Aku Juga Bisa, Balas Dendam

Aku Juga Bisa, Balas Dendam
saksi mata 2


__ADS_3

Jalu yang babak belur pun tak bisa bicara saat polisi menunjukkan sebuah rekaman dan semua barang Wulan yang ternyata tak di bakar malah di simpan.


"jadi kenapa anda melakukan ini tuan," tanya polisi.


"saya mencintainya dan tak suka jika dia ingin menikah dengan pria seperti Abdi, yang pantas untuknya adalah saya, karena itu saya melecehkannya, tapi ternyata dia tetap mau menikah dengan pria itu, jadi saya gelap mata dan membunuhnya," kata Jalu mengakuinya dengan santai.


"apa anda tau, anda bisa di hukum dengan berat karena tindakan anda ini,"


"saya tak peduli, setidaknya jika saya tak bisa menikahinya, saya tak melihat siapapun memilikinya," kata Jalu tersenyum.


"anda benar-benar gila," kata polisi yang menangani kasus itu.


"tapi ak polisi, bagaimana as video ini, padahal saya sudah melakukannya dengan sangat baik, siapa yang menjadi saksi kunci di kasus ini, saya ingin melihat dan tau siapa dia," tanya Jalu yang penasaran.


"saya tak bisa memberitahu anda, tapi ABG pasti dia orang desa anda, dan dia mendapatkan perlindungan khusus karena anda pelaku yang kejam, jadi demi keamanan saksi kami merahasiakan identitasnya," jawab politik itu.


Jalu pun tertawa, bagaimana bisa dia tak sadar saat ada yang menyaksikannya sedang menikmati waktu bersama Wulan.


bahkan dia di rekam pun tak sadar, tapi setidaknya dia bisa menikmati wanita itu sebelum mati.


di rumah Della, pak Hartono yang baru pulang setelah menenangkan Abdi di buat kaget.


karena ada beberapa polisi yang baru pulang dari rumahnya, ternyata ada Della dan Alfi di sana.


"kenapa polisi datang, dan bagaimana bisa kamu mengirimkan pesan itu?" tanya pak Hartono bingung.


"masuk dulu, semua ini berkat Alfi dia yang menjadi saksi kunci dan yang merekam semuanya, dan sekarang aku sudah berjanji akan melindunginya," kata Della.


"syukurlah, tapi aku masih tak percaya dengan apa yang terjadi, di tambah pengakuan dari Jalu yang makin menambah pusing," kata pak Hartono.


"memang sebenarnya apa yang terjadi," tanya Della penasaran.


"dia mengakui semuanya, dan melakukan kejahatan itu hanya karena Wulan yang ingin menikah dengan Abdi, dan dia tak rela melihat Abdi bersama dengan Wulan,jadi dia memilih jalan itu," kata pak Hartono yang membuat Della terkejut.

__ADS_1


"ya Tuhan,padahal mereka berdua ini adalah teman dekat, kenapa bisa seperti ini," gumamnya.


"sesama saudara saja bisa saling bunuh, apa lagi cuma hubungan antara teman," jawab pak Hartono.


"jadi ayah setuju ya kita lindungi Alfi,"


"tentu saja setuju, aku akan melakukan apapun agar jalu bisa di hukum sesuai dengan perbuatannya," kata pak Hartono.


pagi itu Alfi sudah mulai memasak dan mencuci, dia sudah selesai memasak sarapan dan sedang mendinginkan satu potong untuk Della.


dan juga menyiapkan peralatan untuk Hardi sekolah di play group, ya bocah itu sudah masuk taman pendidikan dini sebelum sekolah teman kanak-kanak.


Della baru bangun karena dia sedikit kemalaman saat tidur, dia tak menyangka jika Alfi sangat cekatan dalam bekerja.


