Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)

Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)
Kembali Kecewa...


__ADS_3

Entah kenapa tiba tiba saja perasaan Ayumi menjadi tidak tenang setelah kepergian Rafael, dan demi membuat hatinya sedikit lebih tenang Ayumi pun mengirim pesan pada suaminya.


" mas dimana ? mas.. entah kenapa perasaan Ayumi menjadi gelisah, jujur Ayumi masih belum percaya melepas mas jauh dari Ayumi. Tapi Ayumi yakin mas tidak akan mengkhianati Ayumi dan juga anak yang sedang Ayumi kandung "


" Ayumi yakin Tuhan akan melindungi dimana pun mas berada dan juga akan menjaga mas dan juga hati mas hanya untuk Ayumi "


Ayumi pun mengirim dua pesan suara untuk suaminya tapi hingga satu jam pesan yang Ayumi kirim belum di baca oleh Rafael.


' ya tuhan .. apa mungkin mas Rafael kembali berhubungan dengan wanita itu, apa lagi mas Rafael selalu menghindar jika Ayumi membahas masalah nafkah batin ' ucap Ayumi pada dirinya sendiri.


Demi menenangkan hatinya Ayumi pun memilih pergi ke toko yang sudah lebih dari seminggu tidak iya datang dan hanya iya titip pada Ica orang kepercayaan ayumi.


Dalam perjalanan Ayumi ke toko kue nya tiba tiba saja iya melihat mobil Rafael yang juga searah dengannya.


" mas Rafael.. " ucap Ayumi sambil melihat jam tangannya yang kini sudah menunjukan pukul sepuluh pagi sambil terus mengikuti kemana mobil Rafael pergi hanya untuk mengobati rasa penasaran nya.


" katanya mau ke luar kota, tapi kenapa Jam segini masih di.. " Ayumi menghentikan ucapannya saat melihat mobil Rafael yang berhenti tepat di depan seorang wanita yang sangat iya kenal.


" oh.. ini yang kamu maksud keluar kota " ucap Ayumi tak terasa air matanya kini sudah mengalir di pipinya.


" kemana mas Rafael yang dulu setia dan memegang teguh komitmen " ucap Ayumi berusaha tenang agar kandungan nya baik baik saja.


" ngga papa ya sayang.. kita akan saling menguatkan meskipun tanpa ada ayah di samping kita ya.. " ucap Ayumi sambil mengelus perutnya yang masih rata.


Ayumi pun mendahului Rafael yang entah sedang apa di pinggir jalan sana karena wanita itu sudah masuk dari tadi ke mobil Rafael.


Ayumi pun meneruskan niatnya ke toko kue miliknya karena di saat seperti itu hanya membuat kue bisa mengembalikan mood nya yang seketika memburuk gara gara Rafael.


" siang ca.. " sapa Ayumi saat membuka toko kue miliknya yang terlihat semakin ramai.


" siang kak.. kok kesini bukanya istirahat di rumah " ucap Ica yang tidak Tegal melihat wajah Ayumi yang masih pucat.


" lagi pengen bikin kue " ucap Ayumi sambil menuju pantry dan Ica tau jika atu bicara seperti itu berarti ada sesuatu yang kembali terjadi padanya

__ADS_1


" mba.. " ucap seorang pelanggan memanggil Ica untuk menghampiri dirinya.


" iya pak ada yang bisa saya bantu " ucap Ica saat sudah menghampiri orang tersebut.


" saya mau pesan kue yang di buat khusus ole owner toko ini " ucap laki laki itu, Ica pun langsung melihat ke arah laki laki yang ada di hadapannya tapi Ica tidak ingin berfikir macam macam tentang laki laki itu.


" saya teman Ayumi dan saya tau jika dirinya sedang tidak baik baik saja " ucap orang tersebut yang sepertinya tau apa yang di pikirkan Ica padanya.


" oh.. baik pak di tunggu nanti kalo sudah siap saya kabari lagi " ucap Ica pergi meninggalkan orang tersebut untuk menyapa dan melayani pelanggan lainnya.


