Aku Juga Bisa, Balas Dendam

Aku Juga Bisa, Balas Dendam
aku mencintaimu


__ADS_3

Della tak percaya dengan apa yang di dengarnya, bagaimana bisa pak Hartono begitu ingin memilikinya.


padahal dia sendiri harus di penjara setidaknya satu setengah tahun lagi baru bisa keluar.


"tapi aku tak akan bisa menjadi istri yang sempurna,kita terpisah dengan cara seperti ini," kata Della sedih.


"aku tak peduli akan hal itu, aku hanya ingin kamu menjadi istriku,itu saja,"jawab pak Hartono.


Della mengangguk dan kemudian memeluk tubuh pria itu erat, "aku mencintaimu..."


pak Hartono pun mencium puncak kepala wanita yang juga begitu dia cintai, "aku juga mencintaimu," jawab pak Hartono.


Dina tak bisa mengetahui apapun karena dia berada di ruang isolasi, dan itu membuatnya tak bisa mencari tau.


sedang di luar,semua tampak bersukacita karena malam ini mereka makan enak karena pak Hartono yang memesankan banyak makanan untuk semua orang.


karena dia merasa senang,begitu pun dengan Della yang tak percaya dengan apa yang akan dia lalui.


pernikahan yang tak pernah dia bayangkan,akan terjadi dengan pria yang sudah mencuri hatinya.


pria yang bisa memenuhi ekspektasi yang dia inginkan,dan juga pria yang begitu sempurna bagi dirinya.


tak peduli dengan perbedaan usia yang jauh, baginya pernikahan ini adalah impiannya.


di rumah pak Hartono, pria itu meminta bantuan Abdi untuk mengurus semua surat dan keperluan yang harus di lengkapi.


tentu dengan senang hati Abdi membantu menguruskan surat-surat untuk pernikahan antara pak Hartono dan Della.


di sisi lain,ayah Della yang sudah tak mau peduli kaget saat di datangi Abdi.


yang notabene pria itu adalah orang kepercayaan dari pak Hartono,"mau apa kamu datang kesini?"


"saya datang ingin meminta persetujuan bapak untuk menjadi wali,karena mbak Della akan menikah," kata Abdi tanpa basa-basi.


"aku sudah tak punya anak yang bernama Della, anak ku sudah mati saat dia melakukan kejahatan berat itu," kata bapak dari Della

__ADS_1


"kamu ini sebenarnya bapak kandungnya atau musuhnya, bagaimana bisa kamu melakukan itu pada putrimu yang bahkan selalu diam-diam membantu usaha mu, dan jika bukan karena bujukan mbak Della, tak akan mau pak Hartono meminjamkan uang dua ratus lima puluh juta itu tanpa syarat,karena kamu tau benar bagaimana cara kerja dari pak Hartono, dan satu hal lagi anak perempuan yang anda buang itu lebih berharga dari pada dua anak tak berguna yang anda pilih, dasar pria bodoh," kesal Abdi yang mengatakan semua kekesalannya.


bapak dari Della hanya diam,dia tak mau mendengarkannya karena baginya Della itu cuma aib.


"sudahlah, lebih baik aku matikan saja, toh mbak Della juga masih tetap bisa menikah," kata Abdi.


"siapa calon suami yang mau menerima wanita yang bahkan akan menghabiskan waktunya di penjara," kata pria itu tak terima.


"pria yang tulus mencintai mbak Della, dan apa anda tak mengerti jika mbak Della di hukum dua tahun, karena dia membunuh mas Rasyid tanpa sengaja karena ingin melindungi diri,jadi jangan anggap putri mu itu penjahat, karena orang jahat lahir dari keadaan yang mendesak, saya permisi,"kata Abdi yang kemudian pergi meninggalkan rumah itu.


dia tak menyangka jika Della masih peduli dengan keluarga yang menyebalkan seperti itu.


dia pun membawa surat itu ke rumah pak lurah lagi, "sudah urus Yatno, Minggu depan harus sudah bisa menikah,"


"wong edan,kamu pikir aku kerja di KUA bisa seenaknya, ya daftar dulu," kesal lurah desa yang selalu saja tak berdaya menghadapi orang pak Hartono itu.