"Alfi nanti tolong antar Hardi ya, karena saya belum bisa mengantarnya, ya maklum belum satu bulan,"


"iya mbak," jawab Alfi.


sedang di rumah Abdi, pria itu sudah siap untuk menemui Jalu di penjara,karena dia penasaran dengan apa yang akan pria itu katakan.


karena dia selama ini selalu bersikap baik pada pria itu, "kamu yakin mau pergi, ibu khawatir jika kamu akan melakukan hal yang tak baik di sana, jika terjadi apa-apa dengan mu, bagaimana dengan ibu?" tanya wanita sepuh itu dengan sedih


"tidak akan Bu, aku hanya ingin tau apa yang sebenarnya terjadi itu saja," jawab Abdi yang bergegas pergi.


Della sudah pergi bersama dengan Hardi ke tempat sekolah dengan mengunakan sepeda onthel.


Della juga memberikan wanita itu ponsel baru karena ponsel gadis itu di sita polisi.


dan setelah Jalu mendapatkan hukuman yang pantas, dia baru bisa kembali ke rumahnya agar merasa lebih aman.


di sisi lain, ada pak Hartono yang sedang bermanja dengan Della, karena pria itu benar-benar harus memeluk istrinya sehari satu kali.


karena jika tidak dia akan badmood seharian, terlebih Della masih palang merah karena baru saja melahirkan.

__ADS_1


"mas kamu ini, hentikan sudah makan sana nanti telat, sudah punya anak dua, masih tak bisa bahan diri," kata Della tersenyum.


"ya mau bagaimana lagi sayang, orang punya istri cantik begini jadi sering gak kuat," kata pak Hartono


"dasar pria tua mesum,"


setelah sarapan, pak Hartono pamit karena harus panen di sawah yang ada di luar kota, dan Della akan duduk santai merawat Vina di rumah.


meski hanya di rumah saja, tapi penampilan Della tak bisa di ragukan lagi, dia tetap terlihat cantik meski baru saja melahirkan.


Alfi dan Hardi sampai di sekolah, setelah bocah itu masuk kedalam kelas, Alfi duduk bersama beberapa wanita yang ada di tempat itu


mereka masih membicarakan tentang kejadian yang sudah terlanjur menjadi viral.


Jalu hanya tersenyum saat melihat sosok Abdi yang tengah duduk di depannya dengan tatapan marah.


"tunggu pak polisi, anda ingin aku mati dengan meninggal ku bersama pria ini?"


"tentu saj tidak, saya ada di pojok sana, jadi silahkan bicara," kata petugas kepolisian yang kemarin menyaksikan bagaimana abdi begitu kejam menghajar sosok jalu.


"kenapa kamu membunuhnya?" tanya Abdi.


"pertanyaan mu itu goblok,asal kamu tau aku mengenal dirinya lebih dulu,bahkan kami pernah bersama setelah dia kehilangan suami dan anaknya, tapi hanya karena aku memiliki keinginan berhubungan intim dengannya terlalu besar, dia memutuskan ku dan malah memilih mu, padahal dia itu wanita yang sangat aku cintai, tapi dia memilih mu yang lebih kaya," kata Jalu.


"bohong, tak mungkin Wulan mau di ajak berhubung seperti itu,dia itu wanita terhormat," kata Abdi tak terima.


"kamu bodoh ya, kamu kira dia itu baik hanya karena menutup auratnya, dia itu janda yang butuh belaian, dia berubah hanya karena ingin membuat mu yakin dia itu tak tersentuh, asal kamu tau wanita itu tak sebaik yang kamu lihat bung, bukankah aku menyelamatkan mu dari lintah darat itu, sudahlah dia sudah mati puas,jadi kamu bisa menjadi gadis lain, dan aku akan menikmati waktu ku di dalam ini," kata Jalu santai.


"aku akan membunuh keluarga mu,"kata abdi yang sangat marah


"lakukan jika kamu bisa, dan saat kamu masuk penjara, aku akan membunuh mu karena aku juga sedang menahan setan di dalam tubuh ku agar tak keluar," kata Jalu.


Jalu meninggalkan abdi begitu saja, pria itu diam dan tak menyangka jika gadis yang begitu baik punya sisi seperti ini.

__ADS_1


dan polisi juga menangkap istri dari pak Surya karena wanita itu berkomplot dengan Jalu untuk melakukan rencana itu.


__ADS_2