Aku, Kamu Dan Suami Kita

Aku, Kamu Dan Suami Kita
Uring-uringan


__ADS_3

Anisa kini sedang berkutat dengan tumpukan kertas di depannya sekali-sekali dia melirik ke arah monitor komputer, kerjaannya pagi ini lumayan banyak.


Huaammm....


Anisa tidak tahan dengan rasa kantuknya,dia sering kali menguap maklum saja semalam dia baru bisa tidur sekitar pukul tiga dini hari gara-gara kelakuan suaminya.


ah..badan gue rasanya remuk dan mata ini ngantuk banget,mungkin gue butuh secangkir kopi ucap Anisa dalam hati


Anisa bangun dari duduknya lalu berjalan keluar ruangan."Nis,lu mau kemana?"tanya Tari.


"gue mau bikin kopi ke pantry,lu mau?"ucap Anisa.


"gak usah,Nis kenapa ga nyuruh OB aja buatin,"ucap Tari.


"gak apa-apa sekalian gue mau ke toilet,"Anisa ke luar ruangan menuju pantry.


Anisa berjalan ke arah pantry namun sebelum belok ke pantry dia berpapasan dengan kedua orang laki-laki yaitu Angga dan Riko yang baru keluar dari ruangan CEO.


"selamat pagi pak Riko,"sapa Anisa ramah dengan diiringi senyuman manisnya.


"Pagi Nis,mau kemana?"tanya Riko sambil tersenyum pula.


"Mau ke pantry sebentar pak,"jawab Anisa.


Angga menatap Anisa sambil menyunggingkan senyumnya dan berkata,"kok Riko doang yang di sapa?"


Anisa melirik ke arah sumber suara laki-laki di sebelah Riko yaitu Angga.


"Tu..tuan Angga...anda di sini?"tanya Anisa kaget melihat Angga.


"Hai..Nis apa kabar?ketemu lagi kita,"ucap Angga.


"Hai..kabar saya baik tuan,"ucap Anisa.


"Anisa.. panggil saya Angga saja,gak perlu seformal itu,"kata Angga.


"Bro..gue ke ruangan dulu ya.."pamit Riko.


"ok.."Angga jawab singkat.


"kalau gitu saya permisi pak Angga,"ucap Anisa berjalan menuju pantry namun gak di sangka di ikuti Angga dari belakang.


Tanpa mereka sadari ada sepasang mata menatap tajam dari sebuah ruangan.


"maaf pak anda ngapain ngikutin saya,"tanya Anisa.


"saya mau ke pantry juga, kenapa gak boleh?"ucap Angga.


"o.. silahkan,"Anisa mempersilahkan Angga masuk duluan.


"kamu mau bikin apa Nis?"tanya Angga.


"mau bikin kopi,"ucap Anisa agak risi karena hanya mereka berdua di ruangan itu.


"sekalian dong,aku juga mau,"pinta Angga sambil tersenyum.


Anisa mulai meracik kopi dengan terampil, sepasang mata Angga terus memandangi wanita itu,dia sungguh terpesona.


"Nis,boleh bertanya hal pribadi?"tanya Angga.


"boleh tapi... dikit aja,"jawab Anisa jutek.


"kamu...eh..udah punya pacar?"tanya Angga.


Anisa tidak menjawab pertanyaan Angga dia malah mengacungkan jari manisnya menunjukkan cincin nikahnya dan tersenyum.


Angga menelan ludah sambil mengusap wajah tampannya dan berkata"maksud kamu???dah nikah?"


"Saya sudah bersuami,nih kopinya udah jadi,"Anisa menyodorkan secangkir kopi pada Angga lalu dia keluar pantry.


Angga masih duduk termenung sambil memegang secangkir kopi buatan Anisa.


o..Anisa sudah menikah gumam Angga dalam hati tergugat sedikit kekecewaan di wajah gantengnya


Anisa kini sudah tiba di ruangannya,dia letakkan secangkir kopi di meja kerjanya dan mulai berkutat lagi dengan file-file di hadapannya.


Waktu menunjukan pukul 12.00 WIB kini saatnya jam istirahat.


