
Rafael yang merasa tertipu dengan apa yang Ayumi ucapkan pun sangat marah, tapi dirinya tidak bisa berbuat apa apa lagi selain menerima apa yang di berikan Ayumi yaitu yang sebesar dua ratus juta rupiah.
" El.. apa kamu sudah bertemu dengan Ayumi ?" tanya Bu Silvi yang ingin mendengar hasil pertemuan anaknya dengan mantan menantu nya.
" sudah Bu dan Rafael hanya mendapatkan dua ratus juta hasil penjualan rumah yang dulu Rafael berikan sebagai mahar " ucap Rafael yang memang memilih pergi ke rumah orang tuanya.
" lalu bagaimana dengan anak anak kalian ? kapan ibu bisa menemui mereka ?" tanya Bu Silvi tapi Rafael malah memilih duduk dan meminum air putih untuk menenangkan hatinya.
" El .. kapan ibu bisa bertemu dengan mereka ?' tanya Bu Silvi lagi.
" ibu tidak akan bisa menemui mereka karena El sudah membuat menandatangani surat perjanjian dimana El memilih uang hasil penjualan dari pada anak anak El "
ucap El cuek karena iya yakin suatu saat anak anaknya pasti akan datang sendiri menemui nya dan mengakuinya tanpa iya pinta.
" dasar bodoh !! "
" memang berapa yang yang kamu dapat untuk menukar hak kamu sebagai seorang ayah ?" tanya ayah candra yang sangat kesal dengan kebodohan anaknya.
" dua ratus juta, itu pun karena Ayumi menipu El " ucap Rafael yang lantas menceritakan apa yang terjadi saat di kantor pengacara.
" Ayumi benar El, dia memikirkan jauh kedepan pada masa depan kedua anak anak kamu, dan untuk uang dua ratus juta itu itu bukan karena Ayumi yang menipu kamu tapi kamu nya aja yang bodoh plus serakah " ucap ayah candra.
" apa kamu bisa mengembalikan keperawanan yang sudah Ayumi berikan dengan suka rela sama kamu ?" ucap ayah Candra yang malu dengan sikap yang di lakukan Rafael akhir akhir ini.
" kok ayah malah ngebelain Ayumi sih dari pada anak sendiri " ucap Bu Silvi yang malah tambah kesel dengan ayumi.
" karena anak kamu itu keterlaluan, tanpa rasa malu dia meminta uang mahar yang sudah dia berikan untuk Ayumi " ucap ayah Candra
" dari dulu juga mahar itu hak dari seorang istri dari suaminya, jika El meminta maharnya di kembalikan apa itu namanya kalau bukan ngga tau malu " ucap ayah Candra.
Rafael hany bisa menunduk tapi tiba tiba saja iya mengingat apa yang Ayumi ucapkan sebelum Rafael menandatangani nya.
" dan El menukar itu semua dengan hak kita untuk menemui dan mengakui Al dan Ay selamanya " ucap Rafael kembali tertunduk.
__ADS_1
buggghhh
" dasar bodoh..." ucap ayah Candra sambil geleng geleng kepala.
" apa kamu tidak sayang sama baby Al dan Ay ?" tanya Bu Silvi yang kini mulai mengerti kenapa ayah candra sangat kesal dengan anaknya sendiri.
" entah lah Bu.." ucap Rafael yang memilih meninggalkan orang tuanya menuju rumah Bianca karena dirinya membutuhkan pelampiasan atas semua emosi yang iya tahan.
" El kamu mau kemana ?" tanya ayah Candra yang tidak ingin rafael melakukan hal yang aneh aneh.
" El mau ketemu Bianca " ucap Rafael cuek.
Lain halnya dengan Ayumi dan Narendra yang baru saja tiba di rumah papa Satya dimana baby apa dan baby ay sedang di gendong oleh dua orang baby sitter yang di siapkan papa Satya untuk meringankan beban anaknya.
