Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)

Aku Tidak Mau Dimadu? (Pilih Aku Atau Dia)
Koma !!!!


__ADS_3

Ayumi hanyalah wanita biasa yang bisa merasakan semua rasa baik itu sakit senang kecewa dan terluka, Ayumi juga bukan lah wanita kuat tapi iya berusaha tampil kuat agar orang tuanya tidak mengkhawatirkan dirinya.


Tapi kini semua pertahanan yang Ayumi bangun luruh tak tersisa, kecewa yang iya pendam begitu lama bahkan tak pernah iya bagi dengan siapapun kini iya tumpahkan semuanya.


Rafael yang melihat wanita yang bisanya terlihat kuat kini rapuh serapuh rapuh nya pun berjalan mendekati Ayumi tapi bau saja atau langkah ucapan Ayumi menghentikan langkah Rafael.


" mas ingin anak anak Ayumi ??" ucap Ayumi dengan wajah yang berlinang air mata.


" baik lah, ambil.. ambil dan urus mereka semua dengan baik, didik mereka, dan sayangi dia dan berikan mereka ibu tiri yang baik yang bisa menyayangi mereka dengan tulus "


Semua orang yang ada di sana menatap tak percaya karena dengan mudahnya Ayumi menyerahkan anak anaknya pada Rafael bahkan tanpa pikir panjang.


" tapi sebelum mas membawa mereka semua dari sini silahkan mas bunuh Ayumi dulu "


" AYUMI APA YANG KAMU UCAPKAN ?" bentak papa Satya pada putri nya yang kini sedang di titik terendah dalam hidupnya.


" Mas Rafael sudah sering menyakiti hati ayumi pah... jadi dari pada Ayumi mati perlahan karena jauh dari anak anak Ayumi lebih baik mas Ayumi membunuh Ayumi dulu agar Ayumi tidak lagi merasakan sakit seperti ini "


Bahkan saat mengatakan itu semua Ayumi berusaha keras menahan air matanya yang ternyata tak berhenti mengalir.


Narendra yang sudah tidak kuat melihat Ayumi seperti itu pun berjalan mendekati Ayumi dan langsung merengkuh tubuh Ayumi yang masih berusaha kuat berdiri.


" yang... bukan seperti itu maksud mas " ucap Rafael mencoba mendekati Ayumi namun di tahan oleh papa Satya yang kini sudah menghadang Rafael yang ingin melerai pelukan Narendra dari Ayumi.


" CUKUP RAFAEL SAMUDRA" bentak papa satya.


" sudah cukup kamu menyakiti anak saya, pergi dari sini sebelum saya benar benar kehabisan kesadaran dan menghabisi kamu di sini " ucap papa Satya sambil menarik paksa Rafael dari hadapan Ayumi.


" nak Rendra tolong bawa Ayumi ke kamarnya" baru saja mama Aisyah menyuruh Narendra Ayumi malah terlanjur tak sadarkan diri di pelukan Narendra.


" Ayumi " semuanya berteriak dan tentu saja mengundang perhatian papa Satya dan juga Rafael yang memang baru saja sampai di teras rumah.

__ADS_1


Papa Satya langsung melepaskan tangan rafael dan bergegas masuk ke dalam rumahnya untuk melihat apa yang terjadi pada putrinya.


Narendra pun menggendong tubuh Ayumi ala bridal style menuju lantai dua dimana kamar Ayumi berada diikuti mama Aisyah dan juga mama Alexi yang juga mengkhawatirkan calon menantunya.


" Ayumi sayang bangun" ucap mama Aisyah sambil menepuk nepuk pipi Ayumi sedangkan mama Alexi dan narendra hanya bisa melihat penuh rasa khawatir yang memang terlihat jelas.


" ea .. ea... ea..." seolah ada ikatan batin dengan ibunya yang baru melahirkan mereka anak anak ayumi pun menangis dengan kencang dan saling bersahutan.


" umi ..sayang .. bangun... anak anak kamu mencari ibunya.." ucap Narendra yang kini malah ikut meneteskan air mata karena Ayumi masih belum sadarkan diri


" nak Rendra tolong angkat Ayumi kita bawa Ayumi ke rumah sakit " ucap papa Satya yang tidak tahan melihat Ayumi yang lama tidak sadarkan diri.


