
Malam hari di apartemen**
"Sutam,aku mandi dulu,"ucap Anisa sambil melangkahkan kakinya ke kamar mandi.
Aditya masih merebahkan tubuhnya di atas sofa,tidak lama dia mulai membuka laptop nya untuk melihat pekerjaan kantor nya yang belum terselesaikan.
Sepuluh menit berlalu Anisa kini sudah selesai mandi dan keluar dari kamar dengan pakaian rumahan.Kini Anisa merasakan tubuhnya lebih segar,dia duduk santai di samping suaminya.
"Sayang..mandi dulu sana,entar kerjaannya di terusin lagi,"ucap Anisa.
"hai...dah cantik aja istriku,kok sekarang manggil aku (sayang)kenapa makin cinta ya.."goda Aditya mendekati Anisa.
"gak boleh panggil sayang..",Anisa cemberut.
"aku seneng banget dengernya mulai sekarang panggil aku selalu dengan kata sayang"Aditya menggoda lagi.
"hemmm baiklah sayang..ayo sana mandi bau tau,entar aku gak mau tidur bareng kamu,"ucap Anisa.
"jangan ngancam gitu dong kasian si junior...ok aku mandi,"ucap Aditya berdiri sambil mencium pipi istrinya sebelum melangkahkan kakinya ke kamar.
Aditya sudah selesai mandi langsung menghampiri istrinya yang sedang menonton TV drama Korea kesukaannya.
"sayang..aku udah mandi kok sekarang di diemin,"Aditya merajuk.
Anisa masih asyik menonton drama Korea kesukaannya,tak mendengar Aditya memanggilnya.
"sayang..."panggil Aditya di dekat telinga Anisa.
"Astaghfirullah,bikin kaget"Anisa hampir menumpahkan popcorn yang di pegangnya.
"maaf sayang,aku terlalu serius liat drakornya,ya udah aku bikinin minum dulu ya.."ucap Anisa berlalu ke arah dapur.
"sayang..mau di bikinin kopi atau susu?"tawar Anisa.
"kopi aja, jawab Aditya.
Anisa membawa secangkir kopi dari dapur langsung duduk di sebelah Aditya yang kini mulai sibuk dengan laptopnya lagi.
"sayang..emang masih banyak kerjaannya?nih kopinya entar keburu dingin,"Anisa menyodorkan kopi ke arah Aditya.
__ADS_1
Aditya menutup laptopnya lalu mengambil kopi yang di sodorkan Anisa.
"aku cuma mengecek ulang laporan aja,nih udah selesai, emangnya kenapa?kangen ya.."Aditya menggoda istrinya dengan mendekatkan wajahnya ke wajah Anisa.
"apa sih, otaknya mesum mulu nih pak CEO,"kata Anisa sambil menghalangi wajahnya dengan tangan mungilnya.
"ya.. semenjak aku menikah sama kamu hidup aku serasa berubah,entahlah aku seperti ABG yang baru jatuh cinta,"ucap Aditya sambil memeluk istrinya.
"aku belum pernah merasakan seperti ini, bahkan sama Monica sekalipun."
Anisa menatap suaminya dan berkata"kok bisa,Monica kan istri kamu juga?"
Aditya menghela nafas panjang dan berkata"aku dan Monica di jodohkan,Monica sahabat aku semasa kuliah."
"tapi sekarang kalian saling cinta kan?"tanya Anisa penasaran.
"entahlah,aku dan Monica menjalani pernikahan ini sebagai bakti aku sama orang tua aku,aku tidak mau membuat mamih kecewa,apa yang mamih inginkan sebisa mungkin aku lakukan termasuk menikah dengan Monica,"ungkap Aditya.
"terus.. bagaimana dengan pernikahan kita?kok kamu setuju dengan ide Monica?"tanya Anisa kembali.
