Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)

Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)
Suami Siaga vs Kakak Kelas Siaga


__ADS_3

Bianca yang sedang mengompres wajah rafael pun memiliki ide untuk membuat rumah tangga Ayumi dan Rafael benar benar berhasil dan keyakinannya nya semakin bertambah setelah mendengar jika ad laki laki yang melindungi Ayumi.


" memang Narendra itu siapa mas ?" tanya Bianca dengan wajah yang pura pura iba.


" rekan bisnis mas, tapi yang mas ngga ngerti kenapa Ayumi tidak pernah cerita kalo dia kenal dengan Narendra !!" ucap Rafael yang baru menyadari jika Pakaian Bianca benar benar menguji dirinya.


" mas kirab kamu sudah ganti baju !!" tanya Rafael karena untuk bisa sampai ke rumah Bianca menghabiskan waktu dua jam.


" Bianca sengaja nungguin mas, karena Bianca yakin mas pasti datang dan ngga akan mengecewakan Bianca " ucap Bianca yang kini sudah duduk di Pakuan Rafael bahkan Bianca sengaja duduk berhadapan dengan Rafael.


" tapi kayaknya malam ini libur ya " ucap Bianca sambil membelai wajah lebam Rafael bahkan sudut bibir Rafael pun sedikit pecah.


" kata siapa, mas masih sanggup membuat kamu menjerit di bawah kung kungan mas " ucap Rafael yang langsung melu mat bi bir Bianca yang memang sengaja bianca hiasi dengan gincu merah andalan Bianca.


Dengan senang hati Bianca melayani Rafael yang bahkan sampai saat ini belum lagi mengikrarkan ijab kabul setelah jatuh nya talak untuk Bianca saat di rumah sakit waktu itu.


" bi Revan kemana " ucap Rafael di sela sela henta kan yang iya lakukan di atas tu buh Bianca.


" belum bi jemput, lagian Revan betah juga di rumah neneknya " ucap Bianca meski suaranya terputus putus karena henta kan Rafael yang semakin kencang.


Andai Rafael dalam keadaan sadar dan jug ingat dengan ucapan Adrian harusnya Rafael curiga siapa orang yang di maksud nenek oleh Bianca.


Tapi karena pengaruh goa Bianca yang memabukkan membuat Rafael hilang akal hingga tidak bisa melihat kebenaran yang terlihat jelas tapi tersamarkan oleh nafsu.


Rafael dan bianca pun mencoba banyak gaya yang mereka inginkan hingga tempat pun tidak jadi masalah dimana mereka melakukan itu di rumah tamu rumah Bianca.


" kamu sangat luar biasa bi, mas jadi heran apa yang kamu lakukan sampai sampai mas selalu ketahuan dengan apa yang kamu lakukan " ucap Rafael yang baru saja selesai penyatuannya antara keduanya.


' hanya itu yang bi bisa lakukan agar mas bisa cepat berpaling dari Ayumi ' ucap Bianca dalam hati.


Keduanya pun tertidur pulas di dalam kamar karena tidak mungkin mereka tidur di ruang tamu.


Beruntung hari ini hari Minggu sehingga Rafael lebih santai bangun tidurnya karena tubuhnya benar benar lemas di buatnya oleh Bianca.


" mas bangun " ucap Bianca yang sengaja menempatkan Choco chips nya di bi bir Rafael hingga langsung di lahap oleh Rafael yang langsung membalik keadaan.

__ADS_1


" mas bi penasaran apa maksud Narendra itu mendekati Ayumi " ucap Bianca yang sedang melempar umpan pada Rafael yang kini sedang menyu su padanya.


Rafael pun menghentikan aksinya sambil beranjak dari tu buh Bianca dan mendudukkan diri di samping Bianca.


" maksud kamu apa ?" ucap Rafael yang mulai masuk dalam hasutan Bianca.


" mas bi sama Ayumi itu sama sama perempuan jadi bi yakin jika Narendra melakukan itu karena Ayumi yang memberi celah agar mereka bisa bersama " ucap Bianca.


Rafael yang mendengar itu menatap tajam wajah Bianca yang terlihat tenang.


" sama seperti kita yang akhirnya bisa bersama karena mas mau membuka hati untuk bi " ucap Bianca lagi.


" tapi posisinya terbalik dimana Ayumi yang memberi cela agar Narenda masuk dalam hidup nya "


Melihat wajah Rafael yang memerah ditambah tangan Rafael yang mengepal bahkan urat di tangannya saja terlihat jelas membuat Bianca tersenyum meski samar.