"alah gak usah banyak omong,berapa uang yang di butuhkan, dan kamu pikir aku tak tau kemarin ada orang di desa yang ngurus terus dua hari langsung bisa nikah resmi, apa perlu aku membuat wanita itu hamil duluan," kata Abdi santai.


"wong edan,ya sudah besok aku urus sekalian aku buatkan surat izin untuk lapas," kata pak lurah.


sedang lurah desa pun ikut puding dengan melihat berkas itu, bagaimana tidak bisa-bisanya pak Hartono ingin menikahi menantu yang bahkan sudah membunuh putranya sendiri.


"sebenarnya hubungan keluarga itu sangat rumit dan penuh masalah sepertinya," kata Yanto yang tak habis pikir.


di sisi lain Bu Hartini yang menunggu kabar dari Dina pun tak sabar lagi.


karena wanita itu tak kunjung mengabarkan tentang apa yang terjadi.


sedang di rumah, Rike merasa jika bagian intimnya terasa tak nyaman dan lagi keputihan yang dia alami juga makin tak normal.


akhirnya dia memutuskan untuk mengunjungi dokter spesialis, karena saat berhubungan juga sering ada darah yang entah berasal dari mana.


Dia sudah di Natar oleh Rina, "mbak kamu yakin? bukankah bisanya dengan daun sirih juga sembuh."


"tapi ini aneh dek, aku rasanya tak nyaman karena rasa gatal dan aromanya sangat tak sedap juga, itu membuat ku frustasi, di tambah kondisi ku makin buruk saat au ternyata suamiku dan ibu punya hubungan," kata Rike jujur.

__ADS_1


"ya sudah, aku berdoa semoga tak terjadi hal yang tak di inginkan ya," kata Rina yang merasa kasihan.


meski dia tau rasanya di khianati oleh orang yang kita cintai itu sakit,tapi setidaknya sekarang suaminya itu sudah berubah.


"ibu Rike Haryanti," panggil seorang suster.


"iya.."


Rina mengikuti kakaknya itu untuk masuk kedalam ruangan dokter, dan di sana Rike menceritakan tentang apa yang dia alami.


"baiklah kita lakukan pemeriksaan ya Bu, Suster tolong ibunya di bantu," kata dokter kandungan itu.


Rike pun berbaring di ranjang khusus dan dokter memeriksa kondisi wanita itu.


dokter bahkan mengambil sampel untuk di cek laboratorium karena kondisi Rike yang sudah cukup parah.


"tunggu di luar ya Bu,karena hasil periksaan akan di bawa ke laboratorium, dan saya akan merujuk anda ke bagian spesialis kulit dan kelamin, dan anda harus melakukan semua tes yang di minta, untuk mengetahui sejauh apa infeksi yang anda alami," kata dokter kandungan yang tidak bisa berkata-kata lagi.


mendengar ucapan dari dokter membuat dunia Rike seakan hancur berkeping-keping.


bagaimana tidak jika dokter saja mengatakan hal itu, sudah bisa di pastikan jika kondisinya begitu buruk.


tapi Rina memberikan kekuatan pada kakaknya itu, dan berdoa semoga itu tak terjadi dan kondisi Rike bisa di obati.


bu Hartini kaget saat melihat rumah yang dulu dia tinggali sudah menjadi milik orang lain.


dan saat dia ingin pergi, dia melihat ada Rina yang keluar dari dalam rumah.


"nak, ibu bisa bicara sebentar," tanya Bu Hartini yang sekarang tampak sedikit kurusan.


"ada apa Bu, tolong kalau bisa jangan kesini, ibu tau kami sudah sangat sengsara, terlebih ayah sudah benar-benar lepas tangan, karena hasutan ibu pada kami, dia jadi sangat membenci kami juga," kata Riya dengan sedih.


"maafkan aku, aku memang tak becus menjadi seorang ibu, tapi aku tak menyangka jika ayah mu melakukan hal itu ada kalian,padahal dia sangat menyayangi kalian bertiga," kata Bu Hartini.


"tapi ayah berubah saat tau jika Rasyid bukan Putranya, dan beliau jadi meragukan kami semua, di tambah kami memiliki wajah yang memang tak memiliki kemiripan dengan ayah sedikit pun," kata Riya marah.

__ADS_1


__ADS_2