Aku Juga Bisa, Balas Dendam

Aku Juga Bisa, Balas Dendam
tak berbakti semua


__ADS_3

Rike baru datang bersama dengan Rina, wanita itu tampak begitu Kesu dan pucat.


Riya segera menghampiri kedua adiknya itu, "bagaimana hasil pemeriksaannya," tanya wanita itu khawatir.


berbanding terbalik, Rike malah tampak marah saat melihat sosok ibunya yang datang.


"mau apa kesini, apa belum puas kamu menghancurkan semua!!" teriaknya dengan suara keras


"sudah mbak, jangan marah, ingat kondisi mu," kata Rina.


"apa yang terjadi sebenarnya ada apa, kalian kenapa tak menjawab ku," tanya Riya.


"tak ada masalah, tapi aku benci wanita ini, jika mbak ingin bersamanya,silahkan saja tapi aku tak mau melihatnya sedikit pun," kata Rike yang masuk di ikuti Rina.


Bu Hartini terdiam,dia tak menyangkal jika kedua putrinya begitu membenci dirinya.


"kalian bisa memperlakukan ku seperti ini,kalian lupa kalian lahir dari rahim siapa, dasar para anak tak berbakti," marah Bu Hartini.


"apa, kami tidak berbakti," kata Riya dan Rina bersamaan.

__ADS_1


"jika aku tak berbakti,aku akan membunuh mu dan mencincang mu saat tau suamiku berselingkuh dengan mu, tapi hanya karena kamu ibu ku makanya aku diam!!" marah Rike yang membuat Rina dan Riya sedih.


ya bagaimana pun Rike sudah menghadapi banyak begitu masalah di hidupnya.


"jangan menuntut kami untuk berbakti, kami memaafkan ibu saja itu sudah sangat baik,terlebih mengingat apa yang pernah terjadi di antara kita," kata Rina yang sedih karena dia tak bisa bertemu ayahnya.


di sisi lain,pak Hartono menyiapkan pernikahannya yang sudah mendapatkannya izin dan besok akan di laksanakan dengan sederhana yang terpenting sah secara agama dan negara.


keduanya bahkan akan mengenakan pakaian biasa saja, dan dia yang sekarang akan membesarkan Hardi sambil menunggu Della keluar dari penjara.


"bos, kenapa tidak menghubungi anak-anak anda,bukankah mereka juga berhak tau?" tanya Abdi.


"maaf bos, aku cuma bertanya pada anda," jawab pria itu merasa takut.


"karena aku tak perlu restu mereka, mau setuju atau tidak aku bisa menikahi Della," kata pak Hartono yang membuat Abdi kaget.


tapi itu memang benar, karena tak perlu restu dari anak-anak jika seorang pria dewasa atau lebih tepatnya ayah dari mereka untuk menikah.


di tambah mereka semua juga sudah mandiri,jadi bebas pak Hartono mau menikah atau melakukan apapun.

__ADS_1


keesokan harinya,pak Hartono dan Della menikah di lapas dengan semua persyaratan dan wali sudah di tentukan akan di minta wali hakim saja.


Dwi baru keluar dari ruang isolasi dan kaget melihat ada keramaian di aula.


dia pun penasaran, "maaf Bu penjaga, apa ada acara di aula sana,kedepan banyak tahanan wanita yang berkerumun?"


"ada pernikahan,dan nanti kamu juga tau kok,sudah bersihkan dirimu dulu," perintahnya.


setelah mandi, semua orang di minta berkumpul untuk makan siang, Dwi kaget melihat sosok pria yang dia kenal.


ya itu pak Hartono yang sedang tersenyum bersama beberapa penjaga lapas.


bahkan mereka sudah punya izin khusus dari semua pihak yang terkait, ya karena koneksi yang di miliki.


"ini ada apa?"


"kamu mending makan saja tak usah kepo karena sedang ada acara yang digelar, sudah nikmati saja hidangannya," kata Mak Jo yang menjadi salah satu tim panitia.


dia kaget saat semua orang dapat kue' dan di tas kue itu bertuliskan pernikahan pak Hartono dan Della.

__ADS_1


Dwi tak percaya ternyata setelah menceraikan Bu Hartini,pria itu menikahi mantan menantunya yang membunuh putranya.


__ADS_2