
Aditya dan Angga sudah sampai di sebuah restoran tidak jauh dari kantornya hanya tinggal menyebrang jalan raya.
"Bro,lu tuh keterlaluan banget sama sahabat sendiri,gue nih pagi-pagi ke kantor lu mau nemuin Anisa malah di tarik kesini,"gerutu Angga lalu dia menjatuhkan bokongnya di atas kursi di susul Aditya duduk di depannya.
"gue sengaja biar lu gak deketin Anisa,"ucap Aditya.
"urusan sama lu apa?"tanya Angga kesal.
"Semua yang berhubungan dengan Anisa itu urusan gue,"ucap Aditya.
"hei bro,lu kan cuma atasannya,"Angga mulai sedikit kesal.
"Mbak,hot coffe latte dua,"ucap Aditya pada pelayan restoran.
Aditya dan Angga sama-sama diam dengan pikiran masing-masing.Tidak lama pesanan coffe yang Aditya pesan sampai.
"lu mau sarapan apa bro?"tanya Aditya sambil menyeruput coffe latte di cangkirnya.
"gue gak nafsu makan gara-gara lu mood makan gue hilang,"jawab Angga masih kesal.
"ya elah lu udah kaya cewek lagi datang bulan aja ambekan,"ucap Aditya sambil ketawa.
"Bro,gue seriusan tadinya gue mau ngajak Anisa sarapan gara-gara lu seret gue kesini jadi gatot(gagal total),"Anggapun menyeruput coffenya.
"gue udah bilang jangan ganggu Anisa,"ucap Aditya.
"Bro,gue serius suka sama Anisa gak peduli dia sudah punya suami yang penting gue bisa dekat sama dia ya..sabagai sahabat juga gak apa-apa,"Angga senyum-senyum membayangkan wajah Anisa.
"gua gak ijinin,"ucap Aditya.
"Kenapa lu bro, segitunya ngelarang gue deketin Anisa,"Angga merasa aneh dengan sikap Aditya yang tidak biasanya ikut campur tentang cewek gebetannya.
"Karena lu playboy,"ucap Aditya singkat.
"Bro,gue serius sama dia,"jawab Angga mencoba meyakinkan Aditya.
"Dia sudah bersuami dan sekarang dia hamil pula lu masih mau?"Tanya Aditya mulai kesal.
"gue tau,tapi sepertinya dia gak bahagia sama pernikahannya, suaminya gak perhatian sama Anisa,"ucap Angga.
"Anisa sangat bahagia jadi istri gua,"Aditya kesal hingga keceplosan mengakui Anisa istrinya.
Uhukk..uhukk ...Angga memuncratkan coffe yang di minumnya.
__ADS_1
"What? istri lu?maksudnya?"Angga kaget mendengar ucapan Aditya.
Aditya masih diam tidak menjawab pertanyaan Angga,dia malah menyeruput kembali coffenya.
"Bro,maksud lu apa?Anisa istri lu?tapikan lu sudah menikah sama Monica? jangan bercanda lu bro"sederet pertanyaan Angga lontarkan.
Aditya masih belum menjawab lalu dia mengeluarkan ponselnya dan membuka galeri foto di ponselnya terpampang foto kebersamaan Aditya dan Anisa bahkan ada foto saat mereka menikah di Bali.Aditya menggeser ponselnya ke depan Angga.
Angga melihat ponsel yang Aditya sodorkan di hadapannya,matanya melotot menatap ponselnya.
"Apaan nih,"Angga mulai melihat-lihat semua foto di ponselnya Aditya.
"Itulah buktinya,Anisa adalah istri gue dan sekarang dia mengandung anak Aditya Pratama yudha,"ucap Aditya.
"lu selingkuh dari Monica terus Anisa lu jadiin istri kedua lu?"tanya Angga geram.
"sorry bro gue belum cerita sama lu,"ucap Aditya santai.
"jelasin sekarang,"Angga mulai tidak sabar.
Akhirnya Aditya bercerita dari mulai Anisa jadi asistennya Monica sampai kontrak perjanjian pernikahan antar Aditya dan Anisa.
"gila lu bro,lu mempermainkan pernikahan dan lu tega mempermainkan Anisa,"Angga kesal mendengar cerita sahabatnya.
"Pertamanya ya.. gue hanya menikahi Anisa dengan perjanjian namun sekarang gue sangat mencintainya bahkan gue gak mau kehilangan dia,"jelas Aditya.
"gue cinta Anisa,bahkan saat pertama gue lihat dia sudah merasakan getaran dalam hati gue,"Aditya mengingat pertama kali bertemu Anisa,dia dan Anisa bertabrakan di depan toilet saat matanya bertatapan dengan mata Anisa yang sayu,Aditya merasakan jantungnya berdetak kencang dan ada sebuah getaran hebat yang belum pernah dia rasakan dengan wanita manapun termasuk Monica walaupun tatapan mereka hanya sekilas.
