Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)

Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)
Jengah ...


__ADS_3

Mungkin apa yang Ayumi lakukan pada Rafael yang notabene masih suaminya itu salah, seolah tidak ada usaha Ayumi untuk bisa memperbaiki keadaan rumah tangganya bersama Rafael.


Tapi bagi Ayumi sekali berselingkuh maka akan sangat sulit untuk tidak melakukannya lagi, sesuatu yang di larang akan lebih menarik dari apa yang sudah kita punya.


" tapi yang.. kmu sedang hamil, kalo kamu ada apa apa malam malam gimana ? terus kalo kamu tiba tiba menginginkan sesuatu malam malam terus mas ngga ada di samping kamu gimana ?" ucap Rafael masih berusaha membujuk Ayumi dengan alasan kehamilan.


Tapi Ayumi malah tersenyum seolah mentertawakan apa yang di ucapkan Rafael padanya.


" kalo mas memang memikirkan hal itu mas ngga mungkin kembali mengkhianati Ayumi untuk yang kedua kali " ucap Ayumi tegas.


" ok mungkin yang pertama mas melakukan itu dalam ikatan pernikahan meski hanya siri " ucap Ayumi sambil menggerakkan dua jari telunjuk dan tengahnya.


" tapi yang kemarin mas lakukan itu sudah perselingkuhan atau mungkin lebih tepatnya perzi nahan karena malam waktu mas menarik bianca ke ruang rawat Ayumi, mas sudah menjatuhkan talak padanya " ucap Ayumi tanpa ragu.


" dan satu lagi, Ayumi sudah sering menawarkan diri pada mas, tapi mas bersikeras menolak Ayumi dengan alasan mas masih bisa menahannya atau apa lah"


" tapi lihat yang di lakukan mas di belakang Ayumi ? mas kembali main gila dengan wanita itu " ucap Ayumi dengan suara yang lantang.


Beruntung saat Ayumi dan Rafael membicarakan semua masalahnya dengan sigap Ica mengunci pintu toko dan memberi tanda tutup untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.


" mas punya alasan melakukan itu semua " ucap Rafael yang masih mencoba membujuk Ayumi.


Ayumi hanya menatap Rafael dengan datar seolah jengah dengan sikap tak merasa bersalah Rafael.


" ok sekarang jelaskan " ucap Ayumi mengalah dan membiarkan Rafael menyampaikan apa yang ingin iya sampai kan.


" mas lelaki normal yang sudah pernah merasakan kenikmatan itu, dan kamu tau sendiri jika kamu masih belum bisa menjalankan tugas itu " ucap rafael mencari pembenaran diri.


" sudah ?" tanya Ayumi yang seolah penjelasan Rafael itu tidak lah penting.


" sekarang Ayumi tanya sama mas !" ucap Ayumi sambil meletakan tangganya di atas meja sambil menggenggam cangkir berisi hot coklat yang di buat Ica untuknya.


" yang Ayumi kandung di dalam rahim Ayumi ini anak siapa ? " ucap Ayumi sambil menatap wajah Rafael yang mulai pucat saat di tanya kan hal ini.


" ada banyak cara yang bisa Ayumi lakukan untuk bisa memuaskan mas " ucap Ayumi

__ADS_1


" kalo boleh Ayumi jujur Ayumi juga merindukan sentuhan mas tapi Ayumi tahan karena memikirkan kondisi anak kita yang masih dalam kandungan Ayumi " ucap Ayumi lagi.


Ayumi menarik nafas begitu dalam berharap itu bisa membuat hati dan pikirannya lebih tenang karena Ayumi tidak ingin anaknya merasakan apa yang sedang ibunya alami.


" ok kita hentikan membahas masalah ini, ada satu yang harus mas tau " ucap Ayumi sambil memperlihatkan handphone nya tentang Berita online yang pernah di bahas dengan Narenda.


" tolong lihat " ucap Ayumi sambil memutar video kejadian saat di lobi rumah sakit.


" sekarang Ayumi tanya !! apa yang bisa mas lakukan untuk menyelesaikan masalah ini " ucap Ayumi kembali menyilangkan tangan di dadanya.


