
**Satu bulan kemudian***
"Sayang...ayo bangun,kamu mau ke kantor kan?"Anisa membangunkan suaminya.
"Bentar lagi sayang...aku masih ngantuk,"jawab Aditya sambil memeluk pinggang istrinya yang lagi duduk di sampingnya.
"Manja banget ini suamiku yang tampannya mengalahkan opa-opa Korea,"goda Anisa sambil mencium hidung mancung suaminya.
Karena Anisa menciumnya Aditya tidak melewatkan kesempatan untuk balik mencium bibir istrinya lalu dia menarik tengkuk istrinya untuk memperdalam ciumannya.
"Sayang...aku udah rapih ini,entar pakaian aku berantakan lagi,"ucap Anisa sambil mencoba melepaskan pelukan Aditya.
"Sayang..kamu udah cantik aja,aku kan masih pengen manja-manjaan sama kamu,"Aditya masih mempertahankan pelukannya.
"hei..kan semalam kita sudah melakukannya bahkan kamu minta nambah terus,ayo.. sekarang kamu mandi,setelah itu kita sarapan biar gak kesiangan berangkat ke kantornya,"Anisa menarik tangan Aditya lalu memberikan handuk untuk menutupi tubuh polos suaminya.
"ok bos cantik,"Aditya bangun lalu melilitkan handuk ke pinggangnya sambil mencium singkat pipi istrinya lalu diapun masuk kamar mandi.
Anisa menyiapkan baju kerja suaminya lalu dia keluar menuju meja makan menyiapkan susu hangat untuk suaminya.
Tidak lama Aditya keluar dari kamar sambil berkata"sayang.. pakaikan dasi aku dong."
Anisa menghampiri suaminya lalu memasangkan dasi Aditya,"sayang... kalau aku gak ada siapa dong yang mau memasangkan dasi untuk kamu,masa udah tua gini belum bisa pakai dasi,"ucap Anisa.
"Sayang..dari dulu emang aku gak bisa pasang dasi rapi,setiap mau pakai dasi pasti di bantu mamih itulah kekurangan suami kamu ini,"Aditya menjawab sambil mencubit gemas pipi mulus Anisa.
"ok..udah rapih ayo..kita sarapan,"ucap Anisa.
Mereka menikmati sarapannya.
Trettt... treett..
Ponsel Aditya berbunyi lalu dia mengangkat telfonnya yang ternyata dari Monica.
📱 Monica
"Halo sayang.."
📱 Aditya
"Halo Mon"
📱Monica
"sayang..nanti siang sekitar pukul sebelas jemput aku di bandara ya.."
📱 Aditya
"kamu pulang ke Indonesia?"
📱Monica
"ya.. jemput aku jangan lupa"
📱 Aditya
"ok"
Anisa mendengarkan percakapan suaminya lalu berkata,"Mbak Monica ya?"
"Ya..dia pulang dari Paris dan entar siang aku di suruh jemput dia di bandara,"ungkap Aditya.
"o.."Ucap Anisa singkat.
"Apa kamu keberatan sayang?"tanya Aditya sambil menggenggam tangan Anisa.
"Enggak sayang..itukan kewajiban kamu sebagai suami yang mempunyai istri dua jadi harus adil,"Anisa menjawab sambil tersenyum.
"Terimakasih sayang,"Aditya mencium tangan Anisa.
Selesai sarapan lalu mereka berangkat ke kantor.
**Kantor PRATAMA GROUP**
__ADS_1
"Pagi brownis cantik,"sapa Tari.
"Pagi Nastar,"jawab Anisa dengan wajah lesu.
"hei.. sahabatku yang cantik, kenapa sih muka lu di tekuk kaya dompet tanggal tua aja,"tanya Tari sambil menatap sahabatnya.
"Istrinya pulang"ucap Anisa singkat.
"Maksud lu istrinya pak Aditya?"Tari kaget.
"Yaps...mbak Monica, dia kembali dari Paris"ucap Anisa.
"Lu cemburu ya.. brownis?"tanya Tari.
"Entahlah,yang pasti hati gue rasanya sakit,"jawab Anisa.
"Sabar ya..inikan pilihan lu,"ucap Tari mencoba menenangkan sahabatnya dengan memeluknya.
Anisa mencoba menenangkan kegalauan hatinya.
*gue harus ikhlas... ikhlas..sabar..Anisa kamu bisa ucap Anisa menyemangati dirinya sendiri dalam hati
****
trettt*..
Pesan masuk ke ponsel Anisa
✉️ Aditya
"Sayang...aku mau jemput Monica dulu ya.."
✉️Anisa
"ya... hati-hati di jalan sayang"
✉️ Aditya
"Sayang... jangan lupa makan siang,😘😘
"ok..😘
*****
Waktu menunjukan jam pulang kerja,Anisa masih belum selesai dengan pekerjaannya.
"Brownis...ayo kita pulang,"ajak Tari.
"Bentar lagi tanggung,"jawab Anisa.
"lu pulang bareng suami lu?"tanya Tari.