"aku dan Monica selalu di tanya tentang kehadiran seorang anak, sedangkan Monica dia lebih memilih karier modelnya,dan demi memenuhi keinginan mereka pula aku menyetujuinya,tapi sekarang aku terjebak...,"Aditya menggantung ucapannya.
"terjebak apa?"Anisa penasaran.
"terjebak perasaan ya..aku sekarang mencintai istri kontrakku dan tak mau kehilangannya,"Aditya berkata sambil mencium tangan istrinya.
"Anisa Andini apa kamu mencintai Aditya Pratama yudha dan mau hidup selamanya denganku?"goda Aditya sambil memegang kedua pipi istrinya.
"sayang..apa sih suka godain melulu,"muka Anisa merah merona.
"jawab dong,"ucap Aditya.
"harus ya..kan aku udah ungkapin waktu itu,"Anisa malu.
"Haruslah, biar aku dengar lebih sering ungkapan cinta kamu,"ucap Aditya.
"ok, Aditya Pratama yudha aku mencintaimu sangat... sangat.. sangat dan sangat,"ungkap Anisa sambil mencium bibir Aditya sekilas.
Aditya tidak mau melepaskan ciuman istrinya dia langsung menarik tengkuk leher Anisa dan mencium bibir istrinya perlahan,menurun ke arah leher dengat gigitan-gigitan pelan membuat Anisa menggeliat kegelian.
"sayang...geli,"lirih Anisa menggemaskan di telinga Aditya.
"kita lanjutkan di kamar yu..aku dah gak tahan mau makan kamu,"Aditya mengendong istrinya menuju kamar.
__ADS_1
Aditya dan Anisa melanjutkan hasrat mereka di kamarnya menghabiskan malam panjang dengan erangan dan desahan dua sejoli itu.
*pagi hari**
"sayang...bangun kita kesiangan,"Anisa membangunkan suaminya.
waktu sudah menunjukkan pukul 07.00WIB,Anisa bangun kesiangan karena tidurnya semalam terganggu oleh ulah Aditya yang mengajaknya bertempur sampai berapa ronde.
Bedahalnya dengan Anisa yang cemas karena bangun kesiangan,Aditya malah santai sambil terus menelusup ke dalam selimut sambil terus memeluk istrinya.
Anisa semakin kesal dengan tingkah suaminya lalu dia menarik paksa selimut nya tiba-tiba saja.
aaahhh...
Anisa menutup matanya karena melihat tubuh kekar suaminya tanpa sehelai benang.
"kenapa menutup mata, kamu kan sudah melihat semuanya bahkan memegangnya
he..he..."Aditya tertawa geli melihat tingkah istrinya.
"aku mandi duluan,"Anisa turun dari tempat tidurnya lalu memakai piyama yang tergantung di pinggir ranjangnya.
Aditya mengekor dari belakang,namun dia terhenti saat pintu kamar mandi di tutup cepat oleh Anisa.
Brukkk... alhasil kepala Aditya membentur pintu kamar mandi.
sitt...ah. pala gue..
"sayang...aku mau mandi bareng,"ucap Aditya.
"gak,kamu entar macam-macam kalau kita mandi bareng,"Anisa teriak dari dalam kamar mandi.
Pagi ini suasana di dalam kamar terlihat kacau seperti kapal pecah, pakaian ,selimut dan seprai yang berantakan,si penghuni kamar berhamburan keluar karena mereka kesiangan berangkat ke kantor.
"ayo..sayang kita udah kesiangan,"Anisa menarik tangan Aditya.
Brukkk..ah... lagi-lagi gue kena apes"
Aditya menabrak meja ruang tamu.
awww....
"sayang jangan tarik aku,biar aja kesiangan aku kan bosnya,"ucap Aditya.
__ADS_1
Aditya dan Anisa ke luar apartemen dengan tergesa-gesa sampai mereka saling bertubrukan,Boy yang sedari tadi menunggu di parkiran hanya tertawa geli melihat kelakuan suami istri itu.
***maaf ya... kalau kosakatanya berantakan🙏🙏