
Aditya dan Anisa telah sampai kantor, seperti biasa Anisa minta di turunkan agak jauh dari depan kantor karena tidak mau karyawan lain tahu hubungan dia dengan Aditya.
"Boy....stop,dah turunin aku di sini,"pinta Anisa."
"sayang... sampai parkiran aja ya.."ucap Aditya.
"Di sini aja sayang.."Anisa hendak keluar mobil namun tangannya di tarik Aditya.
cup... Aditya mencium kening dan bibir istrinya.
"sayang...aku udah kesiangan,"Anisa pun keluar mobil berlari kecil menuju pintu masuk kantornya.
beginilah nasib jomblo batin Boy dalam hati melihat bosnya dari kaca spion
Brukkk...aw...
Karena berlari Anisa menabrak seseorang di depannya.
"maaf tuan saya tidak sengaja,"Anisa membungkukkan badannya tanda permintaan maaf pada orang yang di tabraknya.
"Its ok,"jawab pria itu sambil memandang wanita yang menabraknya namun bedahalnya dengan wanita itu setelah meminta maaf dia langsung berlalu meninggalkan pria itu.
perempuan itu??? seperti nya gue pernah lihat,siapa ya???oh ya.. gue ingat dia Anisa temannya Aditya gumam laki-laki itu dalam hati.
Laki-laki yang di tabrak Anisa itu ternyata Angga sahabatnya Aditya.
cklek...
Anisa masuk ke ruangannya ternyata semua karyawan sudah ada di sana,dia terlambat sekitar 30 menit.
"wow...enak banget ya..kalau kesayangan bos mah bebas mau masuk kerja jam berapapun, yang penting servis memuaskan"ucap Adel menatap sinis ke arah Anisa.
Memang sebagian karyawan perempuan merasa iri melihat Anisa setelah kejadian hari itu saat Aditya menarik Anisa keruangannya bahkan sebagian menggosipkan bahwa Anisa perempuan penggoda.
Anisa tidak membalas ucapan Adel,dia hanya menarik nafas dalam-dalam mencoba menenangkan hatinya.
"Nis,lu kok kesiangan? pasti kecapean ya..he...he..,"goda Tari berbisik di dekat telinga Anisa.
Anisa tidak menjawab hanya melirik tajam sahabatnya itu.
tak tok..tak tok..
Suara langkah seseorang melewati ruang divisi keuangan, laki-laki itu berhenti sejenak ketika melihat seseorang yang ada di ruangan tersebut ya laki-laki itu adalahAngga dia berjalan menuju ruangan CEO namun langkahnya terhenti seketika saat dia melihat Anisa.
Benar dugaan gue,dia bekerja di sini,Anisa...oh Anisa gue jadi penasaran ucap Angga dalam hati sambil menyunggingkan sedikit senyuman. Anggapun berlalu menuju ruangan Aditya.
"Selamat pagi nona Dinda,apa pak Aditya sudah sampai?"tanya Angga pada sekertaris Aditya.
"selamat pagi pak Angga,pak Aditya belum datang,"jawab Dinda.
"ok..aku tunggu di dalam ya..,"ucap Angga.
"silahkan pak"ucap Dinda.Angga memang sering keluar masuk perusahaan dan hampir semua karyawan tau kalau Angga adalah rekan bisnis sekaligus sahabat CEO mereka.
Aditya kini berjalan menuju ruangannya namun dia menghentikan langkahnya tiba-tiba di depan ruangan divisi keuangan melirik sejenak istrinya yang sedang berdiskusi dengan Tari yang diiringi senyuman manis yang tersungging di bibir sexi Anisa.
sayang kamu manis banget jadi pengen gigit deh ucap Aditya dalam hati saat melihat senyuman Anisa
__ADS_1
brukkk..aw...
"hai..bos kalau berhenti jangan mendadak,kita jadinya bertubrukan,"ucap Boy saat menabrak punggung Aditya.
"boy..lagian kamu ngapain nyosor dari belakang,"ucap Aditya santai.
"nyosor.. emangnya saya jeruk makan jeruk,"Boy menjawab.
Mendengar sedikit kebisingan di luar ruangan hampir semua karyawan yang ada di dalam menoleh ke arah sumber suara tersebut, terlihat Boy yang masih menempel di punggung Aditya,semua karyawan hampir menganga melihatnya.Menyadari tatapan semua karyawan yang ada di ruangan Aditya langsung berjalan dengan wajah datar dan dingin nya,di susul Boy dari belakang.
******, jangan-jangan mereka berpikir kalau gue jeruk makan jeruk,oh..Tuhan tolonglah nasib jomblo ini gumam Boy dalam hati
"Nis,liat tuh laki lu mulai bucin,"Tari berbisik sambil menyenggol lengan Anisa.
