
pak Hartono kaget dan berbalik, berdoa terkejutnya dia melihat sosok Della yang memeluknya.
"ada apa Della, kenapa kamu seperti ini, ini tak benar nduk," kata pak Hartono yang melihat tatapan menantunya itu berbeda dengan biasanya.
"aku juga bisa ayah, dia terus meniduri banyak wanita bukan, dan ibu mertua mengatakan jika aku mandul, dan suamiku bilang aku tak berguna," kata della yang masih memeluk pak Hartono.
"hentikan Della, ini di luar rumah ada banyak orang yang akan melihat, ini tak bagus," kata pak Hartono yang mulai tak nyaman.
tanpa basa-basi Della menarik mertuanya itu ke area ladang pisang dan sayuran,di tengah kebun pisang itu ada gubuk yang sering di pakai anak-anak untuk main rumah-rumahan.
"Della sadar, aku ini mertua mu," kata pak Hartono yang berontak tapi Della sudah menduduki pria itu agar tak bergerak.
dia pun langsung mencium bibir pak Hartono dengan rakus, Della sudah tak bisa menahannya lagi.
dia harus membuat pria itu bertekuk lutut padanya, tapi jika secara halus itu sulit sepertinya.
pak Hartono mendorong Della hingga Della terdorong kebelakang, "kamu gila apa, bagaimana bisa kamu melakukan hal menjijikan seperti ini pada ayah mertua mu," marah pak Hartono.
"kenapa tidak bisa, ibu mertua saja bisa melakukan hal seperti ini dengan menantunya,mas Sueb, apa ayah tidak tau," kata Della .
"apa maksud mu?"
"lihat saja sendiri ayah mertua, aku tak sengaja merekamnya karena aku mendengar suara aneh di kamar mandi tak terpakai itu, dan ternyata di sana mereka sedang saling berhubungan saat tak ada orang, itu juga aku tau saat menjadi pengantin baru, dan di tambah semua sibuk dengan wali murid anak-anaknya," kata Della menunjukkan rekaman video itu.
hati pak Hartono panas, dia tak menyangka istrinya yang selalu dia cintai bisa melakukan ini.
Della pun tersenyum, "aku bahkan membohongi mbak Rina yang curiga, saat melihat ibu mertua keluar dari rumah mbak Rike sambil membenarkan bajunya, bukankah mereka begitu ceroboh, tapi anehnya kenapa ayah mertua dan mbak Rike tak sadar, apa secinta itu ayah mertua pada ibu yang bahkan tak sebaik yang di tunjukkan," kata Della memancing ikan yang hampir lepas.
Benar saja, ikan pun memakan umpan, pak Hartono memeluk Della yang membuat wanita itu tersenyum menang.
"kenapa keluarga yang aku kira sempurna, ternyata memiliki banyak rahasia, dan penghianatan seperti ini," kata pak Hartono.
__ADS_1
"kenapa ayah mertua menangis, anda masih tampan dan gagah, mungkin ibu mertua saja yang bodoh hingga melukai pria seperti mu," kata Della yang menatap dalam.
keduanya pun berciuman dan dengan rayuan dan kondisi yang sangat mendukung.
akhirnya keduanya pun melakukan hubungan terlarang itu, bahkan Della tak menyangka jika ayah mertuanya itu lebih hebat di banding Rasyid.
bagaimana tidak,perlakuan lembut dari pak Hartono membuai Della, hingga dia bisa merasakan apa yang tak pernah dia dapatkan.
begitu pun pak Hartono yang merasa jika menantunya itu benar-benar sangat pintar dalam hal ranjang.
sepertinya yang bodoh itu memang putranya saja, dan pak Hartono membenamkan b*n*hnya ke r*h*m menantunya.
"kenapa kamu melakukan ini Della, kita sudah melakukan hal yang salah," kata pak Hartono yang menyesal.
"putra mu menghianati ku,istri mu juga melakukan hal yang sama, kenapa aku tak boleh melakukannya juga, dari pada aku mencari pria lain di luaran sana, lebih baik aku menghibur ayah mertua terbaik ku ini, apa masih butuh servis yang lain ayah mertua, karena ini baru aku lakukan dengan mu," kata Della yang membuat pak Hartono tersanjung.
malam semakin larut, Rasyid bahkan tak pulang, keduanya pun memilih untuk berpisah agar tak ketahuan.
bahkan dia tak merasa senang meski suaminya bilang miliknya besar dan tanggung, nyatanya tetap saja loyo dalam hitungan detik sudah tak berdaya.
"ah... kenapa ayah mertua ku ini begitu perkasa, seandainya sedikit saja suamiku menuruni bakat ayah mertua di ranjang,bukankah itu sangat bagus," gumam Della yang mandi karena tubuhnya terasa lengket.
bahkan dia tak bisa beristirahat karena harus segera ke warung untuk mempersiapkan semua pesanan.
pukul lima pagi, rombongan warga yang ikut ziarah baru datang, Della sedang menata semua masakan yang akan di bungkus di warung.
"loh dek, kamu tak libur?" tanya Rina yang melihat Della begitu cerah meski ada sedikit lingkaran hitam di bawah matanya.
"libur Mbak, cuma karena ada pesanan jadi kami buat pesanan saja setelah itu pulang," jawab Della.
"baiklah, nanti aku mau ambil lauk di tempat mu boleh kan?"
__ADS_1
"tentu saja boleh mbak, tapi yang di kulkas ya, jangan di freezer,"
"oke deh, selamat berjuang," kata Rina dan Rike.
Della pun berangkat dengan motor miliknya meninggalkan suaminya yang tadi subuh pulang dengan keadaan mabuk.
Bu Hartini masuk dengan mengunakan kunci cadangan yang dia bawa, dia merasa aneh karena suaminya itu tak pernah bangun siang.
"sepertinya ayah kelelahan..." lirihnya yang memilih untuk menata semua oleh-oleh yang di beli.
bahkan dia menyiapkan air yang sudah di doakan agar Della segera hamil.
pak Hartono terbangun karena suara tubuh di luar, dia pun masih terbayang kegiatan panasnya yang begitu hebat.
dia keluar dan melihat istrinya sedang memasak di dapur, dan dia melihat jam dinding dengan santai.
"baru pulang Bu?"
"iya ayah, sepertinya ayah begitu lelah hingga tertidur hingga siang begini, padahal biasanya bangun jam lima untuk joging,"
"iya, badan ku terasa lelah, kamu geli oleh-oleh apa,"
"cuma jajanan saja seperti biasa, dan aku mendapatkan minuman yang sudah di do'akan untuk Della agar segera hamil," kata Bu Hartini.
"amiin ya semoga keinginan mu lekas di ijabah, sudah aku mau berangkat ke pengilingan karna ada muatan, kamu istirahat saja pasti lelah orang bawa bocah lima begitu," kata pak Hartono.
"ya memang sih, ibu mereka sampai tak sanggup menjaga anak-anaknya jadi ibu bantu jaga deh, tapi ayah tak sarapan dulu ini sudah matang kok,"
"santai saja aku akan makan bareng anak-anak di gudang, tolong siapkan di kotak bekal saja," jawab pak Hartono yang tak membuat istrinya itu curiga.
benar-benar pria itu bisa bersikap biasa, dan jika dia menunjukkan reaksi berlebihan bukankah itu akan membuat istrinya curiga.
__ADS_1
jadi dia akan bermain cantik, tentu seperti ang di lakukan oleh istrinya itu, agar mereka sama-sama memiliki rahasia yang menyenangkan.