
**Pagi hari**
Waktu menunjukan pukul 05.00WIB,Anisa sudah terbangun dari tidurnya.Selesai sholat shubuh dia mulai berkutat di dapur,tidak seperti biasanya pagi ini dia sudah merasa kalau perutnya sudah keroncongan.
Anisa mengambil sebutir telur dari kulkas,creamer,keju,tomat dan bahan lainnya,dia mau membuat omelette kesukaannya.
Sreng...sreng...
Anisa mulai menggoreng omelette nya, aromanya pun mulai tercium namu tiba-tiba Anisa tidak tahan dengan aroma omelette yang dia goreng.
hoekk...hoekk..
Perut Anisa terasa mual,dia mengeluarkan isi perutnya yang walupun hanya isi air saja.Dia tidak tahan dengan bau aroma telor yang dia goreng,lalu dia mematikan kompor dan pergi meninggalkan dapur.
Anisa mengambil minyak aromaterapi lalu dia menciumi aromanya.
ah..lega, kenapa aku mual banget mencium aroma omelette padahal dulu itu makanan kesukaan ku,aku lapar banget tapi kayanya pengen makan bubur Manado ya..gumam Anisa dalam hati
Anisa mengambil ponselnya,dia melihat layar ponselnya tidak ada notifikasi ataupun panggilan dari suaminya,Anisa rasanya ingin menelpon Aditya namun dia urungkan karena takut menggangu.
Karena Anisa ingin sekali makan bubur Manado akhirnya dia memesan lewat online.
Tidak lama pesanan Anisa sampai,dia langsung membuka bungkusannya,hatinya begitu senang melihat bubur Manado yang dia inginkan dan tidak menunggu lama Anisa langsung memakannya dengan lahap.
Alhamdulillah kenyang dan nikmat banget,tapi kok aneh ya..dulu aku kan gak suka bubur Manado kenapa sekarang suka??tanya Anisa dalam hati
Selesai makan bubur Manado,Anisa bersiap-siap untuk pergi ke kantor karena waktu sudah menunjukkan pukul 07.00 WIB.
***Rumah Aditya***
"Mon..Mon.."
Aditya membangunkan Monica dengan membawa bubur dan susu ibu hamil di nampan,dia sendiri sudah berpakaian rapih dengan kemeja kerjanya.
"Monica ayo bangun,ini makan bubur dan susunya",ucap Aditya.
Monica bangun langsung memeluk tubuh Aditya"sayang...aku kangen kamu..kok kamu gak nemenin aku tidur di sini?malah tidur di sofa,"ucap Monica manja.
Adityapun duduk di samping Monica dan berkata "kamu kan masih lemah,aku gak mau ganggu istirahat kamu,ayo sekarang makan bubur dan minum susunya nanti kita ke rumah mamih dan untuk sementara kita tinggal dulu di sana biar kalau aku lagi kerja kamu ada yang nemenin."
Monica terus saja bergelayut manja sambil menciumi wajah Aditya sampai leher.
"Mon,udah ya...kamu makan dulu,aku gak mau ngelakuin sesuatu yang membahayakan bayi dalam kandunganmu,kamu tahan ya... sampai kandungan kamu kuat dan normal,"ucap Aditya sambil melepaskan tangan Monica.
__ADS_1
ah..sialan ini gara-gara ide si Amel yang nyuruh gue pura-pura lemah jadi Aditya gak mau nyentuh dan bermesraan ama gue kata Monica dalam hati kesal
Aditya dan Monica kini berada di mobil menuju rumah kediaman Pratama.
*Lampu merah jalanan**
"huh..aku tuh malas pulang ke Jakarta tuh kaya gini macet terus,"Monica menggerutu.
Aditya melirik ke arah Monica hanya geleng-geleng.Mobil Aditya kini berada di jalan raya namun keadaan jalanan cukup macet mungkin karena di depan mereka lampu merah.
Aditya pokus menyetir dengan sekali-kali menengok ke arah sampingnya.Tanpa di duga Aditya melihat kearah samping mobilnya terlihat sebuah ojek online yang sedang menarik penumpang,bukan tukang ojeknya yang jadi perhatian Aditya tapi penumpangnya.Terlihat wanita cantik dengan helm hijau khas ojek online duduk di belakang si pengemudi.Wanita yang sangat Aditya rindukan dari semalam,dia adalah Anisa.
Sontak Aditya kaget ternyata wanita itu memang Anisa,lalu Aditya membuka kaca mobilnya mau memanggil Anisa namun sialnya ojek online yang berada di sampingnya telah berlalu pergi seiring lampu lalu lintas menunjukkan warna hijau.
sayang.. aku kangen kamu, hati-hati di jalan?maaf hari ini aku belum ngasih kabar kamu, tunggu aku di kantor,gumam Aditya dalam hati
Setelah melihat Anisa tepat di samping mobilnya, pikirkan Aditya kini di penuhi wajah istri keduanya itu, hingga membuyarkan konsentrasi mengemudinya,dia sering mengerem mendadak ataupun di klaksonin kendaraan lainnya dari belakang.
