa dalam hati


"Nis,coba gaun ini,"mamih Aditya memberikan sebuah gaun pada Anisa.


Anisa mengangguk lalu dia mengambilnya dan masuk ke ruang ganti untuk mencobanya.



Anisa ke luar dari ruang ganti dengan gaun cantiknya.


"wow perfeksionis,"ucap mamih Aditya sambil mengacungkan jempolnya.


Anisa tersenyum malu lalu berkata"mam,ini terlalu mewah buat Nisa".


"Nis,ini sesuai dengan wajah kamu yang cantik,ambil ya..jangan buat mamih kecewa,"ucap mamih Aditya sambil mengelus tangan Anisa lembut.


"Terimakasih mamih,Anisa bahagia bisa kenal mamih,"Anisa memeluk mamih Aditya,di balas lembut oleh mamih Aditya.


*Nis,mamih akan bawa kamu ke hadapan mereka apa wajah kamu akan mengingatkan mereka pada dia??ya walaupun ini belum pasti aku akan menyelidiki keluarga kamu,ucap Mamih Aditya dalam hati**

__ADS_1


**Siapa dia?dan siapa mereka*??


**apa ya maksud mamih Aditya??


__ADS_2