Narendra pun menuruti perintah papa Satya dan mulai menggendong Ayumi menuruni tangga menuju mobil yang sudah di siapkan papa Satya.


" mah disini aja jaga si kembar " ucap papa Satya sebelum pergi meninggalkan rumah dan juga meninggalkan orang tua Narendra.


" maaf sekali pak buk.. pertemuan kita jadi seperti ini " ucap mama Aisyah yang tidak enak pada orang tua Alexi.


" kalo begitu kami pamit dulu " ucap papa Arkan setelah anaknya dan calon besannya pergi ke rumah sakit.


" iya pak Bu.. sekali lagi maaf " ucap mama Aisyah tidak enak hati.


Papa dan mama Narendra pun pergi meninggalkan rumah keluarga Ayumi dan tidak mungkin bisa melanjutkan rencana yang sempat di rancang tadi.


Mama Aisyah pun masuk kembali ke dalam rumahnya untuk melihat kondisi cucu kembarnya yang sudah bisa di tenangkan.


" kalian harus berdoa, semoga bunda kalian kuat dan bisa segera sadar, ya " ucap mama Aisyah ada dua cucu kembar nya yang bahkan belum sempat Ayumi beri nama hanya panggilan AL dan AY.


Rafael yang tadi di usir paksa oleh papa Satya tidak langsung pergi dari rumah Ayumi karena dia juga mengkhawatirkan keadaan Ayumi.


Dan setelah melihat Ayumi yang di bawa keluar dalam keadaan tidak sadarkan diri oleh Narendra dan papa Satya pun berinisiatif mengikuti kemana mereka akan membawa ayumi.

__ADS_1


" maafkan keegoisan mas sayang " ucap Rafael yang kini sedang mengikuti mobil papa Satya.


Mobil yang membawa Ayumi pun baru saja berhenti di depan UGD rumah sakit, dengan cekatan Narendra menggendong Ayumi menuju ruang tindakan agar Ayumi bisa segera di tangani.


" maaf bapak bapak bisa menunggu di luar agar dokter bisa memeriksa dengan tenang dan teliti " ucap suster dan setelah mengucapkan itu suster pun menutup pintu ruang tindakan.


Hampir satu jam Ayumi berada di dalam ruangan itu tapi sampai saat ini Ayumi masih belum sadarkan diri, bahkan rumah sakit malah memasukan Ayumi ke ruang ICU.


" dok bagaimana keadaan anak saya ? dan kenapa anak saya malah di pindahkan ke ICU" ucap papa Satya yang semakin mengkhawatirkan putri satu satunya.


" ada kemungkinan pasien koma tapi kami harus melakukan beberapa pemeriksaan secara intensif agar bisa memastikan kenapa pasien bisa sampai hilang kesadaran " ucap dokter yang baru saja menangani Ayumi.


" lakukan yang terbaik untuk anak saya " ucap Papa Satya, Narendra hanya bisa menguatkan papa Satya dengan tetap berada di samping papa Satya .


" om harus kuat agar Ayumi di dalam sana juga kuat menghadapi apa yang kini di rasakan nya " ucap Narendra


" terima kasih tau sebaiknya kamu pulang, biar om yang menunggu Ayumi sendiri " ucap papa Satya yang tidak enak pada narendra yang masih bukan siapa siapanya.


" saya baik baik saja om, dan saya akan menunggu sampai Ayumi sadar " ucap Narendra yang juga tidak ingin meninggalkan Ayumi dalam keadaan seperti ini.


" baik lah ada seseorang yang harus papa hubungi, papa titip Ayumi sebentar " ucap papa Satya sambil mengeluarkan handphone nya dan menghubungi seseorang yang selalu bisa iya andalkan dlm keadaan seperti ini.


" hancurkan dia tanpa tersisa ..


✍️✍️✍️ Siapa yang akan di hancurkan papa Satya dan seperti apa cara papa Satya menghancurkan orang itu🤔🤔


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.


jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi.


Love you moreeeee 😍😍🌹

__ADS_1


__ADS_2