Aku, Kamu Dan Suami Kita

Aku, Kamu Dan Suami Kita
Menggoda


__ADS_3

Malam kini sudah larut namun Anisa belum bisa memejamkan matanya.


sepertinya kamu lapar ya nak,ok momy buatkan kamu susu ya..ucap Anisa dalam hati sambil mengelus perutnya yang mulai buncit


Anisa berjalan keluar menuju dapur keadaan rumah sudah sepi karena semua penghuni sudah berada di kamarnya masing-masing.


"ya... susunya di atas,ini tinggi sekali,aku harus pakai kursi untuk mengambilnya"Anisa bermonolog.


Anisa mengambil kursi dan meletakkannya di depan lemari lantas dia mengangkat kakinya untuk naik ke kursi namun sebelum kakinya naik tiba-tiba ada seseorang yang memegang pinggangnya sontak Anisa kaget dan hampir terjatuh namun ternyata dia malah jatuh pada dada bidang seseorang.


"Astaghfirullah,mas"ucap Anisa menatap orang yang memeluknya yang tak lain adalah Aditya.


"Ngapain naik-naik, entar jatuh terus terjadi sesuatu sama anak aku gimana,"ucap Aditya melototi Anisa.


"Ni..Nisa mau ngambil stok susu di atas,"Anisa mengarahkan telunjuknya ke bagian atas lemari.


"Biar aku yang ambilkan,"Aditya melepaskan pelukannya pada Anisa lalu dia mengambil kotak susu di bagian atas lemari tanpa bantuan kursi.


"Dasar pendek segini aja gak nyampe,"Aditya menyerahkan kotak susu pada Anisa.


"Hei.. bukannya Nisa pendek tapi imut he..he..,"ucap Anisa sambil tertawa kecil menampakkan gigi putihnya.


"imut apanya"ucap Aditya.


"Mas,gak lihat nih wajah Nisa yang imut,"ucap Anisa mendekatkan wajahnya di depan wajah Aditya dengan hanya berjarak beberapa centimeter saja.Dia menampilkan wajah yang menggoda di hadapan suaminya,Anisa sengaja melakukannya.



Deru nafas di antara keduanya terasa menerpa wajah masing-masing.Anisa memasang wajah menggoda di hadapan suaminya, mulutnya sengaja di buka sedikit dengan lidah di mainkannya dengan sensual.


ah.. sepertinya aku sudah menjadi Ja***ng penggoda gumam Anisa dalam hati


perempuan ini bisa-bisanya menggoda aku,bikin gemas saja,ah...gak tahan melihat bibirnya ucap Aditya dalam hati sambil menahan hasratnya untuk me****t bibir Anisa

__ADS_1


"Kenapa bengong terpesona ya...atau tergoda,"ucap Anisa membuyarkan lamunan Aditya.


"Sini susunya biar aku yang buatkan,"Aditya mengambil box susu dari Anisa lalu dia mulai menuang isinya ke dalam gelas.


Anisa terus memandangi tubuh tegap berkarisma yang sedang mengaduk susu di gelas,dia terlihat tampan dan gagah, rasanya ingin sekali Anisa memeluk tubuh kekar itu entah mungkin pengaruh hormon kehamilannya atau kerinduan pada suaminya itu.


"Nih minumlah,biar baby nya sehat,"Aditya menyodorkan segelas susu yang sudah di bikinnya.


"Terimakasih,"ucap Anisa lalu mencium pipi Aditya sekilas.


"itu sebagai ucapan terimakasih,"Anisa meninggalkan Aditya yang masih mematung.


****


Ini hari Minggu seperti biasanya Anisa libur kerja, pagi harinya dia manfaatkan untuk jalan di area taman perumahan.Anisa berjalan sendiri karena mamih Aditya sedang ke luar negeri membawa Oma berobat,dia ingin menikmati udara pagi hari yang sehat untuk tubuh dan kandungannya.Anisa memakai lengan panjang berwarna biru dengan bawahan celana panjang, rambut pendeknya dia ikat hingga menampakkan lehernya yang putih dan jenjang.


Selesai jalan dia kembali menuju rumah pak Pratama,sebelum masuk rumah dia duduk terlebih dahulu di teras menatap ke arah kanan terlihat Aditya sedang duduk santai sambil memainkan laptopnya,di sampingnya ada Monica yang sedang menikmati buah potong sambil menyender di bahu Aditya.


Aditya sebenarnya sudah melihat Anisa dari mulai masuk gerbang sampai dia duduk di teras.Aditya yang tadinya hanya memainkan laptopnya kini tangannya dia sampirkan di bahu Monica lalu dia mengecup kening Monica namun ujung sudut matanya masih melirik ke arah Anisa.