"gak,dia kan jemput Monica, paling sekarang di rumahnya,"ucap Anisa sambil merapikan tumpukan map yang ada di meja kerjanya.
"ok.. selesai,yu kita pulang,"ucap Anisa.
Anisa dan Tari keluar ruangan mereka menuju lobby utama.
"Sa,lu pulang naik apa?"tanya Tari.
"Naik taksi,eh...Nastar lu mau main ke apartemen gue gak, kan lu belum tau tempat tinggal gue,"ajak Anisa.
"gak ah.. entar ada pak Aditya,"ucap Tari.
"Kayanya dia gak pulang ke apartemen deh,"jawab Anisa.
"ok..gue mau"ucap Tari.
Anisa dan Tari pulang ke apartemennya dengan menggunakan taksi.
"Sampai...yu kita turun,ucap Anisa.
"OMG..lu tinggal di apartemen elit ini?"tanya Tari berdecak kagum.
__ADS_1
Maklum saja apartemen yang di tempati Anisa merupakan Apartemen elit yang hanya di tempati kalangan pengusaha tajir atau selebritis.
cklek..
Anisa membuka pintu apartemennya lalu dia mempersilahkan Tari masuk.
"Ayo...masuk,anggap rumah sendiri kalau mau minum ambil aja,gue tinggal dulu,"ucap Anisa lalu dia masuk kamar untuk berganti pakaian.
Tari melihat-lihat ruangan apartemen Anisa,dia kagum dengan interior dan barang-barang yang ada di dalamnya sangat mewah dan berkelas.
beruntung banget lu Brownis punya suami tampan dan tajir walaupun jadi istri kedua gue juga mau kalau beginimah gumam Tari dalam hati
"Nastar,lu mau minum apa?ambil aja di kulkas,gue mandi sebentar"teriak Anisa dari dalam kamar.
"ya.. tenang aja gue bakal abisin isi kulkas lu he...he.."jawab Tari sambil tertawa.
Anisa sudah keluar kamar dengan baju santai,lalu duduk di sofa sambil menonton drama Korea kesukaannya di temani Tari.Mereka berbincang-bincang di selingi canda tawa, seperti dulu di kostan yang sering mereka lakukan bersama.Dengan kehadiran sahabatnya Anisa sedikit bisa melupakan kesedihan karena suaminya yang belum memberi kabar padanya.
*Rumah kediaman Aditya dan Monica*
"Sayang..kamu gak kangen sama aku?"Monica memeluk Aditya.
"Kangen.."ucap Aditya singkat.
Sebenarnya Aditya merasa kurang nyaman saat ini perasaannya tertuju pada Anisa.Entah kenapa dipikiranya kini di penuhi wajah istri keduanya.
sayang..kamu lagi apa?aku kangen kamu gumam Aditya dalam hati
"Hei..kok bengong lihat aku,"Monica memegang kedu pipi Aditya.
"Sayang.. sebenarnya aku pulang karena punya kabar gembira,"ucap Monica.
"Kabar gembira,apa?"tanya Aditya.
"emmm...aku...hamil sayang,"jawab Monica sambil tersenyum.
Jderr..
Aditya kaget mendengar ucapan Monica soalnya Aditya tau kalau Monica selama ini mencegah kehamilannya dengan alat kontrasepsi.
"kok bisa, bukannya kamu pakai alat kontrasepsi?"tanya Aditya.
"Sayang.. sepertinya waktu itu aku lupa pasang alat kontrasepsinya jadi hamil deh,"jawab Monica.
"Tapi kamu udah sebulan di Paris kan? terus kok bisa hamil,"tanya Adity bingung.
"Sayang..kamu gak ngakuin ini anak kamu,hiks...hiks..."jawab Monica sambil menangis.
Melihat Monica menangis Aditya tidak tega lalu dia memeluk tubuh Monica dan berkata"maaf Mon,bukan maksud aku seperti itu,aku cuma memastikan saja."
"Kamu gak senang dengan kehamilan aku?"tanya Monica masih terisak-isak.
"Senang kok,dah ya..jangan menangis lagi,"Aditya mengusap kepala Monica.
"Mon, sudah berapa minggu kehamilan kamu?"tanya Aditya.
"Mon.."Aditya bertanya lagi.
"eh..sat..satu bulan,"jawab Monica gugup.
"sudah satu bulan?kok kamu baru cerita,"tanya Aditya.
"Maaf sayang..aku baru mengetahui nya Minggu kemarin, karena aku terlalu sibuk dan gak sadar kalau aku hamil,"jawab Monica.
"Sayang...apa si Anisa sudah hamil,"tanya Monica.
Deg..
Hati Aditya resah dan sedikit gelisah ketika mendengar nama Anisa, perasaannya berkecamuk gak karuan.
"Belum"jawab Aditya.
"Bagus dong,kalau begitu kamu ceraikan saja si Anisa dan batalkan perjanjiannya, sekarang aku kan sudah hamil,"ucap Monica.
__ADS_1
"Cerai..."
*****