Anisa melihat ke arah Aditya dan tersenyum melihat kelakuan suaminya.
*Ruangan CEO**
"selamat pagi pak,ada pak Angga di dalam,"sapa Adinda.
Aditya langsung masuk ke dalam ruangannya diikuti Boy, ternyata benar ada Angga sedang duduk santai di sofa.
"sepertinya ada tamu tak di undang,"ucap Aditya.
"hai...bro sadis amat sih lu,emang gak kangen sama gue,"jawab Angga.
Aditya langsung menuju kursi kebesarannya.
"ada perlu apa lu kesini?"tanya Aditya jutek.
"gue ada urusan di Jakarta makanya gue mampir ke sini,"jawab Angga.
"Hari ini bebas pak,"jawab Boy.
"wah.. kebetulan dong kita bisa makan siang bareng,"celetuk Angga.
"ogah gue,"ucap Aditya singkat.
"bro..lu jutek amat ma gue,lagi PMS ya..ha...ha... Angga meledek.
Aditya memang masih kesal sama sahabatnya karena kejadian di Bali waktu itu.
tok..tok..
"masuk,"ucap Aditya.
"pagi bos,saya mau kasih laporan,"Riko masuk ke dalam sambil menyerahkan laporannya ke meja Aditya.
"hai..bro lu di sini,dah lama gak kemari,"ucap Riko sambil mendudukkan bokongnya di sofa.
"gue sibuk,"jawab Angga.
"sibuk sama cewek-cewek teman kencannya,"ledek Aditya.
"enak aja lu,emang sebejad itu gue,"ucap Angga.
ha...ha...ha...
Mereka tertawa bersamaan termasuk Boy.
__ADS_1
Aditya,Angga,Riko dan Boy memang mereka bersahabat sedari kuliah.
"Dit,kok lu gak cerita kalau teman lu yang cantik itu kerja di sini?"tanya Angga.
"siapa?"Aditya heran.
"Anisa, teman yang lu bawa ke pesta lagi di Bali itu,"jelas Angga.
"Anisa???"Riko kaget mendengar ucapan Angga.
"ya.. gue lihat tadi di ruangan divisi keuangan,"ucap Angga.
"kok lu kenal dia,bro?"selidik Riko penasaran.
"ya..dia kan teman Aditya,gue ketemu Anisa bareng Aditya di Bali,"ungkap Angga.
"lah emangnya dia teman lu Dit? bukannya temannya si Boy?"Riko makin penasaran.
waduh ****** gue nih dua playboy pada penasaran,jawab apa gue ucap Aditya di hati
"ya..dia teman gue ama Boy,"ucap Aditya malas.
"yes.."kedua laki-laki itu berucap bersamaan(Angga dan Riko)
"apa maksud lu berdua??"Aditya makin kesal.
"kita punya kesempatan deketin dia ha..ha.."lagi-lagi mereka menjawab bersamaan.
"gak.."tiba-tiba Aditya berkata dengan nada tinggi.
"hai..bro kenapa lu keberatan kalau gue deketin dia ?kan Anisa cuma teman lu,"ucap Angga kaget.
"iya,sejak kapan lu peduli ama urusan ginian,"Riko ikut berucap.
"emm..itu karena gue kasian ama Boy,dia cewek yang Boy suka,kasih lah kesempatan Boy biar dia gak jomblo terus,,ya kan Boy,"ucap Aditya berbohong sambil melirik tajam ke arah Boy.
drama apa nih si bos ucap Boy dalam hati
"emmm...ya.."jawab Boy singkat mengikuti drama bosnya.
maaf sayang aku belum bisa jujur sama mereka tentang hubungan kita lirih Aditya dalam hati.
"gak masalah bro,kita bersaing secara sportif,"ucap Angga.
"siap bro,gue gak bakalan nyerah gitu aja buat dapetin cewek super manis itu,"Riko dengan semangat berucap.
Aditya hanya mengepalkan tangannya,dia merasa kesal mendengar ucapan kedua sahabatnya.
"keluar lu pada, gue mau kerja,"ucap Aditya kesal.
Angga dan Riko akhirnya melangkahkan kakinya keluar ruangan setelah mendengar kata-kata Aditya yang terdengar sedikit mengusir.
"ok..bro,gue pulang jangan marah,entar malam kita ngumpul yu..dah lama gak clubing bareng,"ucap Angga sambil keluar bareng Riko.
"hai.. playboy-playboy tengik awas lu jangan ganggu karyawan gue,"Aditya sedikit berteriak.
"Dikit Dit..."ucap Angga dan Riko bersamaan.
Brakkk..Aditya menggebrak meja.
__ADS_1
"sabar bos,nona Anisa gak bakal tertarik sama playboy kaya mereka,"Boy mencoba menenangkan bosnya.