Aku, Kamu Dan Suami Kita

Aku, Kamu Dan Suami Kita
Egois


__ADS_3

"Ceraii..."


"Maksud kamu apa Monica,"suara Aditya terdengar menggema di ruangan itu, rahangnya mengeras menahan emosi rasanya dia ingin menampar wanita itu namun akal sehatnya menahan emosi yang memuncak.


"Kenapa?apa yang salah?dia kan belum hamil dan kini aku yang hamil lebih baik kita batalkan perjanjiannya lalu kamu ceraikan dia,"pinta Monica dengan suara keras.


"Monica..."Aditya mengangkat telapak tangannya dan hampir menampar istrinya namun dia urungkan mengingat Monica kini sedang mengandung.


"Kamu jangan seenaknya mengatur hidup aku, semenjak kita menikah semua yang kamu minta selalu aku turuti uang, kebebasan bahkan menikah dengan Anisa aku turuti tapi sekarang kamu meminta aku menceraikannya,kamu jangan egois hanya memikirkan diri sendiri tanpa memikirkan perasaan orang lain"ungkap Aditya emosi.


"o..jadi sekarang kamu sudah mempunyai perasaan lebih pada wanita yang menjual rahimnya demi uang,"Monica nyolot.


"Berhenti kamu menjelekkan Anisa,dia wanita tangguh dan penyayang bahkan dia rela berkorban demi keluarganya,"Ucap Aditya kesal.


"Apa sekarang kamu mencintai wanita itu Aditya?"tanya Monica terlihat kesal.


"Ya..aku mencintainya,"jawab Aditya.


plak....


Monica menampar pipi Aditya.


"aku udah bilang jangan pakai perasaan, karena kamu hanya harus mencintai aku"ucap Monica.


"Perasaan tidak bisa di atur itu tumbuh sendiri dan kamu tau kita menikah atas perjodohan,selama ini aku berusaha menghormati dan menyayangi kamu sebagai istri tapi untuk cinta belum tumbuh di hati aku untuk kamu,"ungkap Aditya.


sialan,gue sudah susah payah dengan berbagai cara agar bisa menikah dengan Aditya sekarang ada rintangan karena ide bodoh gue sendiri, sekarang gue harus bersabar agar Aditya tetap bersama gue dan mau menjadi ayah dari anak yang gue kandung ucap licik Monica dalam hati sambil dia menarik nafas dalam-dalam


Monica terdiam dan mulai memikirkan ide untuk membuat Aditya gak marah dan kesal atas ucapannya karena itu akan mempersulit dia mempertahankan pernikahannya.


"Sayang... maaf atas perkataan ku mungkin ini karena bayi yang aku kandung, terkadang wanita hamil tingkat emosinya meningkat karena hormon yang berubah,"Monica sedikit memelankan kata-katanya sambil memeluk pinggang Aditya yang sedari tadi berdiri.


Akhirnya Aditya mulai luluh hatinya karena mendengar kata bayi lalu dia duduk kembali di sofa, membuang segala amarahnya.


"Monica, kalaupun Anisa belum hamil aku gak akan menceraikannya,aku gak mau bermain-main dengan pernikahan,aku akan berusaha adil untuk kalian,"ucap Aditya mulai melunak.


"Baiklah sayang.. maaf dan sekarang aku akan menerima ikhlas atas keputusan kamu,"ucap Monica dengan muka memelas.


ikhlas gak lah,gue gak bakalan ngalah dari perempuan kampung itu,ini demi masa depan gue dan anak yang gue kandung dan gue gak mau kalau harus meninggalkan kemewahan dan kekayaan keluarga Pratama gumam Monica dalam hati


"Terimakasih ya Mon,kamu mau menerima keputusanku,aku janji akan berbuat adil untuk kedua istri ku,"ungkap Aditya sambil menggenggam tangan Monica.


"Ya..udah sekarang kamu istirahat,aku antar ke kamar,"ajak Aditya.


