
Anisa dan Aditya sampai di apartemen sekitar pukul 22.00WIB,mereka belanja kebutuhan harian dan di lanjutkan makan malam bersama.Aditya dan Anisa membawa banyak belanjaan sampai di bantu security untuk membawa ke apartemennya.
Cklek...
Anisa membuka pintu apartemennya di ikuti Aditya dan seorang security yang membawa barang belanjaan.
"Pak,letakan di situ aja barang-barangnya dan terimakasih ya,"ucap Aditya sambil memberikan beberapa lembar uang pada security yangembantunya.
"Sama-sama tuan,"jawab security.
Aditya dan Anisa duduk bersamaan di atas sofa karena mereka kelelahan.
"Sutam terimakasih ya..kamu sudah ajak aku belanja dan makan malam,"ungkap Anisa.
"ya..Ican,inikan udah kewajiban aku,"ucap Aditya sambil mencium kening Anisa.
"Sutam,kamu mau minum apa?"tawar Anisa.
"air putih aja sayang,"pinta Aditya.
Anisapun bangun dari duduknya menuju dapur untuk mengambil minum dan memberikannya pada Aditya.
"Sutam,aku mau bersih-bersih badan dulu kayanya lengket banget,"Kata Anisa.
Tiba-tiba Aditya langsung bangun dari duduknya dan berkata"aku ikut,aku kan mau bersih-bersih juga."
"Sutam..kalau kamu ikut jadinya entar bukan bersih-bersih,"ucap Anisa cemberut.
Tapi tanpa minta persetujuan Anisa,Aditya langsung mengangkat tubuh Anisa dan membawanya menuju kamar mandi dan benar saja mereka di kamar mandi menghabiskan waktu satu jam.
Selesai bersih-bersih tubuh bersama di kamar mandi mereka beranjak ke ruang ganti untuk berganti pakaian tidur,setelah berpakaian mereka langsung merebahkan tubuh di atas tempat tidur karena merasa kelelahan akibat aktivitas di kamar mandi tadi.
"Sutam,aku boleh kerja gak?di apartemen terus kan bosen,"ucap Anisa sambil memeluk tubuh Aditya.
Aditya terdiam mendengar kata-kata istrinya.Aditya sebenarnya tidak mau kalau Anisa bekerja karena semua kebutuhan Anisa akan Aditya tanggung tapi Aditya tau kalau istri nya pasti bosen kalau seharian terus di apartemen.
"Ican.. sebenarnya aku gak mau kalau kamu harus capek-capek kerja,kan kalau butuh apa-apa aku akan berikan untuk istriku ini,"ucap Aditya mengelus rambut Anisa.
"Sutam..aku tau kamu pasti akan memenuhi semua kebutuhanku tapi aku bosan kalau tiap hari di apartemen karena aku terbiasa bekerja,boleh ya..."rayu Anisa sambil mengelus pipi Aditya.
"ya sudah aku ijinkan tapi kamu harus kerja di kantor aku biar kamu tidak jauh-jauh dari aku,"ucap Aditya.
"ok..tapi aku gak mau di istimewakan,aku mau kerja secara profesional biar orang-orang tidak curiga akan hubungan kita,"pinta Anisa.
"ya..udah besok kamu ikut ke kantor entar biar boy yang urus,"ucap Aditya.
Lama berbincang-bincang Aditya dan Anisapun tertidur pulas.
*pagi hari yang cerah**
Anisa bengun terlebih dahulu dia melihat kesampingnya Aditya masih tertidur pulas dengan tangan melingkar ke perut Anisa.
Anisa mencoba melepaskan tangan Aditya dari atas perutnya lalu dia turun dari tempat tidur menuju dapur untuk membuat sarapan.
Anisa sudah selesai membuat sarapan lalu dia melanjutkan untuk mandi dan rapih-rapih untuk bersiap ke kantor Aditya.
