Aku, Kamu Dan Suami Kita

Aku, Kamu Dan Suami Kita
Gak mau di tinggal


__ADS_3

Kandungan Anisa sudah menginjak usia tiga puluh enam Minggu artinya tinggal menunggu hari kelahiran, menurut perkiraan dokter dia akan melahirkan kurang lebih dua minggu lagi.Ingatan Aditya belum juga kembali namun sikap dia terhadap Anisa sudah berubah,Aditya sudah jatuh cinta pada Anisa untuk ke dua kalinya walaupun dalam kondisi hilang ingatan.


Monica masih tinggal bersama di keluarga Pratama walaupun mereka sudah tau kebusukan wanita itu namun mereka masih membiarkannya karena kondisi Aditya yang belum pulih ingatannya.Mamih Aditya memang mengancam Monica untuk tidak melakukan kontak fisik dengan Aditya kalau dia masih ingin tetap tinggal di rumahnya dan berhubungan dengan Aditya, akhirnya Monicapun menyetujuinya.Usia kandungan Monica baru menginjak tiga puluh minggu.Monica masih menjalankan aktivitasnya sebagai model apalagi sekarang dia mendapatkan iklan produk susu hamil dan kebetulan iklan tersebut di bintangi dia dan Aditya.


Hari ini pemeriksaan kandungan Anisa memang mendekati kelahiran dia di haruskan memeriksakan kandungannya dua Minggu sekali.Aditya tidak bisa menemani Anisa memeriksakan kandungan karena dia akan ke luar kota untuk urusan pekerjaan yang tidak bisa di tunda atau di wakilkan.


waktu menunjukkan pukul 05.00 pagi,Anisa selesai shalat shubuh dengan di imami oleh suaminya.


" sayang,kamu mau periksa kandungan ya hari ini?"tanya Aditya sambil memeluk Anisa dari belakang saat Anisa membuka mukenanya.


"Mas..bikin kaget Nisa"Anisa membalikan tubuhnya lalu meletakkan mukenanya di atas nakas.


"ya..mas,ini pemeriksaan terakhir sebelum Nisa melahirkan,dokter kan menyuruh Nisa periksa tiap dua Minggu sekali,"ucap Anisa lalu mengalungkan kedua lengannya di leher suaminya.


"Sayang..maafin mas, hari ini gak bisa ngantar karena mas harus ke luar kota,kamu di antar mamih ya.."ucap Aditya.


"Ya..mas,semalam kan mas udah bilang kalau mas mau ke luar kota,"jawab Anisa.


"Mas...cuma khuwatir sama kamu,mas sebenarnya ingin sekali mengantar kamu tapi pekerjaan mas gak bisa di wakilkan."Aditya mengelus-ngelus perut istrinya.


"Gak apa-apa mas,Nisa kan cuma kontrol aja belum mau melahirkan nanti kalau pas Nisa melahirkan mas wajib dan harus menemani Anisa,"ucap Anisa tersenyum menatap suaminya.


"Ya udah kamu hati-hati jaga babby boy kita,"Aditya menarik dagu Anisa lalu mencium bibir istrinya dan entah kenapa pagi ini Anisapun sangat merindukan suaminya itu,Anisa membalas ciuman suaminya lalu mereka saling me***t dan memperdalam ciumannya.


Aditya mulai menciumi leher Anisa lalu turun ke area dada dan satu persatu pakaian Anisa mulai terlepas,Aditya membopong Anisa ke tempat tidur dengan hati-hati.Aditya meraba dan menciumi setiap inci tubuh istrinya dan menimbulkan suara desahan dari Anisa dan akhirnya mereka pun menyatukan diri di pagi hari yang cerah.😋😋


"Sayang...mas pasti merindukan kamu dan babby boy,"ucap Aditya yang kini berada di samping Anisa.Mereka rebahan di tempat tidur karena kelelahan akibat aktivitas paginya (serangan fajar 😄😄).


(Menurut hasil USG bayi yang di kandung Anisa adalah berjenis kelamin laki-laki jadi Aditya memangil bayi dalam kandungan Anisa dengan sebutan babby boy bukan berarti anaknya si Boy asistennya 😄😄)


"Nisa juga akan sangat... sangat... merindukan suamiku yang ganteng ini,"Anisa menciumi pipi suaminya.


kenapa aku ini?rasanya berat sekali melepaskan mas Aditya pergi ke luar kota padahal ini kan bukan yang pertama dia meninggalkan aku gumam Anisa dalam hati


"Hei..kenapa istriku yang cantik sangat agresif pagi ini?apa mau nambah lagi,emang baby boy masih ingin daddy tengokin,"Aditya mencubit hidung mancung Anisa.


"Apa sih,itu maunya mas,"Anisa cemberut.


"Ya..udah kita mandi yu..mas kan harus berangkat pagi,"Aditya bangun lalu mengangkat tubuh istrinya dengan gaya bridal style menuju kamar mandi.


"Mas,turunin Nisa kan sudah berat sekarang,"ucap Anisa.


"Mas,masih sanggup gendong kamu sayang.. walaupun lari keliling lapangan sekalipun,"Aditya masuk ke kamar mandi.


"Mas,kita cuma mau mandi kan?gak yang lainnya,"ucap Anisa.

__ADS_1


"Ya... mas gak mau ngapa-ngapain cuma mau mandiin kamu sama baby boy,"Aditya menurunkan Anisa lalu dia mengisi bethup dengan air hangat lalu mereka pun mandi bersama.


