
"Aw... sakit....perutku...aw..."Anisa meringis kesakitan memegangi perutnya.
"Nisa...Nisa...kenapa nak?"mamih Aditya memegangi tubuh Anisa.
"Nyonya...tenang... nyonya ...tarik nafas.."ucap dokter sambil memapah Anisa naik ke atas brankar lalu memeriksanya.
"Gimana dok,menantu saya?"tanya mamih Aditya cemas.
"Nyonya sepertinya menantu anda akan melahirkan dalam waktu cepat itu di karenakan dia syok jadi mengakibatkan kontraksi,"ucap dokter."
Anisapun di pindahkan ke ruang bersalin untuk melakukan persalinan.
"Nyonya,anda yakin ingin melahirkan secara normal?"tanya dokter pada Anisa.
"Saya yakin dok,saya ingin merasakan sakitnya dan nikmatnya lahiran secara normal,"jawab Anisa sambil terus mengelus perutnya yang mulas.
"Sayang...kamu yakin?gimana kalau operasi saja?"tanya mamih Aditya mengelus-ngelus punggung menantunya.
"Ya.mam,Anisa yakin,huh...huh..."Anisa menahan sakit dalam perutnya.
"Nyonya, jangan dulu mengejan karena pembukaannya belum sempurna,kalau anda sudah merasakan sakit yang tidak tertahankan seperti bayinya mau keluar baru anda boleh mengejan,"ucap dokter.
Anisa turun dari berankar lalu dia jalan mondar-mandir di dalam ruangan sambil menahan sakit di perutnya sesekali dia berjongkok lalu berdiri agar pembukaannya segera sempurna.
"Huuu...haa... babby boy apa kamu ingin segera keluar sayang"Anisa bermonolog.
"Nis...sini mamih usapin punggungnya,"mamih Aditya mendekati Anisa.
"gak usah mam,biar Anisa jalan-jalan seperti ini saja,"jawab Anisa.
Cklek..
Pak Pratama masuk ke ruangan Anisa"Gimana mam,menantu kita?"
"Papih, lihatlah menantumu,dia perempuan tangguh,"ucap mamih Aditya.
"Apa dia tidak mau operasi saja?"tanya pak Pratama.
"Dia bersekukuh untuk lahiran normal,"ucap mamih Aditya.
"Pap,gimana keadaan Aditya dan Boy?"tanya mamih Aditya yang sejenak melupakan keadaan anaknya itu.
"Dia baik,mobil yang di kendarai Boy menabrak trotoar karena dia menghindari truk yang di depannya,"jawab pak Pratama setelah tau kondisi Aditya dan Boy dari anak buahnya.
**Flashback on**
"Boy..awas..."teriak Aditya saat melihat mobil di depannya seperti oleng ke arah mobil yang mereka tumpangi.Aditya yang sedang melakukan video call sama mamihnya tiba-tiba kepalanya membentur depan mobil lalu ponselnya entah kemana jatuhnya.
Mobil yang di tumpangi Aditya dan Boy berbelok ke arah trotoar dan dengan kencang menabrak pembatas jalan.
Brukkk....citttt...
"Awww...
Mata Boy tetbuka,dia pegang keningnya yang sedikit terluka akibat membentur stang.
"Dit...Dit.. bangun",Boy membangunkan Aditya yang tergolek lemah.
Dor...dor...
"Pak...pak apa....kalian baik-baik saja,"ucap orang-orang yang ada di sekitar situ menggedor-gedor pintu mobil yang di kendarai Aditya.
Aditya dan Boy di bawa ke rumah sakit terdekat oleh orang-orang.
Boy hanya luka di kening saja sedangkan Aditya luka di kening dan dia pingsan.
__ADS_1
"Gimana dok? keadaan bos saya?"tanya Boy pada dokter yang menangani Aditya.
"Luka di kepalanya tidak begitu serius dia pingsan karena syok dan sebentar lagi dia akan sadar,"ucap dokter.
"Nis...Anisa..."ucap Aditya membuka matanya.
"Dit...kamu sudah sadar?"tanya Boy mendekati brankar Aditya.
"Boy...dimana ini?Anisa dimana?aku meninggalkan dia di pesta,apa dia baik-baik aja?'tanya Aditya bangun namun dia memegangi kepalanya yang terasa sakit.
pesta?apa ingatan Aditya sudah kembali?gumam Boy dalam hati
"Dit...kita di rumah sakit,apa kamu sudah ingat semuanya?"tanya Boy meneliti raut muka sahabatnya itu.
"ya..Boy,aku ingat semuanya,Anisaku tadi lagi USG tapi apa kami masih bisa bersama?"ucap Aditya sedih.
"Maksud kamu Dit?"tanya Boy heran.
"Aku sama Nisa kan sodara?tapi aku sangat mencintainya,"ungkap Aditya sedih mengingat kejadian kecelakaan itu terjadi karena Aditya mengetahui hasil tes DNA kalau dia sama Anisa sodara sedarah.
"o...itu..kamu belum tau ya,kalau kalian bukan sodara sedarah karena hasil tes DNA itu palsu atau salah,"ungkap Boy.
"Apa?"Aditya kaget sekaligus senang mendengar ucapan Boy.
"Ya,kalian bukan sodara karena anak Bu Andini dan papih bukannya Anisa tapi anak mereka sudah meninggal dan hasil tes itu di manipulasi oleh tantenya Monica,"Boyenjelaskan pada Aditya.