"Hey..sayang kenapa kamu tidak konsen nyetir mobilnya apa kamu ngantuk?"tanya Monica mengagetkan Aditya.
"Aku baik-baik aja mungkin sedikit lelah,"jawab Aditya.
**Kantor PRATAMA GROUP**
Anisa sudah sampai kantor,namun sebelum masuk dia melirik ke seberang jalan terlihat berjejer penjual makanan,matanya berbinar melihat ke arah sana.
Anisa memutuskan untuk membeli beberapa makanan yang buat dia ngiler,dia beli sate Padang, ketoprak dan soto Lamongan tidak lupa beli es Dawet padahal ini masih pagi.
aku kenapa??kayanya semua pengen aku cicipi padahal tadi pagi udah sarapan gumam Anisa dalam hati merasa aneh pada dirinya sendiri
Selesai membeli makanan dia langsung berjalan menuju kantor,dia berjalan dengan muka ceria dan senyuman selalu tersungging di bibirnya ketika berpapasan dengan karyawan lain.
Hari ini Anisa memakai baju dress lengan panjang warna putih simpel, rambutnya dia gulung di belakang memperlihatkan leher jenjangnya terlihat sangat cantik.
K
Semua karyawan yang berpapasan dengan Anisa melihat kalau aura perempuan itu semakin terlihat cantik.Ada sebagian karyawan laki-laki yang menatap tak berkedip dan mengeluarkan celotehan"wah..gue gak bosen-bosen kalau lihat wajah nona Anisa, pagi-pagi sudah di suguhkan pemandangan indah maha karya Tuhan yang sempurna."
cklek..
Anisa masuk ruangannya dengan wajah ceria, menyapa teman-temannya yang sudah berada di ruangan"selamat pagi semua."
__ADS_1
"Pagi Anisa", serentak teman-temannya menjawab.
"Nis,cerah sekali hari ini,"ucap Aldi.
"emangnya prakiraan cuaca? ha...ha.."sahut Toni.
"Nis... lu bidadari yang di usir dari kayangan ya, "celetuk Jono.
"Berisik..dasar cowok-cowok aneh sukanya sama cewek kampungan,"ucap Adel sebel.
"huuuuu..."sontak para karyawan lelaki melihat kearah Adel.
Anisa menanggapi perkataan teman-temannya hanya dengan senyuman.
Anisa duduk di kursinya lalu meletakkan bungkusan makanan yang dia beli di luar tadi.
"Brownis,lu bawa bekal banyak banget?"tanya Tari heran.
"Beli di depan kantor tadi pas mau masuk, banyak penjual makanan jadi gue beli deh,"jawab Anisa dengan di iringi senyum.
"sebanyak itu?"Tari bertanya lagi.
"ya..gue lagi pengen makanan ini semua,"jawab Anisa sambil menunjukkannya.
"Nis...lu beli es dawet sepagi ini?"Tari heran melihatnya.
"Nastar cerewet banget sih,gue dah bilang kalau gue emang lagi pengen,"jawab Anisa.
"Nis.. jangan-jangan lu lagi.."Tari menggantungkan kata-katanya karena keburu Riko sang atasan datang.
Semua karyawan berdiri dan menyapa Riko"Pagi pak Riko"namun hanya di jawab dengan anggukan kepala dan senyuman oleh Riko.
*Rumah kediaman Pratama*
Aditya dan Monica sampai di rumah mamihnya dan langsung di sambut sang mamih dengan antusias.
"Hati-hati Mon, jalannya pelan-pelan nanti kamu jatuh,"mamih Aditya menghampiri Monica sambil menggandengnya,di belakang Aditya sibuk mengeluarkan barang bawaannya dari bagasi mobil.
"Mam,aku ke kantor dulu ya..titip Monica,"Aditya teriak ke mamihnya lalu buru-buru masuk mobil dan berlalu pergi.
"hei...anak nakal bukannya antar istri kamu masuk dulu,"mamih Aditya kesal lihat kelakuan anaknya.
Monica kesal dengan sikap Aditya,yang dia kira kalau di rumah mamihnya Aditya bisa di kendalikan namun sebaliknya malah dia cuek sama Monica.
__ADS_1
sialan..Aditya malah nyuekin gue, tunggu apa yang akan gue lakukan buat misahin lu sama si Anisa kampungan itu gumam Monica dalam hati
*apa ya.. rencana licik Monika???🤔🤔