AKU DISINI " Miracle"

AKU DISINI " Miracle"
Si Lambe


__ADS_3

" Do not talk too much Lex, buruan jelasin cewek tadi siapa? kalo perlu sebutin nama bokapnya sekalian ! " Brian terlihat serius saat menanyai Alex, bukan apa-apa, sebagai seorang sahabat yang sudah berpengalaman. Dia takut kalau Alex akan mendapatkan masalah pelik kedepannya, apalagi ini pertama kalinya Brian melihat Alex seperti orang stres hanya gara-gara perempuan. Karena selama ini Brian tahu betul Alex orang seperti apa.


Meskipun terlihat petakilan dan sedikit mesum, aslinya lelaki ini tidak pernah melakukan hal nekat semacam tadi, apalagi sampai membawa seorang perempuan masuk ke apartemen miliknya sendiri. Makanya dikalangan teman-teman terdekatnya Alex mendapat julukan si bule biksu, karena itu tadi. Dia tidak pernah melakukan hal-hal yang berbau syur, jadi intinya si Alex ini hanya lelaki yang mesum dibibir tapi non praktek, tetapi untuk Racle adalah sebuah pengecualian.


" Jawab bego ! jangan diem terus. Astaga ! itu muka bisa tolong kondisikan? jijik gue sumpah, liatnya udah persis kaya anak gadis yang gak dapet ijin keluar rumah pas malem minggu. "


Alex semakin memberangut kesal, dia sama sekali enggan menanggapi pertanyaan Brian, " Ok fine ! kalo elo masih mau demo gak masalah, gue masih bisa cari info sendiri, tapi jangan nyesel kalo akhirnya nanti dalam proses pencarian informasi yang gue jalankan, gue memutuskan buat nikung elo ! elo tau kan istilah jawa yang disebut witing tresno jalaran soko kulino, cinta tumbuh karena terbiasa. "


" Bastard ! bukannya tadi elo udah janji gak akan pernah nikung sahabat sendiri. "


Gotcha, Brian menyunggingkan senyum setelah berhasil memancing suara Alex, lelaki mesum ini kalau sudah merajuk persis seperti anak gadis, mogok berbicara, dan jangan lupa, ekspresi kesal yang Alex tunjukan sekarang dihadapan Brian, matanya berputar kesana kemari, mungkin dari sana nya dia sedang mendelik, dan sesekali mencebikkan bibir. Kalau Racle tahu sikap Alex yang seperti ini, apakah mungkin dia akan semakin ilfill atau malah menjadi gemas ingin memukul bahkan mensleding wajah tampan Alex.


" Gue gak bisa jamin, apalagi kalo di lapangan ntar gue ketemu terus sama tadi cewek bohay. " pancing nya lagi.


" Batalin niat lo yang mau nyelidikin cewek gue, gue bisa kasih informasi sedetail yang elo mau. "


" Kok gue jadi gak yakin yah? apalagi liat elo yang kaya tadi, jangan-jangan itu cewek nemu dijalan terus elo culik bawa kesini. "

__ADS_1


Alex menendang paha Brian yang sedang tiduran didepannya, sedikit kencang, membuat lelaki itu mengaduh kesakitan, " Rese loh ! demen banget aniaya gue dari tadi. Yaudah cepet kasih tau, sebelum gue mutusin pergi sekarang juga kejar itu cewek. " ucapnya, sambil mengelus-elus paha sebelah kiri yang sudah menjadi korban kebrutalan Alex.


" Namanya Miracle Lee, anaknya om Morgan, adik si batu. " terang Alex.


Brian terperangah kaget dan sedikit tidak percaya atas informasi yang barusan dia dapat, " Jangan ngaco loh ! gue tau anaknya om Morgan cuma dua, si batu sama Yuna, bidadari gue. "


" Gue gak ngaco ! kalo gak percaya tanya aja si batu, Racle itu emang anak om Morgan, cuma beda ibu sama mereka. Elo tau kan tante Mela? " Brian mengangguk, " Dia itu ibu kandungnya Racle. "