**********


Pukul 07.00 WIB,Aditya sudah berangkat menuju luar kota bersama Boy asistennya sedangkan Anisa siap-siap untuk pergi ke dokter kandungan.


Monica tidak ada di kediaman Pratama karena dia sedang menginap di rumah ibunya,memang Monica lebih sering tinggal di rumah ibunya karena kantor agensi modelnya lebih dekat dari sana sesekali dia pulang ke kediaman Pratama hanya untuk meminta uang saja pada suaminya atau minta di belikan barang-barang branded seperti kebiasaannya dulu.Monica sudah tidak peduli dengan Aditya yang tidak menyentuhnya lagi yang terpenting bagi dia keuangan dari Aditya tetap lancar dan karir modelnya makin menanjak karena banyak iklan yang dia bintangi,mengingat publik taunya Monica sedang hamil anak dari pewaris PRATAMA GROUP mulai dari iklan produk susu hamil,minuman air mieral sampai pakaian hamil.


"Nis,kamu udah siap sayang,"mamih Aditya memanggil Anisa dari luar pintu kamar Anisa.


"Ya mam,Nisa sudah siap,"Anisa keluar kamar sambil memperlihatkan senyuman manisnya.


Seperti biasa Anisa kalau pergi ke dokter kandungan dia akan menggunakan topi atau masker agar orang-orang tidak mengenali wajahnya yang sempat menjadi bahan gosip di media sosial sebagai simpanan CEO.


s



******


Anisa dan mamih Aditya sudah sampai rumah sakit mereka menuju ruang dokter kandungan.Anisa tinggal menunggu panggilan karena dia sudah mendaftar lewat online.


Anisa dan mamih Aditya sedang duduk di kursi tunggu, banyak ibu-ibu hamil yang di temani para suaminya.


"Bu..Bu.. lihat tuh iklan susu ibu hamil bukankah itu Monica model terkenal sama suaminya CEO PRATAMA GROUP,"ucap salah satu ibu hamil yang duduk di seberang Anisa sambil menunjuk ke arah tv yang menggantung di ruang tunggu tersebut.


"Wah mereka serasi sekali,bikin iri padahal dulu sempat mau cerai ya.."jawab ibu yang satu.


"Karena pelakor yang maunya nyerobot milik orang,"ucap ibu satunya.


"Pastilah banyak perempuan yang mau dan rela jadi simpanan pak CEO secara dia kan ganteng dan tajir,"jawab ibu satu lagi.


Anisa mendengar celotehan para ibu hamil yang berada di dekatnya, hatinya sakit mendengar ucapan mereka sampai tubuhnya bergetar menahan marah dan sedih.


Mamih Aditya pun mendengar celotehan mereka,dia melirik ke arah menantunya"Nis,sabar ya.."mamih Aditya mengelus-ngelus punggung Anisa.


Anisa sudah mendapatkan giliran untuk pemeriksaan kandungannya lalu Anisa dan mamih Adityapun masuk.


"Selamat pagi nyonya, silahkan duduk kita timbang dan tensi terlebih dahulu,"ucap dokter Mirna nama dokter kandungannya.


Anisapun melakukannya dengan senang hati.


Selesai nimbang dan tensi dokter mempersilahkan Anisa untuk tiduran di brankar,dokter akan melakukan USG kembali untuk melihat letak janin apakah sudah memasuki jalan lahir dengan sempurna atau belum.


"Nis,mamih boleh vidiocall Aditya ya.. katanya dia mau melihat babby kalian di monitor,"ucap mamih Aditya.

__ADS_1


"Ya mam,"Anisa tersenyum ke arah mertuanya.


📱Mamih:"hallo Dit,nih lihat Anisa lagi mau USG"


📱 Aditya:"Hai.mam..hai sayang, gimana kata dokter babby boy baik-baik aja kan?"


📱Mamih:"Dia baik dan udah gak sabar pengen keluar ketemu daddy nya"


📱Aditya:"mam,apa itu babby boy?"


📱Mamih:"ya..nak, lihatlah babby mu,dia aktif sekali


📱Aditya:"Mam,lebih dekatkan sama monitornya Aditya ingin melihat dengan jelas"


Mamih Aditya mendekatkan ponselnya lebih mengarah ke arah monitor yang menampilkan babby boy yang sedang bergerak-gerak.


📱Aditya:"Mam,dia baby boy aku,dia tampan, Aditya udah gak sabar nunggu dia lahir


📱Mamih:"sabar Dit,dokter bilang dua Minggu lagi


📱Aditya:"Mam.Nisa...Boy..awas...


Tiba-tiba layar di ponsel mamih Aditya tidak menampakan gambar apa-apa hanya terdengar decitan ban dan suara benturan"brakkk...ciiit.."


"Aditya..."teriak mamih Aditya melihat layar ponselnya.


Sontak Anisa bangun karena dia pun mendengar teriakan Aditya di balik telepon dan suara benturan yang cukup keras.


"Mamih,ada apa sama mas Aditya,"ucap Anisa tubuhnya bergetar takut.


Mamih Aditya diam hanya menatap ponselnya.Dokter Mirna langsung membantu mamih Aditya untuk duduk di kursi.


Anisa turun dari brankar"mam,ada apa?"Anisa mengguncangkan tubuh mertuanya.


"A..Aditya kecelakaan,"ucap mih Aditya.


"Apa?gak..gak mungkin,"Anisa terkulai lemah.


"awww.... sakit...perutku..aw..."


"Nis...Nis..."


**apa yang terjadi???


Tunggu ya... jangan lupa like 😄

__ADS_1


__ADS_2