
Rafael pikir apa yang di lakukannya di kantor itu tidak akan ada yang mengetahui terlebih Ayumi dan keluarga nya, tapi kini semuanya sudah terbongkar.
Di saat dirinya gagal mendekati maira kini iya berbalik mencoba mendapatkan Ayumi lagi terlebih kini anak nya sudah lahir ke dunia ini dan ternyata tuhan sangat baik hati, dimana iya mendapatkan dua sekaligus.
" selamat ya sayang " ucap Rafael saat Ayumi sudah di pindahkan di ruang perawatan sedangkan anak kembarnya masih berada diruang khusus bayi.
" maaf mas .. jangan memanggil Ayumi seperti itu lagi " ucap Ayumi yang mulai tidak nyaman dengan panggilan dari Rafael.
" tapi yang.. mas ingin memulai semuanya dari awal lagi, apa lagi anak anak kita juga membutuhkan ayahnya " ucap Rafael yang kini sudah duduk di samping Ayumi.
" pah.. " Ayumi meminta bantuan papanya untuk bisa mengatas Rafael yang sepertinya tidak tau malu dengan apa yang di lakukan nya.
" El.. jangan membahas hal itu di sini " ucap papa Satya yang juga semakin kurang respek dengan yang di lakukan Rafael.
" tapi yah jika tidak di bahas sekarang mau kapan lagi " ucap Rafael yang tidak ingin kehilangan kesempatan untuk bisa kembali dengan Rafael.
" maaf pak Rafael sebaiknya anda mengikuti saran om Satya, apa lagi umi baru saja selesai operasi " Rafael yang di tegur seperti itu terlebih oleh orang yang mungkin jadi rifal nya untuk mendapatkan Ayumi pun tidak menerima nya.
" maksud anda apa ?" tanya Rafael yang semakin merasa terancam dengan posisi Narendra yang sepertinya sudah memenangkan hati orang tua Ayumi dan tidak menutup kemungkinan jika Ayumi pun kini menyukainya.
" maksud saya baik, saya memikirkan kondisi Ayumi yang masih membutuhkan istirahat yang sangat cukup untuk pemulihan dirinya " ucap Narendra yang masih berusaha bersikap tenang dihadapan Ayumi.
" mas.. Ayumi mohon sebaiknya mas pulang kita bicarakan lagi setelah Ayumi selesai nifas, dan Ayumi harap mas tidak menemui Ayumi selama itu " ucap ayumi yang mulai lelah dengan apa yang di lakukan Rafael.
" kamu mengusir mas ?? dan kamu lebih memilih dia dari pada mas, ayah kandung dari anak anak kita " ucap Rafael yang berbalik memarahi Ayumi.
" mas, mba tolong ajak Rafael pulang, Ayumi benar benar butuh istirahat yang cukup agar bisa segera pulih " ayah dan ibu Rafael pun langsung menarik Rafael untuk pulang agar keadaan tidak bertambah buruk.
" mi.. jika memang kamu tidak ingin kembali dengan mas mas akan ambil hak asuh atas anak anak kita " ancam Rafael sebelum keluar dari ruangan Ayumi.
__ADS_1
" mah, pah .." Ayumi semakin stress dengan sikap rafael yang mau seenaknya sendiri.
" kamu harus tenang Ayumi, pengadilan manapun tidak akan memenangkan gugatan yang mungkin akan di layangkan Rafael terlebih untuk hak asuh anak di bawah satu tahun " Narendra berusaha membuat Ayumi tenang.
" aku janji akan membantu kamu jika sampai Rafael mengusik kamu dan anak anak kamu " janji Narendra pada Ayumi dan keluarga nya.
" saya pamit dulu om, Tante, Ayumi " Ica Narendra karena ada yang harus iya urus demi untuk melindungi Ayumi dan anak anaknya dari Rafael.
" baik lah, terima kasih atas bantuannya untuk Ayumi dan anak anaknya " ucap papa Satya,
Papa Satya pun mengantarkan Narendra sampai di lobi rumah sakit karena memang ada yang ingin di tanyakan olehnya.
