
Usia baby Atha kini menginjak dua bulan dia terlihat sangat lucu apalagi tubuhnya yang gempal dengan pipinya yang embul sangat menggemaskan.
"Tang...ting...tung..ting...tang..cucu macan(oma cantik kata mamih Aditya) paling ganteng,"ucap mamih Aditya sambil menimang-nimang baby Atha.
"Iya..dong mam, dadynya aja ganteng nya paripurna pasti anaknya juga ganteng,"jawab Aditya yang berada di samping mamihnya.
"Narsis,"ucap Anisa singkat.
"Suamimu ini emang ganteng buktinya pertama kita bertemu,kamu langsung terpesona sama mas pake bilang mas itu mirip oppa-oppa Korea,"jawab Aditya menggoda Anisa.
"i...ih..siapa yang terpesona PD banget weeek.."ucap Anisa sambil menjulurkan lidahnya (padahal ya Anisa pertama bertemu Aditya dia langsung terpesona dan ada getaran dalam hatinya/jatuh cinta pada pandangan pertamaπ keceplosan itukan hanya Anisa,Tuhan dan author yang tauππ)
"Gak mau ngaku nih.."Aditya menggelitik perut Anisa.
"Aw...mas..geli",ucap Anisa.
"Hei...hei..ini malah pada bercanda lihat nih baby Atha udah tidur kalian jangan berisik,"mamih Aditya geleng-geleng kepala melihat kelakuan anak dan menantunya itu.
"Ups"Anisa dan Aditya menutup mulut mereka dengan tangan mereka masing-masing.
"Assalamualaikum"
"Walaikumsallam"
"ibu.."sapa Anisa ketika melihat ibunya,lalu diapun berdiri dan mencium tangan Bu Andini di susul oleh Aditya ikut cium tangan mertuanya.
"Hei..Din, silahkan duduk,"ucap mamih Aditya.
"Terimakasih besan(panggilan ibu Andini pada mamihnya Aditya),"jawab ibu Anisa.
"Ibu bawa apa? habis belanja?"tanya Anisa melihat ibunya datang dengan membawa cukup banyak tentengan.
"ini ibu bawain bakso sama somay untuk kita makan bareng di sini,"jawab ibu Andini.
"Ngerepotin aja Din,"ucap mamih Aditya.
"ya..bu,pake bawa-bawaan segala kan jadi ngerepotin,padahal kalau ibu mau kesini telepon aja dulu entar Aditya jemput,"ucap Aditya membantu membawakan tentengan yang di pegang Bu Andini.
"Gak apa-apa Dit, barusan ibu naik taksi online,ya udah ibu bawa ke dapur dulu ini biar bi Jum siapkan untuk kita makan bareng,"Bu Andini berjalan menuju dapur.
"Din,biar aja bi Jum yang ambil ke sini,kamu duduk aja dulu,"ucap mamih Aditya yang masih menggendong baby Atha.
"Gak apa-apa mih, Aditya sama ibu yang bawa ke dapur sekalian di siapkan,ya kan Bu,"Aditya ikut mengekor ke arah dapur bersama mertuanya.
"Tumben"ucap mamih Aditya sama Anisa serempak, mereka saling tatap lalu mengangkat bahu masing-masing.
**Di dapur**
"Dit,biar ibu aja sama ni Jum yang siapkan bakso sama somaynya,"ucap ibu Andini ketika melihat Aditya ikut repot menyiapkan.
"ya tuan muda biar bibi aja,"ucap bi Jum.
"ya sudah tapi Aditya ada perlu sama ibu,kita duduk di situ Bu,"ajak Aditya pada mertuanya sambil menunjuk ke arah luar.
Ibu Andini mengikuti menantunya duduk di teras rumah samping dapur.
__ADS_1
"Ada apa Dit?"tanya Bu Andini to the point.
"Bu, sebenarnya Aditya mau minta tolong sama ibu,"ucap Aditya.
"Minta tolong apa Dit, katakan saja tidak perlu sungkan,"Bu Andini tersenyum melihat menantunya yang nampak canggung.
"Eem..itu.."Aditya menggantungkan ucapannya lalu dia celingak-celinguk takut ada orang yang mendengarnya.
"Ada apa?"tanya Bu Andini penasaran.
"Ibu mau kan menginap di sini malam ini?"tanya Aditya penuh harap.
"Menginap? memangnya ada acara apa?"Bu Andini balik bertanya.
"eh..itu..gak ada acara apa-apa tapi buat nemenin baby Atha bobo,"ucap Aditya nyengir.
"Maksudnya ibu...oh..ya..ibu paham maksud kamu Dit,ha...ha.."Bu Andini ketawa mendengar permintaan menantunya,ibu Andini paham kalau Anisa sudah melewati masa nifasnya dan pasti Aditya minta jatahnya tapi dia takut kalau baby Atha mengganggu mereka.
"he..he..ibu paham aja,mau kan Bu?"tanya Aditya.Aditya mengingat beberapa malam lalu saat Aditya dan Anisa mau berhubungan suami istri eh... malah gagal karena baby Atha yang terbangun dan nangis alhasil gatot alias gagal total.ππ
"ya,ibu mau menginap di sini dan nemenin baby Atha,kamu persiapkan saja untuk buka puasa hi..hi.."ucap ibu Andini meledek menantunya.
"ibu paling the best, terimakasih Bu,"Aditya mengancungkan kedua jempolnya.ππ
Aditya dan Bu Andini pun kembali ke ruangan keluarga.
"kok lama mas, ngapain di dapur?"tanya Anisa.