Anisa melihat suaminya masih tertidur pulas padahal waktu sudah menunjukkan pukul 06.30,Anisa membangunkan suaminya.
"Sutam..bangun kita kan mau ke kantor,"Anisa membangunkan suaminya tapi Aditya tidak mau membuka matanya.Akhirnya Anisa berinisiatif untuk mencium bibir suaminya supaya dia bangun dan benar saja suaminya langsung bangun.
"Ican..kamu sudah rapih,jam berapa ini,"ucap Aditya bangun dari tidurnya dan langsung memeluk tubuh ramping Anisa sambil mencium seluruh wajah Anisa dari pipi, hidung,kening berakhir di bibir sexi istrinya.
"stop..Sutam ayo..mandi sana,aku udah siapkan sarapan,"perintah Anisa pada Aditya.
Dengan malas-malasan Aditya jalan menuju kamar mandi.Anisa menyiapkan pakaian untuk suaminya dan Anisapun merapihkan dandanannya karena tadi di ciumi Aditya yang menyebabkan mikeup nya berantakan lagi.
Setelah Aditya rapih dengan pakaian kerjanya,mereka menuju meja makan untuk sarapan,Anisa sudah menyiapkan susu, roti selai coklat serta buah potong.Setelah selesai sarapan mereka bersiap pergi ke kantor.Di parkiran apartemen Boy sudah menunggu bosnya, seperti biasanya Aditya selalu di jemput boy untuk ke kantor dia jarang mengemudi sendiri.
Aditya dan Anisa sudah berada di mobil mereka duduk di belakang sedangkan Boy sebagai driver.Aditya memegang tangan Anisa sambil mengelus lembut tangan istrinya dan berkata"Ican..aku gak ke kantor sekarang soalnya mau langsung meeting ke perusahaan ABRAHAM GROUP,Ican langsung aja ketemu pak Dony bagian HRD semua sudah di atur boy."
"ok sutamku..tapi ingat ya..harus profesional aku gak mau kamu istimewakan biar orang-orang tidak curiga dan kalau di kantor kamu adalah bos dan aku karyawan,"ungkap Anisa sambil bersender di bahu suaminya.
Tidak lama mereka sampai di kantor tapi cuma Anisa yang turun dari mobil karena Aditya harus pergi meeting.
__ADS_1
"sampai Icanku,selamat bekerja,aku akan kembali pas makan siang ingat jangan tebar pesona ya.."ucap Aditya sambil mencium kening Anisa.
"ih..apa sih Sutam,aku kan cuma mau kerja masa iya TP-TP(Tebar pesona) sama Laki-laki lain,"Ucap Anisa sebal.
Anisapun turun dari mobil dia melangkah menuju gedung dan masuk menghampiri resepsionis.
"Selamat pagi mbak,saya mau ketemu pak Dony bagian HRD,"sapa Anisa pada resepsionis.
"Pagi...pasti anda yang bernama Anisa ya...anda sudah di tunggu di ruangan pak Dony di lantai dua,jawab resepsionis.
Resepsionis tadi tau karena sudah mendapat telepon dari boy si asisten bos.
Anisa melangkahkan kakinya menuju ruangan HRD.
tok..tok
Anisa mengetuk pintu dengan tulisan ruang HRD.
"masuk,"terdengar suara seorang dari dalam ruangan.
Anisapun membuka pintu dan langsung masuk.
"Selamat pagi pak,"sapa Anisa.
"pagi..anda nona Anisa?"tanya pak Doni laki-laki berumur 40 tahun.
"ya..pak,"Jawab Anisa.
"O..ya..Anda di di tempatkan di divisi keuangan,"jelas pak Dony sesuai perintah Boy.
Anisa ke luar ruangan HRD bersama pak Dony menuju ruang Divisi keuangan.Sepanjang koridor menuju ruang Divisi keuangan terdapat ruangan-ruangan divisi lain yang hanya di sekat sebuah kaca-kaca hingga nampak dari luar.