Aditya menggandeng Monica untuk masuk kamar lalu dia merebahkan badan Monica di atas tempat tidur.


"Kamu istirahat ya...kan capek selama perjalanan dari Paris, kasihan dede bayinya,aku akan ke dapur minta bibi buatkan makan untukmu,"ucap Aditya mencium kening Monica.


Monica tersenyum bahagia mendapatkan perlakuan lembut dari Aditya.


gue tau Dit,hati lu lembut gak bakal tega menyakiti hati wanita , sampai kapanpun lu harus tetap milik gue walaupun gak ada cinta diantara kita ucap Monica dalam hati


Aditya keluar kamar menuju dapur untuk mengambilkan makanan untuk Monica.


"Bi, ada makanan apa?"tanya Aditya.


"Malam tuan,apa tuan mau makan?"ucap Bu Asih.


"bukan aku tapi nyonya Monica,"jawab Aditya


"Nyonya Monica sudah pulang tuan?"bibi Asih bertanya lagi karena dia tahu kalau tuan dan nyonya nya jarang pulang ke rumah mereka.


"ya..bi,tolong siapkan makanan entar aku bawa ke kamar untuk Monica,"ucap Aditya sambil menunggu di meja makan.


*Astaghfirullah,aku lupa belum kasih kabar Anisa,dia pasti cemas gumam Aditya dalam hati lalu dia mengambil ponselnya


📱 Aditya

__ADS_1


"Halo...sayang kamu lagi apa?"


📱Anisa


"aku lagi nonton drakor,kamu dimana sayang?"


📱 Aditya


"aku di rumah,maaf ya..baru nelpon, bentar lagi aku kesitu"


📱Anisa


"gak usah sayang..temenin mbak Monica aja dulu"


📱 Aditya


"tapi aku kangen kamu, tunggu ya.."


📱Anisa


"ya udah terserah"


📱 Aditya


"loh jawab nya gitu,gak kangen ya?"


📱Anisa


"aku kangen banget tapi kan harus berbagi he..he..."


📱 Aditya


"kamu tuh bikin gemes aja, tunggu ya I love you"


📱Anisa


"I love you too*


"Mon..makan dulu nih,"ucap Aditya sambil memberikan makanan dan segelas susu di nampan.


"Aku maunya di suapin,"pinta Monica manja.


Aditya pun menyuapi Monica dengan telaten.


Monica melahap habis makanan yang di bawakan Aditya.


"Mon..aku minta ijin mau ke apartemen dulu ya?"ucap Aditya sambil menaruh nampan bekas makanan di atas nakas.


"Mau apa?"tanya Monica.


"Nengok Anisa dia pasti menghawatirkan aku,,kamu gak apa-apa kan aku tinggal dulu?"ucap Aditya.


o..jadi perempuan itu tinggal di apartemen, sebenarnya gue gak rela tapi gue harus pura-pura agar rencana gue berhasil gumam Monica dalam hati sambil menahan emosi dia meremas seprai yang dia duduki


"ya gak apa-apa.... hati-hati di jalan,"ucap Monica pelan.


**Apartemen Aditya**


cklek..


Aditya masuk ke apartemennya dengan membawa sekantong plastik makanan,dia mencari keberadaan Anisa.


"Sayang..sayang..,"Aditya memanggil Anisa,lalu dia masuk ke kamar tapi dia tidak menemukan istrinya.


Aditya berjalan menuju dapur tapi dia gak menemukan Anisa juga,lalu dia melirik ke arah balkon terlihat Anisa sedang memandang ke arah luar sambil bersedakep tangan.


__ADS_1


Aditya memeluk Anisa dari belakang menaruh dagunya di atas pundak kanan Anisa lalu mencium pipi istrinya dengan lembut.Anisa kaget lalu menoleh ke arah belakang ternyata Aditya yang memeluknya.