"Brownis Lo mau makan siang di mana?"tanya Tari.

__ADS_1


"eh..emang dah jam istirahat ya?"Anisa malah balik nanya.


"udah lah lu sibuk banget,eh....lu mau ikut makan di kantin gak?"ajak Tari.


"Kayanya gue pesan makanan aja deh soalnya tanggung nih kerjaan belum kelar,"jawab Anisa.


"ok..deh ,"Tari keluar ruangan menuju kantin bersama temannya yang lain.


apa suamiku sudah makan siang ya..ucap Anisa dalam hati


Anisa mengetik pesan di ponsel untuk suaminya.


"sayang..kamu udah makan siang?"


"sayang....kamu masih sibuk ya.."


"sayang..kamu di mana?"


Begitulah isi pesan Anisa untuk Aditya namun tidak satupun pesan yang di balas.


Anisa menatap ponselnya namun tak ada notifikasi yang masuk.


Kemana kamu sayang..apa kamu sibuk banget sampai gak balas pesan aku???ah.. mungkin dia ada meeting ucap Anisa dalam hati sambil memanyunkan bibirnya


****


Sementara di ruangan CEO


Aditya lagi uring-uringan,menahan cemburu dan rindunya pada Anisa.


"Boy,dia lagi ngapain sekarang"tanya Aditya.


"Siapa bos?"jawab Boy.


"istri saya Boy,"Aditya kesal.


"Anda telepon atau samperin aja bos,"ucap Boy.


"Gak mau,saya lagi kesal sama dia,"ucap Aditya.


"kesal kenapa bos, perasaan tadi pagi mesra-mesraan,"ledek Boy.


Aditya melihat kejadian tadi pagi saat Anisa ke pantry di ikuti Angga di belakangnya.


Aditya sangat kecewa melihatnya,dia kini diliputi rasa cemburu yang memuncak.


****


Waktu menunjukan jam pulang bagi para karyawan.


Anisa,Tari dan karyawan lainnya sudah siap-siap pulang.


trettt..pesan masuk ke ponsel Anisa.


✉️ Aditya


"Sayang..kamu pulang di antar Boy,aku masih ada kerjaan dan kayanya pulang telat, I love you 😘


✉️Anisa


"ya gak apa-apa....aku tunggu di apartemen,I love you too😘


Aditya mengirim pesan untuk istrinya walaupun perasaan nya masih kesal tapi dia gak mau kalau istrinya pulang sendiri.Apalagi melihat semua pesan dari istrinya tadi siang sepertinya Anisa menghawatirkan Aditya.


maaf sayang..aku menghindar dari kamu karena aku kesal kenapa kamu bersikap manis pada dua playboy itu ucap Aditya di hati


*****


Boy mengantarkan istri bosnya ke apartemen lalu dia balik lagi ke kantor.


"Bos, tugas sudah selesai..nona sudah sampai apartemen dengan selamat, sekarang kita mau kemana?"tanya Boy.


"Kita ke club' biasa,Angga dan Riko sudah di sana,"jawab Aditya.


**Club' xxx


Angga dan Riko sudah berada di club' tempat mereka berkumpul seperti biasa menghabiskan waktu bersama.


Ruangan VIP yang selalu mereka pilih untuk berkumpul.

__ADS_1


"Mana nih Aditya ama Boy,"tanya Angga.


"kena macet kali,dah lu pesan minuman aja dulu,"ucap Riko.


Tidak berselang lama Aditya dan Boy tiba.


"Hai..bro sorry gue telat,"Aditya masuk lalu mendudukkan bokongnya di sofa di ikuti Boy.


Perasaan Aditya sebenarnya masih kesal dan dongkol sama Angga atas kejadian tadi pagi namun ini juga bukan total kesalahan Angga karena teman-teman nya gak tau status Anisa.


"Hai..bro,"jawab Angga dan Riko serempak.


"Bersulang bro..dah lama kita gak minum bareng,"ucap Angga.


Angga dan Riko meminum wine yang sudah di pesannya sedangkan Aditya dan Boy hanya minum softdrink saja.


"Dit,lu tumben gak minum ini?"tanya Angga sambil mengacungkan wine di gelasnya.