Di setiap ruangan sudah banyak karyawan yang mulai bekerja sesuai tugas dan bagiannya.Namun tanpa disangka saat Anisa melewati ruangan-ruangan tersebut hampir semua mata karyawan melirik dan menatap ke arahnya,ada yang tersenyum,ada yang sinis adapun yang melongo.
Karena Anisa berjalan bersama pak Dony bagian HRD semua karyawan sudah bisa menebak kalau Anisa adalah karyawan baru.
"gaes.. . karyawan baru..cuantikk tenan,"celetuk salah satu karyawan laki-laki.
"manise...mbak nya,"Karyawan lain ikut-ikutan nyeletuk.
Anisa sampai di ruangan divisi keuangan.
"Selamat pagi.. perkenalkan ini karyawan baru yang akan bergabung dengan kalian di divisi keuangan,"pak Doni memperkenalkan Anisa.
"Haiii....,"kompak semua yang ada di ruangan menjawab.
"Haii..saya Anisa Andini,mohon kerjasamanya,"ucap Anisa memperkenalkan dirinya.
"Haiii...Anisa, dengan kompak lagi mereka menyapa Anisa.
"Anisa,kalau begitu aku tinggal, silahkan bergabung sama mereka, selamat bekerja,"pak Dony pamit meninggalkan ruangan.
"Anisa,ini meja kamu,"ucap salah satu karyawan laki-laki.
"terimakasih,"ucap Anisa langsung duduk.
cklek..
"Selamat pagi..,"suara seorang wanita masuk ke ruangan.
Sontak Anisa melirik ke arah pintu dan tanpa dia sangka wanita yang berada di depan pintu adalah seseorang yang Anisa kenal.
"Haii...nastar,"Anisa bangun dan berjalan menuju wanita di depan pintu.
Tidak beda jauh dengan Anisa, wanita tersebut pun berteriak"Haiii...brownis,"berlari lalu keduanya berpelukan.Nastar adalah panggilan Anisa pada Tari sahabatnya dan brownis panggilan Tari pada Anisa.
"Brownis, kenapa kamu ada disini?"tanya Tari.
"Nastar...aku sekarang kerja di kantor ini dan kamu kerja di sini juga?"Anisa balik bertanya.
"ya..jadi sekarang kita satu kantor yeeee..."ungkap Tari tersenyum gembira.
cklek..
Suara pintu terbuka,masuklah seorang laki-laki berperawakan tinggi atletis dengan senyum tipis dan sontak semua karyawan berdiri sambil serempak mengucapkan salam"Selamat pagi pak Riko".Anisa yang belum tahu siapa laki-laki tersebut pun ikut mengucapkan salam.
"Pagi.."jawab Riko singkat,lalu dia melangkah menuju ruangannya tapi sebelum dia masuk Riko berbalik sambil berkata,"Aldi..katanya ada karyawan baru dimana?"
__ADS_1
"Itu pak, namanya Anisa,"Aldi menjawab sambil mengarahkan telunjuknya pada Anisa.
"Suruh dia ke ruangan saya,"ucap Riko sambil masuk ke ruangannya.
Riko adalah kepala bagian keuangan dan sekaligus sahabatnya Aditya.
"Anisa..kamu di suruh keruangan pak Riko sekarang,"ucap Aldi yang merupakan sekertaris Riko.
Anisa berdiri melangkahkan kakinya menuju ruangan Riko.
tok..tok..
"masuk"suara Riko dari dalam ruangan.
"Selamat pagi..pak,"sapa Anisa.
"Pagi..kamu karyawan barunya,aku sudah baca CV kamu dan kamu masuk ke perusahaan ini atas rekomendasi Boy?"ucap Riko.
"ya pak,"jawab Anisa sambil mengangguk kan kepalanya.
"Kamu siapanya Boy?"selidik Riko.