"Sayang.. kok di luar,nanti kedinginan,"ucap Aditya berbisik di telinga Anisa.


"ya..aku senang di sini bisa melihat langit dengan bintang-bintangnya dan melihat indahnya lampu kota saat malam hari,"ucap Anisa.


Aditya membalikan tubuh istrinya lalu dia menciumi seluruh wajah Anisa seperti kebiasaannya,dia lu****t bibir Anisa penuh gairah turun ke leher dan menyisakan sedikit warna merah tanda kepemilikan.


"Sayang...,ini kan di luar malu kalau kelihatan orang,"Anisa berucap.


"Tapi aku kangen kamu...kalau gitu kita terusin di kamar yu..."ajak Aditya mengangkat tubuh Anisa menuju kamar.


Aditya merebahkan tubuh Anisa di atas tempat tidurnya lalu dia ikut naik ke atasnya.Aditya mulai mendekatkan bibirnya ke bibir Anisa lalu dia me***t dan menggigit bibir bawah Anisa hingga Anisa membuka mulutnya dan lidah Adityapun langsung menyusuri rongga mulut Anisa, mereka saling bertukar Salivanya.Akhirnya dengan di temani cahaya lampu yang temaram mereka menikmati malam dengan penuh gairah dan cinta yang menggelora (😜😛 hi..hi..tau kan)


Setelah mendapat klimaksnya Aditya dan Anisa terkulai lemah merekapun merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.


"Sayang...kamu udah makan malam belum?"tanya Aditya.


Anisa menggelengkan kepalanya sambil berkata"belum...aku kan tunggu kamu."


"o..ya aku tadi beli ayam bakar bumbu rujak kesukaan kamu,kita makan yu...aku juga belum makan,"ucap Aditya.


"ok...tapi kita mandi dulu ya.."jawab Anisa.


"Kita...mandi bareng??"Aditya tersenyum lebar.


"Sendiri-sendiri, entar kamu nyerang aku lagi kalau mandi bersama,"Anisa melototkan matanya.


Anisa sudah selesai mandi duluan,dia kini sedang mengeringkan rambutnya sambil menunggu Aditya selesai mandi.


Cklek...


Aditya keluar kamar mandi dengan handuk yang melilit di pinggang menampilkan perut six pack nya dan rambutnya yang basah terlihat sangat macho.


"Sayang...nih baju kamu dah tutupi perut kamu entar aku tergoda lagi he...he...,"ucap Anisa menggoda suaminya.


"Hei.. istri cantik ku mulai nakal ya.."Aditya mendekati Anisa lalu memeluknya dan menciumi wajah Anisa.


*****"


trettt... treett...


📱 Rumah Aditya


"Halo tuan, nyonya Monica pingsan"


📱 Aditya


"pingsan kenapa?(Aditya panik)


📱Rumah Aditya


"Barusan pas mau ke luar kamar"


📱 Aditya


"Hubungi Dokter Zein atau Dokter Amel bi,aku segera pulang"


Aditya segera memakai pakaiannya lalu berkata,"Sayang..aku pulang dulu ya..Monica pingsan, maaf aku gak bisa makan malam bareng,kamu gak marah kan aku tinggal?"Aditya memeluk lalu mencium kening Anisa.


"Ya gak apa-apa,udah kamu buruan sana entar mbak Monica kenapa-kenapa,"ucap Anisa sambil tersenyum,lalu dia mengantarkan suaminya sampai ke depan pintu.


"Sayang... mungkin malam ini aku gak tidur di sini ya..kamu gak apa kan?"ucap Aditya menggemgam tangan Anisa.


"Ya..aku gak apa-apa,"jawab Anisa sambil tersenyum.


Aditya pun keluar tidak lupa mencium bibir dan kening Anisa sebelum pergi.

__ADS_1


Anisa menatap punggung suaminya sampai tak terlihat lagi,entah apa yang Anisa rasakan sekarang???


😭😭😭😭😭


__ADS_2