
Di kantor adiguna diruang kerja caka . . .
Kringg . . Kring . . Kring . .
Suara handphone caka berdering memenuhi isi ruangan .
" Dion , tumben sekali ada apa dion menelfon siang siang begini , enggak biasa biasanya " ucap caka .
" ya halo dion , ada apa kamu nelfon mas siang siang begini ?" tanya caka .
" mas ... Mas caka kak ajeng mas , kak ajeng pingsan didalam kamar mandi , ibu gabisa jemput embun, mas caka bisa jemput embun mas , ibu lagi mengurus kak ajeng yg dari tadi belum sadar sadar " jawab dion .
" pingsan , ko bisa ? Mas telfon dave buat jemput embun , kamu sudah coba huhungi dokter ? "
" belum mas , kita semua panik , yang terlintas dipikiran dion sama ibu cuma buat hubungi mas dulu , nanti aja ceritanya ya mas , skrg mas cepetan kepanti ya , kasian ibu " ucap dion .
caka memijit pelipisnya yang terasa berdenyut .
" ok , kamu temenin ibu sama kak ajeng disana. Mas sekalian telfon dokter keluarga buat periksa kakakmu disana , kamu coba tenangin ibu dulu ok "
" baik mas " ucap dion sambil mematikan sambungan telfon dengan caka .
setelah mematikan sambungan telfon dengan dion , caka langsung bergegas menghubungi dokter tirto . Dokter pribadi keluarga besar Adiguna .
" halo dokter tirto , saya caka , dok bisa minta tolong untuk datang ke Panti asuhan Kasih Bunda , istri saya terpeleset dari kamar mandi , saat ini kondisinya masih belum sadarkan diri dok "
" baik pak caka , saya akan segera kesana " ucap dokter tirto kepada caka .
caka langsung berdiri dari kursi kebesarannya berlari keluar menuju lift , saat mengetahui bahwa ajeng pingsan dikamar mandi , tanpa pikir panjang caka langsung keluar dari ruangannya dan menelfon dave sang sekretaris pribadi .
" dave , siapkan mobil , saya mau kepanti , ajeng pingsan , bisakah kamu jemput anak saya disekolah , saya langsung tunggu di panti . cancel juga semua jadwal saya hari ini " sambil mematikan telfon yg berada di genggamannya .
" apa pak , ibu pingsan ? baik pak " jawab dave yg tak kalah terkejutnya saat mengtahui sang majikan pingsan .
Setelah keluar dari dalam lift dan berlari menuju mobil . Dave dengan sigap membukakan pintu mobil untuk caka .
" Tolong kamu jemput anak saya kesekolahnya , karna sekolah embun dan panti berlawanan arah " .
" siap pak , akan saya jemput nona embun , hati hati pak " ucap dave saat caka hendak menutup pintu mobil .
caka langsung membawa mobil dengan kecepatan penuh . Untungnya saja ini bukan jam pulang kerja.
caka mengemudi dengan raut wajah cemas saat mendengar kabar ajeng yang tiba tiba pingsan . Pikirannya mulai tak karuan memikirkan ajeng.
****
Hampir tigapuluh lima menit caka berkendara menuju panti. Sesampainya dipanti caka memarkirkan mobil dengan asal . lalu membuka pintu mobil dan lansung berlari masuk kedalam panti .
" Mas caka , kak ajeng mas " ucap satria .
__ADS_1
caka menarik nafas guna menetralkan nafasnya yang tadi berlari dari depan sampai dalam rumah .
" iya mas tau satria , kakakmu mana , sudah sadar ? " .
" belum mas , ibu nangis didalam menemani kaka " sahut satria .
" mas tinggal , mau lihat kondisi kakakmu dulu , jika ada dokter tirto , suruh segera masuk kedalam saja untuk meriksa kakakmu " .
" iya mas " ucap satria .
Caka berjalan menuju kamar ajeng .
" Assalamualaikum bu " ucap caka sambil mencium tangan sang ibu panti .
" walaikumsalam nak " jawab ibu panti .
" gimana ceritanya bu ajeng bisa pingsan didalam kamar mandi ? " tanya caka sambil memegang tangan ajeng yang dingin .
" tadi ajeng sempat bercerita sama ibu , tapi tiba tiba dia bilang kepalanya pusing , ibu suruh dia untuk istirahat di kamar , saat ibu hendak memanggil ajeng untuk menjemput embun dan sekalian belanja bulanan panti , ajeng engga menyahut sama sekali nak caka " .
Caka megusap wajahnya dengan kasar , sudah pasti ajeng cerita pada ibu kalo caka diam diam sudah menikah lagi .
" bu , maafin caka " ucapa caka penuh penyesalan .
" ibu gatau apa permasalahanmu dengan ajeng caka , tapi ibu mohon , jangan sakiti ajeng . Lepaskan dia jikalau kamu memang sudah tidak mencintainya . Kembalikan dia pada ibu , ibu tak apa apa , ibu tidak marah . Tapi kalau kamu sampai membuat dia menangis dan menyakiti hatinya , ibu engga bisa terima " .
" dengar nak caka . Ajeng adalah anak ibu walaupun bukan darah daging ibu. kamu menyakiti ajeng sama saja kamu menyakiti ibu . ibu engga bisa lihat dia sedih dan tersiksa caka , kebahagiaan dia adalah kebahagiaan ibu , kesakitan diapula kesakitan ibu . Memang kalian menikah adalah akibat perjodohan oleh kakekmu caka , kakek wiratama . Jika selama ini kamu hanya menyakitinya . Ceraikan ajeng caka " ucap ibu panti dengan tegas .
