Aku, Kamu Dan Suami Kita

Aku, Kamu Dan Suami Kita
Pingsan


__ADS_3

Brukkk...


"ahh..."


Anisa terjatuh saat turun tangga panggung selesai bernyanyi, sepatunya nyangkut di karpet penutup tangga.


Tubuhnya tiba-tiba melayang dan pandangan matanya mulai gelap dan selanjutnya Anisa sudah tidak sadar.


Saat Anisa terjatuh dari tangga tiba-tiba tangan kekar seorang laki-laki menangkap tubuhnya hingga dia tidak mendarat di lantai.


"Nis..Nis..oh Tuhan Nisa,"Angga menangkap tubuh Anisa yang terjatuh namun sepertinya Anisa pingsan saat tubuhnya mendarat di pangkuan Angga.


Semua tamu yang ada di ruangan itu melihat ke arah tangga panggung terlihat wanita yang tadi mendapatkan tepukan tangan yang meriah karena suara merdunya kini terkulai lemah di pangkuan seorang laki-laki.


"Angga putra lepasin dia,"Aditya mengambil alih tubuh Anisa.


Saat Anisa terjatuh memang posisi Aditya berada di depan panggung sedangkan tangga berada di sebelah kiri dan secara kebetulan Angga tepat berdiri di situ jadi yang lebih cepat menolong Anisa yaitu Angga.


"Sayang..bangun...sayang..,"Aditya begitu panik melihat Anisa pingsan hingga dia tidak menghiraukan keadaan sekitarnya banyak mata yang menatap ke arahnya dengan banyak pertanyaan.


"Bro..ayo bawa Anisa,dia butuh udara segar,"ucap Angga memegang pundak sahabatnya.


"Boy, panggil dokter Zein dan buka kamar biasa,"titah Aditya pada asistennya lalu dia berjalan sambil mengangkat ala bridal style tubuh Anisa menuju lantai dua dimana kamar yang biasa dia tempati kalau sedang istirahat di hotel miliknya itu.


Pak Pratama, nyonya Pratama ataupun Oma Aditya bingung melihat Aditya apalagi saat Aditya terus memanggil wanita yang di gendongannya dengan kata sayang.


"Mih,ikutin anakmu biar aku yang mengurus kekacauan di sini,"ucap Pak Pratama pada istrinya dan di ikuti dengan anggukan oleh sang istri.


Situasi di pesta ini memang agak kacau semua tamu banyak bertanya-tanya tentang sikap sang CEO muda tampan dan berkarisma itu saat menunjukan kekhawatirannya pada sosok wanita yang tak lain hanya bawahannya.


"siapa perempuan itu kok pak Aditya perhatian banget"


"Kayanya selingkuhannya"


"Dia kan staf keuangan,kok bisa sedekat itu sama bos"


"Benerkan Anisa ada main sama bos"


"oh.. beruntungnya cewek itu"


"gue mau juga dong di gendong"


Itulah yang terdengar dari sebagian tamu yang melihat adegan itu dan banyak awak mediapun yang mengabadikan dan mengambil Vidionya bahkan ada sebagian wartawan yang langsung live memberitakannya.


"pak Aditya siapa dia?"


"pak Aditya apa hubungan anda dengan wanita ini?"


"Pak Aditya apa dia kekasih anda?"


"Pak Aditya bagaimana hubungan anda dengan istri anda sekarang?"


Beberapa pertanyaan terlontar dari beberapa wartawan yang mengikuti Aditya berjalan menuju kamar.


"stop!ini pravisi saya jadi mohon beri saya waktu untuk menjelaskan pada kalian,"ucap Aditya lalu memerintahkan para bodyguardnya agar wartawan tidak mengikuti nya sampai kamar.


Aditya kini sudah sampai kamar lalu merebahkan tubuh Anisa ke atas ranjang dengan hati-hati dia di ikuti oleh Angga,Boy dan Tari.


"Sayang...bangun jangan buat mas cemas,"ucap Aditya mengelus-ngelus pipi istrinya.