" makasih ya kak, sudah menemani Ayumi menghadapi mas Rafael " ucap Ayumi sambil melihat ke arah Narendra yang kini sedang mengambil alih baby Ay dari gendongan baby sitter nya.
" Sama sama, tapi bisa ngga kamu ganti panggilannya buat Kaka apa gitu biar Kaka bahagia " ucap Narendra sambil mencium baby Ay yang sudah dalam pelukan nya.
" ah jadi ngga sabar nunggu tiga hari lagi" ucap Narendra sambil tersenyum manis.
" tapi maaf mungkin Ayumi tidak akan pandai memuaskan suami " ucap Ayumi yang sebenarnya sangat takut memulai kembali berumah tangga tapi iya harus melakukan nya demi melindungi baby Al dan baby Ay.
" kakak akan mengajari kamu dengan sabar nanti ' ucap Narendra yang paham, mungkin Ayumi ada sedikit trauma dengan pernikahan.
" Kakak tau mungkin kamu ada rasa trauma menghadapi pernikahan kedua, tapi percayalah jika kakak tidak pernah memikirkan Apa yang mungkin kamu takutkan " ucap Narendra sambil mendekat ke arah papa Satya.
" om ada yang ingin saya bicarakan " ucap Narendra saat setelah meletakan baby ay di atas tempat tidur khususnya.
" tunggu saya di rung kerja " ucap papa Satya pada Narendra.
Narendra pun mengikuti apa yang di perintahkan papa Satya padanya sedangkan ayumi memilih membawa baby Al untuk masuk kedalam kamarnya.
" mi, bagaimana dengan baby Ay " tanya Narendra.
__ADS_1
" tolong gendong ke kamar kak " ucap Ayumi yang sudah mulai nyaman dengan kehadiran Narendra yang mau membantunya mengurusi si kembar.
Rafael yang baru saja tiba di depan rumah Bianca pun mencoba menghubungi Bianca karena melihat rumah Bianca yang terlihat sepi
" bi kamu dimana ?" tanya Rafael pada Bianca lewat sambungan telepon nya.
" bi di rumah kebetulan Revan sedang ingin menginap di rumah nenek nya " ucap Bianca yang memang sengaja menjauhkan Revan dari Rafael yang menurut Bianca sudah tidak bisa di pertahankan lagi.
" ok mas ada di depan " ucap Rafael yang langsung turun dri mobil saat tau Bianca yang seperti nya ingin berduaan dengannya pikir Rafael.
tok tok tok
" bi... ini mas..." ucap Rafael agar bianca membuka pintunya dan tak lama Bianca pun membukakan pintu rumahnya untuk Rafael tapi tak biasanya Bianca tetap membiarkan terbuka.
" kenapa ngga kamu tutup pintunya bi " tanya Rafael yang mulai merasakan perubahan sikap yang di berikan bianca padanya.
" tidak baik jika kita sering berduaan tanpa ada ikatan di antara kita " ucap Bianca mencari alasan tapi tidak dengan Rafael yang malah semakin curiga dengan alasan yang tidak masuk akal menurut Rafael.
" kamu kenapa bi ?" tanya Rafael sambil mendekat ke arah Bianca.
" bi hanya ingin melindungi diri bi, agar kejadian dulu tidak terulang lagi " ucap Bianca yang tidak ingin hanya di jadikan pelampiasan yang bisa kapan saja di tinggal kan oleh Rafael tanpa ada tanggung jawab apapun.
" maksud kamu apa ?" tanya Rafael yang tidak mengerti dengan arah pembicaraan Bianca.
" jika memang mas ingin kembali pada bi maka nikahi bi secara resmi, tapi jika tidak bi harap ini terakhir kalinya mas datang ke rumah ini " ucap Bianca yang kini percaya jika memang Rafael sudah tidak bekerja lagi bahkan sudah tidak memiliki apapun lagi.
✍️✍️✍️ apa Rafael akan benar benar menikahi Bianca atau malah memilih pergi meninggalkan Bianca🤔🤔
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi.
Love you moreeeee 😍😍🌹
__ADS_1