Wajah Anisa masih terlihat datar dia memandang lurus ke depan namun beda dengan hatinya dia sangat cemburu melihat kemesraan Aditya dan Monica.



Anisa masuk rumah tanpa memperdulikan keberadaan dua orang tersebut.Dia masuk kamar untuk membersihkan tubuhnya yang terasa lengket.Dia masuk kamar mandi dan mulai dengan ritual membersihkan tubuhnya,Anisa berendam di bathtub menikmati aroma wanginya busa sabun mandi, tubuhnya mulai rileks dan pikirannya pun sudah tidak lagi memikirkan Aditya yang sedang bermesraan dengan Monica.


Setelah Anisa masuk,Aditya buru-buru melepaskan tangannya dari bahu Monica lalu dia berdiri dan melangkahkan kakinya menuju ke dalam rumah.


Anisa ke luar kamar mandi sambil bersenandung dia hanya memakai handuk yang menutupi sebagian tubuhnya terlihat seksi apalagi perutnya yang mulai membuncit.Anisa membuka lemari pakaiannya dan mulai mencari-cari pakaian yang akan di kenakannya.


"kok aku merinding ya.."ucap Anisa yang merasakan ada tiupan dari belakang punduknya.


"Apa aku menakutimu,"bisik Aditya di telinga Anisa hingga membuat tubuh Anisa menegang dan menelan salivanya.Aditya sengaja berbisik dengan mulutnya mengenai telinga Anisa selain itu dia memeluk Anisa dari belakang sambil mengelus perut istrinya itu.

__ADS_1


"M..mas,ada apa ke sini,"ucap Anisa.


"Apa gak boleh,ini kan kamarku juga lagian aku kangen sama bayiku,"Aditya mengelus-ngelus perut Anisa lalu dia memutar tubuh Anisa sehingga berhadapan dengannya kemudian Aditya berjongkok dan mencium perut Anisa dan berkata"hai anak daddy apa kabar? cepatlah keluar, daddy menunggumu."


Anisa tersenyum melihat apa yang Aditya lakukan,dia pun berkata"hai daddy,aku baik-baik saja, daddy kemana aja kok jarang nengokin aku."


ya..Tuhan kenapa aku mengatakan itu, jangan-jangan mas Aditya berfikir kalau aku ingin...gumam Anisa dalam hati lalu ia menggigit bibir bawahnya.


"Wah...anak daddy mau di tengokin ya.."Aditya mendongakkan kepalanya ke atas sambil tersenyum.


"Maksud Nisa...eh...itu,"Anisa menggaruk-garuk kepalanya.


Aditya berdiri tepat di hadapan Anisa, pandangan mata mereka beradu.Aditya melingkarkan tangannya di pinggang Anisa lalu berkata"apa kamu mencintai ku?"


"Mas,kenapa nanya seperti itu?"tanya Anisa heran dengan pertanyaan Aditya.


"Aku cuma ingin memastikan,"jawab Aditya.


"Mas sudah tau jawabannya,Nisa sudah jatuh cinta sama mas sebelum kita menikah,ya.. semacam cinta pada pandangan pertama."ucap Anisa.


Aditya terdiam mendengar jawaban Anisa,dia tatap lekat mata indah milik istrinya itu di sana tak nampak suatu kebohongan.


*Dia benar-benar mencintai ku dan aku pun sudah mulai menyayangi atau bahkan mencintai perempuan di hadapan ku ini walaupun statusnya hanya istri kontrak gumam Aditya dalam hati


aku harus meyakinkan mas Aditya kalau aku benar-benar mencintainya,gak ada yang salah untuk ini karena akupun istrinya ,aku akan menjauhkan mas Aditya dari Monica karena perempuan itu telah mengkhianati suamiku,maafin aku ya Allah kalau aku jadi orang yang jahat ucap Anisa dalam hati*


"Nis,aku minta maaf kalau aku sering berkata kasar sama kamu dan tadi aku sengaja bermesraan dengan Monica agar kamu cemburu jadi aku tau bagaimana perasaanmu yang sebenarnya,"ucap Aditya.


"Mas... jahat.."Anisa memukul pelan dada bidang Aditya.


Aditya menutup mulut Anisa dengan jari telunjuknya"suttt..."


Aditya memeluk Anisa dan mulai mencium bibir ranum istrinya.Anisapun membalasnya, mereka saling bertukar Saliva sesekali mereka berhenti untuk menarik nafas.

__ADS_1


Aditya membawa Anisa untuk duduk di ranjang dan merebahkannya,dia mulai menjamah area-area sensitif istrinya dan terdengar desahan-desahan merdu dari mulut Anisa.Mereka melakukan aktivitas pagi yang penuh gairah menuntaskan kerinduan yang sudah lama terpendam.🙈🙈😜


*Lanjut siss...


__ADS_2