"Apa?"Aditya masih kaget mendengar nya.
"Apa...apa terus,itu emang faktanya,"ucap Boy agak sebal.
"Jadi aku sama Anisa bukan sodara,yes..yes..,"Aditya langsung memeluk Boy.
**Flashback off**
Anisa masih melakukan gerakan jongkok berdiri demi mempercepat pembukaan yang sempurna.
"Mam,pap,mas Aditya mana?dia gak kenapa-kenapa kan?"tanya Anisa sambil berjalan-jalan di dalam ruangan.
"Aditya lagi di jalan Nis,kamu sabar ya.."mamih Aditya terus memberikan semangat pada menantunya.
Di rumah sakit sudah ada ibunya Anisa dan adik-adiknya mereka baru tiba setelah di telepon oleh pak Pratama,disanapun sudah ada Tari sahabat Anisa.
tak..tok..tak..tok..
Aditya dan Boy baru tiba dan langsung masuk ke ruangan Anisa.
"Sayang..."Aditya langsung memeluk Anisa.
"Mas...hiks...hiks.. baby boy,udah mau keluar,"Anisa merengek seperti anak kecil.
"Sayang...sakit ya?gimana kalau operasi saja,"Aditya memegangi kedua tangan Anisa yang sedang melakukan gerakan jongkok berdiri.
"Gak mas,Nisa mau menikmatinya huh..huh..."ucap Anisa.
Beberapa jam kemudian kontraksi Anisa semakin teratur"huh...mas...sakit...sakit.."
"Teriak aja sayang..gak kenapa-kenapa,jangan di tahan,"Aditya terus mengelus-ngelus punggung Anisa.
"Kalau teriak Nisa malu mas,masa bikinnya aja diam-diam mau ngeluarin malah teriak-teriak,"canda Anisa di sela-sela menahan sakit perutnya.
"ah...mas...sakit"
"Nyonya silahkan tiduran sepertinya pembukaannya sudah sempurna,dan untuk yang lainnya silahkan tunggu di luar,saya akan membantu nyonya Anisa persalinan,"ucap dokter.
Aditya menemani istrinya di ruang persalinan, sebenarnya dia sangat gugup apalagi dia takut melihat darah.
__ADS_1
"Ayo... nyonya tarik nafas...keluarkan...dorong...yang kuat nyonya.."dokter memberikan arahan pada Anisa.
huh...Hem...eeehhh...huh...
eeeeh...heeee...huh...
"Terus nyonya sudah kelihatan,"ucap dokter.
"Sayang...terus...terus..."Aditya menggemgam tangan istrinya.
ahh...heeee...massss....
oekkk...oeeekk...
"Alhamdulillah"ucap Aditya melihat bayinya sudah keluar.
"Darrah...darah..."
Gubrak...Aditya pingsan setelah melihat darah.
"Suster..sus..bantu pak Aditya,"ucap dokter kaget melihat Aditya pingsan.
"Nyonya selamat bayi laki-laki anda sudah lahir dengan sehat dan sempurna,"dokter memperlihatkan pada Anisa lalu meletakkan nya di dada Anisa untuk melakukan IMD(Inisiasi Menyusui Dini).
Bayi laki-laki yang sudah terlihat tampan itu sedang mencari-cari pu***ng sang mommy.
"I love you baby boy,"Anisa mencium kening anaknya.
"Dok,suami saya mana?"tanya Anisa heran suaminya menghilang begitu saja.
"itu suami anda,dia pingsan saat melihat darah,"ucap dokter sambil menunjuk ke arah Aditya.
"oh..Tuhan kenapa seperti itu,baby boy lihatlah daddymu,"Anisa tersenyum melihat suaminya yang belum sadar.
"Sayang...sayang..."akhirnya Aditya sadar langsung dia menghampiri istrinya yang sedang menyusui baby boy.
"Alhamdulillah,sayang.... terimakasih,cup...cup.."Aditya menciumi wajah Anisa dari kening,mata,pipi, terakhir bibir istrinya(maaf agak lama😄😄modus aja Aditya)
"ih...malu di liatin dokter sama suster,mas..."Anisa memanyunkan bibirnya.
"Ini ungkapan kebahagiaan sayang...gak apa-apa kan dokter,"ucap Aditya melirik ke arah dokter dan suster,mereka hanya tersenyum melihat Aditya.
"Mas, baby nya di Adzanin dan khomatin,"ucap Anisa lalu Adityapun mengadzani dan menkhomati **** boy.
Tidak berselang lama setelah Anisa dan bayinya di bersihkan, anggota keluarga pun bergantian masuk.
"Selamat ya..sayang..."mamih Aditya mencium kening menantunya di susul ibunya Anisa dan pak Pratama.
"Selamat ya...kak"Adik-adiknya Anisa bergantian memeluk kakaknya.
"Selamat brownis...lu sekarang sudah jadi ibu,"ucap Tari.
"Selamat bro.. sekarang lu udah jadi ayah,"Angga,Riko dan Boy serempak memeluk sahabatnya itu.
"mana baby boy nya..."ucap mereka serempak.
"wah...lucu... ganteng..siapa namanya Dit?"ucap semua yang ada di ruangan serempak.
"eh...Aditya belum punya nama yang cocok,abisnya kemarin-kemarin Aditya sibuk he...he..."ucap Aditya sambil garuk-garuk kepala.
"Apa??"
**Kira-kira nama babby boy siapa ya??Kasih masukan dong😃😃
__ADS_1