" dan mungkin saja anak yang sedang di kandung ayumi juga bukan anak mas, jadi Ayumi bahkan dengan mudah membiarkan mas pergi " ucap Bianca yang semakin menebar racun di hati Rafael.


" JANGAN ASAL BICARA KAMU " ucap Rafael yang tidak akan percaya jika Ayumi sanggup melakukan hal itu.


" sekarang coba mas pikir, jika memang anak yang di kandung ayumi itu anak mas dia tidak akan mudah melepaskan mas !!" ucap Bianca semakin berani.


" Ayumi mengusir mas dari rumah " ucap rafael degan suara yang terdengar lesu di tambah pikiran Rafael yang mulai menerima apa yang di sampaikan Bianca tentang Ayumi.


Bianca tersenyum mendengar Ayumi mengusir Rafael dari rumah mereka dan beranggapan jika dirinyalah yang menjadi pemenang atas diri Rafael.


Sedangkan Ayumi sendiri kini sedang mengalami morning sickness hingga membuat dirinya terasa lemah tak bertenaga.


" ka.. ya tuhan " Ica mencoba membantu Ayumi untuk bangun dari duduknya di atas lantai kamar mandi menuju sofa yang ada di ruangan itu dan membantunya merebahkan tubuhnya.


Ica yang sangat mengkhawatirkan Ayumi pun hanya bisa membantunya membuatkan teh manis hangat agar kondisi Ayumi semakin membaik.


" kak Ica antar ke rumah sakit ya, wajah Kaka sangat pucat " Ica semakin khawatir karena kondisi Ayumi masih belum membaik tapi Ayumi tidak merespon karena tubuhnya yang sangat lemah tidak bertenaga.


Ica yang hanya mengetahui nomor Narendra pun mencoba menghubungi Narendra berharap Narendra bisa membantunya membawa Ayumi ke rumah sakit.

__ADS_1


Tut Tut Tut...


Hanya butuh tiga kali panggilan, sambungan telepon itu sudah di angkat oleh Narendra.


" halo ca, ada apa ?" tanya Narendra yang mulai khawatir karena tidak mungkin Ica menghubungi nya jika tidak ada hal yang penting tentang Ayumi.


" pak bisa ke toko ngga ?" tanya Ica sambil melihat ke arah Ayumi yang masih memejamkan matanya.


" katakan ada apa ?" tanya Narendra tidak sabar apa lagi suara ica yang terdengar mengkhawatirkan sesuatu.


" kak Ayumi.. tolong bawa kak Ayumi ke rumah sakit " ucap Ica yang kini di iringi isakan.


Tanpa menjawab Narendra menutup panggilan dari Ica dan langsung mengambil kunci mobil yang baru saja di letakan di atas meja kamarnya.


Sebenarnya Narendra baru saja pulang dari depan toko Ayumi saat melihat Ica sampai di toko Ayumi, beruntung rumah Narendra dekat dengan toko Ayumi jadi hanya butuh waktu dua puluh menit dirinya sampai lagi di toko Ayumi.


" ca.. Ica.. " Narendra memanggil Ica karena lantai dasar toko Ayumi hanya nyala beberapa lampu saja.


" di atas kak " ucap Ica dari ujung atas tangga toko.


Dengan tergesa gesa Narendra menaiki tangga toko Ayumi menuju ruang kerja Ayumi.


" mi.. Ayumi.. Hay bangun.. " ucap Narendra sambil menepuk nepuk pipi Ayumi yang terlihat pucat.


" pak bawa langsung aja ke rumah sakit, Ica takut terjadi sesuatu dengan Kaka Ayumi " ucap Ica yang hany berdiri di samping Narendra.


Narendra pun menggendong Ayumi ala bridal style dan berbalik untuk keluar dari ruang kerja Ayumi, tapi siapa sangka jika di depan pintu ada Rafael yang terlihat sangat murka melihat istrinya yang di gendong laki laki lain.


" LEPASKAN AYUMI !!" ucap Rafael sambil melangkah mendekati Narendra.


" LEPASKAN AYUMI SAYA BILANG !!!!


✍️✍️✍️ sukurin Lo Rafael😤😤 saat Ayumi membutuhkan suami siaga yang ada malah mantan kakak kelas yang siaga🤭🤭 kebakaran jenggot kan 😜😜


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.

__ADS_1


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi.


love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2