Anisa kaget mendengar pertanyaan dari Riko,dia bingung mau jawab apa,Boy kan asisten suaminya dan Anisapun belum mengenal dekat Boy.
"pak Boy teman saya pak,"jawab Anisa ngasal.
"o..baguslah,saya Riko Ardana kepala bagian keuangan,ok kalau begitu selamat bekerja, silahkan kembali ke mejamu."ucap Riko.
"Terimakasih pak,"Anisa keluar.
Boy..kau pintar memberi aku karyawan secantik itu gumam Riko dalam hati sambil menyunggingkan sedikit senyuman
Anisa mulai bekerja sesuai yang di arahkan Aldi sekertaris Riko.Tanpa di sadari Anisa ternyata waktu sudah menunjukan jam makan siang.
mana sutamku,kok belum datang apa dia sudah makan siang,apa aku telepon dia ya..tapi dia kan lagi meeting entar ganggu lagi,kangen...kata Anisa dalam hati sambil tersenyum manis memandangi handphone miliknya menunggu notifikasi dari sang suami
*Kantor ABRAHAM GROUP**
Jam menunjukkan waktunya makan siang,Aditya sudah selesai meeting dia langsung keluar dengan tergesa-gesa.
"Hai...bos cepat sekali jalanmu,emang ada hal yang penting?"Boy setengah berlari mengejar langkah Aditya yang berjalan cepat di depannya.
"saya pengen cepat lihat istri cantik saya lagi bekerja,"Jawa Aditya sambil berjalan cepat.
"Istri anda kan lagi kerja gak akan kemana-mana,"ucap Boy.
"sudahlah kamu tidak mengerti kamu kan jomblo akut,"ucap Aditya sambil ketawa.
"gak usah di perjelas bos kata jomblo nya,"ucap Aditya kesal.
Tidak butuh waktu lama Aditya dan Boy sudah sampai kantor PRATAMA GROUP.
Aditya berjalan cepat melewati para karyawan yang sedang istirahat (karena ini jam istirahat). seliweran terdengar celotehan beberapa karyawan laki-laki"Cantik abis tuh cewek baru,gue ampe ngiler liatnya,"kata salah satu karyawan laki-laki.
"manis banget gaes..bikin hati abang ini klepek-klepek,"ucap yang satunya.
Aditya menghentikan langkahnya mendengar celotehan karyawannya.Aditya sudah bisa menebak siapa yang mereka bicarakan pasti itu istrinya yang merupakan karyawan baru di kantor nya.Aditya geram,rahangnya mulai mengeras dan tangannya mengepal rasanya dia ingin menonjok karyawan yang tadi membicarakan istrinya tapi dia tahan karena ini di kantor.
Aditya berjalan cepat menuju ruang Divisi keuangan yang kebetulan berada dekat ruangan miliknya.
Di sana Anisa sedang berbincang dengan teman-teman barunya.
"Hai...kau anak baru ikut keruanganku,"ucap Aditya ketus sambil menarik tangan Anisa.Semua karyawan yang ada di ruangan itu kaget tidak terkecuali Tari sahabatnya Anisa melihat pimpinan mereka yang tidak biasa nya masuk ke ruangan divisi mereka karena biasanya kalau ada kepentinganpun pasti hanya Boy yang ke situ.
"siang pak.."serempak semua mengucapkan salam saat Aditya masuk mengagetkan mereka dengan tingkahnya itu.
Aditya menarik tangan Anisa dan membawanya menuju ruangan CEO miliknya.
"Hai...lepas ini di kantor,jangan mempermalukan dirimu pak Aditya,"ucap Anisa pelan."Diam..dan ikut saja denganku,"balas Aditya.
Brukkk..
Aditya menutup pintu dan mengunci ruangannya setelah Aditya dan Anisa masuk.
"Haiii....Sutam...ahhh..
*apa yang terjadi???
__ADS_1