
"Sayang...kita kasih nama Atthaillah Pratama Yudha baby boy kita artinya karunia dari Allah untuk keluarga Pratama,kamu setuju?"tanya Aditya mencium pipi merah putranya.
"Nisa setuju mas,semoga dia jadi anak Sholeh, berarti nama panggilannya babby Atha ya.."jawab Anisa sambil tersenyum manis ke arah anak dan suaminya.
"Yea... welcome to babby Atha,"ucap Angga dan Riko antusias.
Mereka merasa gemas pada babby Atha yang kini sedang tengkurep,bibir mungilnya begitu imut,semua yang melihatnya pasti ingin menciuminya.
"Hei... cucuku jangan terus kalian ciumi,"mamih Aditya mengambil alih babby Atha yang sedari tadi di gendong Aditya yang di kerubuti Angga,Riko dan Boy.
"Sayang... terimakasih ya..muah...cup..cup.."Aditya mencium kening,mata,pipi lalu bibir Anisa dengan lembut.
"wey...bro... tempat umum ini kasian jiwa-jiwa jomblo,"ucap Riko.
"nyosor aja dah kaya bebek ha...ha..,"sambung Angga yang diiringi tawa.
"Ngiri aja kalian,makanya cepetan nyusul gue,jomblo di pelihara,"jawab Aditya.
"eits...sombong amat,kita bukan melihara jomblo tapi mempertahankan keperjakaan ha...ha..,"Riko menimpali Angga lalu dia pun tertawa.
"sutt...cucu mamih mau bobo ini,para jomblo jangan berisik,"ucap mamih Aditya menidurkan babby Atha deket Anisa.
"Mamihh..."ucap Angga dan Riko serempak.
**********
Hari ini Anisa sudah di ijinkan pulang,Aditya membawa istri dan anaknya ke kediaman Pratama, sebenarnya Aditya sudah mempersiapkan rumah untuk mereka tempati namun mamihnya meminta mereka untuk tinggal dulu di kediaman Pratama.
"Selamat datang babby Atha di kediaman omah dan opah,"ucap mamih Aditya turun dari mobil sambil menggendong babby Atha di ikuti ibunya Anisa dan adik-adiknya, sedangkan Anisa berjalan di papah suaminya.
"Sayang...mas gendong ya...",ucap Aditya.
"Gak usah mas,Nisa bisa jalan kok,"Anisa menggemgam tangan suaminya.
"Ayo kita masuk,"ucap mamih Aditya.
Pintu rumah megah itu terbuka,lalu merekapun masuk di sambut sorak Sorai dari dalam rumah.
"Welcome to babby Atha..."serempak dari dalam rumah di sana sudah ada Oma,papih,Angga,Riko,Boy,Bu Jum,para asisten rumah tangga dan Tari.
"Mas...apa ini..ya Allah bagus banget,"Anisa tersenyum dan menangis lalu memeluk suaminya.
Ruangan kediaman Pratama sudah di dekor untuk menyambut babby Atha,nuansa berwarna biru dengan hiasan balon-balon dan beberapa boneka tady bear yang cukup besar ikut menghiasi ruangan tersebut.
__ADS_1
"Sayang..apa kamu bahagia?"Aditya menatap istrinya.
"Sangat... sangat bahagia, terimakasih sutamku,"Anisa mencium bibir Aditya sekilas.
"oh...Icanku I love you,"Aditya gemas sampai mengeratkan pelukannya.
"Ayo...silahkan menikmati hidangan yang ada,mamih mau menidurkan babby Atha dulu ya..,"ucap mamih Aditya.
"Mam,biar Nisa bawa babby Atha ke kamar sekalian Nisa mau ganti baju,"Anisa mengambil alih babby Atha.
"ya...sudah,mamih juga mau ganti baju dulu,"ucap mamih Aditya.
Anisa menggendong babby Atha lalu masuk ke kamar,di letakannya babby Atha yang sudah tertidur pulas ke dalam boks bayi.
"Sayang.."Aditya memeluk Anisa dari belakang.
"Mas,bukannya nemenin teman-teman di depan kok malah ke sini?"Anisa membalikan tubuhnya ke arah suaminya.
"kenapa?apa gak boleh mas manja-manja dulu sama istri cantik mas ini,"Aditya mencolek hidung mancung Anisa.
"emmm..boleh dong tapi jangan ke bablasan ya..kan mas harus puasa dulu,"Anisa mengelus-ngelus pipi suaminya.
"Mas,akan tahan sampai pada waktunya tapi kalau gini bolehkan,"ucap Aditya langsung me****t bibir ranum istrinya lalu turun ke leher jenjang Anisa.
"Mas...ah..,"Anisa kegelian.