__ADS_1


"Boy,mana Zein?lama sekali dia naik,"ucap Aditya melirik ke arah asistennya.


"Bos,dokter Zein mengambil perlengkapannya dulu di mobilnya,sebentar lagi naik,"jawab Boy ikut panik.Dokter Zein adalah temannya Aditya dan kebetulan dia ikut hadir di pesta ini jadi dengan sigap dia membantu temannya.


"Zein ayolah periksa dia,"ucap Aditya saat dokter Zein masuk kamar.


"ok,selow bro,siapa dia?"dokter Zein menghampiri Aditya lalu dia mulai memeriksa Anisa.


"Zein jangan sentuh dia,"hardik Aditya menatap dokter Zein.


"Bro,gue mau periksa dia,masa gak boleh gue sentuh terus meriksa nya gimana?ucap dokter Zein sambil geleng-geleng kepala.


"ya...emang gak bisa tangan lu gak nyentuh dia,"ucap Aditya seperti orang bodoh dengan pertanyaan itu.


"Mau gue periksa gak nih cewek cantik,"dokter Zein menatap kembali temannya itu.


"Jangan panggil dia seperti itu namanya Anisa,"Aditya menatap kesal dokter Zein.


"Astaga posesif banget nih cowok emangnya dia siapa lu?"tanya dokter Zein penasaran soalnya Aditya tidak pernah seperti ini sekalipun terhadap istrinya Monica.


"Jangan banyak nanya udah cepetan periksa dia"titah Aditya.


"Boleh gue sentuh,"ucap dokter Zein.


"Ya..jangan lama-lama,"jawab Aditya.


Dokter Zein langsung memeriksa Anisa dengan teliti,dia mulai menaikan kakinya Anisa diatas bantal biar posisi tubuhnya lebih rendah lalu menepuk-nepuk pipinya dan memberikan aroma terapi di hidung nya Anisa lalu memeriksa denyut nadi dan tekanan darahnya.


"Gimana Zein dia gak apa-apa?"tanya Aditya dengan muka penuh kekhawatiran.


"Gak apa-apa,dia cuma kelelahan dan lemas seperti nya dia belum makan,"jawab dokter Zein.


"Kandungannya?apa dia hamil?,"dokter Zein menatap kembali temannya itu, karena dia hanya memeriksa denyut nadinya dan tekanan darahnya saja.


"lu kan dokter, emangnya gak tau,"Aditya tambah kesal.


"hei gue kan bukan dokter kandungan dan lagian kehamilan harus di periksa lebih intensif,tapi lu tau dia hamil jangan-jangan..?"dokter Zein menggantungkan pertanyaannya saat wanita cantik di depannya mulai mengerjapkan matanya.


Aditya langsung menggemgam tangan istrinya dan berkata"Alhamdulillah akhirnya kamu sadar,sayang.."


"Mas,Nisa kenapa ada di sini?"tanya Anisa menatap wajah Aditya.


Cup..Aditya mengecup kening Anisa.


"jangan banyak ngomong dulu,tadi kamu pingsan sekarang makan ya..."ucap Aditya mengambil bubur di atas nakas yang sedari tadi sudah di siapkan.


Anisa duduk menyenderkan punggungnya di kepala ranjang dengan di bantu Aditya tiba-tiba matanya membulat menatap orang-orang di hadapannya.


oh Tuhan kenapa banyak orang, dimana ini?ada Tari,Angga,Boy dan sepertinya dia dokter gumam Anisa dalam hati


"Nis,lu dah baikan?"Tari mendekati sahabatnya itu,lalu di balas dengan senyuman dan anggukan dari Anisa.


"Syukurlah kamu udah sadar Nis,"ucap Angga.


"ehem..Bro,dia?tanya dokter Zein masih penasaran.


"Dia Anisa istri gue,"jawab Aditya singkat.


"Istri lu,lantas Monica?"dokter Zein di tambah bingung.

__ADS_1


Lalu Aditya menceritakan tentang hubungan dengan Anisa pada Zein karena semua yang ada di kamar sudah mengetahui nya kecuali Zein.


