Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)

Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)
Kembali Drop...


__ADS_3

Rafael langsung menuju toko Ayumi setelah mendengar semua yang di ucapkan Bianca, bahkan Rafael benar benar terhasut oleh semua yang di ucapkan Bianca saat melihat mobil Bianca masih berada di depan toko Ayumi yang kini sudah sedikit terbuka.


Rafael bergegas naik kelantai dua berharap bisa memergoki Ayumi seperti yang iya pikirkan mulai dari rumah Bianca sampai ke toko Ayumi.


Dan benar saja Rafael melihat jika Narendra sedang menggendong Ayumi bahkan saat dirinya meminta Narendra untuk menurunkan Ayumi Narendra tetap menggendong Ayumi.


" AKU BILANG LEPAS " ucap Rafael yang kini sudah berada di hadapan Narendra, Ayumi yang masih memiliki kesadaran meski hanya sedikit pun melihat ke arah suaminya yang sedang di Liputo amarah pun meminta turun pada Narendra.


" kak tolong turunkan Ayumi " ucap Ayumi sambil melihat ke arah Narendra yang sedang menatap tajam pada Rafael.


" tapi mi " melihat Ayumi yang mengangguk sambil memejamkan matanya pun membuat Narendra menuruti apa yang di pinta ayumi.


" ca " ucap Ayumi yang terdengar sangat lemah.


" tolong bantu kakak " ucap Ayumi meminta Ica yang memapahnya.


" yang.. mas bisa bawa kamu " ucap Rafael sambil mendekat ke arah Ayumi.


Ayumi langsung mengangkat tangannya memberi batasan pada Rafael yang ingin menyentuh nya, Ayumi menatap sekilas ke arah Rafael tapi ada sesuatu yang membuat Ayumi kembali kecewa dan terluka dimana ada tanda cinta yang sengaja di tinggalkan Bianca tepat di bawah jakun Rafael.


" ca.. " Ayumi mengulurkan tangannya pada Ica tapi langsung di raih oleh Rafael yang tidak mengindahkan apa yang di isyarat kan Ayumi.


" Lepas " ucap Ayumi memaksakan diri menghindari sentuhan Rafael.


" kamu kenapa sih yang.. mas nyentuh kamu kamu ngga mau, tapi saat dia yang nyentuh kamu kamu malah diam saja " ucap Rafael yang tidak terima di perlakukan seperti itu oleh Ayumi.


Tapi belum juga Ayumi menjawab tubuhnya sudah tidak bisa di kompromi lagi hingga akhirnya tidak sadarkan diri tepat di samping Ica yang tentu saja tidak siap sehingga dengan reflek Narenda bergerak menangkap tubuh Ayumi.


" tolong tahan dulu amarah anda, saat ini Ayumi sedang tidak baik baik saja " ucap Narendra yang kembali menggendong Ayumi ala bridal style tepat di hadapan Rafael lalu melewati nya begitu saja di ikuti Ica di belakangnya.


" arrrrghh " Rafael yang merasa telah kalah dari Narendra pun hanya bisa berteriak meluapkan amarah yang iya rasakan. Dan tak lama Rafael mengikuti Narendra yang sedang membawa Ayumi ke rumah sakit.


" ca.. sebenarnya Ayumi kenapa ?" tanya Narendra yang kini sedang mengemudikan mobilnya menuju rumah sakit terdekat dari tokonya.

__ADS_1


" Ica ngga tau pa, yang Ica tau kakak sudah terduduk lemas di lantai kamar mandi ruang kerjanya.


Narendra menatap ke arah wajah Ayumi yang terlihat pucat pasi, tapi tiba-tiba Narendra mengingat jika ibunya selalu menyediakan kotak p3k di dalam dashboard mobil.


" ca di dalam sini ada kayu putih coba kamu oleskan pada Ayumi agar Ayumi tersadar " ucap Narendra yang sedang mengemudikan mobilnya tapi masih sempat memberikan kotak p3k pada Ica.


Ica melakukan apa yang iya bisa untuk menyadarkan Ayumi karena jalanan yang lumayan padat, hampir empat puluh menit Narendra mengemudikan mobilnya kini mereka sudah sampai di depan UGD rumah sakit.