"Ya"jawab Aditya.
"tuan, nyonya menunggu anda untuk makan siang bersama,"ucap bi Jum dari luar kamar.
"Tuh..kan mas,Nisa belum sempat ganti baju,"Anisa cemberut pada suaminya.
"Ya..sudah sini mas bantu ganti baju he...he.."ucap Aditya tersenyum jahil.
"Mas...buruan mereka pasti nunggu kita,"Anisa masuk ke ruang ganti di ikuti Aditya.
"Mas mau ngapain lagi?"tanya Anisa mendorong tubuh suaminya.
"Sayang...mas juga mau ganti baju pake ini gerah, emangnya mau ngapain,"jawab Aditya mendekati Anisa.
"Tuh... mepet-mepet udah kaya bajai,bentar lagi nyeruduk ini mah,"Anisa mengambil pakaian ganti dia dan suaminya dari dalam lemari lalu memberikannya pada Aditya.
"ih...sayang...gitu banget sama mas,"Aditya mengerucutkan bibirnya lalu mengambil pakaian yang di berikan Anisa.
Aditya berganti pakaian dengan pakaian santainya,lalu dia memperhatikan istrinya berganti baju,di lihatnya istrinya kesusahan saat memasangkan anting di telinga nya.
__ADS_1
Aditya mendekati istrinya,dia memeluknya dari belakang.
"Sayang...sini mas pakaikan antingannya,"ucap Aditya yang berada di belakang Anisa.
"Terimakasih mas,"Anisa memberikan antingannya pada Aditya untuk membantu memasangkannya.
"Sayang... lihatlah di cermin,kamu semakin seksi setelah melahirkan,"Aditya menaruh dagunya di bahu Anisa.
"Gombal,"jawab Anisa singkat.
"jawab nya gitu, suaminya memuji bukannya senang dan berterima kasih,"Aditya menggesek-gesekan hidung mancungnya di telinga Anisa.
"Mas,bilang gitu kan bukan cuma sama Nisa tapi sama istri yang satunya juga,"ucap Anisa memanyunkan bibirnya.
"hei... istri mas lagi cemburu,denger ya... mulai saat ini, istri mas cuma kamu ANISA ANDINI karena mas sudah mendaftarkan perceraian mas sama Monica,"ucap Aditya.
"Maksudnya mas sudah menggugat cerai bak Monica?tapi... mas..mas..sudah ingat semuanya,"Anisa membalikan tubuhnya lalu menatap wajah Aditya.
"Ya..mas sudah ingat semuanya,semua tentang kamu sama mas jadi jangan pernah berfikir macam-macam karena mas sangat mencintai istri mas ini,"jawab Aditya mengecup kening Anisa.
"Mas terimakasih sudah mencintai Anisa dan memberikan banyak kebahagiaan buat Nisa,"Anisa mencium bibir Aditya.
"Sayang..lagi,"ucap Aditya manja dan langsung membalas ciuman Anisa,me****t habis bibir istrinya.
"Mas... lipstik aku berantakan lagi,"Anisa melepaskan ciuman suaminya.
******
Semua sudah berkumpul untuk makan siang bersama dan syukuran atas lahirnya babby Atha.Sekaligus syukuran atas kembalinya ingatan Aditya.
"Alhamdulillah sayang..mamih sangat bahagia kamu sudah pulih lagi ingatannya,"mamih Aditya memeluk anak tercintanya di ikuti pak Pratama.
"wah.. selamat bro, akhirnya ingatan lu pulih lagi,"Angga memeluk sahabatnya itu.
Oma Aditya tersenyum dan sedikit menitikan air matanya melihat kebahagiaan anak dan cucunya.
"Oma,kok menangis,Oma pasti senang ya...Aditya sekarang sudah menjadi ayah,"ucap Aditya berjongkok di depan kursi roda Omanya.
"O...ommma..ba...gi..a,"ucap Oma terbata-bata, Adityapun mencium punggung tangan Omanya berkali-kali lalu dia cium kedua pipi neneknya itu.
"Alhamdulillah kita bisa berkumpul di sini saya sangat bahagia atas kelahiran cucu saya yang bernama Athaillah Pratama Yudha putra dari anak saya Aditya dan atas pulihnya kembali ingatan putra saya,mari kita berdoa untuk kebahagiaan anak dan menantu saya,"ucap pak Pratama langsung memimpin doa.
Selesai berdoa mereka pun menyantap makan siang bersama.
Prok..prok...
suara tepuk tangan dari seseorang menggema di ruangan"wah.. sepertinya sedang ada perayaan,kok aku gak di undang."
__ADS_1
"Mau apa lagi dia ke sini?"
**Siapa??