" enggak bu , sampai kapanpun caka engga akan menceraikan ajeng , caka mencintai ajeng bu . Beri caka kesempatan buat jelasin semuanya , buat beresin semuanya bu . caka engga bisa pisah sama ajeng maupun embun bu " ucap caka sambil memegang tangan bu hartati .
Hartati mengusap air mata yang turun dipipinya. saat melihat ajeng bersimpuh tadi menceritakan semuanya , terasa amat menyakitkan untuknya . Hartati kira , laki laki yang berada di depannya ini tak akan pernah menyakiti ajeng anak kecil yang dia temukan begitu saja di halte bus .
Saat mendengar tangisan ajeng yang pilu tadi , hati hartati bagai teriris sembilu . Bagaimana tidak laki laki yang saat ini menjadi suaminya telah berjanji padanya dulu. Untuk tidak akan menyakiti ajeng walaupun pernikahan mereka tak berlandaskan cinta. Walaupun pernikahan mereka berdasarkan perjodohan oleh kakek wiratama adiguna .
****
Tanpa mereka berdua sadari , ajeng dari tadi sudah sadar , tetapi berpura pura untuk tetap pingsan . Dan mendengar ucapan caka yang tidak akan pernah menceraikannya , Egois. Satu kata yg ajeng ucap dalam hati .
" permisi mas caka , ibu , di depan sudah ada dokter tirto " ucap satria saat membuka pintu kamar ajeng .
" suruh masuk kesini aja satria , " .
" baik mas ".
Ajeng yang mendengar kedatangan dokter keluarga milik adiguna , segera membuka mata perlahan lahan .
ajeng membuka mata pelan pelan , mengerjapnya secara perlahan lahan .
" alhamdulillah nduk , kamu sudah sadar nak " tanya ibu panti .
__ADS_1
" ibuuuu . mas caka , kepala ajeng pusing bu , sepertinya kaki ajeng sedikit terkilir , sakit sekali " ucapku yang merasakan sakit di pergelangan kaki kananku .
" sayang , udah sadar ? kamu kepeleset ? Nanti kita periksa sama dokter tirto ya , kalo memang parah , habis ini kita kerumah sakit " jawab caka .
" engga usah , engga apa apa mas , dipijit sama ibu juga pasti mendingan " tolakku kepada mas caka .
" selamat siang , permisi pak caka bu ajeng , ibu hartati " ucap dokter tirto kepada semuanya .
" Siang dok , maaf sekali tiba tiba saya telfon dokter. Istri saya baru saja sadar dok , bisa di periksa dok takut ada apa apa , tadi soalnya istri saya mengeluh sakit kepala , dan kakinya sedikit terkilir rasanya " ucap caka penuh dengan nada khawatir .
" baik pak akan saya periksa dulu ibu ajengnya " sahut dokter tirto .
dokter tirto segera mengeluarkan alat alat kedokterannya yang selalu dia bawa di dalam tasnya .
" kita tensi sebentar ya bu . Wah tensinya rendah sekali ibu ini , diusahakan jangan banyak pikiran ya bu , nanti saya kasih resep untuk penambah darah ya bu "
" kita cek sebentar ya bu untuk kakinya " dokter tirto segera melihat kaki ajeng yg terkilir , ada memar yg terlihat oleh dokter tirto .
" auw sakit dok " ucap ajeng saat kakinga di pegang oleh dokter .
" ini agak sedikit memar bu ajeng , diusahakan jangan terlalu banyak bergerak ya bu takutnya nanti akan tambah bengkak , nanti saya kasih pereda nyeri apabila memang masih nyeri , tetapi kalo pak caka masih khawatir , bapak bisa kerumah sakit untuk memeriksa kondisi kaki ibu , takut ada tulang yg bergeser " sahut dokter tirto kepada semuanya.
" terimakasih banyak dok " ucap semuanya pada dokter tirto .
" sama sama " jawab pak tirto .
" aku anter pak tirto kedepan dulu ya sayang " jawab caka sambil mengelus kepala ajeng .
" mari pak saya antar kedepan " .
" terimakasih pak caka , tolong di perhatikan kedepannya untuk kaki ibu ya pak , agar tak beraktifitas berlebihan " ucapnya sambil berjalan kedepan sambil menuju mobil .
" iya pak sekali lagi saya ucapkan terimakasih , hati hati dijalan pak " .
" sudah kewajiban saya untuk melayani Keluarga Adiguna Pak Caka , jadi jangan sungkan , saya permisi " ucapnya sambil masuk kedalam mobil.
Caka yang melihat kepergian dokter tirto , segera menelfon dave untuk menanyakan keberadaan embun dimana .
" Dimana Dave ? Sudah kamu jemput anak saya ".
" sudah Pak Nona Embun , minta mampir sebentar ke toko bunga saat saya beritahukan bahwa Ibu tadi pingsan . Nona bilang sama saya bahwa ingin membeli bunga untuk Ibu Pak " .
" ok , take care Dave , jangan ngebut ngebut " .
" baik Pak " sahut dave .
Caka segera mematikan panggilan dengan Dave , kemudian memijit pelipisnya yg terasa sakit memikirkan ucapan sang Ibu Panti .
Bercerai dengan Ajeng , tidak akan pernag dia lakukan seumur hidupnya .
__ADS_1
Caka menghebuskan nafasnya pelan pelan , sambil menatap langit caka berucap " harus bagaimana aku ini ya tuhan " . . .