Angga menggelengkan kepalanya mencoba mencerna semua penjelasan Aditya.
"Terus gimana kontrak perjanjian pernikahan kalian apa nanti kalau Anisa sudah melahirkan,lu mau cerai sama Anisa sesuai perjanjian?"Angga mulai bertanya lagi.
"gue udah bakar surat perjanjiannya karena gue mau mempertahankan Anisa selamanya,"jawab Aditya.
"Gimana dengan Monica apa dia setuju?"tanya Angga lagi.
"Dia setuju, lagian ini terjadi karena ide dia,"ucap Aditya.
"kalau perjanjian ini ide dia terus kenapa sekarang dia hamil bukannya perjanjian ini terjadi karena dia tidak mau hamil dulu,"ucap Angga menyelidik.
"justru itu,gue sekarang mulai curiga tentang kehamilan Monica dengan usia kandungannya itu dan setau gue dia bersikeras untuk tidak hamil dulu demi kariernya dan percakapannya dia tadi pagi dengan seseorang buat gue tambah curiga," Aditya memijat keningnya merasa sedikit pusing.
"sabar bro,gue akan bantu lu cari kebenaranya,"Angga sudah mulai menerima kenyataan bahwa Anisa adalah istri dari sahabatnya itu.
__ADS_1
**Kediaman Pratama*"
Di dalam kamar Monica masih merasa kesal karena tadi pagi sikap Aditya cuek bahkan Aditya pergi ke kantor tanpa pamit pada Monica.
gara-gara wanita sialan itu pasti dia sudah mempengaruhi Aditya dan gara-gara David sialan karir gue jadi hancur geram Monica dalam hati
*Flashback on**
**Satu bulan yang lalu di Paris**
Monica sampai Paris,dia menghubungi seseorang yang memang sudah lama tinggal di sana namun dia sempat ketemu di Indonesia saat laki-laki itu liburan.Bahkan laki-laki itu mengantarnya ke bandara saat Monica mau ke Bali.
Monica meminta laki-laki itu menjemputnya di bandara.
"Hai beb,"sapa laki-laki itu.
"Lama banget sih,gue dah pegel nunggu lu David,"ucap Monica.Laki-laki yang menjemput Monica adalah David Alvaro kekasih Monica semasa kuliah sampai sekarangpun hubungan mereka belum ada kata putus walaupun Monica sudah menikah dengan Aditya.
Monica ke Paris demi karir modelingnya,dia mendapatkan kontrak kerja dengan sebuah perusahaan agensi model yang cukup terkenal.Selama di Paris Monica tinggal di sebuah apartemen mewah yang Aditya belikan untuk Monica menetap.
Karena Monica baru tinggal di Paris dia selalu meminta bantuan pada David dari mulai ke perusahaan tempat dia kerja ataupun melakukan pemotretan, David selalu menemaninya.Monica dan David bahkan sering menghabiskan waktu bersama di apartemen Monica.
Semakin sering menghabiskan waktu bersama perasaan merekapun bersemi kembali,suatu malam Monica dan David sudah tidak bisa menahan gejolak hasrat bercinta hingga mereka menghabiskan malam bersama dengan penuh nafsu dan gairah.Memang ini bukan yang pertama karena mereka pernah melakukannya sewaktu pacaran dulu.
Selama sebulan Monica di Paris, David sering menginap di apartemennya, merekapun sering bercinta.
Suatu hari Monica merasakan tubuhnya lemas dan kepalanya penuh di tambah mual-mual setiap kali memasukan makanan ke dalam mulutnya.
Monicapun melakukan cek up ke sebuah rumah sakit di temani David dan ternyata dia hamil.Monica ingat sebelum ke Paris dia tidak pernah lagi melakukan suntik kontrasepsi anti hamil.
"David,ini gara-gara lu,gue hamil dan sekarang karir gue hancur,"Monica memukul dada David namun laki-laki itu menahan tangan Monica lalu menariknya ke dalam pelukannya.
"Beb,aku akan tanggung jawab,kamu cerai dari Aditya dan aku akan menikahi kamu,"ucap David serius.
"Jangan konyol lu David,gue sudah susah payah agar nikah sama Aditya sekarang lu minta gue cerai sama dia,gak mungkin lagian gue gak mau hidup sudah,"ucap Monica membuat David kecewa.
"Aku akan membahagiakan kamu Mon,kita kan saling mencintai tinggalah di sini dan kita rawat baby kita bersama,"pinta David.
"gue gak mau,gue akan pulang ke Indonesia,"jawab Monica.
"Mon,ini baby aku, menikahlah sama aku,"David mencoba meyakinkan Monica namun nihil perempuan itu tetap pada pendiriannya.
Karena David tidak bisa meyakinkan Monica yang keras kepala akhirnya dia merelakan Monica pulang ke Indonesia dan kembali pada suaminya,namun dia berjanji suatu hari akan menemui anaknya dan mengambilnya dari Monica.
__ADS_1
**Flashback off**
Penasaran apa kelanjutannya??