Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)

Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)
Mulai Menampakan Taringnya..


__ADS_3

Terkadang orang hanya melihat apa yang terlihat tanpa menyelidiki kebenaran dari Aya yang terlihat.


Seperti itu juga yang oang orang di apartemen Narendra lakukan dimana mereka hanya melihat jika Ayumi perebut suami orang dari video yang pernah tersebar dulu.


" jaga ucapan kalian jika tidak ingin saya laporkan dengan pasal perbuatan tidak menyenangkan " ucap Narendra yang tak terima Ayumi di gunjingkan seperti itu.


" sudah biarkan saja, toh Ayumi tidak melakukan apa yang mereka sangkakan " ucap Ayumi masih berusaha tersenyum meski hatinya terisis mendengar ocehan orang yang tidak iya kenal.


Narendra benar benar menuruti keinginan Ayumi mulai dari makan soto Kudus sampai mengantarkan Ayumi ke tokonya yang sudah di buka oleh Ica.


" siang ca.." sapa Ayumi pada orang kepercayaan nya di toko.


" pagi kak, pagi pak " sapa Ica pada Ayumi dan Narendra.


" mi.. kakak langsung pergi ya, kamu harus jaga kesehatan dan jangan sungkan jika si kecil ingin kuliner malam " ucap Narendra, dan tak lama Narendra pun pamit karena memang kantor nya sedang membutuhkan dirinya.


Sama halnya Dengan Rafael yang akan berangkat bekerja di tambah hari ini ada kunjungan ke luar kot selama dua hari.


" bi.. mas berangkat dulu ya, oh iya mungkin mas ngga akan pulang karena mas Haris ke kota J ada urusan kantor yang harus mas kerjakan " ucap Rafael yang baru saja menyelesaikan sarapan nya.


" kenapa ngga ajak bi " ucap Bianca yang biasanya Rafael selalu mengajaknya pergi jika akan keluar kota.


" kali ini ngga bisa, karena mas akan sibuk di lapangan " ucap Rafael yang mulai jengah dan bosan dengan Bianca dan iya akan mencari cara agar Ayumi bisa aman dari ancaman Bianca.


" ya sudah tapi mas jangan Macam-macam di sana " ucap Bianca semakin merasa tidak tenang saat Rafael tidak mengajaknya ikut serta.


Rafael pun mulai melajukan mobilnya ke arah kantor lebih dulu sebelum menuju kota J tapi tiba tiba saja iya mengingat Narendra yang mungkin bisa membantunya menjaga Ayumi dari Bianca.


Meski Rafael harus menahan rasa cemburunya jika nanti Narendra semakin dekat dengan Ayumi, tapi semua itu iya lakukan untuk Ayumi dan juga anak yang ada dalam kandungan Ayumi.


kringggg kringggg kringggg


Tak butuh waktu lama sambungan telepon itu pun di angkat oleh Narendra.

__ADS_1


" halo, pak Narendra boleh saya meminta waktu anda " ucap Rafael yang menelpon sambil mengemudikan mobilnya menuju kantor.


" bisa pak Rafael, ada apa ?" tanya Narendra dari sebrang sana, karena tidak biasanya Rafael menghubunginya.


" mungkin lebih baik kita bertemu karena ini ada hubungannya dengan Ayumi " ucap Rafael yang menggunakan nama Ayumi agar Narendra tidak menolak permintaan nya.


" baik.. saya akan ke kantor anda, kebetulan saya sedang di jalan sebentar lagi sampai di kantor anda " ucap Narendra.


" baiklah saya tunggu terima kasih "


Rafael pun memutuskan sambungan telepon nya dan melanjutkan perjalanan menuju kantor yang hanya tinggal sedikit.


" sebenarnya ada apa dengan Rafael, kenapa iya ingin bertemu ?" ucap Narendra yang penasaran dengan Rafael.


Di toko kue Ayumi dimana tokonya semakin hari semakin sepi semenjak beredarnya video waktu itu membuat Ayumi dan ica semakin putar otak untuk membuat toko kuenya kembali ramai.


" kak.. seperti nya kakak memang harus buat video klarifikasi untuk membuat nama baik Kaka kembali bersih " ucap Ica memberikan ide.