Kening Brian mengkerut, Alex yang melihat raut wajah tidak percaya dari sang sahabat, membuatnya mau tak mau harus membocorkan sedikit aib keluarga wanitanya itu, " Sebenernya gue pribadi belum lama tau soal dia, lebih tepatnya tiga bulan kebelakang, awalnya juga gue sama kaya lo, gak percaya sama sekali. Cuma waktu itu si batu ngejelasin kalo selama ini adik bungsunya itu diurus sama mama nya, tante Dita. Makanya kita enggak pernah tau, orang dia dibawa keluar negri dari kecil. "


" Jadi disini ceritanya mereka itu tukeran anak nih? pantesan dulu pernah ada sinetron yang judulnya Anak yang tertukar itu sinetron favorit nyokap gue, kalo enggak salah pemeran utama ceweknya itu si Nikita wiley, ternyata aslinya emang ada. Wow, gak nyangka gue. Sumpah ! keluarga si batu emang banyak dramanya. "


" Santai, gak mungkin juga gue berani. Apalagi kalo urusannya sama si batu, ogah gue. "


Mungkin ini yang dinamakan tidak ada manusia yang sempurna, baik itu Alex, Brian, maupun Yuga, tiga serangkai ini mempunyai sisi unggul dan kelemahannya masing-masing, Brian dengan julukan si lambe karena hobinya, Alex si biksu karena pencitraannya, dan yang terakhir Yuga si batu yang keras kepala dan susah untuk digoyahkan.


Hihi, asli keren abis calon mertua gue, mesti di contoh nih madu tiga coy. Batin Brian.

__ADS_1


" Elo ngapain cekikikan kaya gitu? awas aja kalo sampe berani tikung gue ! gue pastiin elo gak bakal bisa celup sana sini lagi. "


" Haha, gue gak takut ! palingan juga rencana elo receh, kayak perumpamaan barusan soal teh celup. "


Alex menyeringai, merasa tertantang dengan apa yang Brian katakan, lelaki itu bergegas bangkit dan mencari ponsel miliknya, tak lama terdengar Alex menghubungi seseorang. " Halo Viona " sapa nya kepada yang di sebrang sana.


Brian buru-buru menghampiri Alex, lalu merebut ponsel sahabatnya ini dan mematikan sambungan telpon. " Bangsat ! ngapain telpon si Viona segala? mau ngapain loh, hah? " Brian bukannya takut, hanya saja malas baginya jika harus berurusan kembali dengan wanita manja dan berisik seperti mantannya, Viona.


" Gue? " tunjuk Alex pada diri sendiri, " Seperti yang udah gue bilang barusan, gue bakal pastiin elo gak bakal bisa celup lagi."


" Jangan ngehalu, gue gak bakalan takut sama ancaman elo, emang si Viona bisa apa? kebiri si jantan punya gue? gak bakalan tega dia, yang ada nantinya dia nangis kejer karena enggak bisa gue puasin lagi. " Sombong Brian.


" Si Viona emang gak bakalan bisa, tapi tante Muti gue yakin, beliau akan amat sangat bisa, bahkan dengan senang hati memangkas habis si jantan punya elo. "


Mendengar nama mamanya di sebut membuat Brian yang sombong sedikit gugup, dia menelan ludah kasar. Tapi demi harga diri Brian kembali meladeni Alex. " Jadi rencana elo ngehasut si Viona buat kasih laporan sama nyokap gue? cih, gak bakal mempan. Apalagi cewek modelan kek dia, auto langsung diusir sebelum ngomong. Keburu jijik nyokap gue lihatnya. "


" No, no ! elo salah besar Brian Mahesa, karena rencana gue yang sebenarnya adalah provokasi si Viona buat kumpulin mantan-mantan elo, terus suruh mereka demo tepat di depan rumah orang tua elo, gimana? pasti sukses kan? atau perlu gue coba biar kita tau hasilnya seperti apa? "

__ADS_1


Brian menggeleng kepala, nyalinya menciut, membayangkannya saja sudah membuat si jantan ngilu apa lagi kalau sampai rencana Alex terealisasi, bisa-bisa memang benar si jantan akan dipangkas habis oleh mamanya.


" Oke gue kalah. " pasrah nya, biarlah kini harga dirinya diinjak habis oleh Alex, asal si jantan miliknya bisa selamat dan sehat walafiat.


__ADS_2