Aku Juga Bisa, Balas Dendam

Aku Juga Bisa, Balas Dendam
wah apa itu


__ADS_3

saat Rina sedang menunggu adik iparnya mengambil tas dan kunci motor, tak sengaja dia melihat ibunya keluar dari rumah Rike.


Rina tak ketahuan karena di rumahnya yang di samping tepat ada jemuran jadi pandangan Bu Hartini sedikit terhalang.


"Ayo mbak," ajak Della.


"tunggu dulu dek, apa itu ibu? tapi kenapa dia keluar dari rumah mbak Rike, dan kenapa ibu tersenyum sambil membenarkan bajunya,memang dia habis ngapain ya?" tanya Rina yang melihat hal itu.


"mungkin dia baru selesai mengantarkan sesuatu,sudah mbak kita bisa telat ke pasarnya karena sudah jam sebelas siang," kata Della.


wanita itu berjalan ke samping rumah, untuk mengambil motor matic miliknya.


sedang Rina memilih jalan dari rumahnya karena harus mengambil tas besar untuk tempat belanja.


tanpa tau malu, dengan santai Tina menyapa Della, "selamat siang mau kemana ini," tanya Tina.


tanpa basa-basi Della langsung melemparkan ****** ***** itu ke wajah Tina.


"lain kali jangan tinggalkan barang men-ji-jik-kan milik mu di rumah ku, kalau tidak aku akan membuat mu di hukum oleh massa dan tentunya aku punya ayah mertua yang siap mendukung ku," kata Della yang membuat Tina takut.


terlebih itu tadi gak di sengaja karena Rasyid yang membohonginya.

__ADS_1


"tapi itu bukan salah ku, tapi suami mu, makanya jadi istri itu buat puas dong, kenapa malah nyalain orang lain," ketus Tina


"sayangnya suamiku itu yang tidak bisa membuat ku puas, jadi dia cari wanita murahan yang bisa membuatnya seperti orang yang perkasa, padahal itu cih..."kata Della yang kemudian pergi.


Tina terdiam, dia sebenarnya juga merasakan itu, tapi demi uang Rasyid yang begitu banyak dia melakukan apapun itu.


Della tak tau jika suaminya mendengar semua ucapannya,jadi Rasyid merasa jika dia dilecehkan oleh istrinya sendiri.


"lihat saja kamu Della,malam ini akan ku tunjukkan siapa diriku,dan berani-beraninya kamu mengatakan aku tak berguna," gumam Rasyid.


Della dan Rina pun pergi dari rumah menuju ke pasar yang cukup jauh karena harus mencari pasar ABG masih buka.


mereka berbelanja apapun yang di butuhkan,termasuk baju kebesaran tanpa di duga saat akan pulang.


"ada apa mbak?"


"Della itu mas Syam, dia bersama dengan wanita muda yang sudah membuatnya melupakan tugasnya, itulah kenapa aku membantu ayah sekarang," kata Rina.


"mbak mau apakan wanita seperti itu?" tanya Della


"aku pasrah dek, jika mas Syam mau menceraikan ku juga ak.madalah," kata Rina yang memang tak bisa mengatakan apapun.

__ADS_1


keduanya pulang, tapi Della masih merasa tak puas dengan jawaban kakak iparnya,"jika mbak bisa seperti membunuhnya, melukainya atau membuatnya cacat, apa yang mbak inginkan?" tanya Della.


"aku ingin melihat wanita itu menjauh dari suamiku, dan membuat mas Syam sadar jika saat dia terluka hanya istrinya yang menjaganya,bukan kekasihnya," kata Rina dengan suara lirih.


"DI terima," jawab Della menyeringai.


tentu dia akan menerima permintaan dari kakak iparnya yang selalu baik padanya.


saat sampai di rumah, baru juga masuk membawa belanjaan dan menaruhnya di meja.


Della kaget karena Rasyid menjambak rambutnya dan membenturkan kepalanya ke tembok.


"apa ini mas," tanya Della yang kepalanya berputar karena benturan itu.


"ini hukuman mu karena sudah berani mempermalukan ku, dasar istri sialan,kamu bilang kamu tak puas dengan ku kan,maka akan ku tunjukkan keperkasaan ku padamu," kata Rasyid yang langsung merobek baju Della.


kemudian dia dengan kasar mengigit beberapa bagian tubuh Della.


wanita itu berontak tapi sebuah vas bunga melayang ke kepala bagian belakangnya dan membuat Della pingsan.


dan saat perlahan di tersadar, dia merasakan ada yang bergerak di atas tubuhnya, dan beberapa rasa perih di bagian tubuhnya.

__ADS_1


"kamu biadab mas," suara Della dengan lirih.


"aku tak peduli,kamu cukup menikmati apa yang aku lakukan,ingat aku sudah membeli mu dari orang tua mu," kata Rasyid dengan tertawa kemenangan


__ADS_2