"he..he..bantuin ibu lah,"jawab Aditya lalu duduk di samping istrinya sedangkan Bu Andini duduk di dekat mamih Aditya.
"Kenapa sih mamih curiga aja,Aditya kan lagi ada misi,"jawab Aditya sambil nyengir.
"kamu modusin mertua kamu ya?"selidik mamih Aditya yang curiga melihat tingkah anaknya.
"biasa besan,anak muda ngertilah,"ucap Bu Andini,mamih Aditya tersenyum mendengar ucapan Bu Andini.
"ada apa mas?"tanya Anisa yang belum mengerti maksud dari ucapan ibu,mertua dan suaminya itu.
"Gak,tadi selagi di dapur ibu bilang kangen banget sama baby Atha jadi malam ini ibu mau menginap di sini dan mau bobo sama baby Atha boleh kan sayang?"bujuk Aditya pada istrinya.
"tentu boleh dong bu, sebenarnya Anisa juga kangen bobo sama ibu jadi entar malam ibu tidur di kamar aku biar mas Aditya tidur di kamar tamu,"jawab Anisa.
"Waduh..gak gitu yang..."Aditya menepuk jidatnya.
"Kenapa?"tanya Anisa dengan muka polosnya.
"Emm..gini Nisa sayang,ibu kamu mau menemani baby Atha bobo tapi di kamar tamu dan kamu bisa...gitu deh sama suami kamu tanpa di ganggu baby Atha,"ucap mamih Aditya sambil tersenyum,dia tau apa kemaun anaknya itu namun belum di pahami menantunya yang polos.
"oh..Tuhan,mas..."Anisa baru mengerti apa yang mereka bicarakan dari tadi jadi suaminya minta ibunya nginap agar baby Atha bisa tidur sama ibunya dan dia bisa..π€¦
"Yang..kok melototin mas,"ucap Aditya melihat Anisa melotot ke arahnya.
"Nisa malu sama ibu dan mamih,"ucap Anisa berbisik pada Aditya.
"Ha...ha..."mamih Aditya dan Bu Andini tertawa melihat pasangan di depan mereka itu.
__ADS_1
Di ruang keluarga memang cuma ada mereka berempat(mamih Aditya,Aditya,Bu Andini dan baby Atha) karena Oma di kamarnya,pak Pratama di ruang kerja dan Anin sedang pulang ke Jepang di temani Angga untuk mengurus surat-surat kepindahan Anin yang mau menetap di Indonesia.
**Malam hari**
"Yang.. keperluan baby Atha sudah di taruh di kamar ibu kan?"tanya Aditya yang sedang duduk di atas tempat tidur sambil memperhatikan Anisa yang hilir mudik di depannya.
"Ini,Nisa lagi persiapkan,"jawab Anisa.
"Harus lengkap yang... biar entar ibu gak mondar-mandir ke kamar kita,"ucap Aditya.
"Ya,mas.. sebenarnya kasihan baby Atha kalau bobonya pisah sama kita,"ucap Anisa.
"Semalam aja yang.. please,"ucap Aditya memohon.
"Ya..suamiku yang tampannya paripurna",ucap Anisa sambil mencium sekilas pipi suaminya lalu dia keluar kamar untuk memberikan keperluan baby Atha pada ibunya.
"Yang...kamu udah mancing si junior nih,"ucap Aditya tersenyum devil.
satu menit
Lima menit
sepuluh menit
"huh..kemana Anisa sudah sepuluh menit belum juga kembali ke kamar,"Aditya mondar-mandir menunggu istrinya kembali sambil sesekali dia melakukan gerakan-gerakan peregangan otot.
Aditya sudah gak sabar akhirnya dia memutuskan untuk menemui istrinya di kamar tamu.
Cklek..
Buk...
"Awww...mas," kening Anisa menabrak dada bidang suaminya karena mereka sama-sama membuka pintu kamar.
"Maaf...maaf.."Aditya mengelus-ngelus kening istrinya dan langsung menarik tubuh Anisa masuk ke dalam kamar tidak lupa menutup pintu dengan kakinya.
"Mas, pelan-pelan mau kemana sih?"ucap Anisa.
"Mau ke surga dunia,"jawab Aditya lalu menggendong Anisa ala bridal style.
Aditya merebahkan Anisa ke atas tempat tidur dengan pelan,dia menatap istrinya yang kini berada di bawah Kungkungan tubuhnya"terimakasih sudah jadi istri dan ibu yang baik dan hebat"Aditya mencium kening,kedua mata,pipi dan terakhir bibir Anisa.
Saat terakhir mencium bagian bibir istrinya,Aditya sengaja lama karena dia mulai nakal dengan menggigit pelan bibir istrinya agar Anisa membuka mulutnya.
"Aww..."ucap Anisa yang di ambil kesempatan Aditya untuk menerobos rongga mulut Anisa dengan lidahnya.
"emm..."akhirnya Aditya dan Anisa saling me***t,me****p dan bertukar saliva.
Wajah Aditya sudah memerah di liputi hawa nafsu maklum sudah dua bulan dia berpusa he...he..
Aditya mulai meraba-raba dan mencium bagian-bagian sensitif tubuh Anisa.
"Ah...mas.."
"emm...ahh.."
__ADS_1
Akhirnya malam ini mereka lewati dengan penuh gairah dan hasrat yang terpendam selama dua bulanππ sepertinya malam ini Anisa bergadang lagi bukan karena mengurus baby Atha tapi bergadang karena gangguan dari suaminya,gangguan yang memabukkan untuk keduanya.wk..wk..wkkk...ππ