Tiba-tiba pintu terbuka dan menampakkan wanita paruh baya yang diam mematung mendengar penjelasan Aditya tentang hubungannya dengan Anisa.


"mamih,"Aditya langsung menghampiri wanita ya berdiri di depan pintu yang kemungkinan sudah mendengar apa yang dia ucapkan pada temannya itu.


"Mam..mamih,"Aditya mengguncangkan tubuh mamihnya yang sedari tadi hanya diam menatap ke arah Anisa.


"Gak..apa yang kamu ucapkan tadi bohong kan?dia bukan istri kamu Dit?"mamih Aditya menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Maafin Aditya mih,tapi Anisa memang istri Aditya,"jawab Aditya lalu memeluk tubuh mamihnya.


"Gak boleh nak...kamu gak boleh nikah sama dia,"mamih Aditya terdengar menangis.


"mam,kami sudah menikah,"jawab Aditya.


"Kamu sudah ada Monica,Dit"ucap mamihnya.


"Dia sudah setuju bahkan ini ide dia,"jawab Aditya.


"Kamu tetap gak boleh nikah sama dia,"mamih Aditya meninggikan suaranya.


"Kenapa mam?bahkan Monica menyetujui pernikahan kami dan sekarang pun Anisa mengandung anak Aditya,"Aditya mencoba menjelaskan pada mamihnya.


"Pokonya gak boleh!"mamih Aditya memutarkan tubuhnya lalu berlalu dari kamar itu dan diikuti Aditya dari belakang dan Boy sebelumnya Aditya meminta para sahabatnya menjaga Anisa.


"Nis,sabar ya.. pasti pak Aditya bisa meyakinkan ibunya,"Tari memeluk sahabatnya itu.


"Nis,gue yakin sahabat gue itu gak bakalan nyerah untuk dapat restu dari mamihnya ataupun keluarganya,"ucap Angga.


"Betul dia adalah laki-laki yang bertanggung jawab kok,o..ya kenalin gue Zein teman Aditya,"timpal Zein sambil tersenyum ke arah Anisa.


"Terimakasih,kalian sungguh perhatian,"ucap Anisa lemah.


*sementara keadaan di pesta**


hiks..hiks..Monica menangis di depan media yang memberondongnya dengan banyak pertanyaan.


"ba Monica sebenarnya Giman hubungan anda dengan pak Aditya?"


"Ba,siapa perempuan tadi?"


"Ba,apa perempuan tadi selingkuhan suami anda?"


"ba,apa anda sudah mengetahui hubungan mereka?"


"Ba,apa anda apa yang anda akan lakukan sekarang?"


Beberapa pertanyaan di ajukan wartawan pada model cantik yang tak lain dia adalah Monica istri Aditya.


"hiks..hiks..baiklah akan saya jelaskan,wanita tadi namanya Anisa dia mantan asisten pribadi saya karena dia asisten saya otomatis diapun sering bertemu dengan suami saya Aditya terus hiks...hiks..saya gak tau kalau mereka berhubungan di belakang saya,lalu pernah saya memergoki asisten saya itu menggoda suami saya dari situ lalu saya memecatnya tapi entah kenapa dia sekarang malah kerja di kantor Aditya mungkin perempuan itu sengaja biar terus berdekatan dengan suami saya hiks...hiks...,Monica mencoba menjawab pertanyaan para wartawan,dia sengaja mengarang cerita untuk menarik simpati publik.


Monica sudah tau berita ini akan cepat naik dan menjadi trending topik dan dia sengaja menggiring publik untuk bersimpatik padanya dan seolah-olah dia adalah wanita yang tersakiti dan terzolimi.


yes.. ternyata ini di luar dugaan,semuanya sempurna dan kamu perempuan kampung,semua akan menghujat lu sebagai pelakor ha...ha..gumam Monica dalam hati di ikuti dengan senyuman devilnya


**Penasaran??tunggu up lagi ya...


**Maaf kemarin gak up karena aku lagi liburan dulu😄😄

__ADS_1


__ADS_2