Aku, Kamu Dan Suami Kita

Aku, Kamu Dan Suami Kita
mungkinkah kita berjodoh?


__ADS_3

Bali...Bali...yeee...aku datang...grandma...aku datang,"ucap perempuan yang tadi bertabrakan dengan Angga.


Grandma....aku akan mencari mu,kenapa sudah beberapa bulan ini grandma tidak mengunjungi ku di Jepang gumam perempuan itu dalam hati


"Selamat siang nona selamat datang di hotel Anggara Beach,ada yang bisa saya bantu,"sapa resepsionis hotel Anggara Beach dengan ramah.(Dalam bahasa Inggris)


"Selamat siang bak,saya mau pesan kamar untuk beberapa hari tapi saya ingin view kamarnya yang tepat menghadap laut,"ucap perempuan cantik itu.


"Sebentar nona,saya akan periksa kamar nya yang masih kosong,"resepsionis itupun langsung melihatnya di layar komputernya.


"Maaf nona sepertinya kamar yang view nya langsung ke arah laut sudah penuh,mungkin anda mau kamar yang lain?"tanya resepsionis tersebut.


"Ya...padahal saya jauh-jauh dari Jepang ingin menikmati liburan di Bali dan menginap di hotel ini yang view nya menghadap laut,"ucap perempuan itu cemberut.


"Nona, walaupun kamar yang lain view nya tidak menghadap laut tapi saya jamin pemandangannya pun tidak kalah indah karena ada kamar yang menghadap taman ataupun kamar yang menghadap indahnya kota Bali,"ucap resepsionis menjelaskan.


"ya..kalau begitu ba, maaf saya tidak jadi menginap di hotel ini, terimakasih."perempuan itu membalikan badannya namun tiba-tiba di menabrak seseorang.


Brukkk...


"Maaf...maaf.."perempuan itu menunduk memintaaaf tanpa melihat ke arah orang yang di tabraknya.


"Nona tidak apa-apa?"tanya seseorang yang berada di hadapan perempuan cantik itu.


"ok,saya baik-baik saja,"perempuan itu mendongakan kepalanya.


"Kamu..."ucap dua orang yang bertabrakan itu secara serempak.


"Nona,kita ketemu lagi,apa mungkin kita berjodoh?"ucap laki-laki yang ada di hadapan perempuan cantik itu yang tak lain adalah Angga yang merupakan pemilik hotel Anggara Beach tersebut.


"ini bukan jodoh justru kesialan untuk ku,"gerutu perempuan cantik di hadapan Angga.


"Hei..nona kenapa anda jutek sekali, nanti luntur loh kecantikan nya,"goda Angga.


"Dasar tukang gombal,minggir...saya mau lewat,"ucap perempuan itu.


"Tunggu nona bukannya anda mau menginap di sini?"tanya Angga menahan tangan perempuan itu.


"Gak jadi,"ucap perempuan itu cemberut karena kecewa tidak mendapatkan kamar yang dia inginkan.


"Nona tunggu,"resepsionis hotel menghentikan langkah perempuan itu.


"ya ada apa?"tanya perempuan itu.


"Nona,ada kamar yang tidak jadi di reservasi kebetulan view-nya seperti yang anda inginkan,"ucap resepsionis tersebut.


"Benarkah,"ucap perempuan itu dengan mata berbinar.


"Ada apa Bila?"tanya Angga pada resepsionis hotel nya yang bernama Nabila.

__ADS_1


"Selamat sore pak,tadi nona ini mau booking kamar yang menghadap laut tapi tadi penuh semua dan kebetulan barusan saya baru menerima telepon dari pelanggan yang membatalkan reservasi nya di kamar 452 dan kebetulan itukan menghadap arah laut,"Nabila menjelaskan pada bosnya.


"ya udah ba,mana kuncinya? kebetulan saya sangat lelah,"ucap perempuan itu berjalan ke arah meja resepsionis.


Perempuan itu pun menerima kuncinya setelah selesai melakukan administrasi di meja resepsionis.Angga terus mengekor perempuan itu karena dia sangat penasaran ingin berkenalan dengannya.


"Nona,boleh kenalan tidak?Kitakan sudah sering bertemu siapa tahu saya bisa menjadi pemandu gratis buat anda karena saya yakin anda bukan berasal dari negara ini,"ucap Angga yang berada di belakang perempuan itu.


Perempuan cantik itu berfikir sejenak,tik...tok...tik...tok...


betul juga apa kata laki-laki ini,aku kan baru kali ini ke Bali jadi perlu pemandu apalagi gratis he...he...gumam perempuan itu dalam hati


"Ok...nama saya Anindita panggil saja Anin,saya asli Indonesia namun dari kecil sudah tinggal di Jepang,"ucap perempuan itu sambil tersenyum manis.(Percakapan mereka dalam bahasa Inggris ceritanya)


"Saya Angga,senang berkenalan dengan nona cantik,"ucap Angga sambil mengedipkan sebelah matanya.


"jangan mulai ngegombal,"Anin berjalan menuju kamarnya, Angga masih mengekor di belakangnya.


"Saya gak ngegombal itu kenyataan,anda memang cantik,"ucap Angga sambil menyunggingkan senyuman manisnya.