" Rendra bisa kita bicara sebentar ?" ucap papa Satya pada teman anaknya itu setelah mereka berdua duduk di kursi yang memang tersedia di lobi rumah sakit.
" iya om ada apa ?" tanya Narendra sambil menatap ayah dari wanita yang iya cintai, dan mungkin usahanya untuk bisa mendapatkan Ayumi juga akan menemui banyak ujian dan cobaan.
" apa kamu mencintai anak saya Ayumi ?" tanya papa Satya langsung.
" lalu apa yang akan kamu lakukan, dengan sikap yang di lakukan Rafael yang ingin kembali dengan Ayumi "
Narendra hanya tersenyum sambil melihat ke arah om Satya yang iya tau begitu sangat menyayangi Ayumi.
" saya memang sangat mencintai Ayumi dan akan melakukan apapun untuk membuat Ayumi bahagia " ucap Narendra yakin dan papa Satya pun bisa melihat ketulusan dan keseriusan Narendra saat mengatakan itu semua.
" tapi semuanya saya serahkan pada Ayumi, dan akan membiarkan Ayumi yang memilih antara saya dan Rafael " ucap Narendra masih dengan penuh keyakinan.
" karena yang saya yakini sekuat apapun kita berusaha jika memang Ayumi bukan jodoh saya maka akan selalu ada cara untuk kami terpisah "
" begitu pun sebaliknya meski akan ada banyak ujian dan cobaan jika memang takdir saya dan Ayumi bisa bersama maka sekuat apapun orang berusaha memisahkan kami akan selalu menemukan jalan untuk bersama"
__ADS_1
Papa Satya tersenyum bangga mendengar apa yang di sampaikan Narendra yang pikirannya jauh lebih dewasa dari Rafael yang hanya mementingkan naf su.
" baik lah, jika memang kmu benar benar serius saya ingin kamu melamar Ayumi satu Minggu dari sekarang dan saya yang akan memberitahu pada Ayumi tentang niat kamu, apa kamu bersedia ?" tanya papa Satya seolah menantang Narendra.
" baik om, saya dan kedua orang tua saya akan datang seminggu lagi ke rumah om dan Tante Untuk melamar Ayumi " ucap Narendra dengan sorot mata berbinar penuh kebahagiaan.
" baik lah, saya harap kamu tidak akan mengecewakan saya terlebih Ayumi " ucap papa satya sambil menepuk pundak Narendra karena kini Narendra sudah bersiap pergi.
" iya om, meski pun saya tidak bisa berjanji tapi saya akan berusaha untuk bisa menepati apa yang saya ucapkan pada om "
Setelah mengucap itu Narendra pun pamit pulang karena harus menyiapkan semuanya meski waktunya masih satu Minggu.
" jadi ini alasan papa meminta saya untuk tidak membahas semuanya tadi ?" tanya Rafael yang tidak ikut pulang bersama orang tua nya bahkan Rafael mendengar semua obrolan yang di bicarakan papa satya dan juga Narendra.
" bagus kalo kamu sudah mendengar semuanya jadi Papa tidak capek capek menjelaskan semuanya pada mu " ucap papa Satya santai menghadapi Rafael.
" baik lah jika memang saya tidak bisa mendapatkan ayumi maka saya akan mengambil anak anak saya semua " ucap Rafael mencoba menekan papa Satya.
" kamu mengancam saya ?" tanya papa Satya sambil menatap tajam pada Rafael yang telah dengan berani membangunkan macan tidur.
" saya terpaksa melakukan itu semua jika saya tidak bisa mendapatkan Ayumi " ucap Rafael yang tidak tau seberbahaya apa jika sudah mengusik papa Satya.
" lakukan jika memang kamu berani dan saya harap kamu tidak akan pernah menyesali apa yang sudah kamu ucapkan...
✍️✍️✍️✍️ wihhhh Rafael lake wedine ( ngga ada takutnya )😒😒 belum tau dia papa Satya itu siapa 🤭🤭
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi.
__ADS_1
Love you moreeeee 😍😍🌹