"lagi males,"jawab Aditya singkat.Padahal Aditya mulai berhenti minum minuman beralkohol setelah menikah dengan Anisa.


"Angga,muka lu kenapa suntuk banget?"tanya Boy ketika melihat Angga yang terus minum dengan wajah yang terlihat bete.


"gue lagi frustasi gara-gara lu berdua,"jawab Angga.


"Maksud lu,"Aditya dan Boy serentak berucap.


"lu berdua gak cerita kalau Anisa udah punya suami," jawab Angga kesal.


"apa suami...,"sontak Riko, Aditya dan Boy berucap.


"ya..tadi pagi gue ikutin dia ke pantry terus gue tanya dia udah punya pacar apa belum,eh..dia malah ngacungin cincin kawin nya sambil bilang dia udah bersuami."ungkap Angga menekuk wajahnya.


Mendengar pengakuan Angga, Aditya tersenyum penuh kemenangan ternyata Anisa mengakui statusnya sebagai seorang istri.Kecemburuannya kini hilang dan rasanya dia ingin segera bertemu istrinya karena dari siang dia menghindari Anisa karena rasa cemburunya.


"Gue pulang duluan,Boy kamu pulang bareng Riko,"ucap Aditya keluar dari ruangan VIP.


*Apartemen*


Jam menunjukkan pukul 22.00 WIB,Anisa sudah ketiduran di kamarnya.


cklek..Aditya masuk ke dalam apartemennya rasanya dia tidak sabar ingin bertemu istrinya.


Aditya masuk kamar ternyata istrinya sudah tidur,dia naik ke ranjang menghampiri Anisa.


"Sayang.. maafin aku hari ini nyuekin kamu?"Aditya mengelus pipi mulus istrinya lalu mengecup kening nya.


"Sayang..kamu sudah pulang?maaf ya..aku ketiduran,"jawab Anisa yang masih sedikit mengantuk lalu dia bangun.


Aditya memeluk tubuh istrinya erat sambil menciumi seluruh wajah Anisa.


"Sayang... aku kesulitan bernafas ini"ucap Anisa mencoba melepaskan pelukan suaminya.


"Aku kangen... maafin aku seharian menghindari kamu sayang.."ungkap Aditya masih situasi meluk istrinya.


Mendengar ungkapan Aditya, Anisa sedikit heran.


"Maksud kamu apa sayang?"Anisa heran dengan kata-kata suaminya.


"Aku kesal lihat kamu tadi pagi dekat sama Riko dan Angga terus aku lihat kamu masuk ke pantry berdua sama Angga,"ungkap Aditya sambil cemberut.


"o..jadi suamiku ini lagi cemburu,sayang...maaf ya tadi pagi saat aku mau ke pantry pak Angga ngikutin terus minta di bikinin kopi selebihnya gak ngapa-ngapain,"Anisa menceritakan kejadian tadi pagi.


"ya..aku tahu tadi di club' Angga cerita,ups.."Aditya keceplosan mengatakan dia dari club'.


"sayang .. berarti kamu dari club',"Anisa cemberut sambil melepaskan pelukan suaminya.


"Maaf ,cuma sebentar kok,"Aditya memegang kedua telinganya tanda permintaan maaf.


Anisa terdiam dan memanyunkan bibirnya.


Aditya langsung menarik tubuh istrinya ke dada bidangnya.


"Maaf... maaf.. maaf,"ucap Aditya lalu mencium bibir Anisa lembut,turun ke area leher membuat Anisa kegelian.


Aditya menarik tengkuk Anisa memperdalam ciumannya, Anisa membalas ciuman suaminya, mereka saling bertukar Saliva menimbulkan suara-suara khas,tangan Aditya mulai bergelirya di area dada istrinya m***as lembut gundukan kembar milik Anisa.Anisa mulai merasakan tubuhnya memanas menahan rasa nikmat cumbuan suaminya.Aditya menuntaskan kerinduan pada istrinya dengan menikmati setiap jengkal tubuh Anisa sampai penyatuan keduanya.


********


.

__ADS_1


__ADS_2