" nanti kakak pikirkan dulu " ucap Ayumi sambil melihat pintu toko yang di dorong Dati luar.


" hai Ayumi " ucap Bianca sambil dudukdi hadapan Ayumi dengan kaki yang sengaja di silangkan dan tentu saja menampilkan pahanya yang terbuka.


" ada perlu apa anda ke sini " ucap Ica yang ingin melindungi Ayumi.


" saya hanya ingin Ayumi mau memberikan hak mas Rafael tanpa harus menunggu anak yang masih dalam kandungan itu lahir " ucap Bianca


Ayumi hanya tersenyum menghadapi wanita yang tidak tau malu di hadapannya itu, karena selain perebut suami orang dengan dalih persahabatan dengan mantan suami, iya juga wanita matre yang ingin menguasai harta pasangan nya.


" aku mau tanya, kamu siapanya mas Rafael ?" istrinya atau hanya ja Lang nya saja ?" tanya Ayumi yang sudah sangat muak untuk tidak memberikan pelajaran pada Bianca.


Dengan reflek bianca berdiri hendak menampar mulut Ayumi namun dengan


cekatan Ayumi berhasil menangkap tangan bianca sebelum sampai ke wajahnya.

__ADS_1


" selama ini saya diam, bukan karena saya lemah tapi karena saya ingin melihat sejauh apa kamu merendahkan diri dan sejauh apa suami saya bisa melukai saya " ucap Ayumi sambil menghempaskan tangan Bianca.


" Tapi sekarang sudah cukup saya tidak akan tinggal diam, dan asal kamu tau jika ruangan ini di lengkapi cctv yang bisa merekam suara di dalamnya. jadi bersiaplah mendapatkan apa yang sudah kmu tanam selama ini " ucap Ayumi sambil menyilangkan tangan di dadanya.


" jangan salahkan orang lain untuk kesalahan yang kmu perbuat sendiri " ucap Ayumi lagi.


"kita sama sama perempuan yang memiliki perasaan, aku sudah mengalah dan melepaskan mas Rafael buat kamu, tapi karena keserakahan kamu juga ingin memiliki apa yang aku dan mas Rafael peroleh selama pernikahan " ucap Ayumi lagi.


" aku juga sama sudah mengalah jadi istri yang tidak pernah tersentuh selama dua tahun dan mendapatkan nafkah sekedarnya dari mas Rafael, lalu di mana salah nya saat aku ingin meminta hak ku selama dua tahun ini " ucap Bianca yang tak mau kalah.


" andai kamu tidak hamil, akan sangat mudah mas Rafael buat berpisah dari kamu dan kami bisa menikah secara resmi " ucap Bianca yang melangkah maju mendekati Ayumi.


Ica yang berada di sana pun semakin takut dengan keberanian Bianca yang terus mengincar Ayumi yang masih duduk di kursinya.


" aku akan membuat kamu kehilangan anak itu, dan aku janji tidak akan ada yang bis mencegah apa yang akan aku lakukan " ucap Bianca sambil mendorong pundak Ayumi yang masih terduduk di kursinya.


" arrrhhh.. " Ayumi yang di dorong seperti itu hanya bisa pasrah dengan apa yang akan terjadi padanya dan juga anak yang ada dalam kandungan nya.


greep


Kursi Ayumi berhasil di pegang oleh Narendra yang datang di saat yang tepat sebelum hal buruk terjadi pada Ayumi dan anaknya.


" APA KAMU SUDAH GILA " bentak Narendra pada Bianca yang termenung dengan apa yang di lakukan nya pada ayumi.


Sedangkan Ayumi hanya bisa dia sambil menetralkan jantungnya dengan tngn yang memeluk erat perutnya.


Setelah menguasai diri Ayumi pun bangkit dan ..


Plakk...


✍️✍️✍️ huhh untuk ada Narendra.. kita kira apa yang akan Ayumi dan Narendra lakukan dengan apa yang di lakukan Bianca😤😤🤔🤔


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.

__ADS_1


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi.


Love you moreeeee 😍😍😍


__ADS_2