" kenapa ini bisa sampai viral ? bahkan ini sudah sangat menyebar " ucap Rafael yang melihat sudah banyak yang membagikan kembali video yang di rekam orang tak bertanggung jawab.


" tidak usah menyalahkan orang lain, karena yang paling di rugikan di sini adalah Ayumi " ucap Ayumi lagi.


" maksud kamu apa ?" tanya Rafael yang masih belum paham dengan situasi yang terjadi.


" mereka berpikir jika Ayumi yang menjadi wanita ketiga di sini, bahkan semua itu juga berdampak pada toko kue yang Ayumi rintis jauh sebelum Ayumi menikah dengan mas " ucap Ayumi sambil menatap sedih pada deretan bangku kosong di tokonya.


Rafael hanya diam tanpa tau apa yang bisa di lakukan untuk menghentikan penyebaran video ini yang lambat Laun akan sampai pada kedua orang tua mereka.


" sudah lupakan saja " ucap Ayumi yang benar benar jengah dengan sikap Rafael kali ini.


" tapi yang.. mas butuh kunci rumah untuk mengganti pakaian mas " ucap Rafael yang memang terlihat tidak nyaman dengan pakaian yang iya pakai.


" maaf, nanti kalo Ayumi sudah mengemasi pakaiannya Ayumi kabari " ucap Ayumi yang langsung meninggalkan Rafael.


" maksud kamu apa ?" ucap Rafael yang malah tersulut emosi karena Ayumi tidak membiarkannya masuk ke dalam rumah.


Ayumi pun berbalik kembali menatap Rafael yang sedang menahan amarahnya, dan Ayumi pun maju menghampiri Rafael tapi tetap dan jarak yang aman.


" apa mas lupa status rumah itu ?' ucap Ayumi pada suaminya yang mungkin tujuh bulan lagi akan jadi mantan suaminya.


deg....


" rumah itu mahar yang mas berikan buat kamu " ucap Rafael lesu.

__ADS_1


" pintar " ucap Ayumi sambil berbalik menuju ruang kerjanya.


' maafkan Ayumi mas, Ayumi hanya ingin melindungi hak anak yang ada dalam kandungan Ayumi toh Ayumi juga tidak akan tinggal di rumah itu juga ' ucap Ayumi yang kini sudah duduk di sofa ruang kerjanya.


" kenapa jadi begini !! " ucap Rafael yang langsung meninggalkan toko Ayumi menuju butik terdekat untuk bisa mengganti pakaian nya.


drrrtt drrrtt


Handphone Rafael pun bergetar dan ternyata nomor sang ibu yang sedang menghubungi nya.


" ya Bu ada apa ?" tanya Rafael yang kini sedang mengemudikan mobilnya saat mengangkat telepon dari ibunya


" kamu di mana El ?" tanya ibu Silvy pada putra nya itu.


" El mau ke kantor Bu " ucap Rafael yang masih mengemudikan mobilnya.


" sini biar ayah yang bicara " samar saat terdengar suara sang ayah yang berusaha mengambil handphone ibunya.


" tapi pelan pelan yang ngomongnya " ucap Bu Silvy yang tau watak suaminya.


" hemm " jawab singkat ayah Candra pada istrinya.


" datang ke rumah sekarang ,!!" ucap ayah Candra pada anaknya yang sudah sangat mengecewakan dirinya.


" sore yah setelah pulang kerja El ke rumah " tanpa menunggu jawaban ayah ya Rafael langsung menutup sambungan telepon nya sambil terus melajukan mobilnya ke arah kantor tak perduli lagi pada pakainya.


" pagi pak " sapa semua karyawan yang berpapasan dengan Rafael sedangkan Rafael hanya menganggukkan wajahnya.


" pak di ruangan sudah ada pak Narendra yang menunggu bapak dari tiga puluh menit yang lalu " ucap bawahannya.


" pak Narendra? mau apa ?" tanya Rafael yang mempercepat langkahnya agar bisa cepat sampai di ruangannya


✍️✍️✍️ apa tujuan Narendra bertemu dengan Rafael ?? apa masalah pekerjaan atau ini ada hubungannya dengan Ayumi??


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.

__ADS_1


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi.


Love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2