" aku pasti akan membalas apa yang sudah Rafael lalukan padamu " ucap orang tersebut yang masih melihat ke arah pintu pantry


Sedangkan rafael setelah mengambil dan menyiapkan berkas yang akan iya bawa ke luar kota, kini Rafael sedang menuju tempat dimana dirinya menjanjikan akan menjemput Bianca di perempatan jalan menuju rumah Bianca.


" siang mas " sapa Bianca saat membuka dan memasuki mobil Rafael.


" siang bi.. " ucap Rafael yang langsung melihat ke arah Bianca yang terlihat semakin sek si dan berani.


" kamu sengaja memakai pakaian ini " ucap Rafael sambil memegang paha mulus Bianca.


" karena bi tidak menerima ucapan talak dari Mas waktu itu " ucap Bianca lagi


" bi.. kamu mau kan temani mas ke luar kota " tanya Rafael sambil melajukan mobilnya ke arah kota D.


" iya .. kemana pun mas membawa bi.. bi siap dan akan selalu siap " ucap bianca sambil ikut membelai paha Rafael.


" nanti kamu pesan kamar hotel aja dulu mas mau meeting " ucap Rafael yang tetap mengutamakan pekerjaan.


" ok bos.. " ucap Bianca sambil membuka kancing kemeja bagian atasnya karena iya sengaja ingin menggoda Rafael agar Rafael kembali lua pada istrinya.


" bi.. mas lagi nyetir bahaya kalo kamu melakukan hal itu disini " ucap rafael sambil memfokuskan pikiran nya pada mobil yang sedang iya bawa dan juga.


" bi..hanya tidak mau mas tinggalkan, jadi bi akan melakukan apapun untuk membuat mas tergila gila pada bi " ucap bi sambil menyandarkan kepalanya di pundak Rafael yang sedang membawa mobilnya.

__ADS_1


Hanya butuh waktu satu jam setengah untuk bisa sampai di kota D dan sesuai dengan ucapannya tadi jika Bianca iya turunkan di sebuah hotel sedangkan dirinya menuju kantor cabang nya yang tak jauh dari hotel dimana Bianca turun.


" mas meeting dulu ya " ucap Rafael saat Bianca sudah turun dari mobilnya.


" iya mas.. mas yang semangat ya kerjanya.


Setelah memastikan Bianca memasuki lobi hotel, Rafael mengingat jika ada pesan suara dari Ayumi yang belum iya dengar.


Rafael pun mendengarkan dengan sangat serius dan tiba tiba saja Rafael merasa bersalah karena kembali mengkhianati Ayumi .


' semoga kamu ngerti ay.. jika mas membutuhkan penyaluran sedangkan kamu sedang rentan untuk melakukan hal itu " ucap Rafael mencari pembenaran diri.


Rafael pun melajukan mobil nya ke arah kantor cabangnya dimana dirinya harus membereskan masalah yang tiba tiba saja terjadi.


Rafael memang pekerja yang sangat ulet dan juga penuh dengan tanggung jawab bahkan Rafael yang dulu begitu sangat setia pada Ayumi meski pun mereka belum d karunia seorang anak tapi tak pernah Rafael sampai melakukan hal itu .


" El.." sapa seseorang yang sangat Rafael kenal suaranya"


" ya pah.." ucap Rafael yang tiba tiba saja merasa tertangkap basah oleh papa mertuanya.


Papa Satya yang melihat wajah kurang tenang Rafael pun semakin curiga dengan apa yang sedang di kerjakan Rafael di kota D.


" El .. kamu ada urusan apa di sini ?" tanya papa Satya pada menantunya yang pernah membuatnya kecewa dan sakit hati.


" El baru saja selesai meeting pah..' ucap Rafael berusaha setenang mungkin agar papa mertuanya tidak semakin curiga pada nya.


" dimana Ayumi El "


✍️✍️✍️ kira kira Rafael jadi ngga ya inde hoy sama Bianca 🤭🤔🤔


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi UP nya.


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha 😘😘 lebih semangat lagi.

__ADS_1


love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2