"Hei...tuan Angga kenapa anda terus mengikuti saya,"Anin menghentikan langkahnya lalu menatap Angga tajam.


"hei..nona Anin,saya mau ke kamar juga kebetulan kamar saya dekat kamar anda kamar 450,"ucap Angga yaitu kamar khusus Angga jika sedang ke hotel itu karena kamar tersebut langsung terhubung ke ruang kerja Angga.


"o...maaf,"ucap Anin singkat,lalu dia berjalan ke arah kamarnya.


"Sampai ketemu lagi nona Anin,jika anda membutuhkan bantuan, saya siap 24 jam,"ucap Angga lalu membuka kamarnya sambil melambaikan tangannya.


gadis ini bikin gemas saja ucap Angga dalam hati


**Kediaman Pratama**


"Sayang...baby Atha belum bobo juga?"tanya Aditya menghampiri Anisa yang sedang menyusui baby Atha.


Waktu sudah menunjukan pukul 21.00 malam namun baby Atha belum juga tidur,Anisa sudah mulai kelelahan.


"Mas...baby Atha kok belum mau bobo ya?Nisa kan udah pegel dari tadi dia terus Mimi,"Anisa mengerucutkan bibirnya.


"Ya..udah sini mas gendong baby Athanya,siapa tau dia mau di timang-timang dady nya dulu sebelum tidur,"ucap Aditya mengambil alih bayinya dari tangan Anisa.


Aditya menimang-nimang baby Atha sambil bershalawat.Anisa melihat suaminya begitu bahagia sebuah senyuman terukir indah di bibirnya menatap ke arah suami tampannya.


Alhamdulillah ya Allah terimakasih Engkau berikan hamba seorang suami yang sempurna,jadikan kami keluarga sakinah mawadah warohmah doa Anisa dalam hati


Tidak sampai tiga puluh menit,baby Atha sudah tertidur di gendong sang dady.


Aditya menidurkan babby Atha ke dalam boks bayi yang berada di samping tempat tidur mereka.


"Mas..baby Atha sudah tidur?"tanya Anisa yang baru keluar dari kamar mandi.

__ADS_1


Aditya tersenyum dan menganggukan kepalanya lalu dia berjalan menuju tempat tidurnya.


"Baby Atha sudah tidur ternyata dia mau di timang-timang dulu sama dadynya,"ucap Aditya duduk di atas tempat tidurnya sambil menyenderkan punggungnya di kepala ranjang.


"Mas.. terimakasih sudah membantu Anisa,"Anisa menyenderkan tubuhnya di dada suaminya.


"Sayang...ini sudah tugas mas,kita bisa saling bantu dalam mengurus baby Atha,"Aditya mencium kening istrinya, Anisapun memeluk tubuh Aditya lalu mencium pipi suaminya.


"kok cuma pipi,"Aditya menggoda istrinya.


"Nanti mas kebablasan kalau Nisa kasih cium yang lainnya,"ucap Anisa.


"Mas..tau batasan kok,gak bakalan merayap kemana-mana,"ucap Aditya langsung me****t bibir istrinya lembut.


Anisa terbawa suasana diapun membalas ciuman suaminya, mereka saling me***t,me***p dan bertukar salivanya bahkan bibir keduanya sudah berada di leher pasangannya dan meninggalkan jejak kepemilikan di sana.Aditya membuka satu persatu kancing baju tidur Anisa hingga nampak sepasang p****a Anisa yang makin mo***k,mulut Aditya bermain liar di antara keduanya.


"Mas...ah.."Anisa menahan rasa gelinya.


"Sayang..."mata Aditya memerah menahan nafsunya lalu dia menjauhkan wajahnya dari hadapan istrinya.


"Mas, baik-baik aja,"ucapAnisa merasa kasihan melihat Aditya menahan hasratnya lalu Aditya turun dari tempat tidur dan berjalan menuju kamar mandi.


"Mas mau tuntaskan di kamar mandi saja,"ucap Aditya masuk ke kamar mandi.


Beberapa menit kemudian Aditya ke luar kamar mandi dengan wajah yang terlihat segar.


"Mas...sudah baikan?"tanya Anisa.


"Memangnya mas lagi sakit,"jawab Aditya mengerucutkan bibirnya.


"Maaf ya mas..Nisa gak bisa membantu menuntaskannya,"ucap Anisa.


"Gak apa-apa,mas..akan tahan sampai selesai masa ni***s mu,sayang..."Aditya merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.


Kring...kring..


"Mas.. ponselnya bunyi,"ucap Aditya.


"Angkat saja sayang,mas ngantuk"ucap Aditya sambil memejamkan matanya tanpa mengambil ponselnya yang berada di atas nakas di samping Anisa.


Anisa mengambil ponsel milik suaminya yang masih berdering.


📱Monica


Tertera nama di layar ponsel suaminya dengan nama Monica.


"Mas...ini dari bak Monica,"ucap Anisa memberikan ponselnya pada Aditya.


"Monica?"tanya Aditya.

__ADS_1


***Mau apa kira-kira Monica menghubungi Aditya**


__ADS_2