Narendra pun bergegas turun dan langsung memanggil security agar membantunya membawa brankar untuk Ayumi, dan tak lama Rafael juga sudah sampai di samping mobil Narendra tapi hanya bisa melihat Ayumi yang lagi lagi di sentuh oleh Narendra meski dalam keadaan darurat.


Rafael Narendra dan Ica hanya bisa melihat dari jauh saat Ayumi di bawa ke ruang pemeriksaan agar bisa tau apa yang sebenarnya terjadi pada Ayumi. dan tak lama dokter pun keluar dari ruang perawatan Ayumi.


" keluarga pasien Ayumi " ucap dokter yang menangani Ayumi tadi.


" saya suaminya dok " ucap Rafael yang maju lebih dulu dari Narenda.


" kandungan nyonya ayumi sangat lemah dan saya sarankan agar jangan membuat nyonya Ayumi stres atau banyak pikiran yang akan berakibat pada kehamilan nya atau yang lebih parah nyawa nyonya Ayumi bisa dalam bahaya" ucap dokter menjelaskan kondisi Ayumi.


" maaf nyonya Ayumi meminta saya untuk melarang semuanya masuk kecuali nona Ica " ucap dokter yang hanya menyampaikan apa yang di minta Ayumi setelah tadi saat dari pingsannya.


Narendra dan Rafael pun hanya mampu saling tatap saat Ayumi tidak ingin menemui keduanya.


" pak Ica masuk dulu ya " ucap Ica pad Narendra.


" ca tolong kamu jaga Ayumi dengan baik ya " ucap Narendra yang sangat mengkhawatirkan ayumi.


Ica hanya mengangguk dan melangkah masuk ke dalam ruangan dimana Ayumi sedang tergolek lemah di atas tempat tidur dengan infus di tangan kirinya.


" kak gimana keadaan kakak sekarang ?" tanya Ica yang melihat Ayumi seperti sedang memikirkan sesuatu.


" ya.. tadi kamu bilang apa ca ?" tanya Ayumi yang baru menyadari kehadiran Ica di sampingnya.


" gimana keadaan Kaka sekarang" tanya Ica lagi sambil menatap Ayumi, sedangkan Ayumi hanya bisa mengangguk tapi tak lama Ayumi mengingat kedua orang tua nya yang sudah tiga hari ini iya abaikan.

__ADS_1


" ca kamu bawa handphone kakak ngga ? " tanya Ayumi yang sepertinya tidak ingin mengetahui tentang Rafael dan Narendra yang masih sangat mengkhawatirkan nya.


Ica hanya menggeleng karena iya hanya memikirkan Ayumi agar segera di tangani, Ayumi pun hanya bisa menghela nafas nya karena ingin meminta sesuatu pada orang tua nya.


" ca boleh pinjam handphone kamu ? " tanya Ayumi tapi Ica pun kembali menggeleng karena handphone nya pun sama tertinggal di toko.


" ya... "ucap Ayumi kecewa.


" kak kalo mau pinjam handphone pak Narendra aja gimana atau pak Rafael mungkin " tanya Ica yang sama bingungnya dengan Ayumi.


" ngga usah, kakak ngga mau berhubungan dengan keduanya " ucap Ayumi yang malah memunggungi Ica.


" ca tolong panggilkan suster, minta padanya untuk menghubungi mama atau papa " ucap Ayumi tanpa melihat ke arah Ica.


Ica pun memilih keluar untuk menjalankan apa yang di minta Ayumi yaitu meminta suster untuk menghubungi orang tuanya.


" ca gimana keadaan ayumi ?" tanya Rafael yang sebenarnya sangat ingin menemui Ayumi.


" Kaka ngga ingin bertemu dengan kalian berdua " ucap Ica yang sebenarnya tidak enak hati menyampaikan itu semua.


" baik lah saya pulang ca, kalo ada apa apa kamu kabarin saya lagi ya " ucap Narendra yang mengerti jika Ayumi hanya ingin di beri ruang untuk menenangkan diri.


Tapi tanpa di duga Rafael malah merangsek masuk menemui Ayumi saat bareng berbicara dengan Ica.


" yang...


✍️✍️✍️ kira kira apa yang akan Rafael bicarakan lagi dengan Ayumi 🤔🤔


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.


jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi.


love you moreeeee 😍😍🌹

__ADS_1


__ADS_2